NovelToon NovelToon
Dewa Tiga Dunia

Dewa Tiga Dunia

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Fantasi petualangan-Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:411.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aris pujiono

Dewa perdamaian yang membuat kesalahan karena mencintai sang anak kaisar langit di hukum bereinkarnasi ke bumi menjadi manusia. Dia harus melewati berbagi macam penderitaan yang ada di dunia. Dengan tanda dewa yang ada di keningnya memudahkan para dewa dan bangsa asyura untuk mencarinya. Dewa bumi yang mempunyai sikap welas asih menutupi tanda itu dengan kekuatannya. Sang dewa perdamaian pun bisa terlahir dengan selamat di alam manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aris pujiono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjamuan Makan.

"Terima kasih Nona Jiarong," ucap Astara.

Jiarong menundukan setengah badan sambil tersenyum.

"Jiarong!" panggil seorang pemuda dengan pakaian pendekar. Dia terlihat gagah dengan dengan pedang di tangan kirinya.

"Yutang!"

Yutang menghampiri Jiarong.

"Kau sudah menyelesaikan misi?" tanya Jiarong.

Yutang mengangguk "Aku punya hadiah untukmu."

Wajah Jiarong langsung terlihat senang. "Hadiah apa. Cepat berikan kepadaku aku sudah tidak sabar menerimanya."

Dengan ilmu Kultivasinya Yutang mengeluarkan Sebatang ganoderma dari tangan kanannya.

"Ini untukmu," ucap Yutang.

Wajah Jiarong terlihat berseri-seri, matanya membulat. "Ini kan Jamur langka dari gunung Yangjin.

"Saat Aku melaksanakan misiku menbasmi siluman lipan, aku tidak sengaja menemukan jamur ini," ucap Yutang.

"Kau tau, jamur ini konon bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit," ucap Jiarong

"Jamur ini sangat langka, tentu saja aku tau." Asyik berbincang dengan Jiarong, Yutang baru sadar kalau ada dua orang tengah duduk di tengah pembicaraan mereka.

Astara menatap teduh Yutang.

"Hey sepertinya di sini ada tamu dari jauh," ucap Yutang.

"Perkenalkan namaku Astara dari Negeri Sabit dan ini Temanku Bailin." Astara memberi salam penghormatan.

"Aku Zhang Yutang murid dari sekte ini, suatu kehormatan bisa bertemu pendekar dari Negeri Sabit."

"Astara ini dari perguruan Bunga teratai lho," ucap Jiarong.

Yutang membulatkan mata. "Salam hormat dari Zhang Yutang murid dari sekte Lin'an."

"Yutang ini akan bertanding di kejuaraan kungfu besok. Dia sangat hebat," ucap Jiarong.

"Jangan memuji di depan Saudara Astara, Bagaimana pelatihan kultivasimu?" balas Yutang.

Jiarong memajukan bibir sambil memainkan ujung baju hanfunya. "Aku baru belajar mengaktifkan tenaga Ki."

Yutang memukul pelan kepala Jiarong dengan ujung sarung pedang. "Dasar pemalas, mau sampai kapan kamu begini terus."

Bailin terkekeh. "Aku saja yang siluman tikus sudah mencapai memperkuat pondasi Ki."

"Bailin." Astara menyenggol lengan Bailin.

Yutang terkejut dengan ucapan Bailin. "Jadi kamu seorang siluman."

"Tenang Saudara Yutang, walaupun Bailin seorang siluman, tapi dia tidak pernah mencelakai manusia. Sejak kecil, aku selalu bersama dengan Bailin," ucap Astara menjelaskan.

"Baguslah, jaga hewan peliharaanmu," ucap Yutang.

"Apa Kau bilang!" Bailin tidak terima.

Astara menengahinya. "Sudah jangan berkelahi."

"Dia duluan yang mulai," ucap Bailin kepada Astara.

Yutang tersenyum sinis. "Kalau aku sampai melihatmu mengacau, aku tidak akan segan-segan membunuhmu."

"Coba saja kalau bisa!"

"Sudah hentikan! Kalian ini baru kenal sudah bertengkar!" seru Jiarong pergi dari tempat itu.

"Jiarong!" Panggil Zhang Yutang, lalu menoleh ke arah Astara. "Ini semua gara-gara kalian." Yutang pergi menyusul Jiarong.

"Dasar manusia tidak berperasaan!" cibir Bailin.

"Sudah jangan di teruskan," ucap Astara menyuruh duduk Bailin.

"Aku heran, kenapa dia langsung marah mendengar kata siluman," ucap Bailin.

Siang tiba, semua pendekar telah tiba di sekte Lin'an. sebuah Aula besar di siapakan untk perjamuan makan siang. Ketua Sekte Gongfu mempersilahkan mereka menikmati hidangan.

"Sebelum kita berbicara tentang kejuaraan kungfu, alangkah baiknya kita makan terlebih dahulu. Silahkan."

Para tamu undangan duduk untuk menikmati makan siang. Hai Xuan terus menatap tajam Astara dan Bailin.

"Ada apa dengan Hai Xuan itu, sepertinya dia tidak menyukai keberadaan kita," ucap Bailin pelan.

"Sudah jangan dihiraukan, lebih baik kita makan dulu."

"Apa kau tidak curiga dengan sikap Hai Xuan itu," ucap Bailin.

Astara menghela napas. Dia juga curiga dengan Hai Xuan.

1
Raditya Vicky
Luar biasa
Nyamin Tolayuk
cerita gak masuk akal masa kaisar langit bisa di tipu oleh dewa dan itu Masi bawahannya... apa Thor gak tau kalau kaisar langit bisa melihat segalanya hahaha Thor goblok dewa bumi aja bisa melihat Dewa perang memiliki niat jahat kok Kaisar langit tidak hu bikin cerita yg bagus dikit dong Kaisar langit di kalahkan sama keroco apa Thor sering berkelahi sama anak SD waktu sudah SMA dan Thor kalah itu perbedaannya Thor Dewa perang Sama Kaisar Langit tapi Thor gak pake otak asal nulis aja hahahahaha
Iman Resmana
Luar biasa
Lusia
cerita yang bagus
MAWI
mantaaaaap thoooooooooooor
bakmi
semoga aja novel ini bisa tergantikan daripada novel xiao Chen,er
Karya Sujana
boooom
dua kristal
booom
Karya Sujana
baru satu keristal
booooom
Karya Sujana
menarik booooom
Karya Sujana
menarikkkk
booooom
Karya Sujana
booooooom
Karya Sujana
mampusss
boooom
Karya Sujana
hadir
booooom
Kamzay
Karya yang sungguh baik dan penuh fantasi dan imajinasi alam dewa...
Kamzay
Kak fantasi sex nya juga kadang diselipin dong biar gak jenuh
Joss
mantaap...
Tyara Lantobelo Simal
Selanjutnya
semangat
Mori Hanzell
tikus? haha
Lutfi Tanaba
cerita kok jadi ngawur begini....malas bacanya..
Lutfi Tanaba
ceritanya jadi aneh Thor,alam dewa tidak dapat dimasuki oleh yutang karena kultivasinya masih rendah malah tubuhnya tidak mampu menahan beban qi hingga meledak,hadeeeh gimana kok ceritanya jadi ngawur gini Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!