NovelToon NovelToon
Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fira Lmj

cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Insecure

Setelah kepergian mama Casandra kini tinggallah Azizah sendiri di dalam ruang rawat VIP tersebut.

" Aduh gimana ini terima gak ya?" gumam Azizah sambil melihat berkas nikah kontrak yang di berikan oleh mama Casandra

" Kalau aku terima, aku takut ngecewain Tante Casandra tapi.... Sudahlah aku baca dulu saja poin-poin penting dalam kontrak ini dulu" ucap Azizah sambil membuka berkas tersebut.

Di dalam surat tersebut mengatakan bahwa surat kontrak ini di buat dengan kesepakatan Casandra dan Azizah yang mencakup syarat-syarat yang harus di penuhi oleh Azizah.

1) Azizah tidak boleh memiliki hubungan dengan pria lain selain Dimas Anggara

2) Azizah harus menjalankan peran sebagai istri yang baik untuk Dimas dan menjadi menantu yang baik untuk Casandra termasuk menemani Casandra berbelanja maupun bergosip.

3) Azizah di haruskan tinggal bersama Dimas di rumah Casandra karena Casandra kesepian gak ada teman ngrumpi.

4) Kalau dalam waktu 1 tahun Azizah bisa memberikan Casandra cucu, Casandra akan memberikan apapun yang Azizah mau termasuk modal usaha dan biaya pendidikan Arofik sampai ke jenjang yang tinggi.

5) Azizah juga harus siap dan mau kapanpun Casandra ingin mengajak liburan di luar negeri bahkan ke luar negeri sekalipun.

6) Casandra tidak menerima penolakan dalam bentuk apapun, dan jika Azizah menolak silahkan yang bersangkutan membayar denda sebesar Rp 10 Miliar tunai.

Demikian isi surat perjanjian tersebut yang di buat demi kesejahteraan bersama.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

" Apaaaa?? kalau aku nolak harus bayar denda 10 Miliar dan ini aku harus bisa ngasih cucu dalam waktu 1 tahun" ucap Azizah sambil melotot kan mata dan mulut terbuka karena syok melihat isi surat kontrak tersebut

" Dia bilang apa? Kesepakatan bersama? Ya Allah ini bukan kesepakatan bersama tapi ini pemaksaan" ucap Azizah sambil menyenderkan punggungnya di sofa

" Tapi gak apa-apa sih kalau aku terima pernikahan ini itu tandanya aku dan Arofik akan memiliki tempat tinggal dan gak perlu mikirin bayar sewa lagi" ucap Azizah sambil melihat surat kontrak tersebut

" Dan Arofik bakal bisa sekolah sampai ke jenjang yang lebih tinggi dan itu artinya Arofik akan bisa meraih cita-citanya dan gak bakal jadi penjual cilok sepertiku" ucap Azizah tersenyum sambil membayangkan adik satu-satunya bisa menjadi orang yang sukses

" Ayah ibu maaf ya Azizah harus terima penawaran ini demi hidup kami yang lebih baik lagi" ucap Azizah sambil memejamkan mata karena teringat akan mendiang orang tuanya

Dengan 1 tarikan nafas Azizah pun membubuhkan tanda tangannya di atas kontrak tersebut.

" Tapi apa mas Dimas akan setuju dengan semua ini? Kalau seandainya mas Dimas ternyata punya kekasih di luar sana bagaimana?" gumam Azizah yang ragu dengan keputusannya

" Mas Dimas kan perjanjian kantoran pasti di kantornya juga banyak cewek-cewek yang lebih cantik dan pinter dari aku, apa lagi kalau meeting dengan kliennya pasti lah ada kliennya yang perempuan dan cantik juga setara selevel dengan mas Dimas." gumam Azizah sambil memperhatikan dirinya sendiri

" Lah aku kan dekil, item meski gak item-item amat, miskin jangankan mobil motorpun aku gak punya, bahkan rumah saja ngontrak apa mau mas Dimas sama aku?" gumam Azizah insecure

" Tapi kalau aku nolak aku gak punya uang sebanyak itu untuk bayar dendanya, jangankan 10 Miliar 10 juta saja aku gak punya bahkan kalau celengan ayam punyaku di sembelih pun pasti isinya hanya 1 jutaan." gumam Azizah bimbang antara menerima dan menolaknya

......................

Sedangkan mama Casandra setelah memberikan surat kontrak tersebut bukannya langsung pulang tapi malah nguping ucapan Azizah di balik pintu.

Sekuat hati mama Casandra menahan tawa atas ucapan Azizah dan membayangkan betapa frustasinya Azizah setelah membaca isi surat kontrak tersebut.

" Hahahaaa maafin Tante ya Azizah ini semua demi anak mama, mama gak mau lihat anak mama satu-satunya jadi bujang lapuk anak teman mama saja sudah nikah semua bahkan ada yang sudah punya anak mama kan juga pengen gendong cucu" gumam mama Casandra sambil terus nguping pembicaraan Azizah

Setelah puas menguping mama Casandra segera menuju parkiran tempat mobilnya berada, di sepanjang jalan pulang senyum mereka tak pernah luntur dari wajahnya.

" Entah kenapa sejak pertama aku melihat wajahnya aku merasa klik dengannya mangkanya aku percaya kalau dia bisa jadi istri yang baik untuk Dimas yang kaku bahkan enggan dekat dengan cewek manapun" ucap mama Casandra sambil mengemudikan mobilnya.

*___

Lain dengan mama Casandra kini Dimas Anggara sudah tiba di kantor dan duduk di kursi kebesaran nya menunggu ke datangan Hendra yang telah dia panggil ke ruangannya.

Tok.... Tok... Tok...

" Masuk NDRA" ucap Dimas sambil menatap ke arah pintu masuk

" Ada apa Lo panggil gue pak bos bin sepupu" ucap Hendra sambil duduk di kursi di seberang meja

" Gue mau minta tolong sama Lo" ucap Dimas Anggara sambil menatap wajah Hendra

" Minta tolong dan nyuruh itu beda tipis sih" ucap Hendra sambil bersedekap dada

" Iiissshh kamu ini intinya tolong Carikan 1 rumah yang bagus yang halamannya luas yang sederhana tapi bagus" ucap Dimas Anggara

" Rumah sederhana tapi bagus tuh versi Lo atau versi gue" ucap Hendra sambil mengerutkan keningnya

" Pokoknya yang minimalis, sejuk dan nyaman" ucap Dimas Anggara

" Maaf - maaf nih ya pak bos kalau sederhana versi gue nih rumah lantai 1 tapi luas biar lega meski sudah di kasih perabotan rumah tangga dan kalau versi Lo sederhana itu yang gue gak paham kan rumah lo saja mewah gitu jadi gue gak bisa bayangin sederhana versi Lo" ucap Hendra sambil menatap Dimas

" Ya yang menurut Lo bagus saja lah kan gue nyuruh Lo jadi terserah Lo saja, gue mau besok pagi harus sudah dapat tuh rumah" ucap Dimas Anggara

" Gila ya Lo, Lo kira beli rumah gampang apa? Gak pakek survey dulu apa? Lo kira rumah di kota ini cuma satu apa yang bisa tinggal tunjuk gak perlu perbandingan dulu" gerutu Hendra sambil menatap sengit ke arah Dimas

" Ya terserah Lo mau Lo gak tidur sekalian gue gak perduli yang jelas gue mau besok sudah ada tu rumah titik" ucap Dimas tak menerima penolakan dan alasan apapun.

" Sudahlah gue cabut dulu punya bos sudah kayak penjajah Belanda gini" ucap Hendra sambil keluar dari ruangan Dimas Anggara

Setelah keluar dari ruangan Dimas Hendra segera menuju ruangnya dan mulai searching di Mbah Gogo untuk melihat apa ada rumah yang di jual dengan kriteria yang di inginkan Dimas Anggara.

*** kakak-kakak tersayang semoga di beri kesetan ya, makasih udah mampir ke ceritaku jangan lupa tanda kasihnya dan rangkaian bunganya makasih***

1
Fira Lmj
Yuk guys baca ceritanya di jamin kamu akan baper dan ngakak dengan tingkah absurd si zizah dan bucinnya pak CEO
anggita
mungkin rejeki anak sholeh😊
Fira Lmj: makasih kakak Saranya
total 1 replies
anggita
Maaf saran saja Thor, klo awal paragraf/alinea pakai huruf besar🙏. moga novelnya lancar.
Fira Lmj: makasih kakak Saranya 🙏
total 1 replies
anggita
ikut ng👍like, kasih☝iklan saja.
Fira Lmj: makasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!