NovelToon NovelToon
DESTINY

DESTINY

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:147.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Senna

Aku pernah kecewa pada garis takdir, aku juga pernah menyaksikan betapa kuat garis takdir itu hingga sangat sulit untuk diputus bahkan alam tak mampu merenggut takdir. Aku pergi berkelana dengan sejuta luka dan kecewa.

Aku terus mencintai Sorinku yang sudah terikat di takdir orang lain, entah sampai kapan aku harus berada di laut lepas mungin samapai takdir membawa ku berlabu di dermaga yang lain atau malah menenggelamkan ku di dasar samudra.

Tapi dia berhasil menarikku dan aku yakin dia lah cintaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Senna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JEPANG

Pahamilah, cinta yang dewasa itu bukan tentang siapa yang paling tapi tentang saling. Jika ada yang paling maka akan ada juga pengabaian, tapi hanya akan akan pengertian dan tanggung jawab ketika dua orang saling mencinta dan saling percaya. Begitu banyak penyesalan atas cinta dan rasa yang ada, tak hanya tentang siapa tapi lebih kebagaimana cinta itu dijalankan dan dimaknai.

Jika saja cinta itu bisa dideteksi keberadaannya sejak dia mulai tumbuh, maka tak akan ada rasa penyesalan atas cinta yang tak terucap. Cinta dan rindu menjadi satu kesatuan berkorelalasi menciptakan satu rasa asing yang lambat laun mulai bersahabat.

"Sean, aku minta maaf. Aku harap kau tak marah karena perbuatanku semalam, sungguh aku minta maaf." pesan yang dikiriman Fania untuk Sean "Aku juga minta maaf, tak seharus nya aku melakukan itu padamu. Aku sedang di bandara untuk mengurus bisnisku," balas Sean.

Aku sungguh merasa gugup, ini penerbangan pertamaku keluar negri, entah butuh berapa lama harus berada di atas udara dengan semua resiko yang ada. Aku suka semua hal tentang laut dan sekarang aku lebih suka pada semua hal tentang dia, Seaku bos paling baik di dunia ini.

"Sea, berapa jam kita akan berada di udara?" tanya Neve "Em, mungkin sekitar tiga belas jam," kata Sean "Waa, kenapa sangat lama." Neve merutuk dengan suara yang hampir tak terdengar. Sean tersenyum geli saat melihat Neve yang duduk di sampingnya itu, terlihat sangat gelisa dan gugup "Jangan gugup. Ini aman," Bisik Sean "Ini penerbangan pertamaku," jawab Neve "Aku tau," kata Sean tersenyum sambil berbisik.

"Pakai seat beltmu, pesawatnya akan segera lepas landas," kata Sean, melihat Neve yang kebingungan Sean membantu gadis itu untuk memakai seat beltnya "Terimakasih Sea," kata Neve "Sama-sama Tinker," jawab Sean sambil tersenyum.

"Wooo," kata Neve refleks memegangi lengan Sean saat pesawat mulai bergerak, Sean menggenggam tangan Neve untuk memberikan ketenangan pada gadis itu "Tak apa," Bisik Sean "Kita sudah di atas?" tanya Neve pada Sean "Buka matamu dan lihat," kata Sean. Neve membuka matanya lalu langsung melihat ke arah jendela pesawat itu.

"Waa, kita berada di udara dan dikelilingi oleh awan," kata Neve sambil tersenyum "Ya," jawab Sean sambil mengelus rambut gadis itu gemas. Sudah hampir tiga jam mereka dalam penerbangan ini, Sean menghabisakan waktu dengan menonton sedangkan Neve sudah tertidur sedari tadi dengan menyenderkan kepalanya ke bahu Sean.

Sean menatap awan dari jendela, sudah berapa jauh perjalanan awan itu, melayang ke sana ke mari terbawa angin. Setelah melewati jalan yang panjang akan ada kalanya awan terjatuh menjadi tetesan air untuk menyapa semua sudut tanah dan menyirami setiap kekeringan dan kedahagaan yang ada di muka bumi.

Setelah perjalanan yang sangat lama Sean dan Neve tiba di Jepang, keduanya melanjutkan perjalanan ke hotel untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pekerjaan mereka. Neve melongok saat melihat Sean bicara dengan resepsonis hotel itu dan menggunakan bahasa Jepang dengan sangat baik.

"Neve, Liya hanya memesan satu kamar. Mungkin dia lupa, untuk sementara tak apa ya, nanti jika sudah ada kamar yang kosong kita bisa mengembilnya," jelas Sean "Baiklah tak masalah," kata Neve sambil tersenyum "Baiklah," kata Sean sambil tersenyum, keduanya menggeret koper mereka masing-masing dan sampai di kamar mereka.

Sean sedikit terkejut, nampaknya Liya mengerjainya. Ya, ibu hamil itu memesan kamar bulan madu untuknya dan hanya memesan satu kamar padahal sudah jelas dia akan pergi dengan Neve.

"Emm, kenapa mereka meletakan kelopak bunga di atas ranjang," kata Neve "Itu hanya dekorasi," jawab Sean bohong "Oh," jawab Neve. Sean membaringkan tubuhnya di ranjang sedangkan Neve masih sibuk menyiapkan pakaian Sean dan dokumen-dokumen yang akan mereka bawa saat menemui investor nanti. "Jam berapa pertemuan kita?" tanya Sean "Jam tujuh malam," jawab Neve "Emm, baiklah. Bangunkan aku sejam sebelum pertemuan," kata Sean "Yeyey Kapten..," kata Neve dan membuat Sean tertawa

Neve membersihkan tubuhnya, lalu bersiap dengan pakaian rapi dan memakai sedikit hiasan wajah, lalu membangunkan Sean "Sea, bangunlah. Bos!" kata Neve "Ya," jawab Sean sambil berjalan ke arah kamar mandi. Tak butuh waktu lama Sean keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada, Neve memalingkan pandangannya "Apa ini baju yang harus kupakai?" tanya Sean "Ya," jawab Neve.

Aku tercekat, saat gadis mungil ini membantu kumemasang dasi. Posisi kami begitu dekat hingga aku bisa mendengar alunan nafasnya dan aroma harum tubuhnya. Bibirnya begitu cantik dengan pewarna pink itu, aroma melon dari rambutnya juga begitu menarik dan memikat.

"Sudah," kata Neve sambil mengelus dasi Sean "Ini kaos kakimu," kata Neve membarikan kaos kaki pada Sean "Sea, sepatu mana yang ingin kau pakai?" tanya Neve "Yang mana pun, pilihkanlah," jawab Sean.

Entahlah, ritme jantungku sedikit aneh. Melihat gadis itu mengurus semua kebutuhanku membuat hatiku hangat dan senang, belum lagi melihatnya yang terlihat sangat cantik dengan gaun itu, demi apa pun dia tak pernah berdandan seperti itu sebelum nya "Aaaa, kenapa melihatku seperti itu," katanya dengan suara lucu itu.

Neve menemani Sean untuk menemui para investor dan melakukan semuanya dengan baik. Pekerjaan mereka pun selesai dan Neve memutuskan untuk pergi ke kamar meninggalkan Sean yang masih ingin menikmati udara malam. Saat tiba di kamar Neve langsung mengganti bajunya dan segera tidur.

***

Setelah puasa menikmati udara malam, aku memutuskan untuk kembali ke kamar, saat aku tiba ruangan itu sudah gelap, kulepas sepatu, jas dan juga dasiku. Aku duduk di pinggir ranjang sambil menatap wajah polos yang tengah tertidur lelah itu, entah kenapa tanganku tergelitik untuk mengelus pipinya, kuperhatikan garis wajah itu, terlihat sangat imut dengan bibir kecilnya.

Pada akhirnya aku ikut membaringkan tubuhku di sampingnya, aku seakan terhipnotis dan terpaku pada gadis ini, aku tak bisa memindahkan pandanganku dari wajah cantiknya. Tanpa sadar gadis itu merapatkan tubuhnya pada tubuhku dan detik selanjutnya sudah memeluk tubuhku erat.

Untuk sepersekian detik, aku sulit untuk bernafas saat tanpa sadar dia memelukku seakan aku ini guling, aku merasa ada yang salah pada jantungku saat gadis itu mulai menenggelamkan wajahnya ke dadaku, aku bisa merasakan hangat deru nafasnya yang berhembus dengan sangat teratur.

Aku makin hanyut, suasana kamar ini begitu romantis dengan aromaterapi yang memanjakan Indra penciuman. Ritme jantungku makin menggila kuputuskan untuk menarik tubuhnya untuk makin merapat dengan tubuhku. Ya, aku ingin tidur sambil memeluknya malam ini, Tinkerbelnya Venesia yang tengah tertidur di Tokyo.

1
Ai Siti Rahmayati
mampir
Tri Umbar WH
lanjut thor
ziva dihukum
geram aku
Tri Umbar WH
meleleh thor
Tri Umbar WH
suka dgn karya mu thor
Miels Ku
miels mampir, bantu like komen 12 manyan ya
Hasni Jaya Almahdaly
😭😭😭😭 sakit toor dadakuu sesak😔
Indah050
aku mampir kak
Yuliana Ana
ayah yg bijak
Yuliana Ana
😭😭😭😭😭nyesek kisah cinta Sean ini😭
Yuliana Ana
😭😭😭😭😭
Yuliana Ana
nyesek😭😭😭❤️
Yuliana Ana
sedihx😭😭❤️
ms. Labil
😂😂😂😂😂
ms. Labil
aku juga suka bgt karya" mu thor 👏👏👍👍
mulai dari kai dan crys😍😍😍
pangeran dan selirnya💕💕💕
smpai ini sean dan neve😍💕😍💕
semangat terus ya thor 💪💪💪
ms. Labil
benar 👍👍👍
setuju bgt sama ayah 😍😍😍
ms. Labil
tega bgt sih thor 😭😭😭😭😭
ms. Labil
kata" mu sungguh menyayat hati 😭😭😭
ms. Labil
owh author...
jgn kau bikin nangis lah kt nih 😞
Yuliana Ana
hbis dr married by accident..langsung cus kesini❤️❤️❤️❤️❤️
Yuliana Ana
cinta terpendam😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!