Irenia callista seorang gadis cantik berusia 22 tahun yang dikhianati kekasihnya memutuskan untuk pergi keluar negeri untuk melupakan mantan Tunangannya.
Nia pergi ke China dan bertemu seorang lelaki tampan bernama Zicco enzele Licyo berusia 24 tahun yang sudah terbaring koma selama 1 tahun, Nia yang tak sengaja
menyentuh laki-laki itu dan sebuah krajaiban terjadi.
Apakah mereka memiliki hubungan atau kah hanya kebetulan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renia putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rumah sakit again
Setelah menempuh sekitar 30 menit perjalanan mack dan nia akhirnya sampai di parkiran apartemen nia
Dret...drett... getar handpone mack tanpa suara
Mack : yaa ma ada apa? tanya mack pada orang yang meneleponnya
Meyleen : .......... Ucap nya hanya mack yang mendengar
Mack : baiklah ma sebentar lagi mack akan membawa nia ke sana. ucap nya lagi kemudian mengakhiri telepon
Nia : ada apa pak?. tanya nya setelah mack meletakan handpone nya
Mack : Oprasi Zicco dilakukan malam ini. ucap mack
Nia : ohh yaudah pak saya bersih-bersih dulu sebentar. ucap nya sambil mau keluar dari mobil
Mack : kamu gak ngajak saya masuk?. ucapnya memberhentukan langkah nia yang sudah hendak berjalan
Nia : Hmm... Yaudah ayo pak!! ucapnya setelah berfikir sebentar
Mack yang mendengar ajakan nia langsung keluar dari mobil dan mengikuti langkah nia, mereka masuk kedalam lift setelah menunggu sebentar, setelah sampai di lantai 15 nia langsung berjalan menuju Apartemen nya
Nia: tok..tok..tok.. ketuk nia padahal dia punya akses masuk tapi dia khawatir kalau ada jia maupun yunyi yang suka memakai baju terbuka kalau di rumah, apalagi jia kadang hanya pakai baju kaos tanpa pakai celana lagi
Jia : Sebentar.... (ucap orang yang didalam) lah lu nya ni kenapa gak langsung masuk. ucap jia setelah membuka pintu dengan pakaian lumayan tertutup.
Nia : Hmm... Gua bawa kawan. ucapnya menunjuk mack
Mack : Haii... sapanya
Jia : Ehh... masuk.. silahkan masuk. ucap jia
Nia : Lu ambili minum yaa gua mau mandi bentar. ucap nia menuju kamarnya
Jia : ok ok. jawab nya
mack yang duduk di sofa ruang tamu melihat sekelilingnya, apartemen yang lumayan besar untuk ukuran 3 orang dan juga lumayan bersih
Jia : silah kan di minum pak... ucapnya setelah meletakan segelas jua jeruk
Mack : thanks, panggil Mack aja. ucapnya sambil meminum jus jeruk tersebut
Jia : ohh mack... sata jia. ucap jia memperkenal kan diri
Mack : sepertinya saya pernah melihat kamu, tapi di mana ya. ucap mack memandangi wajah jia
Jia : ohh saya membuka kaffe di depan perusahaan bapak.. eehh kamu. ucap nia
Mack : pantas saja. ucap nya
Jia dan mack mengobrol santai sampai akhir nya nia selesai mandi dan berpakaian, nia memakai celana panjang ketat dan atasan baju dengan leher sedikit menampakan belahan dadanya dan menampakan sedikit perutnya dengan rambut di kepang menambah ke cantikannya.
Mack yang melihat nia berpakayan sedikit terbuka berdecak kagum dengan kecantikan dan keseksian bentuk tubuh nia yang biasanya memakai baju formal dan juga sedikit tertutup
Nia : ayo pak, Ji gua pergi dulu yaa. ucap nya mengarah pada jia
Jia : Ok ni hati-hati ya . ucapnya tanpa bertanya mereka mau kemana
Mack tersenyum pada jia lalu berjalan mengikuti nia yang sudah berjalan di depannya
Setelah sampai di rumah sakit mack langsung mengajak nia keruangan dimana zicco biasa di rawat
Mack : Rileks aja ni jangan tengang. Ucapnya setelab di dalam lift dan melihat nia sedikit tegang dan beberapa kali menghembuskan nafas dengan berat
Nia : saya takut pak. jawab nya
Mack : gak usah takut kan saja janji temenin kamu nanti
Nia hanya menghembuskan nafas dengan sangat berat, membayang kan darah nya akan di sedot aja sudah berhasil membuat nia pusing dan sedikit mual apalagi nanti.
"Lu bisa ni, lu pasti bisa. inget ini untuk menyelamat kan nyawa orang" ucapnya dalam hati menyemangati diri sendiri saat sudah berada di depan pintu raungan zicco
Mack dan nia langsung masuk kedalam tanpa mengetuk terlebih dahulu, semua orang yang ada di dalam mengarah kan pandangan pada nia. mike yang melihat nia berpakayan tak seperti bisanya menatap nia tanpa berkedip, begitu juga dengan zicco yang sudah bisa duduk di atas ranjangnya
Meyleen : Nia... sapa nya sambil menghampiri nia
Nia : tante... bales nya
Alberen : makasi ya nia sudah bersedia mendonorkan darah untuk Zicco. ucapnya
Nia : sama-sama pak. maaf tadi saya sudah pergi begitu saja. ucap nia merasa bersalah
Meyleen : Gakpapa sayang, tadi mack udah ngasi tau kami kok kamu fobia darah. ucap nya lagi menambahkan
Mike : mantel juga lu yaa bro. ucap mike yang hanya bisa di dengar mack yang sudah duduk di sebelahnya
Mack : Cewe mana yang bisa nolak permintaan gua. ucap mack membanggakan diri
Mike : dih... sombong amat lu .tambah mike lagi
Nia : Jadi kapan oprasinya tante? tanya nia yang sudah duduk di sebelah mack
Meyleen : sekitar jam 21:00 nanti. jelas nya
Nia : Hmm... jadi saya kapan di ambil darahnya. tanya nia lagi
Meyleen : sebentar tante tanya dulu sama dokternya , kita ikuti perintah dari nya. ucapnya lagi sambil berjalan keluar di temani suaminya
Alberen : kalian tunggu di sini jangan kemana-mana ucapnya pada mike dan mack yang dari tadi asik entah membicara kan apa
Zicco : mack ...gua haus, ucapnya masih terdengar sedikit lemah
Nia yang baru pertama kali mendengar suara zicco langsung mengarahkan pandangannya pada zicco, melihat mack yang tak dengar ucapan zicco nia langsung berdiri dan memberikan minum yang ada di meja sebelah ranjang
Nia : pelan-pelan pak. ucapnya sambil memegangi gelas dengan sedotan
Micco : makasi. ucapnya saat selesai
mack dan mike yang baru menyadari nia mengambilakan minum langsung berdeham bersamaan ,Ehm...ehmm
namun Zicco maupun nia tak menggubris kelakuan mack dan mike
Mack : bro, akhir nya lu bangun juga, pusing gua liat cewe-cewe lu nayain lu mulu. ucap mack sambil berjalan ke arah zicco
mike : wahh iya bro... apalagi si Grya. sambung mack di balas gelak tawa mack sedang kan mack malas menanggapi ucapan mereka
jadi Grya itu mantan Zicco sebelum dia koma dulu, grya mengkhianati nya dan lebih memilih laki-laki lain karna grya pikir zicco hanyalah orang biasa dan tak tau identitas asli zicco. padahal zicco sudah sangat mencintai grya dan berencana melamarnya.
Tiga laki-laki itu mengobrol dengan asik walaupun zicco lebih banyak diam dan mendengarkan candaan sudara dan sahabatnya itu.
Nia yang hanya duduk sendiri di soffa dan asik dengan ponsel nya tiba-tiba merasa lapar karan dia memang belum makan malam. Nia menatap mack yang sedang serius mendengarkan cerita absurt nya mike, nia tak tega mengganggu mack untuk membelikan nya makanan
Dert...derttt... getar handpone nia
Pesan
yun yi : katanya jia lu keluar sama atasan lu? kemana?. isi pesan nya
Nia : Gua di rumah sakit lu. lu dimana? balas nia langsung
Yun yi : ngapain? gua masih di rumah sakit juga ni. balas yun yi
Nia : temeni gua makan yuk! ajak nia
yun yi : gua tunggu di bawah. balas yun yi lagi
.
.
BERSAMBUNG...
.
.
jangan lupa tinggal kan like dan komentar, trimakasih :)
Jadi pengen tidur lagi
"little princess and childish mafia"
"little princess and childish mafia"
daya imaginasi kita untuk cover ternyata sama 🤭🤭