NovelToon NovelToon
Warisan Kitab Inti Jagat

Warisan Kitab Inti Jagat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Asep agustian

Mahesa seorang OB culun dan miskin mendapatkan kitab sakti dan merubah hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asep agustian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Rekaman CCTV yang Mengejutkan

Malam pasca-insiden serangan berdarah di parkiran basement B2 telah larut, namun ketegangan di lantai lima belas Gedung Graha Subroto justru semakin memuncak. Ruangan pusat komando keamanan (Security Command Center) yang biasanya sunyi kini dipenuhi oleh aura yang sangat mencekam dan tegang. Barisan monitor LED berukuran besar yang menampilkan sudut-sudut kamera pengawas di seluruh penjuru gedung menyala benderang, memantulkan cahaya biru statis pada wajah-wajah tegang orang di dalamnya.

Pak Subroto berdiri tepat di tengah ruangan, bersedekap dengan napas yang tertahan di dada tegapnya. Jas mahalnya sudah dilepas, menyisakan kemeja putih yang lengannya digulung hingga ke siku. Wajah paruh bayanya tampak sangat pucat, dipenuhi gurat emosional yang campur aduk antara murka yang tertahan dan rasa syukur yang luar biasa mendalam karena putri tunggalnya, Alena, berhasil selamat dari maut tanpa luka fisik sedikit pun.

Di sampingnya, Kepala Keamanan gedung bersama dua orang teknisi forensik digital sibuk mengoperasikan papan tik komputer, memutar ulang rekaman video dari satu-satunya kamera CCTV cadangan di sudut pilar nomor 45 yang luput dari peretasan sistem oleh kelompok pembunuh bayaran sore tadi.

"Tolong putar ulang bagian ketika mobil van hitam itu memotong jalan, dan perlambat kecepatannya menjadi sepersepuluh bagian," perintah Pak Subroto dengan nada suara yang berat, dingin, dan sarat akan wibawa seorang pimpinan tertinggi yang tak boleh dibantah.

"Baik, Pak Subroto. Sedang kami sinkronisasikan datanya," jawab salah satu teknisi forensik dengan jemari yang bergerak cepat di atas kibor, tampak sangat gugup di bawah tatapan tajam sang bos besar.

Layar monitor utama berkedip sejenak, menampilkan gambar buram beresolusi tinggi dari area parkir basement B2 yang remang. Di dalam rekaman itu, terlihat jelas detik-detik menegangkan saat empat pria bertopeng mengepung Alena dan memukul Pak Joko hingga terkapar. Pak Subroto memejamkan matanya selama satu detik, hatinya ngilu dan perih menyaksikan putri manjanya meronta-ronta ketakutan di layar kaca.

"Nah, perhatikan sudut kiri bawah monitor ini, Pak. Ini adalah menit ke-17 lewat 42 detik," tunjuk Kepala Keamanan dengan pulpennya ke arah layar, memecah keheningan ruangan dengan suara yang penuh dengan nada ketakutan sekaligus takjub.

Pak Subroto menajamkan pandangan matanya tanpa berkedip. Dari sudut gelap dekat lorong drainase, terlihat sesosok pria bertubuh jangkung yang mengenakan jaket kain longgar dengan tudung yang ditarik dalam ke depan. Di tangannya, pria itu awalnya sedang memegang sebuah gagang pel karet bertangkai aluminium.

"Tunggu... dia memakai seragam office boy kita kan?" tanya Pak Subroto dengan dahi berkerut dalam, mencoba memastikan warna biru muda yang samar tertangkap lampu neon basement pada pakaian sosok misterius tersebut.

"Benar, Pak. Berdasarkan warna kain dan potongan celananya, dia dipastikan menggunakan seragam divisi cleaning service Graha Subroto," sahut Kepala Keamanan dengan anggukan cepat, wajahnya sendiri masih tampak tidak percaya dengan apa yang mereka temukan di lapangan.

"Lalu... apa yang terjadi setelah itu? Mainkan videonya sekarang," titah Pak Subroto lagi, memajukan tubuhnya hingga wajahnya hanya berjarak beberapa puluh sentimeter dari monitor.

Klik.

Begitu tombol putar ditekan dalam mode lambat ekstrem, Pak Subroto menahan napasnya dalam-dalam. Apa yang tersaji di depan matanya benar-benar sebuah kejutan yang di luar nalar manusia modern. Sosok OB bertudung jaket itu mendadak menekuk lututnya, lalu melesat maju ke depan dengan satu hentakan kaki yang begitu pekat. Di dalam rekaman video yang sudah diperlambat sepuluh kali lipat itu pun, pergerakan sang OB masih tampak menyerupai seberkas bayangan abu-abu kabur yang membelah udara basement seperti kilat.

Wusss. Rekaman itu menampilkan debu-debu lantai yang beterbangan statis membentuk pola pusaran angin di jalur yang dilewati sang OB.

"Gusti Allah... kecepatan macam apa ini?" bisik Pak Subroto lirih, matanya membelalak lebar dengan batin yang terguncang hebat menyaksikan keajaiban fisik tersebut. "Ini bukan teknologi, ini... ini seperti ilmu meringankan tubuh tingkat tinggi yang hanya ada di cerita-cerita legenda kuno!"

"Kami juga sempat mengira ini adalah kesalahan eror pada sistem penyimpanan digital, Pak Subroto. Tapi setelah kami periksa integritas datanya, rekaman ini murni 100% asli tanpa ada rekayasa atau distorsi frame sama sekali," jelas teknisi digital dengan nada suara yang bergetar kagum sekaligus ngeri.

Di dalam monitor, adegan berlanjut dengan sangat rapi dan profesional. Sang OB misterius muncul di depan Alena layaknya hantu yang keluar dari dinding. Dengan satu kibasan tangan kanan yang sangat santai, ia mematahkan pergelangan tangan pemimpin penjahat, disusul sebuah tendangan melingkar berkecepatan tinggi yang mengirim penyerang kedua melayang menghantam pilar beton hingga pingsan.

Gerakan sang OB sangat efisien, tanpa ada satu pun gerakan tambahan yang sia-sia. Ia menumbangkan keempat pembunuh bayaran terlatih kiriman Wijaya Group itu hanya dalam waktu total empat detik saja, sebelum akhirnya menghilang kembali ke dalam kegelapan deretan mobil tanpa sempat memperlihatkan wajahnya ke arah kamera CCTV. Sepanjang pertarungan, tudung jaketnya seolah memiliki daya magis sendiri untuk tetap menutupi area wajahnya secara sempurna.

"Dia sengaja menyembunyikan identitasnya dari Alena dan kamera kita," gumam Pak Subroto sembari menyandarkan kembali punggungnya ke sandaran kursi dengan helaan napas yang teramat sangat masif. Ada rasa haru yang mendalam merayap di dadanya, seorang pekerja kecil yang digaji dengan upah minimum di gedungnya sendiri, ternyata adalah sosok dewa penyelamat yang memiliki kesaktian luar biasa luar biasa.

"Kepala Keamanan, apakah kamu atau tim personalia bisa mengenali postur tubuh pria tegap ini? Dari struktur pundaknya yang lebar di video, dia kelihatan punya fisik yang sangat terlatih dan kuat," tanya Pak Subroto, menatap tajam ke arah bawahannya dengan tatapan menuntut penyelidikan.

Kepala Keamanan menggelengkan kepalanya dengan raut wajah yang tampak sangat bingung dan buntu. "Jujur saja, Pak Subroto. Sebagian besar pekerja OB kita di Graha Subroto ini memiliki postur tubuh yang kurus, biasa saja, atau agak membungkuk karena beban kerja fisik sehari-hari. Tidak ada satu pun dari mereka yang memiliki postur tegap setinggi hampir 180 sentimeter dengan keseimbangan tubuh sesempurna pria di dalam rekaman ini," aku Kepala Keamanan secara jujur dan profesional.

"Nggak mungkin hantu atau orang luar menyusup masuk pakai seragam kita pada jam sif lembur tanpa terdeteksi di pintu absensi depan!" sergah Pak Subroto dengan nada suara yang kembali meninggi, menolak argumen kebuntuan tersebut. "Pria ini pasti salah satu dari karyawan kita yang sengaja menyamar atau menyembunyikan kemampuan aslinya karena alasan tertentu! Saya ingin kamu memeriksa seluruh daftar hadir pekerja cleaning service yang mengambil sif lembur di lantai basement B2 sore tadi secara manual!"

"Baik, Pak Subroto. Malam ini juga saya akan meminta manajer operasional dan supervisor divisi, Pak Bagus, untuk membongkar seluruh data absensi sidik jari dan berkas fisik para OB yang bertugas di lantai bawah," jawab Kepala Keamanan sembari mencatat perintah tersebut di gawai digitalnya dengan sigap.

Pak Subroto bangkit berdiri dari kursinya, melangkah perlahan menuju jendela kaca besar ruangan komando yang menghadap ke arah gemerlap lampu kota Jakarta di bawah kegelapan malam. Pikirannya berputar hebat melintasi berbagai kemungkinan bisnis berdarah yang sedang ia hadapi dari rivalnya, Hendra Wijaya. Kehadiran OB misterius berkemampuan luar biasa ini laksana sebuah bidak catur tak terduga yang tiba-tiba muncul di atas papannya, menyelamatkan benteng utamanya dari kehancuran total.

"Siapa pun kamu, anak muda... kamu telah berutang budi besar pada keluarga Subroto," bisik Pak Subroto pada keheningan malam dengan senyuman tipis penuh misteri yang tersungging di wajah rentanya. "Seorang pahlawan sejati yang berkedok pakaian pel rendahan. Aku pasti akan menemukanmu, tidak peduli seberapa rapat kamu menyembunyikan wajahmu di balik tudung jaket itu."

Secara nyata, Pak Subroto menyadari bahwa dengan adanya ancaman pembunuhan dari Wijaya Group yang kian nekat, keberadaan sosok OB dengan kekuatan gaib dan fisik setangguh besi ini adalah aset perlindungan yang paling ia butuhkan saat ini untuk menjaga keselamatan Alena di masa depan. Di dalam ruangan yang benderang itu, misteri tentang sang OB tampan bermata elang kini telah resmi menjadi prioritas penyelidikan tertinggi sang bos besar, merajut langkah takdir berikutnya yang akan mengubah peta persaingan berdarah di lingkungan Graha Subroto menjadi jauh lebih menarik dan penuh kejutan tak terduga pada hari esok.

1
anggita
ikut dukung like👍aja.
Dewa Naga 🐲🐉
pandai Mahesa bermain kata..kata...👍
Dewa Naga 🐲🐉
mantap..seru...👍👍👍
Dewa Naga 🐲🐉
seru...
Dewa Naga 🐲🐉
mantappp....👍
Agus Susilo
💪💪💪💪
Agus Susilo
makin terkenal musuh makin banyak dan kuat Thor MC nya harusnya dibekali ilmu beladiri serta kekuatan magis untuk pengobatan kronis dan jaga diri dari musuh yg mengancam
Gege
kaaan...kaaan... ketebak Thor jalan ceritamu..🤣🤭..ulur teroos sampai ratusan episode Thor..💪
Gege
ceritanya menghibur mirip sinetron ikan terbang
Gege
aku ga kepancing Thor sama narasimu.. paling juga Alena mabok di club trus terjadilah adegan dewasa tanpa disengaja.. trus ada plot wanita lain menyukai Mahesa dan Alena cemburu.. tarik teruus sampe episode berjilid Thor..🤣🤣🤭
Gege
yaah gaji OB 4jt All in, dikalikan 20 baru 80jt Thor.. pikir ditawari gaji 200jt gitu si Sasa Mahesa...🤭🤣
Paksu82: sisanya buat author boskyu... 🤭🤭🙏
total 1 replies
Gege
apakah MC bakalan dapat gaji ratusan juta? yoooklah gass updatenya 10k kata thor
Paksu82: di bayar pakai cinta boskyu...🤭🙏
total 1 replies
Gege
pikir Mahesa mau jadi tukang pijet dengan keahlian kita warisan kuno, eeeh malah mau jadi tukang kawal a.k.a bodyguard...🤭🤣
Paksu82: 🤭 idenya tadinya dari film jetli boskyu, kemren lihat filemnya jadi aja keluar ide ini, semoga suka boskyu...
total 1 replies
Gege
bahas padi ada pepatah Thor dijaman sekarang. ilmunya seperti padi tapi berasnya import...🤣
Paksu82: beras lokal mahal boskyu 🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Hentri Gunawan
lanjut kn thor
Gege
Yoo gass lagi Thor..ide ceritanya keren ini... bikin enteng saja, yang penting ngalir Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!