Mengorbankan segalanya dan bahkan mendonorkan ginjalnya untuk sang ibu mertua.
justru membuat dirinya dibuang seperti sampah oleh sang suami dan keluarganya.
Karna dianggap penyakitan dan tidak dibutuhkan lagi.
Apa yang akan dilakukan pada si wanita cantik,untuk membalaskan dendamnya pada sang mantan suami dan juga keluarganya??
Follow Ig Me : Mitha_shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
Sebulan kemudian..
Zia akhirnya menjalani hidupnya seorang diri.Ia tidak berani menceritakan apa yang sudah terjadi dengan pernikahannya.Bahkan perlakuan Randy dan ibunya yang telah membuang dirinya seperti sampah.Pernikahan nya yang gagal,membuat ia merasa malu jika Aurel mengetahuinya.Sebab Aurel sudah sempat memperingati dirinya agar untuk memikirkannya lagi jika ingin menikah dengan Randy.
Aurel yang merasa Randy bukan orang yang tepat dan merasa janggal,membuatnya mengingatkan Zia untuk jangan terlalu cepat mempercayainya,apalagi memutuskan untuk menikah.
Tapi ibarat nasi sudah menjadi bubur,semua yang terjadi sudah terlambat dan tidak bisa diulang lagi.
Zia menjalani hidupnya dengan suram,terlebih keadaannya yang memprihatinkan.Karena terkadang ia selalu merasakan rasa nyeri di perutnya setelah pasca operasi donor ginjalnya.Ia seakan hanya bisa merasakan penderitaannya sendiri.Disaat sebenarnya dia sangat membutuhkan perhatian Randy yang selama ini ia cintai.
Zia juga masih tidak percaya jika pernikahannya harus kandas begitu saja.Yang selama ini pernikahan mereka baik-baik saja dan bahagia.Zia juga tidak tahu kenapa Randy harus menceraikan dirinya.
Dan hingga saat ini Zia pun masih sangat mencintai Randy.Kenangan manis yang yang selalu ia lewati bersama,sangat sulit ia lupakan begitu saja.Tapi ia juga tidak bisa kembali ke waktu yang sebelumnya.Karena semua sudah terjadi.Randy sudah menceraikannya secara sah.Dan Zia tidak bisa memaksa Randy untuk kembali padanya.
Tapi..
Zia yang tidak bisa menahan perasaan rindunya pada Randy.Langsung bergegas pergi menuju kediaman Randy.
Tiba di kediamannya,Zia langsung menekan tombol bel pintu.
"Iya tunggu sebentar.." sahut seorang wanita.
Yang seketika membuat Zia sedikit kaget dan bingung mendengar suara yang asing baginya.
Tidak berapa lama pintu terbuka dan terlihat seorang wanita cantik berdiri tepat didepan pintu.
"Iya,anda siapa??" tanya wanita itu yang tidak lain adalah Cintya.Wanita yang masih belum diketahui Zia.
"Euh..Itu,apakah Randy ada??" tanya Zia yang sebelumnya berniat ingin menemui Randy.
Sesaat Cintya memperhatikan penampilan Zia yang terlihat kusut dan tidak terawat.
"Tunggu,apakah kau mantan istri suamiku??" tanya Cintya menebak.
Zia pun terkejut saat Cintya menyebutkan Randy adalah suaminya.
"A..apa??" seru Zia yang kaget dan tanpa sengaja melihat beberapa mainan bayi yang pernah sempat ia lihat dikamar ibu mertuanya waktu lalu.
"Jadi benar kau mantan istrinya??wanita yang sudah mendonorkan ginjalnya untuk ibu mertuaku??" tanya Cintya kembali menebak dengan gaya sombongnya.
"I..Itu..Bagaimana kau tahu?" tanya Zia yang terlihat syok melihat sosok wanita yang ternyata pengganti dirinya menjadi istri Randy.
"Karena mu aku harus menunggu waktu yang cukup lama,tentu saja aku tahu tentang dirimu." jawab Cintya mengungkapkan.
"Apa??" seru Zia kembali kaget.
Sesaat Cintya tersenyum menyeringai.
"Harusnya Randy sudah mengatakan hal ini padamu,dia mendekati mu dan dinikahi bukan karena dia mencintai mu..tapi cuma ingin memanfaatkan ginjal mu,dan wanita yang sangat dicintai dia sebenarnya yaitu cuma aku." ungkap Cintya sambil menunjuk dirinya dengan bangga.
"Kami sudah lama hidup bersama bahkan memiliki bayi.Jadi berhentilah bermimpi." ujar Cintya dengan kata tajamnya.
"Bayi?? jadi mainan yang dibeli ibu waktu itu.-" ucap Zia yang langsung menebak.
"Ya tentu saja untuk bayi ku,kau pikir untuk mu??kenapa kau baru sadar??dasar wanita bodoh." sahut Cintya memperjelas tebakan Zia.
Zia pun langsung kembali syok dan mematung.Seakan tidak percaya dengan semua yang ia dengar dari mulut Cintya.
"Jadi mulai sekarang menjauh lah kau dari kehidupan kami.Dan jangan pernah lagi muncul dihadapan kami..Sekarang pergi lah,kau sangat tidak layak berada disini." ucap Cintya menyuruh Zia pergi.
Zia yang dengan perasaan syok langsung bergegas pergi.Hatinya begitu sakit dan hancur berkeping-keping.Seakan hidupnya telah dipermainkan oleh mereka.Dengan segala pengorbanan dan cinta tulus yang ia berikan pada mereka,tapi justru dibalas dengan sebuah pengkhianatan dan kebohongan yang menyakiti hatinya.
puaskan balasdendanmu Zia