NovelToon NovelToon
Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:73.7k
Nilai: 5
Nama Author: She_Na

Berbeda keyakinan membuat Abhiyasa dan Hani tidak bisa bersatu. Mereka saling mencintai dan saling berpegang teguh pada keyakinan masing-masing.

Abhiyasa yang seorang polisi tampan dan Hani seorang banker cantik yang berbeda keyakinan itu saling menaruh hati dan memutuskan untuk menjalin kasih.

Namun, bisakah mereka berdua mengikrarkan janji pernikahan mereka ketika mereka masih menganut keyakinan yang berbeda?

Apakah kisah cinta mereka akan berakhir dengan bahagia?

Atau mungkin mereka tidak akan bersatu dengan cinta pertamanya?

ikuti terus kisah mereka selanjutnya untuk mencari tahu bagaimana perjalanan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Takut khilaf

"Honey, apa aku boleh meminta sesuatu padamu?" tanya Abhiyasa dengan mengalihkan pandangan matanya ke arah lain meskipun wajahnya di tahan oleh Hani agar menghadap kepadanya.

"Meminta sesuatu? Minta apa?" tanya Hani dengan serius pada Abhiyasa.

Abhiyasa melepaskan kedua tangan Hani yang berada di kedua pipinya. Kemudian dia menatap intens manik mata Hani dan berkata,

"Honey, kamu sangat cantik. Aku saja sangat tergoda oleh wajah dan tubuhmu ini. Aku mohon agar kamu jangan berpakaian seperti ini di hadapan orang lain, kecuali suamimu. Aku tidak mau tubuhmu yang bagus dan mulus ini dilihat oleh orang lain. Aku mencintaimu, karena itulah aku ingin menjagamu."

"Berarti tidak boleh juga berpakaian seperti ini di hadapan kamu?" tanya Hani sambil memicingkan matanya menatap Abhiyasa.

"Iya, karena aku belum menjadi suamimu. Aku takut khilaf, maka dari itu lebih baik kamu jangan berpakaian seperti ini di hadapanku," jawab Abhiyasa yang pandangan matanya mengelilingi ruangan tersebut.

Hani mundur satu langkah. Dia menatap Abhiyasa sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya. Kemudian dia berkata,

"Bukannya sebagai polisi kamu sudah terbiasa melihat perempuan berpakaian seperti ini di mana-mana?"

Abhiyasa mengalihkan pandangannya pada Hani yang juga sedang menatapnya. Dia menatap intens manik mata Hani seraya berkata,

"Memang banyak perempuan di luaran sana yang memakai pakaian terbuka dan minim. Tapi anehnya aku gak pernah tergoda pada mereka. Entah mengapa, sejak pertama kali kita bertemu, aku tergoda ketika melihatmu. Bahkan aku takut khilaf saat itu. Karena itulah aku memberikan jaketku padamu, agar kamu pakai untuk menutupi tubuhmu saat itu."

Ada rasa haru dan bahagia dalam hati Hani saat ini. Dia sangat bersyukur memiliki Abhiyasa sebagai pacarnya. Dalam hati kecilnya, dia berdoa agar hubungan mereka bisa terjalin hingga resmi menjadi pasangan suami istri.

"Apa kamu bersungguh-sungguh?" tanya Hani yang berniat menggoda Abhiyasa.

"Apa kamu meragukanku?" tanya Abhiyasa kembali tanpa menjawab pertanyaan Hani.

Hani merasa Abhiyasa bisa mengalahkannya. Dia kembali duduk di kursinya dan berkata,

"Ayo kita sarapan."

Abhiyasa tersenyum melihat tingkah kekasih hatinya. Dia pun duduk kembali di kursi yang ada di hadapan Hani dan berkata,

"Honey, apa kamu tidak akan memakai kaos?"

Hani melihat ke arah dadanya. Dia tersenyum dan beranjak dari duduknya. Setelah itu dia masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil kaos.

Setelah beberapa saat, Hani kembali dengan memakai kaos oversize warna putih dan dia sudah tidak lagi memakai handuk di kepalanya.

Abhiyasa tersenyum melihat penampilan Hani saat ini. Baginya Hani tetap cantik dan menarik memakai baju apa pun.

Mereka berdua makan dengan diselingi candaan dari mereka berdua. Hingga tidak terasa semua makanan itu habis dan tidak tersisa.

"Biar aku saja yang membereskan. Lebih baik kamu bersiap-siap untuk berangkat kerja," tutur Abhiyasa sambil membereskan bekas makanan mereka.

"Aku mengambil cuti Abhi. Aku pikir badanku masih lemas, ternyata aku sudah merasa lebih baik dari sebelumnya," ucap Hani sambil terkekeh.

Abhiyasa menatap Hani dengan mata yang berbinar. Kemudian dia berkata,

"Kebetulan sekali, aku juga mengambil cuti untuk menghadiri acara reuni nanti. Apa kamu mau ikut datang ke acara reuni SMA ku?"

"Apa boleh?" tanya Hani dengan antusias.

Abhiyasa menganggukkan kepalanya seraya berkata,

"Tentu saja boleh. Aku pasti akan senang sekali jika kamu mau datang bersamaku. Rencanaku tadi jika kamu tidak bisa datang bersamaku, aku juga tidak akan datang ke sana. Aku akan menemanimu di rumah untuk beristirahat."

"Ah Abhi so sweet banget sih," ucap Hani sambil bergerak maju mendekati Abhiyasa dan mencubit kedua pipinya menggunakan kedua tangannya.

"Honey, apa kamu sedang balas dendam padaku?" tanya Abhiyasa yang pipinya masih dijadikan mainan oleh tangan Hani.

Hani tersenyum lebar dan menganggukkan kepalanya untuk membenarkan perkataan Abhiyasa.

"Apa sudah cukup?" tanya Abhiyasa pada Hani.

Dengan cepatnya Hani menggelengkan kepalanya. Dia tertawa melihat bibir Abhiyasa yang kali ini mirip seperti bibir ikan ketika tangan Hani menekan kedua pipinya.

"Honey, apa kamu mau dicium?" tanya Abhiyasa yang bermaksud mengancam Hani.

Seketika tawa Hani reda. Bahkan kedua tangan Hani sudah terlepas dari kedua pipi Abhiyasa.

Candaan mereka masih berlanjut sambil membereskan meja dari bekas makanan mereka.

Setelah itu mereka mengobrol dan saling bertukar cerita. Mereka berdua berusaha saling mengenal lebih dekat dan mengetahui tentang pasangan mereka.

Hingga tak terasa waktu pun berlalu. Mereka berpisah untuk bersiap-siap menghadiri acara reuni SMA Abhiyasa.

Abhiyasa tersenyum melihat dirinya sendiri di depan cermin. Dia melihat penampilannya dari sisi kanan, kiri dan depan melalui cermin besar tersebut.

"Seperti biasa, perfect!" kalimat yang selalu diucapkan oleh Abhiyasa ketika sedang bercermin.

Setelah dia puas dengan penampilannya, Abhiyasa keluar dari rumahnya dan segera menjemput Hani di rumahnya.

"Enaknya punya pacar tetangga sebelah rumah tuh gini, ngirit ongkos kalau ngapel," gumam Abhiyasa sambil terkekeh.

Baru saja Abhiyasa akan mengetuk pintu, tiba-tiba pintu rumah Hani terbuka. Abhiyasa tercengang melihat penampilan Hani yang sangat sempurna.

Pandangan mata Abhiyasa tidak bisa dialihkan. Dia terpanah melihat sosok gadis yang ada di hadapannya.

Hani memakai dress selutut yang terlihat sangat cantik dan elegan. Apalagi dress tersebut berwarna hitam, kontras sekali dengan kulit Hani yang putih bersih. Dipadu dengan high heels sebagai penunjang penampilannya.

Rambut hitam Hani yang terurai dengan kesan ikal di ujungnya menambah kesan manis tersendiri. Apalagi dengan wajah Hani yang cantik itu memakai riasan yang natural, sehingga tidak menghilangkan kesan cantik alami pada wajahnya.

"Abhi! Abhi, kamu kenapa?" tanya Hani sambil menggerak-gerakkan tangannya ke kiri dan ke kanan tepat di depan wajah Abhiyasa.

"Seperti biasa, perfect!" celetuk Abhiyasa seolah mengomentari penampilan Hani.

"Apanya?" tanya Hani dengan memperlihatkan wajah herannya.

"Kamu. Perfect!" jawab Abhiyasa sambil mengacungkan jempolnya pada Hani.

Hani terkekeh melihat tingkah Abhiyasa yang menurutnya lucu. Dia benar-benar terhibur dengan adanya Abhiyasa yang kini selalu ada pada hari-harinya.

"Kita berangkat sekarang?" tanya Hani sambil melihat jam yang melingkar di tangan kanannya.

Abhiyasa mengangguk dan menarik tangan Hani seraya berkata,

"Yuk berangkat."

Abhiyasa membawa Hani ke rumahnya. Dia membuka garasi rumahnya untuk mengambil kendaraan yang akan dipakainya bersama dengan Hani.

"Hani, kamu mau naik apa? Motor apa mobil? Tapi aku kira sebaiknya kita naik mobil saja, karena kamu memakai dress saat ini," ucap Abhiyasa setelah membawa Hani masuk ke dalam garasinya.

Hani memandang takjub pada isi garasi tersebut. Dia tidak mengira jika Abhiyasa mempunyai berbagai macam jenis kendaraan. Yang dia tahu hanyalah motor sport biasanya dipakai oleh Abhiyasa.

"Wah… kamu punya sepeda juga Abhi? Kapan-kapan kita bersepeda bareng ya. Dulu, sebelum aku pindah, setiap minggu aku selalu menyempatkan diri untuk bersepeda," tukas Hani sambil melihat-lihat sepeda milik Abhiyasa yang ada di garasi tersebut.

"Boleh. Kita atur saja waktunya. Masuklah, kita berangkat sekarang," ujar Abhiyasa sambil membuka pintu mobilnya.

Setelah Hani masuk ke dalam mobilnya, Abhiyasa mengemudikan mobilnya keluar dari garasi rumahnya.

Pintu garasi dan pagar halaman rumah Abhiyasa menutup dengan sendirinya setelah mereka keluar dari tempat itu.

Di dalam mobil Abhiyasa, kini dia tidak merasa kesepian. Biasanya dia lebih menyukai memakai motor karena merasa sepi jika menaiki mobil tanpa ada yang duduk di sebelahnya. Kini sudah ada pemilik kursi itu yang selalu menemaninya, sehingga dia tidak akan kesepian lagi di dalam mobil itu.

Setelah beberapa saat, mereka sudah sampai di sebuah restoran yang tidak asing bagi Hani. 

"Bukannya ini restoran yang kita datangi waktu itu Abhi?" tanya Hani pada Abhiyasa sambil melepaskan sabuk pengamannya.

Abhiyasa tersenyum sambil menganggukkan kepalanya. Dia keluar dari mobilnya terlebih dahulu dan membukakan pintu mobil untuk Hani.

"Silahkan Honey," ucap Abhiyasa sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Hani keluar dari mobil tersebut.

Hani menyambut uluran tangan Abhiyasa. Kemudian tangannya melingkar pada lengan Abhiyasa ketika mereka berjalan memasuki restoran tersebut.

Semua pasang mata melihat ke arah Abhiyasa yang menggandeng perempuan cantik ke dalam restoran tersebut.

"Kenapa dia ada di sini bersama Abhiyasa?"

 

1
Nissa Mahbub Mazin
lucu juga si Abhi😂 baru juga jadian udah nanya kapan nikahnya🤭
Nissa Mahbub Mazin
pepet terus Abhi😂
Chalimah choir
the beast banget cerita ne 👍👍👍👍👍top markotop utk author, tulisane gk ada yg salah,, salut buat kak author
She_Na: makasih kak😍
total 4 replies
Chalimah choir
seru banget cerita ne,, gk monoton dan ngehiburrr 👍👍👍👍👍 jempol buat karya mu kak thor
She_Na: 🥰makasih kak. bakal ada lanjutan season 2 nya. tapi masih proses, karena aku lagi gak fit akhir² ini kak. follow aku aja ya biar dapat notif kalau ada karya baru. jadi biar tau kalau season 2 nya udah ada.😍💜
total 1 replies
winta purwantia
kok blum ada lanjutannya ya...ayo donk lanjut
She_Na: follow author She_Na ya, jika sudah ada season 2 nya pasti ada notifikasi 🥰😍
total 2 replies
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
She_Na: 🥰makasih ya udah baca😍 lanjut season 2 kok. tunggu aja ya. follow author agar dapat notifikasi kalau ada karya baru😁💜
total 1 replies
NURHIDA MUJUR
lanjut thor seruuuuuuu banget
She_Na: 🥰makasih😍.jangan lupa follow author She_,Na ya😁💜
total 1 replies
SoftMambo
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
She_Na: 🥰makasih kak😍 baca karyaku yang lain dong. Siapa tau kamu suka😁. jangan lupa follow She_Na ya.💜
total 1 replies
BeautyBabe
Semangat berkarya thorrr Di tunggu next up episodenya ❤❤
She_Na: 🥰makasih beb😍 udah di up😁
total 1 replies
coastbycoast
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
She_Na: sabar kak... 😁 tiap hari update kok. nanti juga bakal ada kelanjutannya season 2. follow author She_Na ya agar dapat notifikasi jika ada karya baru🥰
total 1 replies
japemethe
lanjuttttt.......bosan dengan cerita CEO
She_Na: coba baca karya aku yang lain kak. banyak yang bukan CEO kok 😁🥰
total 2 replies
TripleAdorable
Thor, kamu tahu artinya setia kan? Iya, aku dan kamu. Makanya tetap lanjut ya ceritanya:)
She_Na: lanjut beb... udah ada kok. Tinggal tayang aja. ini juga lagi nyiapin season 2 nya 😁
total 1 replies
HotBabe
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
She_Na: waaiiiit yaaa😂 lagi ngerjain beberapa novel juga. Tungguin ya😁
total 1 replies
alchemyworks
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
She_Na: baca karyaku yang judul "Ternyata Suamiku Luar Biasa". Siapa tau kamu suka🥰
total 2 replies
Criss Cross
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
She_Na: baca karya She_Na yang lain ya. Siapa tau suka😁🥰
total 2 replies
infinite soul
Selamat! Karya kk masuk rak buku akuuuu haha bakal aku tunggu terus nih kelanjutannya
She_Na: 🥰😂😂😂 makasih ya 💜
total 1 replies
Girl Moon Maker
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
She_Na: 🥰 makasih udah baca karya She_Na. Ditunggu ya kelanjutannya nanti malam😁💜
total 1 replies
Irma Purwanti
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
She_Na: 🥰 makasih selalu baca karya She_Na. Kalau bisa sempetin baca karya She_Na yang lain ya😂💜
total 1 replies
Leena
ceritanya menarik. jadi penasaran bagaimana akhirnya😁
Malinda N.H
semangaaattt
She_Na: 🥰makasih kak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!