NovelToon NovelToon
TERJEBAK NAFSU

TERJEBAK NAFSU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Selingkuh / Konflik etika
Popularitas:53.6k
Nilai: 5
Nama Author: Putra Al - Bantani

Diangkat dari kisah nyata yang sedikit dibumbuhi oleh tulisan karya Author dan mengganti nama tokoh didalamnya.
Kisah ini berawal dari rumah tangga Indra Wiguna seorang pengusaha kayu tersukses, usahanya telah diekspor sampai keluar negri, Indra Wiguna memiliki seorang Istri bernama Widiya Sari, seorang wanita yang cantik dan anggun.
Sebagai istri pengusaha sukses dia sangat dimanja oleh suaminya dan setiap keinginannya selalu dituruti.
namun pada suatu ketika konflik rumah tangganya terjadi dan Widiyapun menjadi membuka diri kepada setiap orang.

yok baca kisah selanjutnya dalam novel ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putra Al - Bantani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB - 15

   Putri hanya terus diam dan tidak sepatah katapun terucap dari bibirnya, bahkan dia tidak mampu lagi untuk bergerak.

Disaat Rendy terus membelai rambutnya dan menghapus air matanya saat itu.

Namun dengan kekuatan tersisa dia menepis tangan Rendy perlahan dar tubuhnya.

"Sudah, sudah ya...." kata Putri dengan suara lirih dan senyum tipis sambil menoleh ke arah Rendy.

"Kenapa Put? Kamu belum menjawab pertannyaan ku?" kata Rendy kepada Putri sambil matanya melihat dari ujung rambut hingga ke lutut Putri.

"Atau, kamu mau minum sayang?" tanya Rendy sambil mengambilkan air putih lalu meletakkannya dibibir Putri.

Perlahan gadis itupun meminum air itu dengan matanya tetap memandangi wajah Rendy.

Setelah memberikan minum ke Putri, Rendy meletakkan kembali gelas tersebut diatas meja.

"Aku mau pulang" rengek Putri setelah hatinya tenang, karena telah meneguk segelas air putih itu.

"Loh, kok cepat banget sih Put? Kan belum jam enam sore?" tanya Rendy, "Lagian kamu belum menjawab pertanyaanku tadi?" lanjut Rendy kembali.

Putri menarik nafas panjang, hingga bahunya terangkat keduanya sembari matanya terpejam, "Iya Ren.., tapi..., aku mau pulang!" kata Putri kembali.

"Jawab dulu dong sayang?" melas Rendy pada Putri.

Putri hanya diam, dia tak mampu berkata, dan saat ini suasana hening.

Kembali Putri menarik nafasnya perlahan, "Ok, kalau aku jawab, aku pulang ya....?" tanya Putri kepada Rendy sambil tersenyum kecil.

"Ya sudah deh, kalau kamu mau pulang, aku tidak bisa menahanmu" jawab Rendy sambil memalingkan wajahnya, ada rasa sedikit kesal dihatinya.

"Aku minta maaf ya Ren, tapi saat ini aku tidak tau, aku ingin segera pulang saja" kata Putri, "tapi aku juga....., cin...cinta dan sayang padamu Ren" ucap Putri dengan nada yang terbatah-batah dan dia diam seketika, serta kembali menatap kosong, seolah-olah dia tidak sadar mengucap kata-kata itu.

Rendy yang mendengar ucapan Putri sangat bahagia, dia perlahan kembali menolehkan wajahnya ke arah Putri yang masih menatapnya dengan kaku.

Rendy tersenyum bahagia, karena baru kali ini juga dia mendengar Putri mengatakan Cinta kepadanya, sebab meski dia telah berpacaran, tapi Putri belum pernah mengatakan itu kepadanya.

Disaat Putri terpaku menatap Rendy dengan perasaan yang tidak karuan dari ucapannya yang dia tidak tau mengapa dia bisa mengucaokan kata itu, sedangkan Rendy begitu bahagia mendengar ucapan cinta dari Putri.

Disaat itulah Rendy berkesempatan perlahan mengecup bibir Putri yang lembut tersebut.

Jantung Putri berhenti berdetak menerima ciuman itu, dia sudah tidak tau apa-apa lagi, tubuhnya pun sudah tidak bisa bergerak lagi, hanya kedua bola matanya saja yang bisa berbolak-balik melihat semua keadaan di sekitar.

Lama bibir Rendy menempel di bibir Putri, hingga perlahan-lahan pria keturunan cina itu melepaskan kecupannya di bibir gadis cantik tersebut.

"Terimakasih ya sayang" kata Rendy sambil tersenyum bahagia, "Ya sudah kalau kamu mau pulang, hati-hati ya?" kata Rendy kembali kepada Putri yang masih duduk terpaku dan hanya matanya saja yang menatap kosong kearah Rendy.

"Hey...," kata Rendy menggetarkan tubuh Putri, dan seketika Putri terhentak bagaikan mimpi.

Putri segera bergegas mengambil tas dan juga buku serta map pelastiknya yang ada di meja untuk beranjak pulang kerumahnya.

"Ma...., Putri mau pulang!" teriak Rendy yang memanggil ibunya.

Dengan segera Yuliawati kembali keruang tamu, Putri menyalami tangan Yuliawati dan mencium tangannya "Pulang ya tante" kata Putri.

"Iya, kok cepat kali? Sering-seringlah main kemari" kata Yuli kepada Putri dengan tersenyum.

"Oh, iya tante, nanti ada waktu saya akan kemari lagi" jawab Putri, "Pulang ya tante" ujar Putti kembali sembari menyetater motor meticnya dan kemudian melajukan motornya meninggalkam rumah Rendy yang masih berdiri bersama mamanha menatap kepergiannya.

......................

    Seperti biasa, pagi itu Widiya telah sibuk dengan aktifitas sehari-harinya dalam kegiatan rumah.

Putri turun dari atas dengan menapakki anak-anak tangga yang ada di lantai rumahnya.

"Dengaren kamu bangun pagi?" kata Widiya kepada Putri sambil terus bekerja, dia heran melihat Putri yang hari ini telah bangun dari tidurnya.

Wajah Putri sedikit layu seperti orang yang kurang tidur, dan dia tidak menhawab pertanyaan mamanya yang heran melihat dia sudah bangun dijam yang masih sangat pagi itu.

"Hee..., kenapa kamu? Kok wajahmu seperti kurang tidur?" kata mamanya.

Putri berjalan mengambil air putih dan kemudian dia meneguk segelas air putih tersebut.

"Nggak apa-apa ma" jawabnya enteng.

"Jadi kenapa kok cepat bangunnya?" Widiya tersenyum sedikit ngeledek Putri.

"Bangun pagi salah...., bangun siang pun salah...." kesal Putri yang tengah duduk di meja makan.

"Bukan salah! Kan bagus kamu bisa bangun pagi?" kata Widiya yang terus bekerja membantu bu Tina di dapur.

"Jangan gara-gara mau bangun pagi kamu kurang tidur malam" sambung Widiya kembali.

"Nggak lo ma..." kata Putri menjawab mamanya.

Kemudian dia berdiri dan berjalan menuju ruang keluarga dengan msnyetel layar tv nya.

Duduk di pojokan sofa, dia menatal layar tv dengan tatapan kosong, Putri masih terbayang akan kelakuan Rendy padanya siang kemarin.

Sebagai seorang wanita, baru itu pertama kali dia mendapat ciuman dibibirnya, hal itu yang membuat hatinya tidak karuan dan yerus teringat akan hal tersebut.

Matanya susah untuk dipejamkan, kelakuan Rendy benar-benar telah membiusnya menjadi wanita yang sesungguhnya.

Selama ini memang Putri belum pernah sekalipun dijamah oleh pria, bahkan jangankan ciuman, pegang tangan pun dia belum pernah dengan lelaki.

Pengalaman pertama ini yang membuatnya sangat berubah, hatinya berbunga-bunga namun masih ada rasa takut yang luar biasa.

Ingin rasanya dia memarahi Rendy kemarin saaat bibirnya dikecup oleh pria keturunan cina itu dan menampar wajahnya, tetapi dia justru tidak sanggup, bahkan dia sangat menikmati apa yang dilakukan oleh Rendy kepadanya.

Hanya siaran televisi yang sibuk mengudara, tetapi Putri sibuk dengan batinnya, meski matanya tetap memandang acara televisi tersebut.

Kini dia tidak tau harus bagaimana jika nanti ketemu lagi dwngan Rendy, dia malu tapi mau.

"Ah kenapa bisa begini?" tanya Putri di dalam hatinya, "Hei Putri..., ada apa sih kamu?" dia terus bertarung dengan hatinya.

Semalaman dia sulit untuk memejamkan matanya mengingat semua peristiwa yang dialaminya bersama Rendy.

Disisi lain dia sangat bahagia mendapatkan kecupan dari seorang yang dia cintai seperri mana pada umumnya setiap wanita di dunia ini.

Namun disisi lain, diabjuga merasa takut dan malu, malu bila dia di cap sebagai wanita murahan, padahal dia seorang wanita yang berpendidikan dan terpelajar.

Semua itu telah membuat Putri bingung dan menjadikan dia sering termenung.

1
Isnawaty Djafar
keren
Isnawaty Djafar
Lumayan
Isnawaty Djafar
Biasa
Journal. Lilac
keren kak
Agung Fathurahman
cerita selanjutnya kapan
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat terus author
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat
Elisabeth Ratna Susanti
like 👍
Putra Al - Bantani: terimakasih kak
total 1 replies
Sena judifa
lanjut thor
Putra Al - Bantani: makasih kak
total 1 replies
Sena judifa
takut tuh ren putrinya
Elisabeth Ratna Susanti
like 👍
Putra Al - Bantani: thanks kak
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
maaf baru sempat mampir di sini 🙏
Putra Al - Bantani: iya kak tidak apa2 terimakasih
total 1 replies
Ucy (ig. ucynovel)
bilang aja blm bs kasi jawaban skrg😊
Ucy (ig. ucynovel)
aku mampir lg thor
Putra Al - Bantani: terimakasih kak
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
tetap semangat ya👍👍👍
Putra Al - Bantani: terimakasih kak
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat up nya thor👍👍
Putra Al - Bantani: ok kak
total 1 replies
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
so hot😱😱
lanjut👍👍👍👍
Putra Al - Bantani: terimakasih kak
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Putra Al - Bantani: Thema kak
total 1 replies
Sena judifa
muara cinta kita mampir thor
Sena judifa
oh kayupun ada levelnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!