NovelToon NovelToon
KEMBAR JENIUS CEO KEJAM

KEMBAR JENIUS CEO KEJAM

Status: tamat
Genre:CEO / Single Mom / Cinta Terlarang / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:701.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: Asti Amanda

Berkisah seorang gadis yang terlahir buta dan yatim piatu. Menjadi Ibu Tunggal setelah melahirkan enam anak kembarnya yang tampan dan jenius. Hingga takdir mempertemukan mereka dengan seorang Presdir sombong dan kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asti Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 #Om Ndak Boleh Masuk!

Sekarang Davis dan Arzen yang duduk di karpet lantai, tampak diam dan belum bicara karena Aizhe sedang berada di dapur. Ia menyiapkan jamuan sederhana untuk tamunya dan belum mengenali Arzen.

"Hei, Nona manis, apa kamu tinggal di sini hanya bersama Ibumu?" tanya Davis di samping Arzen. Ia tampak risih karena karpet yang ia duduki cukup kotor dan bau. Benar-benar bukan tempat yang cocok untuknya. Sedangkan Davis, begitu tenang karena bisa memaklumi kondisinya.

"Mommy sama Kakak Acel, Natan, Loye, Aska, sama Zee, Om," jawab Ara sambil menunjukkan lima jari pendek tangannya. Sungguh anak yang menggemaskan!

Arzen mangut-mangut, kagum mendengar nama mereka bagus-bagus dan tidak kampungan. Memang sombong!

"Terus, lima kakak Nona manis di mana?" Davis bertanya lagi.

"Di dalam kamall, melleka tidull, Om." Ara menunjuk kamar di belakang Arzen. Arzen berdiri, ingin masuk melihat mereka tetapi, Ara melarang, "Jangan! Om ndak boleh masuk."

"Hm, kenapa?" Arzen dan Davis semakin penasaran.

"Melleka nanti mallah, tellus suluh Om pellgi," ucap Ara jujur.

Arzen tersenyum smirk dan mengeluarkan lima lembar kredit. "Tak perlu melarang, kalau ada uang, mereka tidak akan marah. Uang adalah raja di sini," kata Arzen mengkibas-kibaskan kreditnya itu ke Ara.

Davis menggelengkan kepala, tak habis pikir Arzen masih bisa sombong di depan Ara. Kadang ia merasa kesal dan ingin memukulnya, tetapi Davis takut dipecat. Memang ia memegang rahasianya, tetapi tanpa bukti, tetap saja tak bisa. Tapi untuk sekarang, mungkin Davis akan berpikir 100x dulu.

Saat mau membuka knop, pintu kayu di depannya mendadak terbuka. Arzen mundur saat di hadapannya ada lima anak laki-laki berjajar. Davis berdiri, cukup syok karena dapat melihat wajah mereka dengan jelas.

Wajah yang berpaduan antara Arzen dan Aizhe. Tampan rupawan dan menakjubkan. "Akhhhh, kalian siapa?" Tunjuk Axel, Nath, Zee, dan Arzqa terkejut, kecuali Chloe yang diam. 'Oh, kenapa orang ini ada di sini? Apa mereka berhasil melacak aku?' pikir Chloe deg-degan.

"Hei, ada apa kalian semua teriak?" Aizhe datang, perlahan mendekati meja dan menaruh hati-hati jamuannya ke atas meja. Kemudian, "Ara," memanggil putrinya.

Lima anaknya berlari ke Aizhe. Mengelilingi Aizhe dan Ara. Merentangkan tangan dan melindunginya dari Arzen dan Davis.

"Hei, kenapa kalian berada di rumah kami?" tanya Axel sinis.

"Kalau kalian berani menyentuh Mommy dan Ara, lawan Arzqa dulu!" sahut Zee menunjuk Arzqa.

"Benar, kami tidak akan biarkan kalian seenaknya di rumah ini!" ujar Nathan.

"Be-betul." Chloe menyahut gugup. Membuat empat saudaranya serempak menoleh, karena Chloe tiba-tiba lemas, seolah bukan dirinya yang kemarin.

Ara berlari ke depan Arzen dan Davis. "Bellentti! Melleka itu tamu kita, Kakak." Ia menjelaskan siapa itu Arzen dan Davis.

"Tamu kita?" Lima anak itu bertatap-tatapan.

"Hei, Zee, kapan kamu mengundang mereka?" tanya Axel dan Nath.

"Hm, bukan aku." Zee menggelengkan kepala. Arzqa maju dengan berani kemudian menatap tajam. "Om, maaf, kami tidak menerima sumbangan hari ini. Om lebih baik berikan kepada orang lain yang jauh lebih membutuhkannya." Mengira Arzen dan Davis adalah orang dari yayasan anak yatim. Sedangkan Chloe, sudah tahu itu adalah Presdir Neo.

Davis berpaling muka, menahan tawa dianggap demikian. Sedangkan Arzen, wajah tampannya langsung merah padam. Mereka lucu tapi pintar bagaimana membuat tekanan darahnya naik. Tetapi, melihat dan mendengar Aizhe bicara dengan lemah lembut kepada anak-anaknya, membuat emosi Arzen mereda.

"Sayang, bukan seperti itu, mereka berdua dari perusahaan Neo. Ingin berbicara tentang kalian. Ayo, minta maaf pada mereka, sayang." Meski tak dapat melihat, Aizhe merasakan suasana hati tamunya sedang marah.

"Hm, baik, Mommy." Mereka langsung patuh dan membungkuk setengah badan. "Mohon maafkan kami, Om."

Davis tersenyum, merasa lega. Mereka anak-anak yang berbakti dan patuh. "Hei, Pak Arzen. Bibit anda sepertinya berhasil memberikan enam pewaris yang unggul dan jenius." Berbisik-bisik ke Arzen.

"Mari, Pak, duduk dan katakan kepada mereka," ajak Aizhe menyuruh dua tamunya. Mereka pun duduk berhadapan, kecuali enam anak jeniusnya duduk di samping Aizhe saja dan seolah-olah ogah berdekatan dengan Arzen dan Davis. Itu membuat Arzen merasa jengkel dan gemas.

Mula-mula, Davis menjelaskan tujuannya yang mau merekrut dua anak di dalam video On-tube. "Jadi, siapa yang ada di dalam video itu?" tanya Davis. "Saya, Om!" sahut Zee dan Arzqa yang duduk di paling belakang.

"Kalau begitu—" Belum juga selesai, dua anak itu menolak.

"Kami tidak mau." Dagu Davis turun, menganga dan tak sangka kesempatan besar ini ditolak secepat itu. Kalau Arzen, tak perlu dipikirkan lagi, dia sudah menebaknya di dalam hati.

"Kenapa menolak, sayang?" tanya Aizhe merasa heran juga.

"Mommy, kami takut, mereka pasti ada maunya, mereka pasti mau jual kami, terus ambil Mommy dari kita," tutur lima anak laki-lakinya menunjuk Arzen. Ara yang mendengarnya, ia menepuk jidat.

Davis tersenyum kecut, kemudian, "Tuan dan Nona kecil, tanpa menjual kalian, kami sudah banyak uang. Bahkan, kalau jatuh miskin, orang di sebelah saya tidak akan mungkin melakukan hal ilegal dan kejahatan itu."

"Tapi wajah dia, menyebalkan." Tunjuk lima anak kembar itu. Arzen mangut-mangut, berusaha sabar mendengar kicauan dari mulut-mulut kecil mereka.

"Sayang, jangan begitu. Mereka berdua, orang yang baik-baik." Tegur Aizhe lembut. Arzen mengangkat wajah, dan melihat Aizhe cukup lama. Perasaannya timbul rasa yang aneh. Baik? Orang yang memperkosa dia adalah baik? Justru, Arzen merasa ia adalah pria paling buruk di dunia setelah ayahnya.

Demi mengambil hati mereka, Davis menawarkan traktiran gratis. Membawa mereka keluar dari apartemen dan membeli apa yang mereka sukai. "Tolong, jaga mereka." Pesan Aizhe tak bisa ikut, karena tahu hanya akan memperlambat saja.

"Anda tenang saja, Nona." Davis mengangguk.

"Hei, Om! Kita dibawa makan gratis, bukan diculik, kan?" tanya Axel.

"Saya berjanji, tak akan ada seperti itu." Davis tersenyum. "Yeah, Ala mau makan bakso, esklim, kindelljo, sama malltabak!" pinta Ara senang. Davis terkejut, dan melihat isi dompetnya.

"Kenapa? Tak punya uang?" tanya Arzen di sampingnya.

"Anda tenang saja, Pak. Ini cukup." Davis tersenyum pasrah. Mereka pun pergi ke kedai makanan di pinggir jalan. Kecuali Arzen, berbalik badan dan kembali ke apartemen.

Aizhe yang membereskan atas meja, tiba-tiba kaget mendengar suara knop pintu dibuka. "Axel?" Tak ada yang menjawab.

"Loye, itu kamu, sayang?" Tak ada suara.

"Sayang, kalian sudah pulang?" Tetap saja hening.

"Sudahlah, mungkin cuman perasaanku saja." Memang sulit, rasanya kalau terlahir buta. Aizhe masuk ke dapur, mencari wastafel dan tak sadar bayangan hitam berdiri di belakangnya. "Ara? Kamu di sana, sayang?" Aizhe memanggil lagi, perasaannya semakin tidak enak malam ini. Keringat dingin membanjiri keningnya.

1
angel
thor kok gak ada ya? sama novel ara?
Yogitha Ratnajyoti ❤
busyet apa di duta ada ya yg punya ank kmbr 6 kyk gtu udh kek ank kucing aja 🤭
Alfia Amira
cucu aslinya Arita tuh aizhe , tapi bener dari Eric dan Katherine, bukan hasil selingkuh
phi_dvas🌼
wo woo 💪💪
Erina Munir
ga ada thooor
Erina Munir
klo bayi jenius ciri2nya begitu yathor klo nangis....😄😄😄😄
Erina Munir
nih critanya mana lgi thoor
Alfia Amira: GK ada kak , judulnya apa ??
total 2 replies
juwita
apa mgkn di buang sm nenek Arita krn aizhe buta?
juwita
untung erina bkn pelakor
juwita
kasih pelajaran si nenek tuir biar kapok dia
juwita
berthan lah demi anak" mau pergi kmn jg blm tau kan
juwita
dasar omes Viktor🤣🤣
juwita
bagus cerita nya
juwita
apa kelima anak itu hasil perkosaan? klo iya biadab x laki-laki perkosa cwek yg g bisa melihat 😭😭😭
juwita
mampir awal bc udh nyesek 😭😭😭
Anita Widayanti
Luar biasa
Rianti Dumai
hadeeuh,,,kadang ada lucu²a juga cerita'a,,,😅
Rianti Dumai
kok ada yea ne²k yg sebegitunya,,😇
Rianti Dumai
aQ suka cerita macam nie,,,gak terlalu byk episode sudah tamat,jadi gak bosen bacanya,,,🤗 :( sukses selalu yea Thor,,,
Yuni Martopo
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!