NovelToon NovelToon
Suami Yang (Tak) Dianggap

Suami Yang (Tak) Dianggap

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Balas Dendam / One Night Stand / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:8.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dee_K

Cerita ini hanya fiktif belaka.
Bijaklah dalam berkomentar!
Komentar julid, auto blocked!

***
Setiap orang pasti ingin menjalani pernikahan layaknya pasangan pada umumnya. Tapi tidak bagi pasangan Iqbal dan Jenny.

Demi menutupi aib keluarga karena kesalah pahaman yang terjadi antara Iqbal dan Jenny, membuat mereka berdua harus menikah dadakan.

"Bagaimanapun keadaannya, saya akan tetap menghargai pernikahan ini. Karena pernikahan ini sudah sah di mata hukum dan agama. Ingat itu, Nona!!"

Ucap Iqbal dengan suara tegas, sesaat setelah Jenny meminta cerai di saat pernikahannya baru berlangsung 3 hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dee_K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 16

Adrian merasa sangat geram karena diabaikan oleh Iqbal. Lalu dia melirik dua orang temannya untuk segera memberi pelajaran pada Iqbal.

Saat Iqbal fokus akan memakai helmnya, dua orang teman Adrian mendekati Iqbal. Salah satunya mencengkeram kuat baju Iqbal lalu menariknya ke belakang.

Bruk

Karena Iqbal tidak siap dan sangat terkejut, tubuhnya terjatuh. Dengan sigap teman Adrian yang satunya melepas helm Iqbal.

“Hei, ada apa ini?” bentak Iqbal dengan suara tajam.

Tanpa aba-aba, teman Adrian yang menarik baju Iqbal tadi langsung memberikan pukulan telak mengenai perut Iqbal.

Arghh

Iqbal mengerang sakit karena pukulan itu tepat mengenai ulu hatinya. Lalu dengan cepat kakinya menendang teman Adrian yang baru saja melepas helmnya secara paksa.

Bugh

Pertarungan itu antara Iqbal bersama tiga orang itu tidak dapat dihindarkan lagi. Adrian yang tadinya menyuruh kedua temannya untuk memberi pelajaran pada Iqbal, akhirnya dia juga ikut turun tangan, karena kedua temannya sedang kualahan menghadapi Iqbal.

“Sialann!! Aku nggak akan biarkan kamu selamanya bekerja di perusahaan ini. karena kedatangan kamu sudah mengacaukan segalanya.” Umpat Adrian.

Kedua teman Adrian masih berusaha memukul Iqbal secara bergantian, lalu dengan cepat Adrian memberi serangan pada Iqbal yang masih fokus pada kedua temannya.

“Rasakan hukuman ini!!”

Bugh

Bugh

Bugh

Kedua teman Adrian sudah tidak berdaya di tangan Iqbal. Tapi Iqbal pun juga demikian. Meski dirinya sangat jago bela diri, namun mendapat serangan mendadak dari ketiga orang itu membuatnya harus menerima beberapa luka.

Iqbal mengusap sudut bibirnya yang mengeluarkan darah. Lalu dengan tatapan tajamnya, dia membalas pukulan yang diberikan oleh Adrian. Kini tinggallah pertarungan antara Iqbal dan Adrian saja.

Keduanya sama-sama mengakui kalau sama-sama kuat dalam pertarungan itu. Iqbal terus berusaha menangkis setiap pukulan yang akan dilayangkan oleh Adrian.

“Brengksekkk!!” umpat Adrian saat mendapati hidungnya mengeluarkan darah segar.

“Aku nggak peduli.” Jawab Iqbal.

Adrian kembali menyerang Iqbal. Namun dengan cepat dia menangkap tangan Adrian lalu memitingnya ke belakang, hingga Adrian tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Iqbal melirik sekitar area parkir. Dia melihat ada kamera cctv disana. Lalu Iqbal menyeret Adrian menjauh dan mendorongnya kuat.

Brugh

“Tinggalkan tempat ini atau aku akan menghajar kamu lagi!” ancam Iqbal.

Tanpa menjawab dan dengan langkah terseok-seok, akhirnya Adrian pergi meninggalkan Iqbal. Ternyata dua orang teman Adrian tadi juga sudah meninggalkan tempat itu.

Keadaan sekitar parkiran dan gudang sangat sepi. Waktu pun sudah hampir petang. Iqbal melirik kamera cctv yang terpasang di pojok parkiran. Lalu dia mengotak-atik ponsel pintarnya untuk meretas cctv itu. Iqbal akan menghilangkan rekaman atas penyerangan yang baru saja dia alami.

Iqbal tidak ingin kejadian itu tercium oleh orang-orang perusahaan. Meski dia tidak bersalah, dia akan melakukan cara lain untuk mengeluarkan Adrian dan teman-temannya dari perusahaan. Iqbal tidak ingin namanya juga ikut tercoreng karena ikut terlibat dalam perkelahian tadi.

Setelah selesai meretas cctv tersebut, Iqbal memakai helmnya dan menyalakan mesin motornya lalu pulang.

Dalam perjalanan pulang Iqbal merasa badannya sangat remuk. Siapa yang tidak kesakitan jika mendapat serangan dari tiga orang secara bertubi-tubi.

Beberapa saat kemudian, Iqbal sudah tiba di rumahnya. Dia memarkirkan motornya di depan teras rumah seperti biasa. Dan saat memasuki rumah terdengar suara gelak tawa Jenny yang sedang asyik berbicara dengan seseorang melalui sambungan telepon.

Iqbal tahu siapa orang yang berada di balik sambungan telepon bersama Jenny. Rasanya luka lebam bekas pukulan dari Adrian dan teman-temannya tidak begitu sakit dibandingkan dengan luka hati yang dia rasakan saat ini. sungguh seperti inikah rasa sakit jika cinta itu bertepuk sebelah tangan.

Iqbal berjalan begitu saja melewati Jenny yang sedang asyik bercanda dengan Xavier. Dia mnguatkan langkahnya walau fisiknya terasa sangat remuk.

“Kak, nanti disambung lagi ya. Perutku sakit nih.” Ucap Jenny mengakhiri panggilannya bersama Xavier.

Jenny melihat Iqbal baru pulang kerja dengan keadaan tidak baik-baik saja. Meski Iqbal berjalan memunggunginya, namun Jenny dapat melihat baju kerja Iqbal sangat kusut.

“Kak Iqbal!” panggil Jenny cepat saat Iqbal akan menutup pintu kamarnya.

“Apa Kak Iqbal baik-baik saj-“

Ucapan Jenny terpotong lalu menutup mulutnya terkejut. Dia melihat Iqbal yang sedang menoleh ke arahnya. Jenny melihat wajah Iqbal penuh dengan luka lebam dan sudut bibirnya yang mengeluarkan darah.

“Kak, Kak Iqbal kenapa? Kenapa seperti itu?” tanya Jenny khawatir.

“Nggak apa-apa. Ada kecelekaan kecil tadi.” jawab Iqbal datar dan langsung masuk ke kamarnya.

“Tunggu Kak. Luka seperti ini Kak Iqbal bilang kecelakaan kecil? Sekarang kakak duduk dulu, dan tunggu sebentar akan aku ambilkan handuk dan air hangat untuk mengompres luka kakak.” Ucap Jenny lalu keluar dari kamar Iqbal.

Setelah Jenny keluar dari kamarnya, Iqbal melepas baju atasannya yang sangat kusut dan sedikit terkena percikan darah. Dan tak lama kemudian Jenny masuk ke dalam kamar Iqbal sambil membawa baskom kecil berisi air hangat dan juga handuknya.

Jenny terkejut melihat Iqbal duduk di atas ranjangnya sambil bertelanjang dada. Tiba-tiba saja wajahnya memerah saat tanpa sengaja melihat bentuk tubuh sempurna Iqbal dengan perut sixpacs nya. Jenny berusaha untuk tetap tenang dan tidak gugup. Dia harus fokus mengobati luka pada wajah Iqbal.

“Ehm, Kak maaf aku bersihkan dulu lukanya.” Ucap Jenny sambil menormalkan degupan jantungnya.

Iqbal menatapnya datar sambil mengangguk dan mempersilakan Jenny untuk membersihkan lukanya. Bukannya Iqbal tidak tahu rasa terima kasih, hanya saja bibirnya terasa kaku karena bekas lukanya.

Kini Jenny sudah duduk di atas ranjang Iqbal dengan posisi berhadapan. Jenny sudah membasahi handuk kecil itu dengan air hangat. Lalu mengusapkannya pada wajah Iqbal. Dengan telaten Jenny melakukannya.

Iqbal meringis tanpa suara saat luka pada bibir dan pelipisnya terkena sentuhan air hangat dari handuk itu.

“Ma…maaf. Aku akan pelan.” Ucap Jenny gugup.

Wajah Jenny dan Iqbal hampir tak berjarak. Meski degupan jantung Jenny menggila, namun dia tetap berusaha menyelesaikan kegiatannya. Tidak hanya Jenny saja, ternyata yang dirasakan Iqbal pun sama. Bahkan hembusan nafas hangat Jenny yang menyapu lembut wajahnya itu memberikan efek berbeda pada Iqbal. Iqbal dengan wajah datarnya terus saja memandangi wajah cantik Jenny dari jarak yang sangat dekat.

Iqbal melihat bibir tipis Jenny rasanya ada sesuatu yang membuat jiwa kelelakian Iqbal memberontak. Namun dia berusaha untuk tetap tenang.

“Arghh”

Tiba-tiba saja Iqbal mengeluarkan suaranya saat luka di sudut bibirnya ditekan oleh Jenny. Jenny pun melakukan itu tidak sengaja karena dia tidak bisa berkonsentrasi dengan baik.

“Maaf!” ucap Jenny.

Setelah itu dengan reflek Jenny meniup-niup luka pada bibir Iqbal yang telah ia tekan tadi.

Ssshhrrrrrr

Darah Iqbal berdesir hebat saat nafas segar yang keluar dari mulut Jenny tepat mengenai bibirnya.

.

.

.

*TBC

Uhuuiiiiiiii😂😂😂😂

Makin seru nggak sih? ayo dong kasih votenya dan rate bintang 5🤗😘😘

1
fitriani
fathia itu definisi tmn bangsattttt😡😡😡😡
fitriani
gak dmn2 y laki kl gak dpt jatah pasti uring2an🤭🤭🤭🤭🤭🤪🤪🤪🤪
fitriani
asyikkkk yg gantiin dimas deh.... dimas menang banyak krn nikah gratis😂😂😂😂😂🤭🤭🤭🤭
gila y fathia cuma gara2 cowok tega khianati sahabat sampai segitunya😏😏😏😏😏
fitriani
untung gak jadi tdr diluar xel🤭🤭🤭🤭🤪🤪🤪🤪🤪
fitriani
hayo loh xel siap2 puasa 1 tahun😂😂😂😂😂😂🤪🤪🤪🤪🤪
fitriani
semangat dimas demi ayang inez🤭🤭🤭🤭🤭
fitriani
wah fatiah gak bnr ini😏😏😏😏😏😏
fitriani
wkwkwkwkwk ketika si cupu dan si suhu masuk club malam🤭🤭🤭🤭🤭🤭si dimas masih cupu bgt malah saking cupunya d club cuma minum air putih sedangkan jendra udah pro bgt sama club malam🤭🤭🤭🤭😂😂😂😂
fitriani
wkwkwkwkwkwk untung blm ada drama mobil bergoyang😂😂😂😂😂😂
fitriani
jerry ini bnr2 laki bajingannnn😡😡😡😡😡
fitriani
jerry sialan😡😡😡😡😡😡
fitriani
ambyar dah gara2 ketokan pintu😅😅😅😅😅
fitriani
jgn2 tunangan inez yg ngelakuin itu sampai bikin memar tubuh inez.... kyknya kisah lidya terulang k inez
fitriani
axel tadi baru dpt bogem dr dimas kan mau lagi gak bogem dr aku biar sekalian hancur tuh muka kamu.... 😏😏😏😏😏
fitriani
hadeh knp jadi gini sih ceritanya... masa cuma gara2 email dr org gak jls sampai ceraikan gita
fitriani
jgn blg yg diterima gita surat cerai dr pengadilan
fitriani
wajarlah dimas kaget dgn pengakuan malik.... sekian tahun hidup sebatang kara tiba2 ada yg ngaku kl dy ayah kandung dimas y wajar kl dimas kaget.... blm lagi ayah kandungnya yg bwt dy hampir mati
fitriani
kontak batin itu pasti ada antara dimas dan malik.....
fitriani
jenny kamu sadar gak cerita kamu dulu terulang pagi k anak kamu....
fitriani
fix dimas anak malik....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!