Sella hanya seorang gadis desa yang terima di nikahkan karena perjodohan. Selama menikah lima tahun dengan Dody, Sella tak pernah merasakan uang lebih. Karena Dody selalu memberikan jatah uang yang minim, hingga Sella harus benar-benar pintar mengatur keuangan. Selama ini Sella diam mendapatkan perlakuan seperti itu, tapi pada saat Dody membawa seorang wanita ke rumah. Sella sudah tidak bisa menahan amarahnya. Dody bukannya sadar akan kesalahannya, justru ia malah mengusir, Sella.
Mampukah Sella hidup bahagia setelah di usir oleh Dody?
Karena Sella hanyalah seorang wanita desa yang berpendidikan rendah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebersamaan
Hingga akhirnya, Ayah Budi dan Dodi memutuskan untuk kembali ke rumah. Dodi malah senang tidak bertemu dengan Sella dan orang tuanya," syukur dech mereka nggak ada di rumah, sama saja menyelesaikan permasalahanku lebih cepat."
Tapi tidak dengan Ayah Budi, di dalam hatinya merasa sedih dan terus memikirkan keluarga Sella," ya Allah, dimana Sella dan orang tuanya saat ini berada? aku khawatir jika saat ini orang tua Sella sedang mencari keberadaan Sella, kasihan sekali mereka Ya Allah. Ini semua gara-gara ulah, Dody. Maafkan aku ya Allah, yang telah gagal mendidik Dody hingga ia menelantarkan istri yang sangat baik."
Sementara kehidupan Sella kini mulai ada kemajuan. Dirinya kini mulai menjadi asisten pribadi, Mamah Ocha. Dan bahkan penampilan Sella kini sangat berbeda.
Mamah Ocha teldh menyulap Sella menjadi seorang wanita yang sangat cantik luar biasa. Dengan make over gaya rambut, wajah, bahkan Sella di beri banyak baju-baju baru yang sangat modis dan style sesuai dengan kulit tubuh Sella yang kuning Langsat dan postur tubuhnya yang tinggi semampai bak peragawati.
Kecantikan Sella yang pari purna ini membuat Kelvin terpesona," subhanallah.. pada saat belim di make over saja aku sudah klepek-klepek. Apalagi ini sudah di make over, membuat pikiranku selalu traveling saja," batinnya terpesona dengan kecantikan Sella
Tanpa sadar karena terus saja menatap wajah cantik Sella, Kelvin menuang air hingga penuh dan tumpah-tumpah.
'Kelvin, gelasnya sudah penuh. Tumpah, nak," tegur Mamah Ocha.
Kelvin terkesiap dan ia langsung melihat gelas dimana air sudah tumpah mengenangi meja makan," maaf mah. Habisnya ada bidadari dari surga yang turun di ruang makan, jadi begini deh."
Pandangan Kelvin terus saja ke arah Sella. Hal ini membuat Sella saleh tingkah dan celingukan kesana kemari.
Berbeda dengan Mamah Ocha dan orang tua Sella, mereka terkekeh.
"Kelvin, sabar ya. Karena status Sella masih istri orang," goda Mamah Ocha terkekeh.
"Judulnya, ku tunggu jandamu. Nggak apa-apa, mah. Aku akan. sabar hingga Sella statusnya berubah dan jika saat itu datang, aku akan melamar Sella. Kamu harus mau loh, Sella," goda Kelvin mensim turunkan alisnya.
Sella hanya senysm senyum saja, ia tak menanggapi apa yang di katakan oleh Kelvin.
"Sella, sejak ada kamu di sini. Benar-benar membawa perubahan yang besar pada Kelvin. Dulu, ni anak ampunnnnn dahhhh... pendiam, jarang bicara, dan sadis habis."
Mendengar apa yang telah di katakan oleh Mamah Ocha, membuat Kelvin tersipu malu," mah, kenapa sih buka kartu anak sendiri? kan aku menjadi malu."
"Malu apaan, justru sekarang ini kamu itu malu-maluin lah iya," goda Mamah Ocha terkekeh.
Sontak saja semua orang yang ada di meja makan terkekeh. Begitu pula dengan Sella. Di dalam hatinya, diam-diam dia penasaran dengan segala yang barusan di katakan oleh Kelvin.
"Apakah yang barusan di katakan oleh Mas Kelvin itu serius atau hanya sekedar candaan saja ya?"
"Sepertinya nggak mungkin seorang Mas Kelvin yang sangat tampan bak aktor Korea ini, suka sama aku yang sebentar lagi akan menyandang status janda."
Batinnya terus saja menggerutu. Dia juga sedang memikirkan untuk bisa lekas mengurus perceraian, tetapi dia belum memiliki uang. Karena ia bekerja pada Mamah Ocha baru satu Minggu lamanya.
"Sebenarnya aku sudah tidak sabar lagi untuk menggugat cerai Mas Dodi. Tapi sayangnya aku belum ada uang. Coba saja aku punya uang, pasti secepatnya akan aku urus perceraian. Supaya aku tenang dan tidak terikat pernikahan lagi dengan pria yang tak punya hati nurani itu!"
Selagi Sella diem saja, Mamah Ocha memperhatikan," Sella, kamu kenapa? sepertinya ada yang sedang kamu risaukan?"
"Hehe.. nggak ada apa-apa kok, mah,' Sella sengaja berbohong, dia nggak ingin mengatakan yang sejujurnya.
"Nggak ada apa-apa bagaimana? kamu ini sudah menjadi anak Mamah, seharusnya nggak ada lagi yang perlu kamu sembunyikan dari, mamah. Ceritakan saja, apa yang sedang menjadi kegelisahan hatimu, Sella."
Sella diam, di dalam hatinya gundah gulana. Selagi Sella diam, tiba-tiba Kelvin berkata," Mah, jika Sella sudah di jadikan anak. Lantas aku nggak bisa dong melamarnya? nanti aku melamarnya sama mamahku sendiri? dan aku nggak bisa meminangnya, karena Sella sudah menjadi saudaraku. Rugi di aku dong, mah. Batalkan saja untuk pengangkatan anak pada, Sella."
Kembali lagi semua yang ada di meja makan menjadi terkekeh mendengar perkataan dari Kelvin. Hal ini membuat Kelvin murung," kok malah pada terkekeh? memangnya apa yang aku katakan sebuah lelucon? padahal aku mengatakan semua ini dari hatiku yang paling dalam loh."
"Kelvin, jika kamu kelak akan meminang Sella ya nggak apa-apa. Malah ikatan mamah dengan Sella semakin kuat," ucap Mamah Ocha.
Tak berapa lama mereka pun menyudahi makan malamnya.
Sejenak Sella menghampiri Mamah Ocha," mah, sebaiknya mulai besok kita makan di rumah saja. Masa Iya sudah di beri tumpangan di rumah malah masih saja membebani mamah dan Mas Kevin."
"Yang masak kan bukan mamah atau Kelvin, tapi kan bibi. Jadi mamah maupun Kelvin ya tidak merasa dibebani. Nggak usah merasa sungkan, karena tidak setiap hari bukan? lagi pula bibi selalu masam banyak, jika nggak di makan mubazir."
"Lagi pula kamu kan sibuk sekali membantu usaha Mamah yakni beberapa salon mamah. Jadi cape kan jika harus berkutat dengan memasak?"
Mendengar apa yang barusan di katakan oleh Mamah Ocha, membuat Sella tersenyum," tetapi aku sudah terbiasa dengan semua itu, mah. Jujur saja aku kangen untuk aktifitas memasak karena memasak salah satu hobbyku."
"Wah, mamah menjadi penasaran dech. Jika begitu, besok kamu masakin mamah ya? mau kan?"
Sella sangat antusias sekali," mau sekali mah. Setiap hari pun aku mau kok untuk memasak."
"Ya sudah, begini saja. Jika kamu nggak lelah, memasak saja. Jika merasa lelah ya nggak usah memasak ya, biar bibi yang memasak," ucap Mamah Ocha
"Siap, mah. Ya sudah kalau begitu aku pamit ke rumah ya, mah."
Namun pada saat Sella akan melangkah pergi, Mamah Ocha mencekal lengannya.
"Tunggu Sella, mendadak mamah ingat sesuatu. Duduklah sebentar karena mamah ingin bicara padamu."
Sella pun duduk kembali di teras halaman," memangnya ada apa ya, mah? kok aku menjadi deg-degan?"
"Sella maaf jika Mamah terlalu ikut campur dalam rumah tanggamu. Sebenarnya kamu ingin melanjutkan rumah tanggamu atau bagaimana?" tanya Mamah Ocha menyelidik.
"Nggak, mah. justru aku sudah ingin bercerai, tetapi...
"Tetapi kenapa? katakan saja? apa kamu masih cinta pada suamimu itu?"
orng tua mcm ap
Dan tetap lah jadi orang baik... aamiin
tamat belum vote... maaf ya Thor....