NovelToon NovelToon
The Last One Standing

The Last One Standing

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Isekai / Dunia Lain / Kebangkitan pecundang / Anime / Pemain Terhebat / Game
Popularitas:68.5k
Nilai: 5
Nama Author: Galih Pratama

Dia adalah orang yang sering dibuli dan dianggap remeh, yaitu seorang pecundang.

Suatu saat dia bermain game, tapi ketika pertama kali login, dia menemukan bahwa dirinya terjebak di sana.

Dia terjebak di dalam game dimana dirinya bisa mati kapan pun di dunia itu.


Aku telah memutuskan. Aku akan bertarung.

"...Dan menjadi orang yang bisa berdiri sampai akhir..."

=======================
Penasaran dengan bagaimana petualangannya di dalam dunia game?

Genre: Aksi, Komedi, Romantis, Petualangan, Sihir, Monster, Bela diri, Kerajaan.

-The Last One Standing-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Galih Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11.

True Love.

Sial.

Akhirnya sang mc yang ditunggu tidak pernah menunjukkan batang hidungnya.

"Hei, Bocah! Kapan temanmu itu akan datang sebenarnya?"

"Benar. Awas saja jika kau berani membohongi kami!"

"Hei, jaga nada bicara kalian!"

"Ma-Maafkan kami, komandan..."

Semua orang mulai marah.

Hanya Elinalise saja yang mengerti dan bersedia menunggu.

Dengan kata-katanya itu, dia berhasil menenangkan semua orang.

"Mohon maafkan mereka. Tapi... Jika terus begini... Aku takut jika..."

Sama.

Aku juga.

Tapi aku tidak bisa mengatakannya.

Anehnya wajahku masih tetap normal, dan nada bicaraku masih tetap seperti biasanya, seolah tidak ada apa pun yang sedang terjadi di sini.

Aku sungguh terkejut pada diriku sendiri.

Elinalise mungkin percaya padaku karena melihat semua itu.

Aku tidak tahu alasan kenapa mc tidak hadir sekarang ini.

Tapi aku mengerti dengan kecemasan yang sedang dihadapi oleh perempuan ini.

Elinalise mungkin khawatir jika kita tidak segera bergerak, maka cepat atau lambat keberadaan kita akan segera diketahui.

Haaa.

Aku mulai menghela napas.

Karena aku yang memulai, aku harus melakukan sesuatu dan bertanggung jawab di sini.

Kurasa, baru pertama kali ini aku mendapatkan kepercayaan dari seseorang.

Jadi aku tidak ingin membuatnya kecewa karena telah menyerahkan segalanya padaku.

"Kalian semua pergilah."

"Apa?!!"

Semua orang berteriak ke arahku.

"Seseorang harus tetap di sini dan menahannya."

Aku menunjuk ke arah bayangan besar yang menonjol seperti gunung.

Monster itu sudah semakin dekat. Sepertinya dia melacak kami semua menggunakan indra penciumannya.

Lagipula semua ini hanyalah sebuah game.

Aku berbalik dan mencoba untuk pergi.

"Tunggu, apa yang barusan kau maksud?"

Elinalise tiba-tiba menarik lenganku.

Sepertinya dia tidak akan membiarkanku pergi sebelum memberikan penjelasan lebih banyak.

Yah. Aku paham jika hal ini akan membuat harga dirinya tercoreng.

Namun... Jika dirinya memaksakan diri untuk bertarung melawan Ors tanpa bantuan sang mc sekarang, maka hal itu sama saja dengan gantung diri.

Sehingga keputusannya di sini adalah diriku...

"...Aku tetap harus pergi."

Akan tetap pergi.

Aku tahu keputusan ini salah, dan juga aku tidak bisa menjelaskan jika ini hanyalah dunia game dan kau adalah seorang karakter utama.

Mati di sini mungkin tidak akan membuatku terbunuh di dunia nyata.

Aku memang tidak bisa mengatakan hal-hal seperti itu, namun aku akan sedikit merubahnya dan mengatakan...

"Serahkan semuanya kepadaku."

Tenang saja jika ada aku di sini, semuanya akan kembali normal dan berjalan sesuai alur cerita.

Mungkin 'alur cerita' di dunia ini sama dengan 'takdir' jika di dunia nyata.

"Huh?"

Elinalise mengernyitkan keningnya karena kebingungan.

Astaga, sungguh perempuan ini... Kau cukup pergi dan berlari tanpa perlu berbalik. Apa susahnya melakukan hal itu?

"Sebenarnya keberanian macam apa yang kau miliki sampai bisa berdiri tegap sebanding dengan monster itu..."

Bahkan para kesatria di belakang Elinalise saja bergetar ketakutan, dan mereka juga tidak tahu harus melakukan apa.

"...Kuperhatikan kau selalu tenang di setiap situasi. Apalagi, aku sangat terkejut, setelah kau dengan enteng mengatakan 'ingin menahannya'..."

Jika dilihat dari sudut pandang Elinalise, dia membuat seolah-olah diriku adalah sosok yang sangat hebat.

Namun kenyataannya, aku tahu jika semua ini hanya sebatas game dan sama sekali tidak berbahaya.

Aku tidak akan pernah bisa mati di sini.

"Aku jadi paham sekarang. Aku sungguh minta maaf karena telah memberimu kepercayaan yang berat, hal itu pasti membuatmu kesusahan kan. Kau pasti merasa bertanggung jawab, benar begitu?"

Mataku terbelalak karena tebakan Elinalise, namun beberapa detik kemudian kembali menjadi normal dengan cepat.

Apalagi di sini Elinalise sampai membungkukkan badannya meminta maaf padaku.

Elinalise meletakan tangannya di kepalaku, dia kemudian mengusap rambutku dengan lembut bagaikan anak kecil dengan orang tuanya.

Aku merasakan kehangatan yang nyaman dari tangannya.

Menenangkan... Dan hangat...

Hampir persis dengan milik mendiang ibuku...

"Tapi... Jalanmu masih sangat panjang. Di sini, umurmu adalah yang paling muda. Aku akan menggantikan mu, jadi pergilah bersama dengan yang lain."

Elinalise Bona Dea. Perempuan ini sungguh luar biasa.

Aku kagum padanya.

Aku sungguh menghormatinya.

[Selamat.]

[Anda telah berhasil membuka salah satu kunci atribut pemain.]

['Apa itu arti cinta'.]

What?

Eh?

[Selama anda bersama dengan seseorang yang paling berharga di sisi anda. Mau itu dewa sekalipun, tidak ada yang bisa menghentikan anda.]

Kenapa bahasa sistem tiba-tiba menjadi puitis begini?

[Selamat.]

[Anda telah mendapatkan skill tingkat 'Unique'.]

Woah! Aku tidak percaya dengan yang kulihat ini.

[Untukmu aku tidak bisa mati, aku akan tetap hidup dan menjadi pelindungmu.]

[Die Hard Lv. 1 (Unlocked).]

Apa?

Skill apa ini sebenarnya.

[Die Hard - Pemain memiliki pemulihan super yang setara dengan seekor monster tingkat legenda. Bisa kembali hidup dari kematian asalkan tidak mendapatkan kematian yang instan. Cooldown: 24 Jam.]

Jadi intinya sekarang aku menjadi manusia abadi, huh?

"Hm? Kenapa kau tiba-tiba tersenyum? Aku tau, kau pasti sangat suka saat diusap rambutmu ya~"

Elinalise melihat ada yang salah kepadaku dan mulai menggodaku.

Tapi...

Sekali lagi, aku tidak ingin melarikan diri.

Aku akan menghadapi segalanya dan melangkah maju.

"Kau pasti sudah banyak membunuh, kan?"

"Kau bocah! Apa yang kau katakan kepada komandan barusan, huh?!! Itu tidak sopan kau tahu! Barusan saja dia berniat menyelamatkan hidupmu. Kenapa kau malah--"

"Jika salah satu atau dua orang mati. Bukankah itu tidak ada masalah bagimu. Apalagi jika orang itu adalah orang yang asing. Lagipula kau masih memiliki misi yang lain dan lebih penting bukan?"

Komandan Perang, entah berapa juta kematian yang telah disaksikannya.

Kehilangan satu pion seharusnya tidak menjadi masalah baginya.

Berdasarkan cerita yang kudengar, dia juga masih harus segera menemukan pangeran.

"Pokoknya serahkan semuanya kepadaku."

Aku menatap mata sang komandan, sembari memberikan sedikit aura intimidasi.

Mungkin hal itu tidak berguna baginya, tapi aku harus terlihat kuat di sini.

"Aku mengerti jika itu keputusanmu."

"Tungg-- Komandan, begitu saja? Apakah kau akan membiarkannya?"

Aku tersenyum mendengar jawabannya.

1
Ftm
tolol bgt sihh sok sok an ngasih tauu dah tau lemah masih sok kuat lagi seharus pura phra gtu sampai kuat kn enak biar mantap ini malah di kasih tauu begoooo njinkk
Ghost#0107
kehilangan sahabat lebih menyedihkan daripada kehilangan seorang kekasih
Ftm
uplahhh sobatt
pembacasetia
tragis
Aslan
Dari berbagai dunia? Ini multiverse kah?

Mungkin maksud author ni berbagai negara ya?
Azekkin Ajah: iya dari berbagai dunia bener. author pas lagi mabok tugas keknya waktu nulis itu hmm. maklumin aja yah, nanti direvisi kok
total 1 replies
~RuMURU~
hmm...
Arockz
dia tidak sadar kah?
pembacasetia: wkwkwk.... si maya kemana
total 2 replies
LORD?!
cusss
LORD?!
ntaps
Arockz
semngat
Azekkin Ajah
oh iya bener gan, nanti gue coba rubah, makasi lo..
Kitty Bloom Untuk Pemilik Lolz Gods
sumpah!! thorr ceritanya seruu banget
RedZoneeee
upp
B_A
di awal setiap MC lvl up bukannya +5 stat poin ya? kalo gitu buknnya stat MC sekitar 250 an?
B_A
emang gak mati kalo "ditusuk" di leher? dipukul aja bisa bikin pingsan lo, apalagi ini ditusuk
monsoonblooms
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
floufrouu
Author terbaik huhu author tau caranya bahagiain hati para pembaca! Sukses selalu ya dear author! WYATB 笶、ク
JellyCuddles
Aku terhibur baca ceritanya kak, monggo dilanjuuut‾
adalahdarling
Love love dong buat author yang udah buat cerita ini
and.ochre
selalu mendukung,majuuuuuu trus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!