NovelToon NovelToon
SKENARIO KEHANCURAN UNTUK SUAMIKU

SKENARIO KEHANCURAN UNTUK SUAMIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

Bagi Aris dan ibunya, Tita adalah istri sempurna: kaya, penurut, dan sabar. Saat Tita divonis tak bisa memberi keturunan, mereka berlagak menerima dengan lapang dada. Padahal di belakangnya, Aris diam-diam menikah siri demi mendapatkan anak sambil terus menikmati kemewahan dari uang Tita.
​Mereka pikir Tita bodoh. Padahal, Tita sudah tahu segalanya.

​Tanpa air mata atau labrakan emosional, Tita tersenyum dingin. Ia mulai memutus aliran dana, merebut asetnya, dan menjebak bisnis Aris ke jurang utang.

​"Kalian pikir bisa hidup mewah di atas penderitaanku? Mari kita lihat seberapa lama kalian bertahan tanpa sepeser pun uangku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SKENARIO KEHANCURAN UNTUK SUAMIKU

Siang itu, matahari Jakarta bersembunyi di balik awan tipis. Ketegangan kasus hukum dan hiruk-pikuk penyitaan aset keluarga Aris serta penangkapan Reno perlahan mulai mereda, meninggalkan kedamaian yang sudah lama tidak kurasakan.

​Di dalam ruang kerjaku, aku sedang merapikan beberapa dokumen penting saat pintu terketuk pelan.

​"Tita, makan siang yuk?" ajak Kak Olan sembari melongokkan kepalanya dari balik pintu.

​Aku tersenyum tipis, merenggangkan otot-otot leherku yang agak kaku. "Boleh, Kak. Mau makan di mana? Ajak Ko Felix sekalian?"

​Kak Olan melangkah masuk, menyandarkan tubuhnya di tepi mejaku dengan wajah yang berpura-pura tenang. "Felix udah nunggu di restoran bawah. Tapi... sorry ya, Ta, Kakak tiba-tiba ada rapat mendadak sama klien dari luar kota. Jadi kamu makan berdua aja sama Felix, ya?"

​Aku mengerutkan kening sedikit heran. "Lho, bukannya rapat klien baru besok lusa, Kak?"

​"Dimajuin mendadak, Ta. Udah, kamu turun aja duluan, kasihan Felix udah nungguin dari tadi," kekeh Kak Olan sembari mengibaskan tangannya, bergegas keluar dari ruanganku sebelum aku sempat bertanya lebih lanjut.

​Aku menggelengkan kepala pelan, tidak menyimpan curiga. Aku merapikan pakaianku, mengambil tas tangan, lalu melangkah menuju restoran bernuansa private yang terletak di lantai dasar gedung kantor Glowinc.

​Siang itu, suasana restoran bernuansa private di lantai dasar gedung kantor Glowinc Group terasa tenang. Ketegangan kasus hukum yang menguras emosi belakangan ini perlahan mulai surut, meninggalkan kedamaian yang sudah lama tidak kurasakan.

​Di sudut ruangan dekat jendela, Ko Felix sudah duduk menungguku. Pria itu tampak kaku seperti biasa dengan kemeja putih berpotongan rapi. Wajahnya yang tegas dan datar membuat orang luar yang melihatnya mungkin akan segan untuk mendekat.

​"Ko Felix," panggilku pelan sembari mendudukkan diri di kursi seberangnya.

​Felix mengalihkan pandangannya dari layar ponsel ke arahku. Ekspresi kaku di wajahnya sedikit melunak. "Tita. Olan mana? Bukannya tadi dia bilang mau turun sekalian?"

​"Kak Olan katanya tiba-tiba ada rapat mendadak sama klien dari luar kota, Ko," jawabku sembari membenahi posisi duduk. "Jadi dia nyuruh aku turun duluan."

​Felix hanya mengangguk pelan tanpa banyak berkomentar. Ia memanggil pelayan untuk memesan makanan, lalu suasana di antara kami sempat hening beberapa saat tipikal Ko Felix yang memang bukan tipe pria yang pandai membuka percakapan manis.

​"Gimana kabar Valerie?" tanyaku mencoba mencairkan suasana. "Kemarin Kak Olan sempat cerita sedikit."

​Felix merapikan posisi cangkir tehnya, berdehem pelan untuk menghilangkan kecanggungannya. "Ah, soal itu... Kamu sudah tahu kalau Valerie mau menikah?"

​Aku tersenyum tipis, mengangguk. "Iya, Ko. Valerie sempat kirim pesan singkat kemarin. Tapi aku belum lihat undangan resminya."

​Felix merogoh saku jasnya, mengeluarkan sebuah amplop tebal berwarna cream elegan berstempel emas, lalu menggesernya perlahan di atas meja ke hadapanku.

​"Ini dari Valerie," ucap Felix datar, walau matanya memperhatikan reaksideku. "Dia secara khusus minta aku menyerahkannya langsung padamu. Dia bilang, kamu harus datang."

​Aku mengambil amplop cantik itu dengan perasaan hangat. "Pasti datang, Ko. Valerie itu sudah seperti adikku sendiri dari zaman SD dulu. Kak Olan dan seluruh keluarga juga rencana mau datang semua ke Singapura."

​"Baguslah," jawab Felix singkat. Ia diam sejenak, menyesap tehnya sebelum bertanya lagi dengan nada yang pura-pura santai. "Kalian cuma datang untuk acara pernikahan, atau... ada rencana lain?"

​"Aku rencana mau tinggal agak lama di sana sama Kak Olan, Ko," balasku jujur, memandangi cangkir tehku. "Mungkin untuk sementara waktu aku mau istirahat total, liburan, sambil mengurus beberapa urusan ekspansi kecil di sana. Biar pikiran lebih segar saja."

​Mendengar ucapanku, gerakan tangan Felix yang sedang memegang cangkir mendadak terhenti sejenak. Ada binar lega yang tersirat sangat tipis di matanya, walau raut wajah kaku itu mencoba tetap tenang.

​Bagi Felix, keputusan itu artinya satu hal. Tita akan jauh dari lingkungan beracun masa lalunya dan secara tidak langsung, Felix akan memiliki banyak waktu serta kesempatan untuk berada di dekat Tita selama di luar negeri.

​Felix membenarkan posisi duduknya, menatapku lebih fokus. Nada suaranya berubah menjadi sedikit lebih serius.

​"Soal urusanmu dengan Aris... bagaimana?" tanya Felix perlahan, memastikan. "Apakah proses perceraianmu dengannya sudah tuntas sepenuhnya?"

​Aku menghela napas panjang, namun kali ini bukan napas berat, melainkan rasa lega yang membuncah.

​"Sudah, Ko. Semuanya sudah diurus tuntas sama pengacaraku," jawabku mantap, menatap mata Felix tanpa ada rasa ragu lagi. "Gugatan cerai sudah dikabulkan, akta cerai juga sudah keluar. Sekarang Aris fokus menghadapi hukuman penjara atas kasus penggelapan itu, dan aku... mau fokus menata hidupku yang baru."

​Felix terdiam menatapku beberapa detik. Wajahnya yang biasanya dingin kini memperlihatkan segaris senyuman tipis senyuman yang sangat langka, namun terasa begitu tulus dan menenangkan.

​"Bagus," ucap Felix pelan dengan suara beratnya yang mantap. "Kamu mengambil keputusan yang sangat tepat, Tita. Masa lalumu sudah selesai."

​Sementara itu, di lantai atas gedung kantor.

​Olan berdiri di dekat jendela ruang kerjanya sembari menyesap kopi, memandangi pemandangan Jakarta dari balik kaca. Ingatannya melayang ke beberapa tahun lalu momen saat ia baru saja pulang dari acara pernikahan Tita dan Aris.

​Kala itu, Olan tidak sengaja menemukan Felix sedang berdiri sendirian di balkon luar gedung resepsi, memandangi Tita dari kejauhan dengan tatapan yang begitu terpukul dan hancur.

​Di situlah Olan baru mengetahui rahasia besar yang disimpan sahabatnya rapat-rapat selama bertahun-tahun.

"Kamu suka sama Tita, Lix? Dari kapan?" tanya Olan kaget setengah mati malam itu.

​Felix saat itu hanya tersenyum pahit, meneguk minumannya tanpa mengalihkan pandangan dari Tita yang tersenyum di samping Aris. "Dari dulu, Lan... Sejak aku kelas tiga SMA dan Tita masih kelas tiga SMP. Saat aku pulang liburan ke Indonesia dan melihatnya tumbuh jadi gadis yang manis. Tapi saat aku selesai merintis karir di luar negeri dan berniat pulang untuk menyatakannya... kamu malah memberi kabar kalau Tita mau menikah dengan Aris."

​Olan mengingat betul betapa hancurnya Felix saat itu. Namun karena sifat kaku dan rasa hormatnya pada pilihan Tita, Felix memilih mundur total dan mengubur perasaannya dalam-dalam demi melihat Tita bahagia.

​Dan ketika Olan memberitahu Felix bahwa Tita disakiti, dimanfaatkan, dan dikhianati oleh Aris... Felix adalah orang pertama yang meninggalkan urusannya di luar negeri dan terbang ke Indonesia demi berdiri sebagai benteng pelindung Tita.

​Olan tersenyum tipis memandangi cangkir kopinya.

"Sekarang Aris sudah membusuk di penjara, Lix. Tita sudah resmi cerai dan bebas," gumam Olan pelan. "Jangan kaku-kaku lagi. Ini kesempatanmu untuk menjaga Tita seumur hidupmu."

​Kembali ke restoran bawah.

​"Jadi..." Felix berdehem pelan, memecah keheningan di antara kami. "Kapan rencananya kamu dan Olan berangkat ke Singapura?"

​"Mungkin minggu depan, Ko," jawabku tersenyum. "Biar ada waktu buat kemas-kemas dan menyiapkan keperluan di sana."

​"Baik. Kebetulan aku juga harus pulang lebih awal untuk bantu-bantu Mami dan Papi menyiapkan acara Valerie," kata Felix tenang, walau sebenarnya ia sudah berniat mengatur jadwal penerbangannya agar bisa berangkat bersama atau setidaknya menyambut Tita di sana.

​"Wah, pas kalau begitu, Ko," balasku hangat.

​Melihat ekspresi Felix yang kaku namun selalu ada untukku, dadaku berdesir hangat. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku merasa masa depan tidak lagi menakutkan untuk dijalani.

1
Noey Aprilia
Udh nebak dr awl kl felix emng ada rsa sm tita...kl ga mh,ga mngkn rela ninggalin smuanya dmi mmbela tita...ykin bgt kl smua prosesnya cpt krna cmpr tngan dia.....😁😁😁....
tp bgus lh...saatnya ngejar cntamu kmbli y felix...
Noey Aprilia
Do'amu d kbulkn y jesika....bntr lg klian bkl ktmu sm mntan,bedanya sma2 jd gembel.....😛😛😛
Arieee
bagus👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Wega Luna
babat habis orang kayak mereka yg maunya instan dan gratisan🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahaha nikmati saat terakhir kamu Reno, kamu dan mama kamu juga akan jadi gembel
Ariany Sudjana
itulah hukum tabur tuai, terima saja konsekuensinya 🤣🤣😂😂
Noey Aprilia
Nmanya hkum tabur tuai...
dlunya nabur kjhtan,skrng mnuai akibtnya....slmt jd gembel.....😛😛😛
Muft Smoker
dtggu season si Jessica tinggal di kolong jembatan kak 😒😒😒😒
Noey Aprilia
Ngsih mkan ank2nya dr hsil nipu sih,jdinya ya ky gt....yg 1 d sel,yg 1 mlah ga mau nampung emaknya....dfnisi hkum krma ta smnis kurma.....😛😛😛
Anita Rahayu
Thor adiknya masa gk kena miskin sih thor gk adil dong masa berat sebelah penebusan karmanya😤😤😤😤😤😤😤😤😤
blcak areng: sabar kak
total 1 replies
Noey Aprilia
Aku lg byangin....hkumn apa yg bkl mreka ksih????d gebukin dlu,atw pke balok gt...ga mngkn sling jmbak kn y,scra bkn emak2 yg lg lbrak pelakor.....🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker
waah semoga jantung si Aris Bae Bae aj ,,
😂😂😂 jgn sampe deh pindah ke jempol kaki ,, 😁😁😁😁
Muft Smoker: hadiiir kakk ,, duh jgn panggil2 gt doonk ,, gx kmn2 koq ,, msh di pantau si Aris dr sini ,, 😂😂😂😂😂
total 2 replies
Muft Smoker
aduuh si Aris otw jd perkedel niih ,,
tu laa akibat dr keserakahan berkedok pengen punya anak ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
waaah raja singa yg sesungguh ny ,, msh otw ke jakarta ,,
😱😱😱😱😱
Muft Smoker
bagus tita ,, hama Kya mereka yg gx pandai bersyukur mending hempas kan saja ,,
pdahl msh byk cara lain supaya punya anak ,, bisa adopsi anak kn ,, emnk dasar pgen selingkuh aj ,, 😒😒😒😒
Noey Aprilia
tragis jg y nsib mreka.....stlh msuk bui,gliran emaknya otw jd gmbel...
tp yg pling ngeri,nsibnya aris d pnjra.....scra kknya tita udh blik buat ngsih doa pljran......
Wega Luna
💪💪💪tita kamu keren perempuan kuat GK akan mengisi penghianatan,
Noey Aprilia
Ga msti viral krna jambak2an,toh akhrnya mreka kalah sndri....tkang tipu vs korban tipu...😛😛😛
Muft Smoker: kompak kn mereka kak ,, sang penipu dan si tertipu ,,
😂😂😂😂
total 1 replies
Lee Mba Young
keren istri sah🔥🔥🔥🔥
Noey Aprilia
Ckkk.....abg labil....
udh buka aib sndri,skrng mlah msuk kandang singa......ga ykin kl pad kluar dia msih utuh.....🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!