"kau hanya anak sial"
kata -kata itu selalu terngiang dalam pikiranku.
aku yg diusir dari rumah bude ku dan juga rumah papaku. Terlebih kekasihku yang hampir membuat aku celaka.
Apakah aku akan bahagia?dan menemukan kebahagianku
ikutin terus ya
ini novel pertama aku mudah2an pada suka ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angel Lina Markus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 15
Aku langsung bergegas naik ke kamarku, sedangkan kak Bara menungguku di ruang tamu. Sebenarnya ini adalah kosan khusus putri, dan Andre adalah anak pemilik kosan ini. Makanya Andre memiliki kamar di atas dan berada di sudut ruangan kosan
Aku bergegas masuk ke dalam kosan, karena sudah merasa lengket. Hal pertama yg mau ku lakukan adalah mandi. Aku rasanya mau segera mandi di bawah pancuran shower.
Aku langsung masuk ke kmar mandi setelah mengunci kosan ku.
Setelah 15 menit aku mandi, aku langsung packing barang - barangku didalam koper.
Saat aku asyik menata pakaianku, ada yang mengetuk pintu kamarku. " siapa ya? apa mungkin kak Bara?" gumam deeva dalam hati
"aaahhhkkk" teriakku karena deeva melihat Andre berdiri di depannya. Deeva berusaha menutup pintu, tapi Andre menahan pintu itu dan berusaha menerobos masuk.
Andre berhasil masuk, dia langsung tersenyum licik saat masuk ke dalam.
"ma,,ma,,mau apa kau? " ucap deeva dengan tubuh yang bergetar karena takut. Sambil melangkah mundur
Andre terus berjalan menghampiri deeva yan terus menjauh darinya. Deeva terus mundur, sampai di sudut tembok.
Andre mengurung deeva dengan kedua tangannya, deeva sangat ketakutan saat itu. Tubuhnya kembali bergetar hebat saat Andre mengusap wajahnya dengan lembut.
" Kenapa kau takut sayang?" tanya andre sambil mengusap wajah deeva lembut.
" jangan takut sayang, aku tidakakan melukaimu. kau darimana semalam? Aku sangat khawatir dengan keadaanmu.
deeva berusaha kuat agar dirinya tidak terlihat lemah di depan Andre " Berhentilah menipuku , aku sudah tau semua akal bulusmu"
Andre merasa kesal, deeva mencoba memojokkannya. Andre ingin melecehkan deeva karna deeva sudah menginjak - injak harga dirinya, Andre memegang dagu deeva kasar. Belum sempat dia mencium bibir itu
brrraaakk
ada yang mendobrak pintu kamar deeva, andre menghentikan niatnya. Andre berbalik arah ,dia ingin tahu siapa yang sudah mendobrak dan merusak kesenangannya.
perhatian andre yang terpecah, membuat kesempatan bagi deeva untuk berlari. Deeva langsung bersembunyi di belakang badan kak Bara meminta perlindungan.
Bara menghalangi Andre yang berusaha mengejar deeva, Bara kembali menghajar andre.
Melihat Andre yang sudah babak belur dan sudah tak berdaya, hati deeva tersentuh. Bagaimanpun dia pernah sayang dengan pria itu.
" Hentikan kak, kau bisa membunuhnya. Untuk apa kakak mengotori tangan kakak hanya untuk membunuh orang seperti itu"
"Bara langsung menghentikan tangannya si udara" dia sebenarnya masih sangat emosi, tp apa yang deeva katakan ada benarnya.
Deeva langsung mengambil tas kecilnya, dia langsung mengikuti kak bara yang sudah memegang kopernya deeva.
Andre berusaha bangun dan mengejar deeva, dia jalan terhuyung - huyung. Para penghuni kos keluar dan berkerumun melihat keributan yang terjadi di kamar deeva, dan mereka tambah shock lagi melihat muka Andre yang sudah babak belur.
" deevaa" teriak andre
Deeva menghentikan langkahnya dan berbalik sebentar,dilihatnya andre sedang berjalan ke arahnya.
Deeva langsung mempercepat langkahnya, dia tidak mau andre menyentuh atau menyakitinya lagi.
Bara menunggu deeva didepan pintu mobilny, dia langsung membukakan pintu mobilnya, karena dia melihat deeva sedang berlari.
Deeva yang saat itu sedang berlari ke arah Bara, tiba - tiba ambruk. Bara yang melihat deeva pingsan langsung berlari dan menangkap tubuh deeva sebelum terjatuh ke jalan. Tubuh deeva dingin, mukanya pucat pasi. Bara segera menggendong deeva dan merebahkannya di kursi penumpang bagian belakang.
Kalau ada kritik dan saran bisa di sampaikan melalui kolom komentar, agar saya bisa bisa mengetahui kesalahan saya. Karenansaya hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan. sekian dan terima kasih
oh ya thor tolong dong jangan buat deeva mabuk, takut deeva knp"