NovelToon NovelToon
Pembalasan Sang Mafia Wanita

Pembalasan Sang Mafia Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Balas Dendam / Mafia / Kultivasi
Popularitas:69.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nani O Miteiru?

Time Travel? Ke tubuh putri sampah? Lalu diknianati oleh keluarganya hingga meninggal? Yang benar saja!

Karena sekarang Xia Yu, seorang mafia wanita dari zaman modern yang mengisi tubuh ini maka jangan harap mereka yang mengkhianati dan memperlakukan pemilik tubuh ini dengan buruk akan selamat dari pembalasannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani O Miteiru?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pagi Hari di Pasar

Pagi yang cerah, burung-burung dengan centilnya saling sahut-menyahut. Suaranya membawa kesadaran milik Xia Yu kembali dari alam mimpinya ke kenyataan yang ada. Meski terkadang di saat-saat seperti ini ia merasakan rindu terhadap dunia lamanya, tetapi ia cukup yakin ia sepertinya tak akan bisa kembali lagi ke sana. Lagipula di sana tak akan ada yang menunggunya ataupun peduli terhadap dirinya. Sementara di sini setidaknya ia memiliki Xiao San dan Xiao Yu, belum lagi Pedang Murasaki miliknya yang belum pernah keluar itu karena memang tak ada yang bisa dilakukannya untuk saat ini. Walau begitu ia sudah menyayanginya layaknya seseorang yang selalu menemaninya.

Menghela napas panjang ia kemudian membenahi diri untuk melanjutkan kembali rencana awal untuk balas dendamnya. Agendanya hari ini adalah pergi mengunjungi toko-toko dan juga rumah yang bisa digunakan oleh 50 orang kurang lebih untuk bisa ia tinggali bersama para anak panti. Ia sudah harus mencari tempat tinggalnya sendiri karena akan menetap agak lama disini. Terlebih lagi ia ingin membangun berbagai bisnis yang berpusat pada bisnis miliknya dan lokasi utamanya akan berada di kota ini. Karena kota ini kota terpencil yang jarang mendapat perhatian sehingga ia bisa menstabilkan dulu bisnisnya disini ibarat menancapkan pakunya. Baru kemudian membentangkan sayapnya ke seluruh kerajaan ini hingga ke ibukota tempat kediaman Jendral Jing berada juga Istana milik Pangeran siala* itu berada.

Ketika ia melangkahkan kakinya keluar dari penginapan, ia dapat merasakan udara yang masih begitu sejuk tanpa terkontaminasi berbagai gas yang menyebabkan polusi udara. Betapa menyenangkannya di sini. Ia terus berjalan hingga mendekati arah pasar tradisional berada. Ah salah memang hanya ada pasar tradisional di sini. Ia mencoba memilih beberapa buah dan sayur yang tersedia, namun telinganya dipasangnya dengan baik-baik agar ia bisa mendengar percakapan orang lain mengenai toko-toko yang diambang kebangkrutan atau rumah yang akan dijual murah.

"Hei, hei. Kau dengar tidak, Bu? Katanya rumah yang di ujung jalan pasar ini mau dijual murah soalnya ada hantunya. Jadi pada takut buat beli." Kata salah seorang ibu-ibu yang sedang memilih wortel.

Ah apa yang ditunggu Xia Yu akhirnya muncul juga, tersenyum misterius ia kembali melanjutkan acara memilih bahan sementara telinganya terus terpasang mendengar kelanjutan cerita ibu-ibu itu.

"Wah rumah yang dah mau masuk ke daerah kumuh itu bukan?" Si ibu di sebelahnya yang sedang memilih kol menyahut.

"Iya yang itu. Masa katanya tiap malam selalu ada suara krasak krusuk di sana. Jelas bikin warga yang di sekitar takut dong." Si ibu yang tadi memilih wortel melanjutkan. Sekarang ia sudah beralih ke bagian rak yang berisi bawang bombay.

"Eh iya bener tuh bu-ibu. Saya salah satu warga yang deket situ, suka banyak suara aneh tau. Krasak krusuk gitu. Gatau deh apaan. Saya ga berani mastiin, soalnya takut kalau ternyata itu 'makhluk yang menghuni rumah' alias hantu rumah itu." Kali ini ibu-ibu di sebelahnya lagi yang sedang memilih bawang daun menyahut obrolannya.

"Ih ngeri ya bu. Kalau dah kayak gitu siapa yang mau beli coba? Makanya pantes harganya kebanting gitu turunnya." Si ibu yang tadi milih kol kembali berbicara setelah selesai milih dan sedang menyerahkan barang eh sayur pilihannya ke si penjual. Ia kemudian menunggu total belanjaannya dan kembali ikut obrolan para ibu di tukang sayur itu. Memang ya mau di kehidupannya yang sebelumnya atau yang sekarang ini, pasar seperti ini selalu menjadi tempat yang paling cocok untuk bergosipnya para ibu-ibu.

"Iya loh Bu. Katanya bahkan si pemilik rumah sangking pengennya ngejual itu rumah, udah diturunin lebih dari separuh harga seharusnya." Si ibu yang tadi milih bawang daun berpindah ke bagian tomat sambil berkata seperti itu.

"Sayang banget ya, bu ibu. Soalnya asalnya rumah itu bagus banget. Tapi setelah si pemilik pindah, dia ga diurus lagi. Malah sampe menyebar ke cerita hantu kayak gitu. Terus sekarang mau dijual murah lagi." Ibu-ibu lain yang memilih sosin tiba-tiba bersuara yang langsung disetujui semuanya.

Walaupun begitu, bisa dipastikan karena rumor buruk yang tersebar seperti itu, maka berarti peminatnya bisa dikatakan tidak ada. Ini adalah sebuah kesempatan emas bagi Xia Yu yang membutuhkan rumah dengan harga murah itu. Biarlah keadaannya buruk dan katanya angker. Karena ia akan mulai mengisinya bersama 36 anak gelandangan yang dia temui. Ia ingin mereka yang bergotong royong membetulkan rumah itu, juga berlatih bersama setiap harinya. Jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan. Memang rumah itu adalah sesuatu yang paling cocok untuk orang semacam dirinya.

Dengan senyum yang penuh kepuasan, Xia Yu menyerahkan setiap belanjaan yang dipilihnya kepada si penjual agar bisa dihitung. "Nona manis, totalnya jadi 65 keping perak."

"Oh begitu ya pak?" Dengan alis terangkat Xia Yu bertanya untuk memastikan penjual ini berbohong atau tidak.

"Ya tentu saja. karena Nona memilih sayur kualitas terbaik yang tentu paling mahal di antara sayur lainnya. Belum lagi Nona hampir mengambil keseluruhan yang ada. Nona hanya menyisakan sedikit-sedikit yang kualitasnya mulai memburuk. Seharuanya totalnya 67 keping perak 50 perunggu. Tapi karena Nona sudah mengambil banyak, saya memberikan diskon menjadi 65 keping perak saja."

Melihat kesungguhan dan mata yang benar-benar jernih tanpa sedikitpun keraguan di dalamnya membuat Xia Yu yakin bahwa penjual ini memang bukanlah seorang pembohong. Kalaupun ia, mungkin tingkatannya akan lebih tinggi dibanding para profesional sebab ia tak melihat satu pun indikasi kebohongan, seperti kegelisahan misalnya ataupun gemetar dan yang lainnya.

Maka dari itu, Xia Yu mengeluarkan sekeping emas dan memberikannya kepada si penjual sayur. "Ini pak. Kembaliannya simpan saja untuk bapak." Kemudian ia berbalik begitu saja tanpa menoleh sedikitpun ke belakang dan juga tangan yang begitu penuh dengan barang bawaannya.

Xia Yu terus berjalan menjauhi pasar itu. Ketika sampai di tempat yang sepi, ia mulai memasukkan seluruh belanjaan bahan makanan itu di masukkannya ke kantong doraemon. Tentu saja itu membuat para penghuninya kaget. Mereka yang sudah setengah selesai membangun tempat bernaung mereka tiba-tiba saja mendapati banyak bahan makanan yang tiba-tiba bermunculan di sekitar mereka. Memang kelemahan kantong doraemon ini adalah menaruh barang sebisanya. Maksudnya kita sebagai pemilik tak bisa mengatur akan berada di mana barang yang kita lemparkan ke dalam kantong itu tidak dapat diprediksi akan mendarat dan muncul dimana. Namun jika ingin mengambilnya cukup bayangkan saja. Maka apapun yang kau inginkan selama tanganmu menyentuh kantong ajaib itu bisa keluar ke tanganmu. Sementara untuk makhluk hidup seperti hewan dan manusia atau ras lainnya hanya cukup membayangkan saja dan mereka dapat keluar dan masuk sendiri jika pemilik memberikan akses.

Kembali lagi ke sisi Xia Yu yang menerima keluhan dari kedua kesayangannya itu. "Master apa yang kau berikan pada kami? Bagaimana kami bisa melakukan sesuatu ini?" Ia membatin dan mengirimkannya telepati secara langsung.

"Oh maafkan aku, Xiao San. Aku hanya menyimpan bahan makanan untuk kalian pergunakan selama berada disana. "

"Selain itu aku akan menuju rumah yang dimaksudkan para ibu tadi. Aku berharap rumah ini adalah jodoh kita. Hahaha." lanjutnya lagi. Dan ia pun melangkahkan kakinya dengan pelan menuju tempat dimana rumah yang dibicarakan ibu-ibu tadi berada. Tak lupa ia memperhatikan setiap sisi jalan yang ada.

Ia dapat melihat beberapa toko yang terlihat bobrok dan menyedihkan sekali. Selain itu toko itu masihlah sepi pengunjung. Xia Yu hanya melihat saja dan menyimpannya di memori sehingga setelah urusan rumah ini selesai ia akan segera memulai negosisasi untuk berbagai toko yang mulai bangkrut itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hallo kembali lagi bersama saya si author dan Xia Yu sebagai tokoh utama kita ini. Nah kami ingin bertanya, apa yang membuat kalian suka dengan karya ini? Jawab di komen ya

Hehehe :v

1
Zeny Zen
maaf Thor jgn pakai kata2 moderen di zaman kuno Thor 👍
Ika Bella
up LG dong
Mimih Milania
lanjut donk
lina
bsa latah gtu 🤣🤣
lina
semangat bls dendam Jiang
lina
wiiih bls dendam
Ras Imin
ky,'a mending panggil nona eh thor dr pd mbak,ini ksn nama" cina bukan ido maaf cuma saran 😁🙏
Kuuhaku: oh iya makasih sarannya. aku ga kepikiran hahhaa
total 1 replies
lina
semangat nani
lina: 👍👍👍👍👍
total 2 replies
angel🧚‍♀️👼
Thor semngt 💪
Kuuhaku: wahh makasih banyak yaa iyaa👍
total 1 replies
Nagi Sanzenin
tentu saja vote-ku Minggu ini untukmu thor, wkwk
Kuuhaku: WOAHH NAGIKU SAYANGG. TERIMAKASIHHH BUANYAKKK HEHEHE
total 1 replies
Sully Cungliie
lanjut thor
Kuuhaku: wokehh. sabar yaa hehehe :v

btw makasih dah mampir :)
total 1 replies
Nagi Sanzenin
ah ah ah, bagaimana balita bisa berbicara begitu lancar wkwk 😂😂😂
Kuuhaku: mari kita bayangkan di imajinasi wkwkwk
total 1 replies
Nagi Sanzenin
gila 😂😂 adeknya semua 36, itu mau main sepak bola dua regu bisa, ehh, tiga regu bisa
Kuuhaku: iyaa masih lebih pula wkwkwk. but mereka kumpulan anak2 sih. bukan kandung semua wkwkwk
total 1 replies
Ailurophile 🐯
kak follback aku
Ailurophile 🐯: makasih kak
total 2 replies
lina
semangat
Ianatus Syafa'ah
lnjut Thor
Kuuhaku: wokehh :)

ditunggu aja yaa hehehe
total 1 replies
lina
semangat tor
lina
wawawa, pangeran mata keranjang
Nagi Sanzenin
wkwk, ouh iya, ada fitur komentar paragraf ya sekarang di mangatoon update, jadi lebih bisa garcep kalau ada typo wkwk
Kuuhaku: aku baru update dong wkwkwk
total 2 replies
Nagi Sanzenin
Bagian ini typo thor wkwk
Kuuhaku: woahh terimakasih nagii. biar ku cek kembalii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!