NovelToon NovelToon
GIVE ME YOUR LOVE

GIVE ME YOUR LOVE

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Keluarga & Kasih Sayang / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:29.6k
Nilai: 5
Nama Author: Khoirun Nisa

Kata orang semua orang tua pasti memberikan kasih sayang dan cinta mereka kepada anaknya dengan adil.

Katanya hubungan darah lebih kental dari pada air tapi nyatanya itu tidak berlaku untuk keluargaku.

Membenci ku tanpa alasan dan mengabaikan ku, membuat diriku menutup diri dari orang lain dan sulit untuk mempercayai seseorang.

Kenapa mereka mendapatkan kasih sayangmu? Kenapa aku tidak? Kami lahir dari ibu yang sama, tapi kenapa kamu memberikan kasih sayang yang berbeda.

Aku ingin kasih sayangmu, hanya kasih sayangmu. Itu permintaan yang sederhana, tapi kenapa itu begitu sulit untuk kudapatkan?!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khoirun Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

Anna memandang takjub pemandangan yang ia lewati saat sudah berada di gerbang mansion Abraham.

"Turun!" Anna langsung menengok ke samping melihat Nikolas yang telah membuka pintu mobil. Dia buru buru membuka pintu mobil di sebelahnya juga.

Anna memandang mansion itu dengan mata tak percaya. Apakah ini istana? Ini sungguh luar biasa pikir Anna dengan terbengong menatap ke arah mansion Abraham.

Nikolas berjalan ke arah pintu mansion yang langsung di buka oleh para bodyguard yang berjaga di sana. Anna yang melihat itu segera mengikuti langkah Nikolas masuk ke dalam mansion.

"Aulia awas hati hati!!" ucap Aqila yang sedang mengejar Aulia yang berada di depannya.

"Apaan, gak usah ngerjain. Ets gk kena" ucap Aulia dengan berlari sambil kepalanya menengok belakang melihat jarak antara dua dan Aqila, tanpa menatap ke arah depan.

Aulia melihat ke arah depan yang ternyata di depannya sudah ada seseorang, Aulia yang tidak bisa berhenti, menutup matanya siap untuk merasa sakit saat menabrak sosok yang ada di hadapannya.

Nikolas yang melihat itu segera menangkap kepala anaknya untuk menghentikan lari Aulia. Aulia yang terus berlari tapi tak merasakan apapun segera membuka matanya. Dia melihat seseorang yang sedang memegang kepalanya yang ternyata adalah sang Daddy.

"Eh, Daddy? Udah pulang?!" tanya Aulia sambil tersenyum malu menatap Daddy-nya yang melihat dengan tatapan datar.

Aqila telah menghentikan larinya saat dia melihat pintu di buka dari luar. Dia berjalan menghampiri kakak kembarnya dan Nikolas.

Nikolas mengendong Aulia dengan satu tangannya, "Kenapa kalian berlarian? Bagaimana jika kalian terjatuh saat berlari?." ucap Nikolas dingin sambil menatap bergantian ke arah ke duanya.

"Maaf Daddy" ucap Aulia dan Aqila sambil menundukkan kepalanya tanda mereka menyesali perbuatannya.

"Baiklah," Nikolas menghampiri Aqila untuk memegang tangannya. Aqila memiringkan kepalanya bingung melihat ada anak perempuan di belakang Daddy-nya, tapi tidak mengatakan apa apa.

Anna yang bertatapan dengan Aqila hanya menampilkan wajah datar tanpa tersenyum sedikit pun. Dia menatap Aqila dengan pandangan yang sulit di artikan.

"Daddy dia siapa?" tanya Aulia saat di melihat ke belakang Daddy-nya dengan posisi masih di gendongan Nikolas. Nikolas hanya diam tidak menjawab pertanyaan Aulia. Melihat Daddy-nya tidak menjawab dia pun tidak mengatakan apa apa lagi.

Anna meremas pakaian dengan menundukkan kepalanya saat Nikolas tidak mengatakan apa apa tentangnya kepada anaknya. Anna berjalan mengikuti Nikolas yang entah akan menuju kemana.

Nikolas berjalan ke arah ruang keluarga yang di sana telah ada istri dan putra sulungnya tengah menonton televisi, bukan lebih tepatnya hanya Kanaya yang menonton sedangkan Aiden fokus pada tablet yang berada di tangannya. Entah apa yang membuatnya begitu fokus memandang tablet itu.

Entah kemana perginya anggota keluarga yang lain, tapi di ruangan itu hanya ada Kanaya dan Aiden, Andra bahkan tak ada di dekat Aiden. Biasanya kalau ada Aiden pasti ada Andra di dekatnya, sehingga anggota keluarga yang lain akan mencari keberadaan Andra saat Aiden di sana. Mereka sudah seperti saudara kembar saja.

Nikolas menurunkan Aulia di sofa saat dia akan duduk di ikuti oleh Aqila yang duduk disamping Nikolas. Jadi posisinya Nikolas berada di tengah tengah antara ke dua putrinya.

Kanaya tersenyum sambil mengalihkan tatapannya pada Nikolas yang duduk di sofa panjang sampingnya. Senyum Kanaya membeku saat dia melihat seorang anak perempuan seumuran anaknya, berdiri dengan menundukkan kepalanya di samping sofa panjang yang tengah di tempati Nikolas dan ke dua putrinya.

"Dia siapa?" tanya Kanaya dengan menatap tajam Nikolas. Nikolas hanya merespon Kanaya dengan mengangkat salah satu alisnya lalu mengalihkan tatapannya pada gadis kecil yang tadi dia bawa.

"Oh, dia? Dia akan menjadi anggota keluarga baru kita" ucap Nikolas. Perkataan Nikolas membuat mereka semua yang berada di sana menatapnya terkejut, termasuk gadis itu.

Kanaya membelalakkan matanya terkejut, Aiden yang sedari tadi fokus pada tabletnya segera mengalihkan pandangannya pada Nikolas, menatap Daddy-nya itu dengan dingin. Aulia dan Aqila langsung menatap Daddy-nya terkejut.

"Apa?!" semua orang yang berada di sana segera mengalihkan pandangannya pada wanita yang sedang berjalan ke arah mereka di ikuti beberapa orang dengan jas yang tersampir di tangan kiri mereka.

"Apa apan ini? Kenapa kau seenaknya sendiri mengambil keputusan?!" ucap Emily tidak bersahabat dengan anaknya. Ya, orang orang tadi adalah Emily, Mila, David, Felix, Alina dan Andra yang berada di gendongan sang kakek.

"Ya. Kami juga tidak setuju!" ucap David menatap menantunya datar. Nikolas hanya mendengarkan mereka tanpa mengatakan apapun.

"Iya, mas kenapa kamu ingin mengangkatnya menjadi anakmu?" tanya Kanaya pelan dengan menatap Nikolas. Nikolas menghela napas saat Kanaya menanyakan hal itu. Karena dia pun tak tau apa yang membuatnya ingin menjadikan gadis kecil ini menjadi putri angkatnya.

"Aku hanya ingin sayang" ucap Nikolas membalas ucapan Kanaya. Tatapan Kanaya bergetar sebentar mendengar jawaban Nikolas. Siapa juga yang ingin menjadikan gadis kecil itu yang tidak jelas asal usulnya menjadi putrinya?.

"Aku tidak setuju, jika alasanmu hanya itu!!" ucap Mila di setujui semua anggota keluarganya. Nikolas menghela napas lagi.

Sedangkan orang yang di perdebatkan sedang menundukkan kepalanya dengan memandang tajam lantai sambil meremas bajunya lebih erat hingga kukunya memutih.

Alina mendekati gadis itu. "Hei, siapa namamu?" pertanyaan Alina membuat gadis itu mengangkat wajahnya yang sedari tadi menunduk.

"A-anabella N-naura tante" ucap Anna dengan mata berkaca kaca menatap Alina, membuatnya tersentak. Semua anggota keluarga tengah menatap Anna sejak Alina menanyakan tentang namanya. Gadis ini sangat imut, apa lagi saat dia cemberut batin semua orang yang berada di sana.

"Wow, kamu sangat imut!" seru Alina tak tahan dengan mencubit pipi bulat itu. Anna langsung memajukan bibirnya tidak suka, membuatnya makin terlihat menggemaskan di mata semua yang berada di sana.

"Kenapa kamu ikut dia kesini?" tanya Alina dengan menunjuk Nikolas yang sedang duduk menatap ke arah mereka berdua.

"P-paman itu melihat ku tidur di lubang pipa beton lalu menyuruhku untuk masuk ke mobilnya dan akhirnya kita di sini" ucapannya membuat mereka simpati terhadapnya. Apa lagi saat dia mengatakan dengan mata berkaca kaca ingin menangis.

"Kenapa kamu tidur di lubang pipa beton? Apakah orang tuamu tidak akan mencari mu?" tanya Alina. Anna menggelengkan kepalanya kuat, "Orang tuaku telah tiada. Rumahku juga telah di jual oleh paman dan bibi" ucapnya dengan air mata berlinang.

Alina langsung memeluk Anna karena merasa bersalah menanyakan hal itu. Sungguh dia sangat merasa kasihan dengan kehidupan gadis kecil yang berada di pelukan ini.

"Baiklah, aku mau mengangkat menjadi putriku!" putus Kanaya setelah mendengarkan cerita gadis itu. Semua orang yang berada di sana mengangguk setuju dengan begitu mudahnya tanpa adanya perdebatan lagi.

Anna mendekati Kanaya dan langsung membungkukkan badannya, "Terima kasih nyonya telah menerimaku."

Kanaya segera membawa Anna ke dalam pelukannya seperti yang tadi di lakukan oleh Alina. "Jangan memanggilku nyonya!! Panggil aku Mommy, oke?" Anna menatap Kanaya dengan mata berair lalu mengangguk bersemangat.

Setelahnya mereka memperkenalkan diri mereka masing masing tanpa terkecuali. Anna menatap semua orang yang berada di sana dengan mata berair.

"Hei ada apa? Kenapa kau menangis lagi, apa karena kau tidak suka dengan kami?" Anna segera menggelengkan kepalanya, menolak pertanyaan yang di sampaikan Aiden. Sambil mengusap air matanya, dia tersenyum lebar dan berkata, "Tidak, aku hanya merasa bahagia karena mempunyai keluarga lagi."

Mereka tersenyum menatap gadis kecil itu lalu melangkah mendekatinya untuk memeluk gadis itu bersama sama. Mereka berpelukan dengan menutup matanya seolah menikmati pelukan yang saat ini mereka lakukan.

1
Rossy Annabelle
klo ada kehidupan lain mah q berharap qila tidak bersama keluarga itu lagi 😐
Rossy Annabelle
sekali up si author pake bawang putih 😭..next lah thor Jangn lama² buat up-nya ya🥺
Rossy Annabelle
next thor/Sob/
Akmar Faizal
mak ayah Aqila yg bodoh.. sggup korban kn ank kandung demi ank angkat.. walaupun ini sekadar novel,tapi tetap sakit hati bila baca.. semoga Aqila d culik oleh musuh ayah nya..dan di jadi kan Aqila ank mereka dan senjata untk membalas ayah Aqila kembali..dlm masa yang sama Aqila hilang ingatan.. please lh Thor..I can imagine how hard to Aqila except this..
Akmar Faizal
mcm mana dgn hasil test Aqila...jgn Aqila jd korban keluarga bodoh nya sudah
Akmar Faizal
tak kan tak ada kebahgian buat Aqila.../Cry/
Akmar Faizal
jangan kluarga bodoh tu mengorbankn Aqila demi Anna sudah... kluar kn lah Aqila dari kluarga laknat tu thor... rasanya aulia juga sesuai kn jantung nya..itu yang cepat² nye koyak kan hasil test tu... kluarga tu dah lh tak adil langsung pada Aqila..alih² nk suruh Aqila korban kan plak jantung nye...jantung oooiii..jika nk derma organ sekali pun,tunggu tuan badan mati dulu baru boleh..itu pun tuan badan yang nak derma organ nye tu dah tanda tangan surat perjanjian derma organ tu...geram nye dgn kluarga Abraham ni...
Akmar Faizal
tak mungkin kan..jika pn sesuai jantung tu dgn Anna...tak kan nk korban yang sihat demi yg sakit...jantung kut..bkn hati or kidney
Akmar Faizal
Thor tolong bahagia kan Aqila la okay...
Yani Sembiring
ada ya keluarga yg ngorbani jantung anak kandung utk anak tiri kyk cmn dinovel aja deh thorr...
Akmar Faizal
tak sedar kah awak aulia...awak pn punya kekasih xpe... Aqila x boleh...gila punya pemikiran...x terasa ke mcm kata kat diri sdiri je...geram nye kat aulia ni... Thor buat Aqila happy ye...
Yani Sembiring
itu baru krennnn aqla....keluarga stresss masak anak y ngak ada ngak nyari ,anak ayam aja hilang dicari induk y
Yani Sembiring
kok ada y saudara kembar ngak ingat dengan saudara y yg lain...biasanya kembar itu identik saling peka
Yani Sembiring: bener banget tuh kk
total 2 replies
Rossy Annabelle
buat kecelakaan pesawat atau apa gitu Thor..gedeg banget lama² sama keluarga qila,smngt pokoknya Thor💪
Akmar Faizal: betul³..biar kluarga Aqila tu menyesal..dan sedikit demi sedikit demi terkuak lh kebusukkn Anna tu...
total 1 replies
Afsyas Mustakim
Mamam tuh Annabelle
Akmar Faizal
mohon sampai Korea aqila nya hilang ingatan..yg tahu cuma Vina jer...yg mnjd kn Aqila ank nya adalh musuh daddy nye Aqila sdiri..
siluba hutang
alur nya kaya kura kura, lambat bet
Akmar Faizal
moga lulus Aqila dan Vina...
Akmar Faizal
aqila tolong lh ikut vina...cepat² lah kluar dari kluarga laknat mu itu aqila...
Yani Sembiring
gadis baik aqla .. sudah waktunya kejar kebahagiaan mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!