Seorang siswa kelas Xll-2 yang bernama Abimana sanjaya,jatuh cinta dengan Vania anastasya yang menjadi guru baru.akankah Vania menerima cinta dari muridnya itu.
ikuti kisahnya...
Happy reading..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chustnoel chofa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhirnya sah.
🌸
🌸
Akhirnya hari yang ditunggu tiba juga.sesuai keinginan Abi,mereka manikah juga.
Vania menginginkan pernikahan yang sederhana,yang penting sah secara hukum dan agama.
Vania menolak acara resepsi yang ingin diadakan oleh mama Sofia.
Setelah mengucap ijab kobul,akhirnya tepat pukul sepuluh pagi,Abi dan Vania sah menjadi suami istri.
Dengan perasaan yang tidak bisa dilukiskan lagi,Vania mencium punggung tangan bocah yang sekarang menjadi suaminya itu.dan penuh rasa haru,Abi mencium kening Vania.
Setelah acara selesai,dan keluarga sudah meninggalkan tempat acara. hanya tersisa kedua orang tua Abi.
"Sekarang kamu sudah jadi seorang suami,Abi.."ucap Mama Sofia penuh rasa haru.wanita itu memeluk erat putranya.
"Kamu harus jadi suami yang baik dan bertanggung jawab,karena keputusan kamu sendiri yang menginginkan menikah muda,mulai sekarang kamu harus serius mencari nafkah.."kata Daddy Sanjaya,pria paruh baya itu menepuk pundak Abi,kemudian memeluknya.
"Tentu Dad,,"jawab Abi haru.
"Bila ada masalah,sebaiknya dibicarakan berdua,jangan mengambil keputusan secara sepihak.."tambah mama Sofia.
"Siap Mom.."Abi menempelkan telapak tangannya ke pelipisnya, seperti gaya menghormat.
"Ah, sayang.Mommy titip Abi ya,dia masih sangat manja,kalo nakal kamu boleh jewer telinganya.."gurau mama Sofia,sambil memeluk erat tubuh menantunya,yang masih terbalut kebaya pengantin berwarna putih tulang itu.
"Iya Mom,Vania pasti akan jewer telinganya kalo nggak nurut..."ucap Vania,sambil tertawa haru.
Mama Sofia mengurai pelukannya,kemudian menatap wajah cantik menantunya itu.netranya sedikit berembun.
Sungguh,Vania merasa beruntung,mempunyai mertua yang begitu baik,dan mau menerimanya,yang levelnya jauh di bawah keluarga Sanjaya.
"Terima kasih ya,sudah mau menerima putra mommy,yakinlah,Abi pasti akan berusaha membahagiakan kamu.."ujar mama Sofia.
"Iya mom,Vania juga kau berterima kasih,karena sudah menerima Vania yang miskin dan yatim piatu ini.."Vania terisak,kemudian memeluk tubuh mertuanya lagi.
Sudah lama kehilangan sosok ibu,membuatnya bahagia sejak mengenal mama Sofia.
"Ssttt...sudah. sayang,giliran suamimu ini yang dipeluk.."dengan cemburu Abi melerai pelukan Vania,yang kemudian ganti dia yang memeluk dengan posesif.
Daddy sanjaya dan mama Sofia hanya bisa tergelak,bagaimana bisa putranya cemburu dengan mommy nya.
"Abi,padahal Daddy belum memberikan pelukan buat menantu Daddy..."kata Daddy sanjaya menggoda.
"No....cukup diwakilkan Mommy saja..."Abi mengangkat tangan kanannya ke atas.
Membuat kedua orang tuanya terbahak-bahak,bagaimana bisa putranya yang masih manja,egois begitu posesif dengan istrinya.
"Sebaiknya kami segera ke apartemen Dad,Mom..."kata Abi,setelah melepaskan pelukannya.
"Harus sekarang,kenapa tidak menginap dulu.."ujar mama Sofia kecewa.
"No mom,ada yang harus segera di kerjakan.."Alis Abi naik turun,memandang istrinya yang bertambah cantik dengan make up natural itu.
"Wow...sudah tidak sabar rupanya.."Mama Sofia berkata.
"Tentu mom...ok..kami pamit dulu,"Abi segera memeluk tubuh kedua orang tuanya bergantian.
Saat giliran istrinya,dia melarangnya untuk memeluk sang Daddy.
Membuat Daddy sanjaya hanya bisa menggelengkan kepala,dengan tingkah absurd putranya.
Abi sudah lama membayangkan malam-malamnya yang akan ditemani oleh Vania.
Ada banyak rencana yang sudah tersusun rapi didalam otaknya,dia ingin menikmati malam pertamanya dengan Vania dengan status yang berbeda.suami istri.
Abi terkekeh sendiri,kala ingat betapa gilanya dia,menikahi wanita dewasa yang baru dikenalnya belum genap satu minggu.
Entah kenapa, perasaannya mengatakan,kalo Vania adalah jodoh buatnya.
Vania cantik,sederhana juga keibuan.
Dengan mengendarai mobil mewah milik Abi,keduanya menuju apartemen milik Abi,yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah mama Sofia.
Awalnya Daddy sanjaya meragukan niat putra semata wayangnya,yang tiba-tiba ingin menikah.tapi Abi bisa meyakinkannya juga.Malah menghadiahi salah satu apartemen mewah miliknya.
Kurang lebih dua puluh menit mereka membelah jalan raya,akhirnya mereka sampai juga.setelah memarkir mobil di basement,Abi mengajak istrinya untuk segera naik lift,yang akan membawa mereka ke lantai dua puluh lima,tempat unit Abi berada.
Dengan tangan kanan menggeret koper besar,dan tangan kiri tak lepas dari tangan Vania,mereka memasuki lift.
Dan sekarang,mereka sudah sampai didepan apartemen abi.setelah memasukkan pass kode,keduanya masuk ke dalam.
Vania langsung menghempaskan bokongnya di sofa yang dilihatnya pertama kali.tas slempangnya juga di hempas begitu saja di sebelahnya.
Pernikahan dadakan yang cukup menguras energi dan fikirannya.hampir dua malam dia tidak tidur dengan baik.
"Nggak ganti baju dulu...?"tanya Abi,lengannya melingkari leher Vania,dan membuatnya setengah membungkuk di belakang Vania.
"Sebentar,masih keringetan...kata Vania, bulu kuduknya meremang,saat nafas hangat Abi menghembus di tengkuknya.
"Abi ...minggir dulu ah,masih gerah...."rengek Vania,saat Abi semakin gencar mencium tengkuk Vania.
"Hey ...manggil apa tadi ..?"Abi meloncat melewati sandaran sofa,dan mendaratkan bokongnya di samping Vania.
"A...Abi .."jawab Vania terbata-bata.mata bulatnya mengerjab,memandang murid yang berubah status jadi suaminya itu.
"Ck ...kamu lupa,aku suamimu sayang..."Abi mencubit pucuk hidung Vania dengan gemas,kemudian meraih tengkuk Vania,dan segera ******* bibir yang dipoles lipstik warna merah itu dengan rakus.
Vania pun terhanyut oleh irama ciuman suaminya,cukup lama keduanya saling menye*s*p dan *******,saling bertukar saliva.
nafas pun terasa menderu-deru,menahan hasrat yang sudah sampai di ubun-ubun.
Vania mendorong tubuh suaminya,kemudian mengancingkan kemejanya yang sudah terbuka,entah sejak kapan.
Abi menatapnya dengan nafas yang terengah-engah,"Kenapa sayang.."tanya Abi menahan geram,bagaimana bisa Vania menghentikan hasratnya yang sudah begitu menggebu.
"Aku masih gerah...masa siang-siang mau begituan sih?"Vania beranjak bangkit,meninggalkan Abi yang menghempaskan punggungnya ke belakang.
bersambung..
jangan lupa,klik like,love dan komen ya..
makasih..
🌸
🌸
Biar bocah labil itu sadar,Untung mertuanya baik
Coba klo jahat pa ga merana vanianya
Mkn ATI...
Nanem benih mau ngerawatnya g mau.. Tolol
Nikah ya ma kawin ya mau punya anak g mau, slh vania jg knp mau ma bocah labil kyk gini.. Klo ga siap knp nikahin n maksa anak org coba?
Klo vania msh bocah msh di maklumi, Kan vania udh di umur matang..
Udh nikah kok ga bisa Bawa diri, Untung g di perkosa orang..
Yg pting kesenengan Dia tanpa mo tahu perasaan pasangannya
Di Kira nikah itu kyk Ayam Jago ketemu Ayam betina.. Terus bertelor gitu?
cewek ini udah kayak ga punya harga diri. bila perlu ga usah pakai pakaian aja dan sekalian tulis huruf besar di jidat kamu "SIAPA AJA BOLEH KO SENTUH AKU UNTUK SEKEDAR HAVE FUN."
aneh banget jadi cewek
Baru dapat baca ini 🙏
Enak, konfliknya gk terlalu berat 👍😁