NovelToon NovelToon
Pelabuhan Hati Si Kembar 4

Pelabuhan Hati Si Kembar 4

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Mak Nyak

4 saudara kembar, yaitu Archee, Aylin, Amaris, dan Adelia. Mencari sosok yang bisa menggetarkan hati. Sebagai tempat dermaga cinta terkahir bagi hati mereka. Masing-masing memiliki latar belakang yang berbeda.
Akankah perjalanan cinta mereka akan mulus dan mudah menemukan siapa sosok cinta sejati mereka?
Ataukah akan berliku dan banyak kendala dalam menemukannya? Siapakah orang-orang pilihan yang berhasil memenangkan cinta A squad?
Mari kita ikuti kisah cinta mereka dalam coretan "Pelabuhan Hati si Kembar 4"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Nyak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Agil datang. "Pak, itu calonnya?" Archee mengangguk sambil melepas sepatunya. "Cantik pak" Archee tersenyum menanggapinya.

"Tapi, kenapa kalian seperti orang marahan?" tanya Agil penasaran. Archee menghela nafasnya. "Dia tidak mencintai saya Gil"

"Mosok Pak? Kayaknya bapak salah penilaian deh, kalau gak cinta ngapain minta dijemput? Mau makan dari pesenan Bapak? Dan nganut semua ucapan Bapak? Ya mungkin cinta itu sudah tumbuh kali pak, tapi belum sebesar cinta Bapak sama Mbak Humai"

Archee tersenyum. "Gitu ya Gil?" Agil mengangguk. "Cakepan ini kemana-mana Pak, daripada bu Zoya"

"Ck, jangan sebut namanya kalau kamu gak mau kantor kita porak poranda akibat kedatangannya!"

"Nggih Pak" jawab Agil takut. "Ayo berangkat" Agil mengangguk. Mereka berangkat menuju Masjid Agung Demak, untuk menunaikan sholat jum'at. Setelah selesai Archee memilih untuk menunggu Humai di kantor. Karyawan sudah pamit pulang terlebih dahulu. Tinggal Archee sendirian.

"Mai Humai.... Coba kau lihat.... diriku dahulu.... sebelum kau nilai.... kurangnya diriku.... Apa salahnya, hargai diriku.... sebelum kau nilai... siapa diriku"

Ia tersenyum dan mengambil ponselnya karena ada chat masuk. Dari Hilal.

Hilal : Humai WA kamu gak tadi

Me : Iya, kok dia pakai bis sih? Katanya dianter

Hilal : Semuanya dilarang mengantarkan Humai ke Demak

Me : 😅 Biar dia butuh aku? Gitu maksud kalian?

Hilal : Iyap. Sumpah, dia sombong Chee kemarin di depan Ayah. Katanya bisa semuanya sendiri, gak diantar gak papa. Eh, nyatanya WA kamu juga. Mana berani anak itu ucul sendirian?

Me : Pantes wajahnya judas. Ya... tapi makasih sih, berkat kalian yang tidak mengantarkan dia, kami saling komunikasi 😁

Hilal : Sama-sama. Dia nginap dimana?"

Me : Di rumahnya bawahanku yang masih single juga. Persiapan pernikahan kami gimana Lal?

Hilal : Aman markiman kata Habib. Papahmu semua yang atur. Aku bersyukur karena dia mau menikah sama kamu Chee. Jagain adekku sampai jannah ya Chee

Me : Insyaallah.... kamu sendiri gimana?

Hilal : Nunggu studiku selesai dulu lah, sekarang-sekarang aku sibuk banget

Me : Kalau ditikung orang?

Hilal : 😅😭😭😭

Me : Dih, dia mewek!

Hilal : Semoga hatinya sudah tertambat padaku Chee

Me : Minta dia sama pemilik sesungguhnya. Aku gak tahu ini semua jawaban dari do'a-do'aku atau tidak, tapi, Humai hari ini menjelaskan secara nyata padaku bahwa dia, selalu memimpikan ku. Tiap malam aku menyelipkan namanya dalam do'aku. Dan... this is the power of dhu'a. It's magic. Dia yang bilang sendiri sama aku kalau aku selalu muncul dalam mimpinya Lal

Hilal : Masyaallah.... Humai ingin jawaban atas jodohnya, dan kamu yang selalu muncul. Keajaiban dan kekuatan do'a memang begitu luar biasa dan dahsyat Chee. Aku pun setiap malam menyelipkan namanya Azkania Ramadhani Atmajaya

Me : Semoga juga kamu mendapatkan hal yang serupa seperti aku Lal

Hilal : Aamiin3x ya rabbal 'alamin. Eh, udah dulu ya. Assalamualaikum. Sukses untuk pendekatannya

Archee : Waalaikum salam, makasih bantuannya.

Archee tersenyum. Ia melihat jam. Sudah hampir Ashar, akhirnya dia segera bersiap untuk sholat Ashar. Tak lama kumandang Adzan pun terdengar. Archee keluar lagi dari kantornya dan sholat di Masjid di sekitaran kantornya. Membaca Al-qur'an hingga pukul setengah 5. Ia kembali ke kantor.

Bersiap untuk menjemput Humai. "Yaa habibi yaa Muhammad..... ya 'arusal khofiqoini.... yaa habibi ya Muhammad.... ya 'arusal khofiqoini.... Yaa Mu'ayyad yaa Mummajad..... Yaa Imaamal qiblataini.... Shalallahu 'ala Muhammad.... Shalallahu 'alaihi wa salim.." Archee menyenandungkan sholawat. Entah berapa lama Humai berdiri disana yang jelas ia sangat suka mendengarkan Archee bersenandung.

Ceklek "Astaghfirullahal 'adzim, Humai! Sejak kapan kamu disini? Bikin kaget saja sih! Untung jantung Abang disangga kuat oleh otot-ototnya" Humai gelagapan. Bingung apa yang harus dilakukannya.

"Kok sudah pulang, baru mau dijemput juga"

Humai menyingkirkan tubuh Archee dan masuk ke ruangan itu. Merebahkan dirinya di sofa. Archee mengikutinya. Humai melepas sepatunya dan melihat kakinya lecet.

Archee mengambil kotak P3K. Memegang kaki Humai. "Jangan pegang-pegang!" katanya sambil menepis tangan Archee. "Diem ah! Abang cuma mau ngobatin lukamu. Kamu tadi jalan kaki kesini?"

"Iya"

"Kenapa gak WA Abang kalau sudah selesai?"

"Hapeku lowbat"

"Besok lagi dipastikan baterainya penuh, jadi gak perlu jalan kaki sampai sini. Gimana tadi tesnya?" Archee selesai mengobati kaki Humai yang lecet.

Baik banget sih kamu bang? Aku udah jutek maksimal kayak gini, kamu masih aja sabar nvadepin aku

"Hei, malah ngalamun! Jawab, tadi tesnya gimana?" Archee membuyarkan lamunan Humai.

"Ya gitu lah" Archee mengembalikan kota P3K itu dan mengambil minum untuk Humai. "Nih"

Humai menerimanya. "Makasih"

"Sama-sama" Archee duduk di sampingnya. "Makan dulu, setelah makan nanti Abang antar kamu ke tempat mbak Yanti" Humai mengangguk.

Archee memesan makanan lewat aplikasi online. "Mau makan apa?" tanya Archee. Humai diam. "Ayam geprek mau?"

"Terserah ah! Cerewet! Diem bisa gak?" Humai kembali judas dengan Archee. Archee langsung diam. Tangannya bersidekap.

"Mai, Abang boleh tanya sama kamu?"

"Apa lagi? Bisa gak sih bang? Abang diam. Humai letih!"

"Oh, oke. Maaf" Tak lama makanan pun datang. Archee mengambilnya. Ia kembali ke ruangannya dan membuka makanan itu. "Buka mulutnya" Archee menyodorkan makanan itu ke mulut Humai.

"Aku bisa makan sendiri"

"Katanya letih, ya sudah, biar Abang yang suapin kamu. Bisakah tidak usah berdebat? Bukalah mulutmu" Humai mengalah dan membuka mulutnya.

Archee begitu telaten memanjakan Humai. Hingga hati Humai bergetar dan merasa bersalah karena bersikap galak pada Archee. Tiba-tiba saja air matanya menetes. Membuat Archee bingung. "Kenapa nangis?"

Humai menghapus air matanya. "Bukan nangis. pedes kena cabenya" Jawabnya berbohong. Archee menyingkirkan cabai dalam makanan itu.

"Kamu gak suka pedes?" tanya Archee. Humai mengangguk. "Oh... berarti besok-besok jangan pesan ayam geprek lagi" jawab Archee polos.

"Pesen gak papa. Tapi sambalnya dipisahin" Humai menjawab Archee lebih lembut.

"Besok pengumumannya jam berapa? Soalnya kan kita harus pulang Magelang"

"Jam 12 siang"

"Cukuplah waktunya. Habis! Ternyata jalan kaki kesini cukup menguras tenaga juga ya?" candanya. Humai hanya diam. Kumandang adzan maghrib jelas terdengar. Setelah adzan diam, Archee makan terlebih dahulu. Setelahnya sholat.

"Kamu gak sholat?"

"Gak, lagi halangan"

"Oh, pantes! Judasnya kayak cabai setan!" kata Archee berlalu mengambil wudhu. Ia melaksanakan sholat maghrib sendirian. Jantung Humai berdesir.

Astaghfirullah.... batinnya dalam hati. Archee selesai sholat dan menengadahkan tangannya berdo'a. Archee membereskan barang-barangnya. Begitu juga dengan Humai. Lalu mereka menuju rumah mbak Yanti.

Tak lama mereka pun sampai. Mbak Yanti menyambut hangat mereka. Archee langsung pamit pulang. "Abang balik dulu"

Humai hanya mengangguk. "Assalamualaikum"

"Waalaikum salam,.... hati-hati" Humai berbalik dan masuk ke dalam rumah mbak Yanti. Archee tersenyum mendengarnya.

.

.

.

Like

Vote

Komen

Tip

Visualnya bayangin sendiri yak? Kalau othor sih

Archee : Irwansyah

Humai : Zaskia Sungkar

Aylin : Nigora Tursunkolava (atlet taekwondo asal Uzbekistan. Biar mirip gitu ya)

Amaris : Chelsea Islan

Adelia : Tatjana Shapira

Damar : Gariz Luis (Coba cari kalau yang belum tahu, dulunya artis FTV)

Ilyas : Nicholas Saputra

Hilal : Randy Pangalila

Habib : Adipati Dolken

Maryam : Melody ex JKT48

Seno : Jefri Nicole

Imam : Andrew White

1
Niken Dwi Handayani
Untung di novel, hal yang aneh bisa ada. di dunia nyata? oh belum tentu bisa😀
Gina Savitri
Hahaha..ngakak parah..imam kualat loh ngerjain emak..
Gina Savitri
Hahaha..ilyas lebih pinter dari damar, nggak mau di kerjain ya mending ke hotel 😂
Gina Savitri
Wulan bodoh sih klo masih mau temenan sama suci apalagi sampai masa bodo sama urusan orang lain pdhl adiknya sendiri yg di sakiti 🙄
Gina Savitri
Hahaha..suci merasa rendah diri pdhl suaminya yg berulah malah nyalahin orang lain sampai mau balas dendam..
Aylin gak bisa tersentuh karna imam menjaga nya dengan baik, tapi knp gak imam hancurkan aja tuh suci dan seno sekalian yg kelakuannya sama2 bobrok..
Gina Savitri
Tuh persis dugaan saya kayanya suci biang kerok nya, nggak bisa balas langsung ke aylin malah balas mau menghancurkan keluarga damar-amaris lewat mama nya..
Gina Savitri
Kayanya ada hubungan nya sama mantan damar atau nggak suci yg menghasut gak terima klo seno masih ngarep sama aylin
Gina Savitri
Kadang mertua bisa jadi orang ketiga penyebab kehancuran rumah tangga anaknya sendiri klo masih suka ikut campur apalagi masalah keuangan 😏
Gina Savitri
Hahaha..ngakak sumpah, damar bodoh bnr kata aylin mau aja di tipu geng somplak..
Gina Savitri
Hahaha..damar yo keno di isengi meneh..
Kayanya obat pencahar atau obat tidur ya 🤔
Gina Savitri
Hadeuh buaya darat mulai membandingkan mantan dan istri sah, dulu lebih milih suci ya skrng telen aja tuh baik dan buruknya suci 😂😂😂
Gina Savitri
Haduh azka jangan cemburu lah, gimana mereka gak deket lah orang tua mereka deket dari mereka blm di bikin 😁 Dari kecil udah main bareng 😂
Gina Savitri
Hayo damar dan imam saatnya menguji kalian, kenal nggak sama pasangan masing2 klo dandanan mereka semua mirip 😂
Gina Savitri
Agil sama rachmi aja biar gak ganggu hubungan ilyas dan adel 😁
Gina Savitri
Untungnya 8 bulan del bukan 8 tahun 😉
Gina Savitri
Lah damar bripda apa ipda sih ? Klo bripda masih polisi baru masuk, tapi klo ipda udah perwira
Gina Savitri
Abang ilyas jangan lupa jelasin sama rachmi klo udah ada calon istri, kasian anak orang di cuekin tanpa penjelasan 😏
Gina Savitri
Semoga emang masih sama2 ada rasa, biar ilyas dan adel tetap bersatu ke pernikahan walaupun skrng harus berjauhan lebih dulu demi menguji kekuatan cinta mereka 😊
Gina Savitri
Nyesel kan lu adel, makanya jangan keras kepala punya pacar nggak ada perhatiannya pdhl ilyas udah perhatian banget 😐
Gina Savitri
Abang ilyas jangan pindah ke lain hati ya memperbaiki lebih baik daripada memulai hubungan baru lagi 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!