NovelToon NovelToon
Sistem Raja Wisata: Gunung Legendaris Warisan Kakek

Sistem Raja Wisata: Gunung Legendaris Warisan Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Semua orang menganggap Gunung Sumber Abadi hanyalah tempat wisata gagal yang dikutuk, tetapi bagi Rizky Santoso, warisan yang dibuang oleh seluruh keluarganya ini adalah awal dari segalanya. Tepat saat ia menerima beban hutang dan kawasan wisata yang hancur itu, sebuah sistem misterius bangkit dan memberinya kekuatan untuk mengubah gunung tandus menjadi destinasi kelas dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Matahari pagi baru saja terbit menyinari embun di dedaunan Gunung Sumber Abadi.

Kicauan burung terdengar saling bersahutan dari dahan ke dahan menyambut hari yang baru.

Cuit cuit cuit.

Rizky dan Siska sudah berdiri tepat di depan kolam Air Terjun Pelangi dengan pakaian lapangan lengkap.

Mereka berdua sengaja bangun lebih awal sebelum para staf lain datang untuk mengecek hasil kerja gaib semalam.

"Bos, apa tukang bangunan tidak kasat mata milikmu itu benar-benar sudah selesai bekerja?" tanya Siska merapatkan jaketnya karena udara pagi yang sangat dingin.

"Aku juga tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan apakah mereka akan merusak ukiran aslinya atau tidak."

"Kita akan buktikan sendiri dengan mata kepala kita sekarang Siska," jawab Rizky melompat melewati bebatuan licin.

Tap tap tap.

Siska menyusul di belakangnya dengan gerakan yang jauh lebih lincah dan berani dari ekspedisi pertama mereka kemarin.

Mereka berjalan menyusuri lorong sempit yang lembap itu hingga tiba di depan tebing tempat gerbang batu raksasa berada.

Rizky langsung mengeluarkan patung kepala burung elang perunggu yang terasa berat dari dalam saku jaketnya.

Dia memasukkan artefak kuno itu ke dalam lubang kunci di mata ukiran burung sebelah kiri dengan mantap.

Klik.

Krak krak krak.

Pintu batu seberat puluhan ton itu kembali bergeser membelah ke samping dengan suara gemuruh yang menggema hingga ke ujung tebing.

Grumuhhhh.

Angin hangat yang membawa aroma wangi seperti bunga melati langsung menyapu wajah mereka berdua dari celah pintu yang terbuka.

Wushhh.

Siska seketika menjatuhkan senter dari genggamannya saat matanya melihat pemandangan terang di balik gerbang tersebut.

Bruk.

"Bos Rizky, apa mataku ini rusak atau kita baru saja pindah dimensi ke dunia sihir?" jerit Siska memegangi kedua pipinya sendiri dengan wajah syok berat.

Rizky hanya bisa tersenyum lebar menahan tawa meskipun di dalam hatinya dia juga sama terkejutnya dengan manajer operasionalnya itu.

Gua raksasa yang kemarin siang masih penuh dengan debu kotor dan runtuhan batu kapur itu kini sudah berubah total secara tidak masuk akal.

Lantai pualam putih di sepanjang area lembah itu kini mengkilap bersih seakan baru saja dipoles oleh mesin pembersih modern.

Rumah-rumah batu kuno yang sebelumnya berlubang di bagian atapnya kini sudah utuh dan berjejer sangat rapi membentuk sebuah kompleks perumahan yang indah.

Jamur-jamur raksasa yang bisa memancarkan cahaya biru alami di dinding tebing juga sudah ditata ulang ke dalam pot-pot batu berukir.

Bahkan menara kristal raksasa di tengah alun-alun kini memancarkan cahaya putih hangat yang sangat stabil.

Cahaya kristal itu menerangi seluruh lembah bawah tanah tersebut layaknya matahari buatan sehingga mereka tidak perlu lagi memakai senter kepala.

"Kerja para pekerja sistem itu benar-benar sangat gila dan sangat detail," puji Rizky di dalam batinnya sambil berjalan menuruni tangga pualam.

"Bos, kita sepertinya tidak perlu menyewa petugas kebersihan lagi kalau tempat ini debunya saja takut untuk menempel di lantai," canda Siska berlari mendahului Rizky karena saking senangnya.

Mereka berdua berjalan santai mengelilingi alun-alun luas yang terasa sangat megah layaknya istana kerajaan kuno tersebut.

Namun semakin lama mereka berkeliling, Siska mulai mengerutkan keningnya menyadari ada satu masalah besar.

"Tempat ini memang sangat sempurna Bos, tapi apa yang mau kita jual kepada pengunjung wisata nanti?" tanya Siska menyentuh dinding rumah batu yang halus.

"Hanya melihat-lihat bangunan kosong melompong begini pasti akan membuat mereka cepat bosan dan protes meminta uang tiket kembali."

Rizky mengangguk setuju dengan pendapat tajam dan realistis dari manajernya tersebut.

"Kamu benar sekali Siska, kita butuh wahana permainan unik yang tidak pernah ada di dunia luar sana," jawab Rizky dengan otak bisnisnya yang berputar cepat.

Rizky menutup matanya sejenak dan memanggil sistem andalannya di dalam pikirannya sendiri.

"Sistem, tolong buka toko wahana khusus area bawah tanah yang harganya sesuai dengan saldo poinku saat ini," perintah Rizky di dalam batinnya.

Ding!

[Menampilkan katalog wahana atraksi khusus Area Kota Kuno Bawah Tanah.]

[Kereta Tambang Anti Gravitasi Level 1 Harga 3000 Poin.]

[Perahu Kaca Sungai Purba Level 1 Harga 2500 Poin.]

[Labirin Ilusi Cermin Batu Level 1 Harga 4000 Poin.]

Rizky membaca daftar barang itu satu per satu dan matanya langsung tertuju pada wahana kereta tambang di urutan pertama.

Wahana itu sepertinya sangat cocok untuk mengajak pengunjung berkeliling lembah yang sangat luas ini tanpa harus membuat mereka capek berjalan kaki.

Lagipula sisa poin wisatanya masih cukup banyak dari hasil panen festival semalam.

"Sistem, aku beli Kereta Tambang Anti Gravitasi Level 1 sekarang juga tanpa perlu menunggu lama," putus Rizky tanpa banyak pertimbangan lagi.

Ding!

[Transaksi berhasil diproses, total tiga ribu Poin Wisata telah dipotong dari saldo Host.]

[Saldo Poin Wisata Host saat ini tersisa dua ribu tiga ratus tiga puluh poin.]

[Memulai proses perakitan rel magnetik dan gerbong kereta di area stasiun kuno sebelah barat alun-alun.]

Sringgg.

Cahaya biru berkedip terang dari arah ujung kiri lembah dan berhasil menarik perhatian Siska yang sedang duduk beristirahat di tangga menara kristal.

"Bos Rizky, cahaya terang apa lagi itu yang muncul di sebelah sana?" teriak Siska menunjuk ke arah barat dengan panik.

"Itu adalah kejutan pertama kita untuk menyambut para kompetitor asing nanti Siska, ayo kita lihat ke sana," ajak Rizky melambaikan tangannya berjalan cepat.

Sesampainya di sudut barat tersebut, Siska langsung melotot lebar melihat sebuah bangunan stasiun kayu bergaya klasik yang tiba-tiba sudah berdiri tegak.

Di dalam stasiun itu terdapat sepuluh gerbong kereta berwarna perak mengkilap yang tersambung rapi.

Namun yang membuat Siska histeris adalah tidak ada roda besi sama sekali di bagian bawah gerbong kereta mewah tersebut.

Kereta itu melayang sekitar sepuluh sentimeter di atas jalur rel logam hitam yang memancarkan pendaran cahaya kebiruan secara terus menerus.

Wunggg wunggg wunggg.

Suara mesin magnetik berdegung sangat halus dan stabil dari bagian bawah badan kereta.

"Bos, keretanya bisa terbang melayang sendiri seperti pesawat UFO yang ada di film alien!" teriak Siska melompat kegirangan dan langsung berlari menyentuh badan gerbong.

"Ini adalah teknologi magnetik khusus yang kudapatkan dari jalur kenalan rahasiaku di luar negeri Siska," bohong Rizky mencari alasan masuk akal untuk menutupi jejak ajaib dari sistem.

"Kita akan menjual tiket menaiki wahana ini seharga seratus ribu rupiah per orang khusus untuk paket tur bawah tanah eksklusif."

Siska mengangguk setuju dengan sangat cepat sambil membayangkan lembaran uang merah yang akan mengalir deras ke kantong perusahaan mereka bulan depan.

"Mereka pasti rela merobek dompet mereka untuk naik kereta anti gravitasi ini Bos," sahut Siska dengan tawa yang sangat lebar dan licik.

Sementara Rizky dan Siska sedang bersiap di bawah tanah, suasana di langit kota seberang sedang dilanda keributan besar.

Suara baling-baling helikopter memekakkan telinga merobek kesunyian pagi di kawasan area Taman Mega Ria yang sudah tutup total.

Wusss wusss wusss.

Sebuah helikopter hitam mewah dengan lambang elang emas milik Konsorsium Bintang Tujuh mendarat tepat di lapangan parkir aspal yang retak-retak.

Debu tebal beterbangan liar saat pintu helikopter itu didorong terbuka dengan kasar oleh seorang pengawal bertubuh kekar seperti petinju profesional.

Krat.

Richard turun dari helikopter menggunakan kacamata hitam mahal dan setelan jas putih bersih yang sangat rapi tanpa lipatan sedikit pun.

Pria paruh baya dari Singapura itu langsung menutupi hidungnya dengan sapu tangan sutra karena mencium bau pesing dari area toilet yang sudah tidak terawat.

"Tempat ini benar-benar menjijikkan seperti kandang babi yang tidak pernah dibersihkan puluhan tahun," keluh Richard dengan aksen asingnya yang kental dan nada merendahkan.

Anton, sang mantan direktur Taman Mega Ria, wajahnya terlihat sangat pucat dan tubuhnya kurus kering hanya dalam semalam.

Dia berlari mendekati Richard dengan punggung membungkuk dalam-dalam layaknya seorang pelayan murahan yang ketakutan.

Tap tap tap.

"Selamat datang di Indonesia Tuan Richard yang terhormat, maafkan kondisi taman hiburan kami yang sangat berantakan ini," sapa Anton menjilat gugup sambil menggosok kedua tangannya.

Richard melepaskan kacamata hitamnya perlahan dan menatap Anton dengan tatapan jijik yang sangat menusuk mental.

"Jadi kau adalah direktur bodoh yang menghancurkan perusahaan besar ini hanya karena kalah dari pemuda kampung di atas gunung sana?" ejek Richard menunjuk ke arah Gunung Sumber Abadi di kejauhan.

Anton menelan ludahnya dengan susah payah dan tidak berani membantah ucapan taipan asing yang telah membeli seluruh asetnya tersebut.

Glek.

"Pemuda gunung itu menggunakan cara kotor untuk menang Tuan, dia menyewa peretas untuk menghancurkan server aplikasi kami," bela Anton mencari alasan agar tidak terlihat terlalu bodoh.

"Orang bodoh dan lemah selalu menyalahkan orang lain atas kegagalannya sendiri Anton," balas Richard melangkah maju mengabaikan mantan direktur itu sama sekali.

Richard menatap tajam ke arah puncak Gunung Sumber Abadi yang diselimuti kabut tipis dengan tatapan penuh kebencian.

"Pemuda desa bernama Rizky itu sangat sombong karena berani menolak uang miliaran rupiah dari tawaranku semalam," ucap Richard mengepalkan tangannya dengan kuat.

"Dia belum tahu sedang berhadapan dengan monster finansial seperti apa hari ini."

Richard kemudian menoleh ke arah asisten pribadinya yang sejak tadi berdiri diam membawa koper logam di samping helikopter.

"Berapa lama waktu yang dibutuhkan tim kontraktor kita untuk meratakan tempat sampah ini dan membangun panggung mega resortnya?" tanya Richard dengan suara tegas dan otoriter.

"Seluruh alat berat pengeruk tanah akan tiba siang ini Tuan Richard," lapor asisten berpakaian hitam itu dengan sangat cepat dan tangkas.

"Dan sesuai rencana awal, dalam waktu kurang dari satu bulan panggung utama akan selesai untuk acara peluncuran raksasa kita."

Richard mengangguk puas mendengar laporan tersebut dan tersenyum miring yang sangat kejam.

"Bagus sekali kerja kalian, kita akan mengadakan konser artis internasional gratis di hari peluncuran nanti untuk menarik perhatian media massa," perintah Richard membeberkan ambisinya.

"Aku sangat ingin melihat seberapa banyak sisa pengunjung di gunung kumuh itu setelah aku merebut semua pelanggannya di bulan depan."

Anton yang berdiri di belakang ikut tersenyum licik kembali setelah mendengar rencana gila dengan modal uang tak terbatas tersebut.

"Mereka pasti akan langsung bangkrut total dan pemuda itu akan menangis berlutut di depan kaki Anda Tuan Richard," sanjung Anton memprovokasi keadaan.

Richard hanya tertawa pelan dan kembali memakai kacamata hitamnya dengan gaya angkuh.

Heh.

Perang modal yang brutal dan adu teknologi wisata modern yang sesungguhnya baru saja dimulai secara resmi pada hari itu.

Bukan lagi melawan lintah darat kampung, melainkan melawan kekuatan konglomerat dunia yang rela membuang ratusan miliar hanya untuk menghancurkan satu pemuda gunung.

1
Eka Yudha
Bagus sih meskipun fiksi tapi ceritanya hidup
Rifqy Channel
kak nissa segera update ini gue suka pokoknya sampe 100 Bab pun gak apa-apa karena suka bangett
Nissa Safira: terima kasih kak atas dukungannya🙏
total 1 replies
Rifqy Channel
i like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!