Genre ~~ Kriminal Story
Bercerita tentang gadis kecil ceria bernama Claudia yang berubah jadi seorang boss mafia kejam yang sangat disegani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irwineka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GM 15
"Berpikir positif saja dulu !! Claudia pasti bisa menjaga diri "ucap Alana menenangkan.
Usahanya berhasil setelah tadi ia sempat dibentak oleh Stevan karena saking paniknya.
Alana memutuskan menyetir mobil karena masih khawatir dengan kondisi panik suaminya.
Sementara itu,keadaan di kota T sudah sedikit tenang. Pasukan penyerang jalur udara kiriman negara C berhasil dipukul mundur oleh pasukan rahasia Black Rose yang berada di kota kecil M di negara C. Disaat yang sama kereta yang membawa korban selamat insiden kota T telah sampai di kota M. Mereka yang mendengar pasukan yang menyerang kota mereka berhasil ditaklukkan merasa senang dan lega.
Bagaimana dengan markas Jack ?
10 menit berselang setelah panglima Gema menjalankan kereta yang berisikan seluruh warga kota T,atas perintah Claudia melalui Peter panglima Rio dan panglima Kris diperintahkan untuk kembali mengaktifkan rudal.
Sistem menghitung mundur,mulai dari 10,9,8,7,6,5,4,3,2,1 tit tit tit .....................................................................
BLAMMMMMM
terdengar suara ledakan bergemuruh di langit kota T. Rudal yang melesat keluar telah membuat bom di markas Jack meledak sempurna,menghancurkan seluruh yang ada di permukaan tanah itu. Markas Jack beserta isinya hancur lebur. Puluhan jet tempur yang berputar-putar di atas markas turut hancur terkena imbas bom yang maha dahsyat. Bau anyir darah menyeruak seketika. Hanya tersisa 3 jet tempur yang tidak terkena imbas bom yang meledak langsung berputar haluan menuju negara C. Tapi kemudian pasukan rahasia dari kota M di negara C datang menghadang dan memukul mundur mereka. Tanpa perlawanan berarti pasukan Robinson mundur.
*****
*****
"anda tidak bisa terbang ke sana tuan,akses keluar masuk kota T ditutup sementara akibat insiden semalam" seorang petugas bandara menjelaskan pada Sam yang melakukan reservasi tiket perjalanan darurat ke wilayah yang dinilai berbahaya saat ini.
"kakakku satu-satunya ada di sana,aku harus menyusulnya,aku harus memastikan keadaannya " bentak Sam penuh emosi pada petugas.
Terpaksa petugas tersebut memanggil tenaga keamanan untuk mengamankan Sam agar tidak semakin membuat kericuhan. Sam berusaha berontak dan berteriak-teriak saat dirinya dengan tidak hormat diseret keluar oleh 2 petugas keamanan bandara.
"maaf,kami hanya menjalankan tugas. Tuan. "
"sekarang silakan anda pergi dari sini !"
ucap mereka bergantian.
Sam menendang udara sebagai bentuk pelampiasan kemarahannya. Ia segera naik sebuah taksi yang kebetulan berjejer rapi menunggu penumpang yang butuh jasa mereka.
"sayang,hari ini adalah jadwal pertemuan dengan Jack company. Apa sudah ada kabar jam berapa perwakilan mereka akan datang ?" tanya Alana setelah melihat buku agenda kerja CEO SA Company yang tidak lain adalah Stevan,suaminya.
Ya,Stevan terpaksa harus tetap bekerja karena ternyata papi Bram sedang dalam keadaan tidak sehat,beberapa hari belakangan ayah Alana itu sering mengeluh sakit dan nyeri di area dada dan tidak kuat dengan udara dingin.
"entahlah,kalau mereka tidak datang sampai tiba jam makan siang nanti maka sesuai isi perjanjian kontrak maka kerjasama secara otomatis di hentikan,dan perusahaan akan menarik mundur karyawan yang dikirim ke perusahaan milik tuan Jack " Stevan menjelaskan dengan detail pada Alana dan disambut dengan anggukan kecil.
Sampai tiba jam makan siang,Stevan dan Alana memutuskan makan siang di kantin perusahaan. Memang pagi tadi Alana meliburkan ART nya karena anaknya yang sedang sakit. Ia juga tak sempat memasak karena bahan masakan di kulkas nya sangat minim lalu memutuskan sarapan di luar. Setelah sarapan mereka lanjut ke rumah Claudia yang ternyata kosong,rumah Claudia dalam keadaan tertutup dengan pagar tinggi menjulang tergembok dari dalam pagar.
Berlanjut mereka pergi ke rumah orang tua Alana yang juga merupakan orang tua angkat Stevan sekaligus mertuanya,tujuannya untuk meminta bantuan mengurus perusahaan selama beberapa hari tapi gagal karena papi Bram sedang tidak enak badan.
Di kota M,pasukan rahasia milik Claudia telah berhasil mengambil alih pasukan mafia Robinson,sementara itu Robinson yang berada di kota S berada dalam penyidikan pihak berwajib kota tersebut. Seluruh pasukan mafia yang tersisa langsung diambil alih kepemimpinan oleh Claudia,dengan begitu secara tidak langsung Gadis itu telah memperluas jaringan mafianya.
Saat ini Claudia sedang berada di kota M, setelah mengirimkan sebuah pesan kode pada kepolisian kota S dan negara C bahwa otak utama kerajaan di Kota T negara A adalah Robinson,Claudia langsung terbang ke kota M di negara C. Peter dan panglima yang lain masih harus menyelesaikan tugas mereka di Kota T . Panglima Gema juga masih belum kembali dari tugasnya di kota M negara A. Banyak sekali penduduk kota T yang harus diberi bantuan mulai dari tenda pengungsian makanan dan kebutuhan yang lain.
Kalau dia sedikit bernafas lega karena dendamnya sedikit terbalaskan. Ia tak langsung membunuh Robinson karena menurutnya itu adalah hukuman paling ringan. Gadis yang belum genap berusia 20 tahun itu ingin agar Robinson merasakan penderitaannya di penjara dan ia tak harus menceritakan sepak terjangnya selama ini pada sang kakak Stevan Stanley.
Satu minggu berselang,Minggu pagi Sam mendapat sebuah kiriman surat tanpa nama pengirim. Sam gegas masuk ke dalam mobilnya, ia akan berangkat ke kantor dengan diantar oleh seorang sopir karena beberapa hari yang lalu Sam mengalami kecelakaan yang menyebabkan tulang tangan kanannya terkilir dan terpaksa digendong dengan menggunakan alat.
Dengan menggunakan satu tangan Sam membuka amplop berwarna putih yang tadi ia terima saat akan keluar gerbang rumah mereka menuju ke kantor.
Isi surat : Hai Sam Arthur, adikku terkasih.
Kalau surat ini sampai di tanganmu itu artinya kita tak akan bisa bertemu lagi karena aku sudah pergi jauh dan sangat jauh sekali.
Aku hanya ingin menyampaikan satu kata maaf padamu tentang sebuah rahasia besar yang selama ini ku sembunyikan darimu.
Jangan terkejut.
Albert adalah anakku dengan kekasihmu Bianca. Jauh sebelum kau mengenalnya aku yang lebih dulu tahu tentangnya dan tertarik padanya tapi wanita itu seolah tak tersentuh oleh lelaki manapun kecuali seorang Sam Arthur.
Lalu ketika kau menjalankan kasih dengan Bianca aku selalu berusaha menghancurkan hubungan kalian dengan berbagai cara berharap suatu saat hanya aku yang akan jadi pemilik hati seorang wanita setia seperti Bianca.
Puncaknya saat aku tahu Kian kah ditunangkan dengan mantan sahabatku ,Robinson. Aku kalap dan melakukan sesuatu pada Kekasihmu. Tiga minggu setelahnya aku mendengar kabar Kalau Bianca tengah berbadan dua. Aku yakin itu adalah anakku karena aku tahu kalau Robinson mandul dan aku yang membuatnya mandul dengan memberikan obat-obatan.
Beberapa tahun berselang,terjadi sebuah kecelakaan yang menimpa keluarga Robinson,paling parah adalah Albert. Dia butuh darah dan kebetulan golongan darahku dan Robinson sejenis,Saat itu Robinson tidak bisa menyumbangkan darahnya karena dia juga menjadi korban dan tidak sadarkan diri.
Aku memanfaatkan kesempatan meminta untuk dilakukan tes DNA antara aku dan Albert. Kau tahu hasilnya ? 99,4% cocok sebagai ayah dan anak.
Maaf aku merahasiakan ini semua darimu. Aku ingin mengatakan padamu tapi menunggu waktu yang tepat dan ternyata waktu itu adalah hari ini. Walau aku dan Robinson kini adalah musuh,Aku cukup bahagia karena dia sangat menyayangi Albert layaknya anaknya sendiri,mungkin karena dia mengira kalau Albert adalah anak kandungnya.
Jangan marah pada Bianca !! karena semua bukan salahnya. Tetap sayangi Albert walau dia masih terus menunjukkan rasa ketidaksukaannya terhadapmu, dia hanya mengira kehadiranmu yang sudah mengusik ketenangan dalam rumah tangga kedua orang tuanya.
Lanjutkan hidupmu dengan damai,jangan mengikuti jejakku !!
Sampaikan salam kasihku untuk mereka !!