Fb : Wulandari
Ig : mommy_mikayla
Annabella yang tidak punya pilihan lain lagi dengan terpaksa menggantikan Angel sahabat dekatnya yang kabur di saat hari pernikahan Angel dan Arseen. Bella yang awalnya diam-diam menaruh hati kepada Arseen. Namun, Bella mengalah demi Angel sahabatnya.
Gimana nasib Bella kala dirinya menjadi Istri Pengganti untuk Arseen demi Angel sahabatnya. Laki-laki yang sama sekali tidak mencintainya. Laki-laki yang begitu sangat mencintai Angel.
Di saat Angel kembali, Bella malah menawarkan Arseen untuk menikahi Angel tanpa harus bercerai dengannya. Bella rela di madu.
Di saat hati Bella mulai kosong dan rapuh, karena Arseen selalu mengutamakan Angel di bandingkan dirinya. Hadirlah sosok Arysa yang mengisi hari-hari Bella.
Apakah Arsella itu Arseen dan Bella atau Arsya dan Bella 😁
Hanya di Arsella
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ARSELLA (17)
Karena Bella keras kepala tidak mau ikut pulang dengannya. Arseen maraih tubuh Bella hingga kini Bella dalam pangkuan Arseen. Bella yang sangat mencinati Arseen begitu senang dengan sikap Arseen yang seperti itu. Meskipun Bella sadar kalau Arseen cuman memanfaatkannya. Bella berpikir pasti Arseen dan Angel ada masalah, sehingga di malam pengentin Arseen bisa meninggalkan Angel, dan malah mencari Bella.
"Terserah deh. Mau di manfaatin atau enggak? Yang pasti malam ini Arseen adalah milik Bella."
Bella dan Arseen kini sudah berada di dalam mobil. Arsya tidak bisa mencegahnya. Toh Arseen dan Bella adalah sepasang suami istri, apalagi melihat Bella yang merasa senang saat di gendong tadi oleh Arseen.
Bella terus senyum-senyum mesem, membuat Arseen merasa risih melihatnya.
Buft!
Di jalanan sepi, Arseen menghentikan perjalanannya. Arseen sudah tidak bisa menahan hasratnya lagi. Tanpa aba-aba, Arseen mengkecup bibir ranum Bella dengan lembut dan dalam. Mendapat serangan dadakan dari Arseen membuat Bella bingung harus bagaimana. Arseen terus menuntut meminta lebih, pada akhirnya Bella pun membalasnya.
Arseen mematikan cahaya lampu mobilnya. Arseen dan Bella melakukan itu di dalam mobil. Arseen tidak bisa menahannya.
Malam pengantin Angel dan Arseen kini menjadi malam pengantin untukku dan Arseen. Meskipun tidak etis malakukannya di dalam mobil. Tapi aku tidak perduli.
"Kecilkan suaramu," titah Arseen dengan suara yang sudah terengah-engah.
Bella menurut dan mencoba tidak mengeluarkan suara seksinya.
******
Matahari kini sudah memancarkan sinarnya. Wkatu sudah menunjukan pukul 7 pagi. Kini Angel sudah pulang. Tentunya ke rumah Arseen.
"Loh, kok sendirian. Arseen nya mana?" tanya Nyonya Karin yang mengkerurkan dahinya kala melihat Angel pulang tanpa Arseen.
Angel memeluk tubuh Nyonya Karin, "Semalam Mas Arseen keluar dari kamar hotel. Mas Arseen malah karena Angel sedang datang tamu bulanan," lirih Angel menceritakan kepada mama mertuanya tanpa sungkan.
Arseen dan Bella ketiduran di dalam mobil. Dengan tubuh polos tanpa ada sehelai benang pun yang menempel. Bella dan Arseen kelelahan sampai ketiduran di dalam mobil. Di sekitaran leher Bella banyak bekas gigitan nyamuk nakal. Tentunya ulah suaminya.
Bella mengkrejepkan kedua matanya. "Ya Allah sudah pagi." Bella melirik ke arah Arseen yang masih tidur. Bella tersenyum tipis ke arah Arseen. "Terima kasih," bisik Bella.
Kemudian Bella mengambil pakaiannya, kemudian memakainya kembali.
Di rumah, Angel dan Nyonya Karin sedang menunggu kedatangan Arseen. Keduanyan sama sekali tudak menyadari kalau Arseen kini sedang bersama Bella. Bahkan Bella dan Arseen sudah menghabiskan malam panjang.
Kini Bella dan Arseen dalam perjalanan pulang. Bella terus senyum-senyum mesem, sesekali Bella melirik ke arah Arseen. Bella sangat bahagia sekali. Meskipun dirinya sadar kalau dirinya cuman jadi pelampiasan Arseen.
Semoga cintaku yang tulus ini bisa meluluhkan hati suamiku. Meskipun aku sadar, cinta suamiku hanya untuk maduku. Aku akan mencoba bertahan sampai hati ini berkata mundur. Suamiku, aku emang istri pengganti. Tapi aku adalah istri pertama. Semoga suatu saat kamu bisa merasakan ketulusan cintaku. Aku tidak perduli di bilang wanita bodoh. Aku sama sekali tidak perduli. Selama aku kuat untuk bertahan . Aku akan bertahan.
"Kenapa sih senyum-senyum terus?" tanya Arseen kepada Bella.
"Kenapa gitu? Senyuman ku manis ya?" kata Bella dengan penuh percaya diri.
"Dih... PD banget sih," desis Arseen.