NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:14.5k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MULAI MELAKUKAN KULTIVASI

Guang Manyue membuka mata dan melihat di mana dia sekarang. Ternyata Dia berada di dalam kamar . tepatnya di atas tempat tidur miliknya. Melihat keberadaannya sekarang, dan mengingat kejadian tadi, Guang Manyue sadar apa yang barusan dia alami,

"Oo...Ternyata Aku berada di kamarku sendiri. ? Jadi aku tadi bermimpi.. ? Atau.. Pemilik tubuh ini sengaja menemui ku melalui mimpi..? " Ucap Manyue berkata sendiri .

"Jadi demi melindungi keluarga yang Dia sayangi gadis itu menemui ku melalui mimpi..? Benar- benar gadis berhati baik. Baiklah karena ini permintaanmu dan juga kekuatan yang ada di dalam tubuh ini, aku akan berusaha merubah takdir kematian mereka. Tapi semua itu jika Dewa mengijinkannya..." ucapnya perlahan.

Setelah memutuskan apa yang akan dia lakukan pada keluarga Guang Manyue asli, Li Guang Yue pun segera bangun dari pembaringannya. Dia berjalan ke jendela dan melihat keadaan di luar. Dan ternyata malam masih menyelimuti bumi . Akhirnya dia kembali merebahkan dirinya . Kali ini dia ingin masuk kembali ke dalam ruang Dunia kecil. Daripada melanjutkan tidur, lebih baik berlatih di ruang Dunia kecilnya. Tak berapa lama dia sudah berada kembali di bawah pohon besar berdaun perak. tempat di mana saat pertama kali dia masuk kedalam ruangan itu.

" Tuan... Kau sudah datang.. ? " Suara kecil itu membuat Guang ManYue menoleh kearah datangnya suara. Terlihat si kecil Liuli terbang dengan cepat menuju kearahnya. Dan langsung hinggap di pundak kanannya. menatap keadaan tempat itu yang selalu penuh cahaya, Guang Manyue berjata dalam hati

(Tempat ini ternyata tidak pernah berubah. Sepertinya tidak ada pergantian malam dan siang di ruangan itu. )

"Xiao Li.. Apakah di sini tidak pernah ada malam hari...? " Tanya Guang Man Yue.

"Tidak ada tuan... di sini tidak ada malam hari. Di sini selalu terang bagai siang hari ... " Jawab Liuli.

"Begitu ya.. Jadi di tempat ini selalu terang seperti ini..? " Tanya Guan Man Yue kembali.

"Benar Tuan.. Oh ya Tuan.. Apakah anda datang kemari ingin berlatih...? " Tanya Liuli yang tahu keinginan tuannya .

"Benar Xiao Li.. Aku ingin mulai berlatih kultivasi.. Lebih cekat aku menjadi kuat, bukankah itu lebih baik Li..." Ucap Manyue yang sudah mulai memahami cara ber kultivasi . Dia mulai tahu cara menyerap kekuatan dari alam sekitarnya.

" Benar sekali tuan...dengan tubuh semakin kuat, anda bisa lebih muda masuk ke Dunia kecil ini dengan tubuh anda .. Tapi sebelum melakukan Kultivasi, lebih baik anda memakan buah ini dulu.." Ucap Liuli dengan nada sopan sambil menyerahkan buah merah sebesar telur ayam tersebut yang sudah ada di tangannya .

"Ini buah pohon perak...? " Tanya Guan Manyue sambil menerima buah di tangan Liulli

"Benar Tuan.. Buah ini akan mempercepat kultivasi anda .. " Ucap si kecil Liuli menjelaskan.

"Baiklah aku akan memakannya ... " Manyue segera memakan buah merah sebesar telur ayam kampung tersebut. Setelah itu dia segera duduk lotus untuk bermeditasi di bawah pohon perak. Namun baru saja dia duduk dan konsentrasi memusatkan pikirannya untuk menyerap kekuatan Qi dari sekitarnya, tiba-tiba dia merasakan hawa panas menjalar ke seluruh tubuhnya . Tak lama kemudian, Dia merasakan otot dan urat di tubuhnya menegang . Tulang dan daging serasa bagai di daur ulang. rasanya benar-benar sangat sakit . Guang Manyue berusaha untuk bertahan . Menahan rasa sakit yang menggerogoti tubuhnya. Untung saja di kehidupannya dulu, dia seorang perwira muda yang sudah berpuluh kali merasakan sakit akibat berlatih . Pernah merasakan di ujung kematian . Dan saat sekarang dia merasakan sakit yang teramat sangat di sekujur tubuhnya, Dengan usaha keras Guang Manyue menahan rasa sakit itu . walaupun rasa sakit itu semakin lama semakin kuat . Dengan mengepalkan tangan menahan rasa sakit, Dia tetap duduk lotus mempertahankan diri. Namun saat rasa sakit itu mencapai Puncaknya, Guang Manyue hampir saja tak mampu bertahan . Namun karena Dia sadar di Dunia kuno yang kuat dalam berkultivasi adalah orang yang mampu bertahan hidup, serta sifat angkuh dan tak mau kalah , mengalahkan segala rasa sakit yang mendera tubuhnya. Dan akhirnya tiga hari dalam berkultivasi dengan menahan rasa sakit itu , Dia sudah bisa menembus batas dan membuka segel kekuatannya. Dan akhirnya .

Booom..

Booom

Booom

Ambang batas Dentiannya yang penuh dengan energi dan kekuatan, akhirnya meledak mengalami terobosan. tiga kali ledakan terjadi padanya dan akhirnya dia mengalami terobosan untuk pertama kalinya. Tiga kali terobosan membuat tubuhnya menjadi kuat. Kini dia bukan lagi tubuh lemah tanpa Kultivasi . Bukan lagi Guang Man Yue yang bodoh dan tubuh tanpa isi. Kini ada kekuatan kultivasi di dalam tubuh kecilnya . Walaupun hanya berada di tingkat dasar level tiga . Sangat bagus bagi pemula. Bagi kebanyak orang , biasanya untuk mengalami terobosan , butuh waktu tiga sampai empat tahun dalam sekali terobosan. Tapi bagi Guang Manyue hanya butuh waktu tiga hari di alam Dunia kecilnya dan tak sampai satu hari di Dunia luar dia malah mengalami tiga kali terobosan. Jika ada yang tahu apa yang terjadi pada Guang Manyue, Mungkin mereka akan pingsan karena kaget.

" Selamat tuan... Anda naik tiga tingkat. Kini anda sudah bukan lagi manusia lemah tanpa isi. Anda sudah bisa berkultivasi.. " Ucap Liuli dengan riang.

" Trimakasih Liuli.. Semua ini karena mu. " Ucap Manyue gembira.

"Tidak tuan. Semua karena kekuatan Anda sendiri . Dan saya yakin kalau anda akan cepat sekali menjadi kuat dan naik level..." Seru Liuli dengan sangat yakin .

"Semoga saja Liuli. Dan sekarang biarkan aku mengolah kekuatan yang baru saja aku dapatkan..." Ucap Guang Manyue .

"Silahkan Tuan.. Liuli akan menjaga anda.." Ucap mahluk kecil itu.

Segera Guang Manyue kembali memejamkan mata dan memusatkan fikiran untuk mengolah kekuatan yang baru dia dapatkan. Serta menyerap kekuatan yang masuk dan mengalir ke dalam tubuh dan Meridian nya . Kini Dia sudah bisa mengolah dan memurnikan energi yang masuk tersebut. Serta menyalurkan kedalam meridian dan berakhir di Dentiannya. Karena sekarang dia sudah bisa melihat jalar meridian dan juga Dentian miliknya sangat luas dan kuat. Semua kekuatan Qi yang dia serap mengalir dengan deras menuju Dentiannya. seolah masuk dalam lubang tanpa batas. Manyue terus bermeditasi. Dan akhirnya pada hari ke lima di dalam Dunia kecil, dia kembali mengalami Terobosan

Boom,

Terjadi terobosan kembali hingga membuat Liuli yang berada di atas pohon perak tertawa gembira . Bagaimana bisa sang tuan bisa menerobos sampai empat kali hanya dalam lima hari. Sedangkan orang lain membutuhkan waktu bertahun - tahun untuk bisa mengalami terobosan dalam satu tingkat dan lebih membuat dia kagum, bukankah di luar sana hanya membutuhkan Lima jam saja. Sang Tuan memang jenius Kultivasi. Tak salah jika Dia memilih menemani gadis ini selamanya.

Setelah mengalami terobosan, Manyue mulai menetralkan kekuatannya kembali . Tak lama terlihat dia membuka matanya.

 " Selamat tuan.. Anda kini sudah berada di tahap dasar level empat.

"Trimakasih Liuli.. Sekarang aku akan keluar dulu. Aku akan kembali setelah melihat keadaan di luar .. " Ucap Manyue sambil berdiri.

" Baik tuan... " Jawab Liuli. Segera Manyue keluar dari Dunia kecil . Dan saat Dia baru menginjak kan kakinya di lantai, terdengar suara Ansi memanggil perlahan sambil mengetuk pintu.

" Nona.. Apakah anda sudah bangun..? " Tanya Ansi . Guang Manyue berjalan ke jendela dan melihat keluar, ternyata hari sudah terang .

"Masuklah... " Jawab Guang Manyue datar . Perlahan terlihat pintu terbuka. Dan Ansi masuk kedalam kamar sambil membawa bak berisi air panas. Dan dua pelayan juga membawa bak air.

" Maaf Nona.. Kami membawakan anda air mandi. ." Ucap Ansi

"Tidak apa- apa, lakukan saja tugas kalian.. " Jawab Guang Manyue . Dia masih berasa di depan jendela , tetap menatap keluar. Hingga kedua pelayanan tidak bisa melihat wajahnya.

Dengan tertip dan sopan Kedua pelayanan tersebut mengikuti langkah Ansi masuk ke dalam kamar Manyue. Dan tak lama Ansi melaporkan kalau air untuk mandi sang Nona sudah tersedia

Segera Guang Manyue berbalik dan berjalan meninggalkan ambang jendela. Dia melangkah kearah kamar mandi . Andi tak lagi membantu Guang Manyue mandi seperti biasanya.

Sebab setelah sadar dari pingsannya saat di atas kereta yang membawa mereka pulang dari kuil, Ansi merasa sikap sang Nona berubah . Tidak ada lagi Nona yang Bodoh, lemah dan tak percaya diri. Kini gadis itu telah berubah menjadi gadis Kuat, cerdas percaya diri dan juga dingin. Dan sekarang Dia tidak mau lagi di bantu mandi. Karena itu setelah melihat Nona nya masuk kedalam kamar mandi, Ansi memilih untuk menyiapkan baju yang akan Guang Manyue pakai. Setelah berendam selama 30 menit, Guang Manyue akhirnya keluar dari kamar mandi. Dan Ansi segera membantu Dia untuk memakai pakaiannya.

Semenjak kembali dari kuil dan terjadi keributan beberapa hari lalu, Guang Menyue tidak pernah datang menemui keluarganya. Li Guang Yue sendiri ingat kalau di dalam buku Guang Manyue memang tidak pernah datang menemui mereka . Dia selalu berada di kediamannya yang terpencil . Dan mereka juga tidak perduli itu. Seolah keberadaan Guang Manyue tidak terlihat dan tidak berarti buat mereka. Karena itu, saat dia berada di tubuh Guang Manyue, Li Guang Yue tidak berusaha datang menemui mereka. Dan sepertinya mereka juga tidak perduli padanya.

Tapi hari ini sepertinya berbeda. tiba-tiba seorang pelayan dari kediaman nyonya Lu datang untuk memberi tahukan kalau nyonya besar Lu meminta Guang Manyue untuk datang ke rumah utama . katanya untuk makan bersama mereka. Tentu saja Guang Manyue agak heran, sebab di dalam buku novel tak pernah sekalipun sang Ibu memanggil Guang Manyue untuk datang ke rumah utama . Apalgi untuk makan bersama mereka . Guang Manyue biasanya datang ke rumah utama Hanya pada saat sang ibu marah dan ingin menegur dan menghukum dia . Dan juga di saat Dia mendengar kabar tentang kematian kakak keduanya di saat sang Kakak kembali dari perbatasan bersama Ayah yang terluka parah. dan pada akhirnya kaki sang Ayah di nyatakan lumpuh oleh tabib. Pada saat itulah Guang Manyue berada dirumah utama. itupun tidak sampai satu jam saja. Tapi kenapa sekarang tiba-tiba mereka memanggil dia untuk datang kesana ...?

"Tumben mereka mengajakku makan bersama.. Apakah ini jebakan yang di pasang Feng Li Nan, atau cara memanggilku untuk mendapatkan hukuman dari ibu karena Ulah Feng Li Nan..?lalu masalah apa yang di buat gadis itu untuk memfitnahku . Apa yang di lakukan untuk membuatku menderita. Dan panggilan ini hanya alasan mereka agar aku datang ke rumah utama . Dan mendapatkan hukuman dari nyonya Lu... Dasar gadis jahat, Aku penasaran, mengapa otak jahatnya begitu muda mencari masalah untukku.." Ucap Guang Manyue dengan nada kesal .

 "Wanita itu memang benar - benar jahat , kenapa dia selalu saja membuat masalah untuk anda Nona.. Apakah hidupnya untuk menyiksa anda... Apakah Dia akan menderita jika sekali saja tidak membuat masalah untuk anda..." Ucap Ansi kesal .

"Bersabarlah An.. Kali ini jika mereka berniat mengusir kita seperti biasanya , aku akan langsung setuju dan pergi dari rumah ini. Dan kita akan terbebas dari semua masalah yang di lakukan si wanita licik itu .. Dia lakukan semua itu hanya untuk mengusirku dari rumah ini. Dan jika Nyonya Lu melakukannya, aku akan mengabulkannya...." Ucap Manyue dengan wajah tenang.

"Tapi Nona.. Bagaimana anda bisa hidup di luar sana.. Bagaimana pandangan masyarakat pada anda jika mereka mengetahui anda di usir dari rumah kediaman Jendral.. Dan hamba yakin, wanita jahat itu akan sangat bahagia jika itu terjadi ..." Ucap Ansi dengan wajah kaget dan kesal .

"Tidak masalah buatku An.. Hidup di dalam rumah ini juga menderita. Bukankah lebih baik kita keluar dari rumah ini . Jika kau takut, kau bisa tinggal di sini An... " Ucap Manyue.

"Tidak Nona.. Kemanapun anda pergi, hamba ikut Nona... " Jawab Ansi buru- buru.

 " Kau tidak takut dan tak akan menyesali nantinya..? " Tanya Man Yue lagi.

"Tidak akan.. Hamba tidak akan menyesal. Ucap gadis itu dengan yakin.

" Baiklah kita akan pergi bersama saat mereka nanti mengusir kita.. "Ucap Manyue.

(Dan kali ini jika mereka memanggilku untuk menerima hukuman, maka Aku akan membuat masalah agar mereka segera mengusir ku.) ucap Guang Manyue dalam hati .

" Ya Sudah ayo pergi. Ambilkan cadar untukku " Ucap Manyue.

"Nona..Apakah anda tidak ingin memperlihatkan kecantikan anda pada mereka..? Tanya Ansi dengan wajah heran .

 " Belum waktunya An..."Ucap Manyue dengan wajah tenang . Segera Ansi mengambilkan cadar putih yang beberapa hari lalu mereka buat. Sejak wajah sang Nona bersih . Membuat wajah cantik Nona nya semakin terlihat cantik menawan . Namun yang membuat Ansi agak sedih, Nona Guang Manyue tidak ingin memperlihatkan kecantikannya pada semua orang . Di dalam kediaman Jendral Feng ini, hanya dia yang tahu perubahan penampilan sang Nona. begitu juga dengan Dua pelayanan yang sering membantu Ansi , mereka pun tidak tahu perubahan wajah Guang Manyue . Guang Manyue selalu memakai cadar saat keluar dari kamarnya . Setelah Manyue memakai cadar, mereka segera pergi menuju rumah utama.

Di sepanjang jalan menuju Rumah utama, mereka sering berpapasan dengan beberapa pelayanan yang menatap mereka dengan tatapan sinis , iba. Jijik maupun cuek serta meremehkan. Malah ada yang sengaja berbicara dengan temannya dengan nada kerasa yang mengandung penghinaan pada Guang Manyue.

 "Dasar wanita tak tahu diri mengapa dia mau kembali kerumah ini . Bukankah dia tahu kalau keluarga ini tidak menghendaki kehadirannya di rumah ini . Kalau aku sudah sejak dulu kembali ke desa. Untuk apa tetap bertahan kalau pemilik rumah jijik melihatnya. " Ucap salah satu pelayan.

" Mungkin kehidupan di desa lebih parah dan sulit menjalani hidup . Jadi dia lebih memilih untuk tetap tinggal di sini . Walaupun dia sadar kalau dia tidak di kehendaki dan di benci semua orang di kediaman ini. Yang penting dia masih bisa makan dengan tenang . " Ucap yang lain.

"Benar juga apa katamu. Walaupun di benci dan selalu di siksa, tapi dia masih mendapatkan makanan..." Ucap yang lain.

"Cih.. wanita pembawa sial itu, kemanapun dia pergi, akan membuat masalah untuk orang lain. aku yakin hidupnya di desa mengandalkan tubuhnya. aku mendengar kalau orang tuanya di desa tidak menyukai dia.. pasti karena perbuatannya mempermalukan keluarganya...." ucap Pelayan pertama yang sombong tadi. Mendengar ucapan mereka, Guan Manyue merasa sakit hatinya.

(Ternyata kehidupan Guang Manyue di rumah ini lebih menyakitkan dari bayangan yang di ciptakan penulis di dalam Novel. Selain di abaikan dan selalu mendapatkan hukuman karena ulah Feng Li Nan, para pelayan pun tidak ada yang menghormati Dia . Mereka menatap Guang Manyue dengan tatapan Jijik dan Sinis. Seolah mereka menatap pengemis jalanan yang menjijikkan .

(Melihat sikap mereka, aku tahu hidupmu di tempat ini sangat menderita. Tapi mengapa kau masih membela mereka...? Mengapa kau masih ingin menolong mereka..? Terbuat dari apa sebenarnya hatimu itu Manyue.. ) Ucap Guang Manyue dalam hati. Guang Manyue berhenti melangkah. Dia lalu menatap tiga pelayan yang berdiri tak jauh darinya. Tiga pelayan yang tadi berbicara tentang dirinya. Dan dia tahu dari tiga pelayan itu, siapa tadi yang berucap sinis dan menghina dia. Perlahan dia melangkah mendekati mereka. Melihat Guang Manyue mendekat, mereka tetap berdiri sambil menatap Guang Manyue dengan tatapan sinis dan angkuh. Seolah mereka berkata.

"Apa..! Memangnya Kau berani pada kami.. "

Namun dengan tenang Guang Man Yue mendekati mereka. dan berdiri di depan mereka.

"Kau tadi berbicara apa...?" Tanya Guang Manyue pada pelayan pertama.

"Ti..tidak ada.. Memangnya kau mau apa..kau fikir kami takut padamu..." Ucap Wanita pertama dengan Wajah congkak dan berani. Sedangkan yang lain terlihat agak takut.

PLAAAK..

PLAAAK

PLAAAK

PLAAAK

Terdengar empat tamparan renyah menggema di udara. Ketiga pelayan tadi mendapatkan tamparan dari Guang Man Yue. Dan pelayan pertama yang sombong mendapatkan dua tamparan di pipinya.

"Tamparan ini merupakan pengingat bagi kalian bertiga agar kalian ingat siapa kalian sebenarnya. Walaupun aku seperti yang kalian katakan, aku adakah Putri kandung Jendral Feng . Yang masih wajib kalian hormati. Kenapa.. Apa masalah kalian hingga membenciku..Kenapa kalian punya nyali mengucapkan kata-kata seperti itu padaku , apakah karena aku diam saja saat kalian hina..?" ucap Guang ManYue sambil mengeluarkan aura intimidasi yang kuat dari dalam tubuhnya. Tindakan Guang ManYue membuat para pelayan yang melihat kejadian itu kaget bukan main, apalagi pelayan yang mendapat tamparan tangan Guang Manyue..

"Kau...kau berani memukul kami..?!" Seru pelayan pertama sambil menunjuk Guang Manyue dengan tatapan marah .

" Kenapa..kau tidak Terima..? ingin melaporkan aku..? laporkan saja...kau bisa melaporkan pada majikanmu sekarang juga..." seketika Pelayan sombong itu terdiam.

"Ingat ini...jika aku masih mendengar ucapan kotor keluar dari mulutmu itu, bukan hanya tamparan yang kau dapatkan, tapi lebih dari itu. kau ingat itu..." ucap Guang Manyue lalu melangkah pergi. dia melanjutkan langkahnya menuju rumah utama.

Perbuatan Guang Manyue membuat para pelayanan yang melihat kejadian tersebut menatap tak percaya. mereka tak percaya gadis lemah dan penakut itu berubah menjadi sosok yang kuat, tegas dan menakutkan. setelah Guang Manyun menjauh bersama pelayannya, barulah mereka menghela nafas lega dan akhirnya meninggalkan tempat itu dengan membawa cerita tentang Guang Manyue . Termasuk juga ketiga Pelayanan tadi .

"Dasar wanita jalang..Dia fikir siapa Dia. Apa dia berfikir aku akan takut padanya.. Cih..lihat saja nanti, aku akan memberitahu Nona Feng Li Nan tentang perbuatannya ini ..." ucap Pelayanan Sombong pada kedua temannya.

"Jo.. jangan bertindak gegabah.. kita lihat tadi, Nona Yueyue berbeda dari yang kita lihat dulu. dia terlihat lebih kuat dan dingin. tidak ada tatapan takut lagi di wajahnya. kau bisa melaporkan ini pada Nona Feng Li Nan. Tapi maaf,.. aku tidak ikut campur lagi..." ucap salah satu temannya sambil beranjak pergi.

"Aku juga... gara - gara ucapanmu, aku ikut mendapat tamparan dari Nona Yueyue..." ucap temannya yang lain sambil melangkah pergi meninggalkan Pelayan Pertama yang bernama Jo tersebut. Melihat keduanya pergi, pelayanan Jo mengepalkan kepalan tangannya dengan erat, dia berkata dengan marah.

"Pengecut... dasar kalian berdua pengecut. hanya mendapat satu tamparan saja, kalian sudah ketakutan seperti itu. awas saja kalian.. aku akan mengatakannya pada Nona Feng Li Nan tentang kalian ..." serunya dengan marah . Kedua pelayanan tadi tak perduli, mereka tetap meninggalkan pelayanan Jo sendiri .

Namun masih ada dua pelayanan di sudut taman yang belum pergi dari tempat itu. keduanya melihat kejadian yang terjadi di tempat itu. Keduanya melihat kejadian itu dalam diam. Namun salah satu dari mereka terlihat mengusap Pipinya. Tentu saja sang teman melihat perbuatannya. dan dia menatap wajah gadis di sebelahnya dengan heran.

 " JuYa.. Ada apa denganmu .? mengapa kau menangis...?" Tanya sang teman sambil menatap wajahnya yang memerah.

 " Aku merasa kasihan pada Nona Manyue. Kenapa dia tetap di sini.. kenapa dia tidak memilih pergi saja.. Kalau masalah seperti ini terjadi padaku, mungkin aku memilih pergi dari rumah ini. dari pada selalu menjadi sasaran kebencian Nona Feng Li Nan dan selalu mendapatkan sikap ketidak adilan dan di acuhkan oleh ibu dan ketiga kakaknya. Aku kasihan padanya, dia yang merupakan Putri kandung atau Nona asli keluarga ini , tapi kalah oleh Nona Li Nan yang nyata- nyata putri palsu.. mereka malah memilih percaya dan sangat sayang pada Nona Feng Li Nan... Mendapatkan ketidak adilan dari keluarganya, dia hanya diam dan hanya menangis saja. semua hukuman dia terima dengan sabar. " Ucap pelayanan yang bernama Juya tersebut. Dia merasa prihatin dan kasihan melihat kehidupan Guang Manyue di rumah itu.

"Sst..Jangan keras -keras kalau berbicara. Kita akan celaka jika ada yang mendengar ucapanmu itu , juya.."Ucap pelayan teman bicara Juya .

 "Iya aku tahu. Aku hanya kasihan saja pada Nona Manyue, sejak dia datang dua tahun yang lalu, tidak sekalipun dia mendapatkan perhatian dari ibu dan ketiga kakaknya. Mereka malah selalu membela Nona Li Nan yang nyata- nyata selalu membuat masalah dan memfitnah Nona Guang Manyue.. Apakah mereka tidak sadar kalau semua itu hanya fitnah bagi Nona Manyue.." Ucap Juya lagi. Ada nada kemarahan dan sakit hati di dalam ucapannya.

"Sst diam lah Juya.. Jangan membuat masalah. Aku tahu kau merasakan kasihan dan simpatik pada Nona Manyue, tapi kita harus tahu diri. Kita ini hanya pelayan yang tidak memiliki kekuatan.. jika mereka mendengar terutama Nona Feng Li Nan, kita bisa celaka..." Ucap sang teman ketakutan

 " Andai saja aku bisa ikut bersama Nona Manyue aku akan sangat senang sekali..aku akan menghibur dan membela Dia sebisaku.. "Ucap Pelayan Juya dengan wajah kasihan menatap Guang Manyue yang berjalan kearah rumah utama. Namun yang tidak di sadari keduanya, pendengaran Guan ManYue yang tajam dan sangat peka terhadap suar, tentu saja mendengar semua pembicaraan mereka berdua .

Dia berhenti sesaat untuk menatap kedua pelayanan tersebut. lalu kembali melangkah menuju rumah utama. .

Sedangkan Dua pelayanan yang sedang membicarakan Dia, segera tutup mulut saat melihat Guang Manyue berhenti melangkah dan menatap mereka sekilas. Mereka segera pergi dari tempat itu setelah melihat Guang Manyue kembali berjalan . Keduanya segera pergi menuju tempat pencucian. mereka memang Pelayan tempat cuci baju.

"An.. kau tahu dua pelayan tadi..? " tanya Guang Manyue sambil berjalan.

"Maksud Nona Dua pelayan di pojok taman tadi..? tanya Ansi. Dia sempat melihat saat sang Nona berhenti dan melihat dua pelayan yang berdiri di pojok taman yang sedang memperhatikan mereka.

"iya... " jawab Guang Manyue.

"Saya tidak tahu dari mana mereka.. " jawab Ansi.

"Cari tahu siapa mereka... " ucap Guang Manyue.

"Baik Nona.. " Keduanya terus melangkah menuju rumah utama.

maaf udahan dulu ya.. aku lanjut besok lagi.

Bersambung

1
Iyus Iyus
hari ini satu tor
Sekar
ok💪💪💪thor
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Bales lagi tuh tabokin sampe ga keliatan matana 😏
Lily Nurindah Sari
akhirnya setelah sekian purnama nongol lagi.. semangat thor🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nemu apa kira2 didalem hutan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman dicuekin 😅 mang enak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Othor gada gambar Manyeu kah 😃 penasaran tau sama perubahan naaa /Whimper/
@Mita🥰
wiiiih ..kira" dapat hewan kontrak gak ya🤭🤭🤭
Erna Fkpg
wah panen banyak😅
Erna Fkpg
karya baru semoga lebih bagus dan seru kaya ceritanya sebelumnya
Erna Fkpg
wah bisa tambah kuat lima elemen minyue dengan ada lima pohon warna💪💪💪
@Mita🥰
ayo manyue bagi" buah nya buat para saudara mu
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😃 Molotot ga tuh mata na si Li Nan
Jungkookie🐰
kukira jodohnya bakal putra mahkota setelah ngga jadi sama Pangeran anaknya si selir eh ternyata kayaknya jodohnya malah jendral agung adik kaisar malahan wkwk
Respati: bingung... author juga bingung 😄🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah 😅 Manyeu jadi incaran duo pangeran
Dwi Setyaningrum
jd bayangin cantiknya Guang manyue itu kyk apa ya🤔 mgkn bidadari kalah cantik kali ya🤔hmm ga bisa dibayangin deh..🤭
Respati: jangan di bayangin neng 🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
wih mantap tuh si minyue
Erna Fkpg
selalu kutunggu dengan semangat 😘😘😘
Iyus Iyus
tiga mawar sama vote tor
Respati: Trimakasih.. 🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
pasti tambah dongkol tu Feng Li nan semua diberi hadiah oleh minyue😅💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!