NovelToon NovelToon
TAHTA DARI PARA BUANGAN

TAHTA DARI PARA BUANGAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Time Travel / Fantasi
Popularitas:691
Nilai: 5
Nama Author: CICAK rawa

Di dunia kultivasi, kekuatan adalah segalanya.
Yang lemah diinjak. Yang gagal dibuang.
Ardan memahami itu sejak hari pertama ia terlempar ke dunia asing bersama satu-satunya orang yang selalu berada di sisinya—Revan.
Tidak memiliki bakat langit.
Tidak memiliki garis darah legendaris.
Bahkan tidak memiliki sekte untuk berlindung.
Namun Ardan memiliki sesuatu yang lebih berbahaya.
Cara berpikir seorang pemimpin.
Saat para kultivator mengejar kekuatan pribadi, Ardan mulai membangun sesuatu yang lebih besar—kekuasaan.
Ia mengumpulkan para buangan.
Orang-orang gagal.
Mereka yang dihancurkan dunia kultivasi.
Dan dari tangan orang-orang yang dianggap sampah itulah, sebuah kekuatan perlahan lahir.
Sebuah organisasi yang akan mengguncang sekte, kerajaan, bahkan seluruh dunia kultivasi.
Karena terkadang…
monster paling menakutkan bukanlah petarung terkuat.
Melainkan seseorang yang mampu membuat dunia bergerak sesuai keinginannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

buronan

2 hari berlalu setelah kejadian du gua bawah tanah.

batu kristal yang sebelumnya bersinar, kini telah kehilangan sinarnya.

piring di dalam meredian aedan kini juga sudah berubah menjadi piringan dengan cela cela yang mulai terisi qi.

"hanya sampai ke pembukaan qi awal, sepertinya ini energi qi yang di butuhkan melebihi ekspetasiku" gumam ardan sembari menatap batu kristal di depannya.

ardan kembali mengeluarkan batu hijau, dengan aliran qi batu itu mulai bersinar.

"apa kau sudah selesai" tanya wei rey dari sana.

"ya... tapi aku hanya mencapai pembukaan qi awal"

"hanya pembukaan qi awal" terkejut wei rey.

setelah itu wei rey hanya diam, ardan menatap batu yang masih bersinar, tapi tidak ada suara dari sana.

"ada apa wei rey?"

"tidak papa, aku hanya sedikit terkejut saja dengan peningkatanmu"

"apa ada masalah dengan ini?"

"tidak bisa di bilang masalah atau keberuntungan juga, karena dengan kebutuhan energi yang sangat besar untuk peningkatan itu menandakan kekuatanmu akan jauh lebih unggul dari pada kultivator lain. tapi kekurangan terbesarnya juga sangat terlihat, napsu makan meredianmu juga sangat besar. batu kristal itu di persiapkan hampir 10 tahun agar bisa di serap dan jika orang normal maka dia akan bisa sampai ke pembentukan inti menengah".

"pembentukan inti menengah? bukankah kau mengatakan hanya sampai ke pembukaan qi puncak"bingung ardan.

" aku mengatakan itu karena aku tau napsu makan meredian dengan qi kental akan lebih besar, tapi aku tidak mengira kalau itu akan melebihi perkiraanku"

mendengar ini ardan terdiam.

"jika begini, sepertinya akan sulit bergerak dalam waktu dekat" batin ardan.

"jadi apa yang harus ku lakukan sekarang" tanya ardan.

"dengan kondisimu saat ini, sepertinya akan lebih menjalankan misi kita dalam waktu dekat. oh ia, apa keu masih bisa menyerap qi alam"

"bisa, tapi tetesan energi yang masuk bahkan lebih lambat dari pada saat aku pertama kali menyerapnya"

"tetesan? bahkan saat di penempaan tubuh kau hanya bisa menyerap energi alam dengan tetesan qi?"

mendengar rasa terkejut wei rey, malah membuat ardan bingung.

"ada apa wei rey, apakah setiap kultivator tidak sama sepertiku"

"ardan, menurutku kau tidak perlu menyerap energi alam untuk peningkatan, jika hanya dengan tetesan maka butuh berapa ratus tahun untuk misi kita berjalan"

"lalu jika begitu, maka apa yang harus ku lakukan?"

"tenanglah, sebenarnya kau masih bisa meningkatkan kekuatanmu dengan harta atau artefak, namun untuk mendapatkannya akan lebih sulit. kau juga tidak perlu takut tidak mendapatkan kayu bakar selagi ada hutan".

" sekarang, kau hanya perlu melanjutkan perjalananmu. orangku di sana akan membantumu, tapi ingat saat meninggalkan kota kau perlu berhati hati, dengan sikap wei long dia tidak akan membiarkanmu lepas begitu saja"lanjut wei rey.

"baiklah"

setelah itu, ardan menyimpan kembali batu hijau dan batu kristal.

ia langsung pergi ke kamar revan, namun saat baru membuka pintu kamarnya.

ia melihat revan yang mondar mandiri di depan kamarnya.

"ada apa van, ngapa mukakmu kayak panik kali"

"dan.. lebih baik kita pergi sekarang" panik revan.

"emang ngapa si van"

"udah kau pakek ini aja, nanti ku ceritain kalo udah pergi dari kota"

sebelum pergi, tidak lupa revan memberikan kain penutup wajah dan topi jerami.

dengan kondisi yang masih bingung, ardan hanya menurut.

agar, tidak bertemu banyak orang. revan mengajak ardan pergi lewat pintu belakang.

tapi sayangnya, saat di gerbang keluar. banyak orang yang mengantri.

revan, yang melihat ini. ia mulai menggosokkan tangannya berulang kali ke celana.

ardan yang tau kebiasaan revan jika panik tentu menyadari ini.

karena tidak tau apa yang terjadi, ardan mencari petunjuk dari apa yang ada di sekitar.

setelah menoleh ke sana kemari, akhirnya ardan mendapat petunjuk.

ada kertas yang tertempel di dana dengan wajahnya yang tergambar.

"jadi mereka bergerak secepat ini" batin ardan.

ia juga menatap satu per satu penjaga yang ada di sana.

"hanya penempaan tubuh puncak" lanjut ardan.

kini, ardan kembali menoleh ke arah revan yang tampak panik. ia langsung merangkulnya.

"jangan panik, jika kau seperti ini itu malah mencurigakan" bisik ardan.

revan mengalihkan tatapannya ke arah ardan.

ardan hanya menarik napasnya lalu menghembuskan perlahan.

melihat ini, revan mengangguk pelan. ia juga ikut menarik napas dan menghembuskannya perlahan.

saat revan tengah melakukan ini, ardan membisikkan sesuatu kepadanya.

"apa kau yakin dan" tanya revan ikut berbisik.

ardan mengangguk pelan.

Setelah mengantri cukup lama, akhirnya giliran mereka yang di periksa.

"buka topi dan penutup wajahmu" ucap penjaga itu.

"maaf tuan, saya sedang sakit. saya takut akan menulari anda sekalian"

"alasan! buka atau mati!" ungkap penjaga itu sembari menjulurkan tepat ke leher ardan.

"tuan, teman saya benar benar sakit."

"lebih baik kau diam!" ucap penjaga lainnya yang sudah memegang gagang pedang.

"baiklah, tapi jauhkan pedang anda dari leher saya tuan, jika begini saya akan sulit untuk membukanya."

penjaga itu menurut, ia menarik pedangnya kembali.

ardan pun mulai menggunakan tangan kiri untuk membuka penutup wajah.

semua penjaga fokus ke arah wajah ardan.

sebelum penutup wajah benar benar terbuka.

jari kanan ardan bergerak tipis.

batu kecil yang ada di dekat kakinya tiba tiba bergetar, dalam sekejap melesat bagaikan peluru. menembus dada penjaga yang memegang pedang tadi tanpa terlihat.

"van" teriak ardan.

dengan cepat, revan mengeluarkan pedang dari cincinnya.

ia menebas para penjaga tanpa ampun.

para penjaga itu juga tidak lemah, beberapa dari mereka sempat mengambil pedang dari sarungnya dan balik menyerang revan.

"cepat hubungi komandan, mereka berada di pembukaan qi" ucap penjaga yang ada di belakang.

menyadari ini, ardan dan revan langsung pergi setelah membunuh beberapa penjaga.

saat lari, ardan mengeluarkan pedangnya, dan menarik revan untuk naik ke pedang miliknya.

mereka terbang menaiki pedang milik ardan.

melihat hal ini, revan yang tadinya panik langsung tampak kagum.

"sejak kapan dan" tanya revan dengan antusias.

"nanti ku ceritakan"

"bener ya, sekalian ajari aku"

"hemmmm" jawab ardan.

di gerbang kota, seorang dengan kultivasi pembukaan qi puncak mendekat bersama beberapa orang di belakangnya.

ia juga menatap beberapa penjaga yang telah tewas.

"ada apa ini" tanyanya.

"maaf komandan, tadi ada orang yang mencurigakan, saat kami akan memeriksanya dia malah menyerang"ucap salah satu penjaga.

" kurang ajar, berani sekali orang itu bergerak di bawah kekuasaan Kekaisaran wei"

"lari ke mana mereka" lanjut komandan itu.

"mereka lari ke arah hutan komandan, mohon komandan menangkapnya. dia telah membunuh rekan kami, setidaknya mereka harus mati juga"

komandan itu mengangguk sedikit, ia langsung menaiki pedang terbang miliknya lalu melesat ke arah ardan pergi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!