NovelToon NovelToon
KISAH KASIH NARA

KISAH KASIH NARA

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:941.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aylop

Nara Amelia harus merasakan sakit hati, tatkala pria yang ia yakini sangat mencintai dan dicintainya, membawa orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Seorang wanita yang menurut sang suami dapat melengkapi kekurangan Nara selama ini.

"Kita bertiga akan merawat anak ini bersama-sama. Aku, kamu dan dia."

Akankah Nara akan tetap bertahan demi rasa cinta pada sang suami ataukah akan mencari kebahagiaan yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aylop, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 - Awal Baru

'Mommy!!!'

Arka berhenti di pinggir jalan. Ia menatap ponselnya sejenak. Mommynya dari tadi terus menelepon.

"Halo, Mom." Ucap Arka begitu ponsel menempel di telinganya.

"Arka, di mana kamu?" Tanya wanita paruh baya di seberang sana.

"Aku sudah pulang-"

"Terus Mommymu ini pulang sama siapa?" Sela wanita paruh baya itu cepat.

"Aku akan menelepon supir. Sudah ya, Mom. Aku lagi menyetir." Arka segera mengakhiri panggilannya.

Pria itu menghela nafas panjang. Ia berhasil kabur dari Mommy yang selalu berniat menjodohkannya.

Semenjak resmi bercerai dari wanita yang membuatnya mendadak menjadi duda. Arka tidak mau lagi menjalin hubungan atau perjodohan dengan wanita manapun.

Selama ini, Pria itu hanya fokus pada pekerjaannya. Ia menjadi pria gila bekerja.

Arka sangat malas menjalin hubungan dengan wanita-wanita yang tidak jelas. Yang berakhir hanya memberikan harapan palsu padanya.

Dan Mommynya juga selalu ingin menjodohkannya dengan anak perempuan teman arisannya.

Arka menghindari semua itu. Baginya sekarang semua wanita sama saja. Pria itu berniat akan menduda selamanya.

'Ngapain dia?' Batin Arka melihat seorang wanita berdiri di jendela mobilnya.

Arka menggeleng. Satu hal yang tidak bisa dilewatkan oleh wanita. Yakni berkaca. Kapanpun dan di manapun.

Dan wanita itu, dengan santai merapikan rambutnya.

Apa wanita itu tidak tahu kalau ada orang di dalam mobil yang sedang melihatnya?

'Astaga!!!'

Mata Arka terbelalak melihat sesuatu yang menempel di jendela mobil. Sesuatu yang keluar dari mulut wanita itu.

Dan wanita itu dengan cepat mengelapnya.

Arka mendengus kesal. Ia pun menurunkan jendela mobil.

Bugh

Tapi saat kaca mobil terbuka, wajah tampannya dipukul wanita itu.

"Ma-maaf." Ucap wanita itu menundukkan kepala. Lalu berniat kabur.

Arka pun segera turun. Ia tidak terima dipukul seorang wanita. "Hei... Kamu berhenti!!!"

Nara berpura-pura tidak mendengar. Ia sangat takut.

"Aku bilang berhenti. Aku bisa melaporkanmu ke polisi atas tindak kekerasan. Kamu telah memukulku!" Ancam Arka.

Kaki Nara terhenti. Wanita itu pun membalikkan badan.

"Maaf, tolong maafkan aku. Aku tidak sengaja." Nara menundukkan kepala.

"Kamu lihat ini!" Arka menunjuk kaca mobilnya yang masih ada sisa-sisa saliva yang menempel.

Nara berjalan ke mobil dan mengelapnya sampai kering dan tak ada sisa lagi.

"Su-su-dah bersih." Ucap Nara dengan senyum yang dipaksakan.

Mata Arka masih melihat wanita itu dengan tidak senang.

"Ini sudah kering dan bersih. Sekali lagi aku mohon maaf. Maaf juga karena tidak sengaja memukulmu. Itu repleks, karena kamu mengagetkanku." Ucap Nara jujur. Ia kaget dan repleks memukul orang.

"Kamu telah mengotori mobilku!" Ucap Arka melihat mobilnya dengan jijik, pasti banyak menempel kuman.

Nara membuka tasnya dan mengambil sesuatu.

"Sekali lagi, Maaf." Nara memberikan sesuatu dengan menggumpal ke tangan Arka.

"Ini untuk beli sabun." Setelah memberikan itu, Nara segera kabur.

"Hei!!!" Arka makin kesal saat melihat apa yang diletakkan wanita itu di tangannya.

"Sepuluh ribu?"

Wanita itu memberinya uang sepuluh ribu untuk membeli sabun. Apa wanita itu menyuruhnya mencuci mobil sendiri?

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

"Bang, tunggu sebentar ya." Ucap Nara pada tukang ojek. Ia segera berlari masuk ke dalam rumah.

"Bunda... Bunda!" Panggil Nara mencari Bundanya.

"Kenapa, Nak?" Tanya Bunda yang segera keluar dari kamar mandi mendengar putrinya memanggil.

"Bun, ada uang 30.000? Uangnya habis, Nara mau bayar ojek. Tukang ojeknya lagi menunggu di depan." Ucap Nara memberitahu Bundanya.

Uang yang diberikan Ayah dan Gio, sudah habis untuk membeli kebutuhannya. Hanya meninggalkan 10.000. Itu pun sudah diberikannya pada pria pemilik mobil.

"Ini. Cepat kamu bayar. Kasihan tukang ojeknya nunggui." Bunda memberikan uang yang Nara minta.

"Terima kasih, Bun." Nara mengambil dan keluar rumah untuk membayar ongkosnya.

"Kamu salon di mana? Potongan rambutnya cocok sama kamu." Ucap Bunda setelah Nara masuk kembali ke dalam rumah.

"Yang tempat biasa dulu Nara sering salon. Sekarang salonnya makin besar dan lengkap lho, Bun." Nara begitu antusias membahas soal salon itu.

Bunda senang melihat perubahan Nara. Yang mulai banyak bicara. Tidak seperti selama ini. Kebanyakan mengangguk dan sangat irit bersuara.

"Bun, nanti uangnya Nara ganti ya." Nara merasa tidak enak. Untuk membayar ongkos ojek, pasti uang belanja Bunda untuk keperluan rumah.

"Tidak usah, Nak. Kalau nanti ada yang mau kamu beli, bilang saja sama Bunda." Bunda tidak mempermasalahkannya.

Nara menggeleng. Mana mungkin ia terus meminta dari orang tua dan adiknya.

"Bun, Nara mau cari kerja." Nara ingin memiliki penghasilan.

"Hmm, bagus juga." Bunda setuju dengan rencana Nara untuk bekerja. Dari pada putrinya terus mengurung diri di rumah. Nara akan terus-terusan mengingat perceraian itu. Sepanjang hari galau tak menentu dengan mantan suaminya.

"Nara ke kamar ya, Bun. Mau mandi." Pamit Nara.

Bunda menganggukkan kepala. Sedikit bernafas lega. Sang putri sudah banyak tersenyum sekarang.

'Semoga Nara bertemu dengan pria yang bisa menerima dirinya.' Bunda berharap yang terbaik untuk sang putri.

Nara telah selesai mandi dan melumuri wajahnya dengan krim kecantikan.

Saatnya Nara beraksi.

Wanita itu terlihat sibuk mengotak-atik ponselnya.

"Usia max 27. Kenapa pakai usia sih?"

Nara menggerutu melihat loker dari ponselnya. Banyak lowongan pekerjaan, tapi semua punya batasan usia.

Kebanyakan usia max 27 tahun. Apa diatas umur tersebut sudah tidak bisa bekerja seperti itu lagi ya?

Usia Nara sudah memasuki 30 tahun. Tidak ada lowongan yang menerima seusianya.

'Daftar sajalah. Mau diterima atau ditolak. Terserah saja.'

Nara mengirimkan lamarannya ke beberapa perusahaan. Ia tidak peduli dengan syarat yang sudah tertera di sana.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Adam termenung di kamar. Perkataan Uli beberapa hari yang lalu, masih terngiang-ngiang di telinganya.

Tentang kemungkinan Nara yang sudah menikah lagi?

Sudah lama Adam tidak mendengar kabar Nara lagi. Dia melupakan mantan istrinya itu. Semenjak kehadiran putranya yang perlahan menggeser posisi Nara di hati dan pikirannya.

Tapi, kini saat mendengar nama Nara. Hati Adam merasa sedikit aneh.

Pria itu memilih membuka sosial media Nara. Tapi tidak ada yang berkurang atau bertambah di sana.

Hanya ada foto pernikahan mereka sebagai foto profilnya.

Nara dari dulu memang jarang mengupload foto di sosial media.

Adam bergelut dengan pikirannya. Tiba-tiba ia jadi penasaran dengan mantan istrinya.

Apa kabarnya wanita yang lebih memilih berpisah dari pada merawat anaknya itu?

Apa Nara bahagia berpisah darinya?

Apa wanita itu sedikitpun tidak menyesal dengan keputusannya?

'Nara-Nara, kalau saja saat itu kamu tidak egois dan menuruti keinginanku. Kita pasti akan hidup bahagia bertiga merawat anak ini.'

Adam menghembus nafasnya dengan kasar. Mengingat penolakan Nara, membuatnya kembali kesal.

'Aku jadi sangat penasaran. Siapa pria yang mau menerima wanita mandul sepertimu?!'

.

.

.

1
Ari Sawitri
lah ini sebenarnya benar mantan playboy ga sih??? masa pdkt aja smp bingung gt utk seorang playboy 😅
Ari Sawitri
egois mama nya .. bukan dg dipaksa dg mengenalkan banyak wanita begitu caranya apalagi dg cara licik gt 😅
Khoerun Nisa
mertuanya Yola GK tau kynya klu dia sedang hamil ank selingkuhan
Khoerun Nisa
SM saja itu di usir secara halu arka SM Nara hehe
Khoerun Nisa
ko orang tua Nara GK di kasih kabar sih
Khoerun Nisa
harusnya Dika bilng yg Ken pelet itu kau SM si pirang udh klh jauh SM mntan istrinya
Khoerun Nisa
ngarep PNGN dpt hadiah pdhl mlh mau memecatnya
Ari Sawitri
sakit jiwa kayane nih Adam .. 😒😕
Ari Sawitri
kadang novel berlebihan ya, pdhal orang hamil ga begitu amat ngidamnya ...dan ngidam itu hanya mitos .. sering aku skip bacanya karena kdg berlebihan
amilia indriyanti: namanya juga novel. seringnya yg model begini gak tak baca tak scroll 😄
total 2 replies
Melani Sunardi
😂😂😂😂😂😂
Melani Sunardi
🤭🤭🤭🤭
Rey
👍
falea sezi
laki mulut comberan
Alaric Zikri
Luar biasa
Rizky Sandy
Yo anae bpke ktnya mirip, klau mirip tetangga Yo anake tetangga,,,,
Mama Gezkara
ya ampun arka....sa ae kang cendol
Mama Gezkara
Luar biasa
eva Sekayu123
jgn terlalu plos dong thoor Nara nya kan udah pernah nikah msk kyak abg
Ari_nurin
dan tamat riwayat loe adam
😏😏😏😂😂
Ari_nurin
orang goblok emang si Adam ini .. emang urusan hamil Nara berkuasa .. hhuufff
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!