NovelToon NovelToon
Nadia & Nadira

Nadia & Nadira

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:36.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitriishn

cerita tentang gadis kembar yang hidup tampa orang tua



langsung baca aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitriishn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 15

HAPPY READING

seperti yang di katakan oleh Nadia mereka berdua pergi berbelanja kebutuhan rumah tangga dan bahan bahan lainnya

Andrey mendorong troli sedangkan Nadia sibuk memilih bahan makanan dan kebutuhan rumah tangga lainnya

Nadia memilih milih sayuran yang segar dan dimasukkan ke troli, selesai itu mereka kembali berjalan menuju tempat daging, banyak daging yang diskon. tanpa mikir dua kali ia memasukkannya kedalam troli

''kenapa milih yang diskon?'' tanya Andrey heran

''aku pintar memilih daging jadi yang diskon juga masih Bagus'' ucap Nadia

Andrey mengangguk saja ia tidak tau hal hal yang berbaur berbelanja seperti itu

rasanya cukup senang berbelanja kali ini ia senang membututi Nadia dari belakang dan memperhatikan wajah kebingungan Nadia saat memilih bahan makanan

banyak pengunjung yang memuji kegantengan Andrey dan barang barang mewah yang ia pakai

''ternyata punya wajah ganteng itu gak seru yah'' ucap Andrey dengan pd dan tiba tiba

''hah? Masud kamu apa?'' tanya Nadia keheranan

''lihat aja banyak orang yang ngikutin kita cuman mau kepoin apa aja yang gue beli''

Nadia menatap sekitar mereka dan benar saja banyak orang yang cuma berpura pura memilih milih dan tujuan utamanya hanyalah untuk melihat Andrey

Nadia berbalik menatap Andrey dan menatap secara rinci dari atas sampai bawah ''kamu sih yang salah'' ujar Nadia

Andrey mengerutkan keningnya kebingungan ''salah gue dimana coba?'' tanya Andrey

''lihat jaket yang kamu pakai, jam tangan sepatu, celana, semua benda yang melekat di tubuh kamu branded semua'' ucap Nadia

''trus kamu lihat aku, baju aku diskon celana aku juga diskon dan sepatu aku harganya gak nyampai 80 ribu'' lanjut Nadia

Andrey tercengang ''seriusan semurah itu?''

''iyah aku gak bohong, makanya dari tadi kamu di lihatin terus. selain ganteng pakaian kamu mahal semua''

''yah udah deh, kita beli baju diskonan aja buat gue, biar gak jadi perhatian banyak orang''

''tapi Lo gak cemburu kan?'' tanya Andrey

''cemburu kenapa?'' tanya Nadia keheranan

''mereka muji gue ganteng''

''ngapain aku cemburu coba? seharusnya kamu senang dong banyak orang orang yang muji kamu'' ucap Nadia dengan polos

''tapi kan Lo istri gue, seharusnya Lo gak suka dong kalau ada wanita lain yang muji gue''

Nadia memukul pelan dahinya ''ohh Iyah, kamu kan suami aku, yah udah deh aku cemburu aja lihat kamu di puji wanita lain''

Andrey menatap kesal Nadia ''kalau gak ada cctv udah gue cium Lo sampe mampus'' batinnya kesal

dia hanya diam tak lagi menanggapi perkataan Nadia sedangkan Nadia tertawa kecil dan ia kembali berjalan menuju rak susu untuk ibu hamil, ia mengambil beberapa kotak susu ibu hamil rasa vanilla rasa kesukaannya

''buat apa?'' tanya Andrey

''buat aku minum, kata bunda kalau lagi hamil harus minum susu supaya anak yang aku kandung sehat, emm kenapa? gak boleh yah?'' tanya Nadia diakhiri kalimat

seketika Andrey ingat kalau Nadia sedang hamil anaknya ''ohh Iyah gue baru ingat kalau Lo lagi hamil anak gue, maaf gue bukan bermaksud...''

''tapi kamu bolehin kan?'' tanyanya dan dibalas anggukan oleh Andrey

tidak terasa mereka sudah tiga jam berbelanja, akhirnya selesai dan keduanya membayar kekasir

''totalnya berapa mba?'' tanya Nadia setelah Shopkeeper selesai menghitung barang belanjaan mereka

''totalnya jadi 2jt yah kak''

Nadia mengeluarkan kartu ATM yang di berikan Andrey kepadanya

dengan cepat Andrey memberikan black card miliknya ''gue aja yang bayar'' ucapnya dan dianggukki Nadia

selesai itu keduanya langsung pulang ke apartemen mereka

''kamu mau makan siang apa? biar aku masakin'' ucap Nadia yang sedikit sibuk menyusun bahan makanan kedalam kulkas

Andrey yang asik menatap Nadia berucap ''terserah, yang penting makanan''

Nadia mengangguk dan memilih bahan yang akan ia gunakan untuk memasak

siang ini ia akan memasak makanan tumis brokoli jamur, dan udang tempura

''ada yang bisa gue bantu?'' tanya Andrey

''gak ada biar aku aja'' ucap Nadia mencuci sayur dan memotongnya sesuai selera yang ia mau

saat asik memotong tiba tiba pisau itu mengenai jari telunjuknya ''awww'' ucap Nadia mengibas ibaskan tangannya dengan cepat Andrey menghampiri dan memasukkan tangan Nadia kedalam mulutnya

''ihhh kenapa kamu makan?'' tanya Nadia jijik

bukannya menjawab Andrey berjalan menuju wastafel dan membuang ludahnya yang bercampur darah dan mencuci wastafel itu menggunakan air mengalir

''gue gak makan, biar darah Lo berhenti aja'' ucap Andrey

''ohhh aku kira kamu vampir'' kekeh Nadia

''gue bukan vampir tapi gue kanibal'' ucap Andrey membuat Nadia terkejut

''kamu ini ada ada saja'' ujar Nadia berusaha berfikir positif

Andrey berjalan mendekati Nadia yang mundur ketakutan, hingga ia mentok di tembok ''k-amu mau ngapain?''

tak tahan dengan ekspresi ketakutan Nadia, Andrey tertawa lepas rasanya sangat seru menjahili Nadia

''hahahaha muka Lo lucu bangat dah'' tawanya membuat Nadia menangis

''hikss... kamu jahattt'' ucap Nadia menundukkan kepalanya

Andrey menghentikan tawanya dan mengangkat dagu Nadia untuk melihat wajah Nadia

''maaf, gue cuman bercanda'' ucap Andrey

Nadia mengeraskan tangisannya ''b-ercandanya gak lucu hiks''

Andrey mendudukkan Nadia di atas meja pantry dan mengecup kedua mata Nadia

cup

cup

''maaf gue salah''

''i-yah'' ucap Nadia menarik ingusnya yang sedikit keluar, bukanya jijik justru malah menambah kesan imut bagi Andrey

tak tahan dengan semua tingkat Nadia, Andrey memiringkan kepalanya dan mengecup bibir Nadia dan menghisapnya dalam, Nadia yang terkejut reflek ingin melepasnya

dengan cepat Andrey menahan kepala Nadia dan memperdalam ciumannya

30 detik berlalu Nadia kesusahan untuk bernafas, ia memukul mukul dada Andrey

setelah terlepas ia menghirup rakus oksigen ''kamu udah gila yah mau matikan aku?'' tanya Nadia garang

''bibir Lo manis'' ucap Andrey tersenyum seperti kakek kakek pedofil

''diam kamu, aku kesal sama kamu, jangan ajak aku bicara lagi. pergi sana aku mau masak'' husir Nadia melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda

satu setengah jam berlalu ia selesai memasak dan menyajikannya di depan Andrey

ia duduk di kursi sebelahnya dan memakan makanannya tanpa berbicara sepatah katapun

''lo marah sama gue?''

''.....''

''gue minta maaf''

''.....''

''lagian ngapain sih harus marah, kita kan udah sah'' ucap Andrey mendapat tatapan tak bersahabat dari Nadia

''.....''

''nad''

''.....''

''NADIA''

''......''

''yang gak jawab, gue doain bisu dan tuli'' ujar Andrey

''apa?'' garangnya

Andrey tersenyum penuh kemenangan ''i love you'' ucap Andrey

''ihh kamu udah gila'' ucap Nadia

🌺🌺🌺

gimana? bagus gak? maaf kalau ada kata kata yang kurang baik, kalau typo tandai yah

makasih udah baca jangan lupa follow like komen dan vote yang banyakkk semuanya

sampai jumpa besok semua Jagan bosan yah

1
Pipitputriamanda Amanda
ceritanya bagus semangat terus thour💪
auathenabiruu: terimakasih kakak cantipp atas kunjungannya, cerita hujan dan payung lebih seru tau kakkk
total 1 replies
AkashiAMP
gua baca karena Nadia adalah orang pertama yang buat gua jatuh hati.
AkashiAMP: bertepuk sebelah tangan
total 3 replies
AkashiAMP
mulutnya kok kasar sih
$ Fiksi•Novel $
ngomong ngomong, karena udah mampir, bikinin teh dong. 🤣
$ Fiksi•Novel $
mampir nih, semangat ya author 👍
💕💕Elaa_Clara.💕💕
setiap kata ulang kasih tanda (-) ya ...
💕💕Elaa_Clara.💕💕
di koridor. (kasih spasi)

ceritanya bagus... semangat ya!!!
💕💕Elaa_Clara.💕💕
membangunkan (mungkin maksudnya)
✌️
Gula manis kehidupan
baca juga prolog tapi dah bikin degdegan pen baca terus
auathenabiruu: kakak bisa aja jadi terhura akunya eaaa wkwkw terimakasih pujiannya kakakk
total 1 replies
R3Fresh
I am coming
auathenabiruu: eaaa terimakasih banyak kakak
total 1 replies
♪𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆ᄂ⃟ᙚмiko²🔥💥🗡️࿐
pembawaan ceritanya santai, konfliknya ringan tapi cukup menguras energi sama karakter si Intan kerna egois dan mentingin diri sendiri tanpa mengambil tau tentang anak anaknya.
ternyata Nadia dan Nadira nama aslinya Alana dan Alena..
ternyata juga anak keluarga Adihtama yang di culik sama intan terus di letak di panti.. adek Marvel sama Angkasa
salut juga sama teman teman Nadira, Marvel... geng geng motor..
"walau sudah memaafkan ternyata tidak dapat menghilangkan trauma yang ada," ya kata kata itu sesuai untuk Nadia..
walau karakter Angkasa singkat, udah dapet pastikan kalau Angkasa itu sosok yang hangat sama adek adeknya..

"jangan memulakan konflik yang berakhir dendam kesumat"

udah itu aja.. thanks ya👏🏻
auathenabiruu: okee kak semoga suka yaa
total 5 replies
♪𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆ᄂ⃟ᙚмiko²🔥💥🗡️࿐
ehhh cewe loh sepupunya.. ku kira cowo🙏🏻
auathenabiruu: wkwkw padahal namanya udah ada di sana loh kakkk
total 1 replies
Hanni🍯
emang ya orang-orang kayak gini, dia yang mulai dia juga yang merasa jadi korban. gedek rasanya/Hammer//Hammer/
Hanni🍯
damai sekali/Sly/
Erlin
nama karakter ivan ingetin aku sama mantan crush ku hikss, tapi gpp lanjutkan karyamu kaa baguss
Erlin
semangattt jangan pantang menyerah untuk bikin Novell yaa
Abu Yub
udah..
Abu Yub
Aku kasih bintangnya masuk ngak dedek/Pray//Ok//Good/
Titin Maryati
iya nih padahal aku ingin tau kelanjutannya Thor ceritanya 🙏🙏
kaylla salsabella
kak kok novel yang berjudul calissa Ilona gak ada lanjutannya
auathenabiruu: iyahh kakak
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!