Time Travel? Ke tubuh putri sampah? Lalu diknianati oleh keluarganya hingga meninggal? Yang benar saja!
Karena sekarang Xia Yu, seorang mafia wanita dari zaman modern yang mengisi tubuh ini maka jangan harap mereka yang mengkhianati dan memperlakukan pemilik tubuh ini dengan buruk akan selamat dari pembalasannya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nani O Miteiru?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anak Jalanan eh Gelandangan?
Berikutnya, Xia Yu dan kedua lelaki yang masih setia mengikutinya itu mulai berangkat mencari berbagai toko yang mulai bangkrut.
Namun sebelum mencari mereka telah menukar beberapa batang emas menjadi kepingan mata uang yang bisa digunakan di sini.
Ketika mereka keluar dari bank, ujung mata Xiao Yu tanpa sengaja melihat beberapa anak jalanan eh gelandangan yang mereka butuhkan mengintip dari sela-sela bangunan yang ada di sebrang bank tempat mereka berada saat ini.
Saling pandang untuk memberikan kode, membuat Xia Yu dan yang lain menganggukkan rencana.
Mereka memilih untuk mendatangi mereka ke beberapa toko di sebrang yang terlihat kumuh.
Tentu saja mereka berpura-pura tak melihat atau merasakan apapun, hanya berjalan saja dengan biasa dan santai.
Dan para anak gelandangan itu mengikuti mereka walau masih dengan sembunyi-sembunyi.
Dirasa sudah cukup jauh dari jalan raya lebih tepatnya bank tempatnya menarik uang tadi, Xia Yu dan kedua lelaki yang mengikutinya itu mendadak berhenti dan berkata, "Ayolah keluar kalian semua. Aku tahu kalian mengikuti kami sejak kami keluar dari bank tadi."
Satu per satu anak-anak itu keluar menampakkan dirinya. Xia Yu tersenyum melihat mereka.
'Ah, rasanya semakin mudah saja menjalankan step by step yang dibutuhkan untuk balas dendam ini. Tuhan memberkatiku, keberuntunganku rasanya tak pernah habis. Hahaha,' pikirnya.
"Kakak-kakak kau mengetahui kalau kami mengikuti kalian sejak tadi?" tanya salah seorang anak yang paling besar.
"Ya."
Dengan wajah bersalah yang diliputi rasa takut ia melanjutkan bicaranya mewakili yang lainnya
"Ah maafkan kami kak, kami tak bermaksud jahat padamu, hanya saja-"
Belum sempat ia mengatakan alasannya dengan jelas, Xiao San langsung memotong dengan tidak sabaran.
"Apa mau kalian?"
"Kami hanya ingin meminta sedikit kebaikan kakak untuk memberikan kami makanan. Sudah dua hari ini kami tidak bisa makan kak. Adik-adik kecil kami pada kelaparan semua."
Jelasnya dengan mata yang penuh pengharapan.
"Memangnya kau dan adik-adikmu itu ada berapa orang jumlahnya?"
Kali ini Xiao Yu yang bertanya pada dirinya sementara Xia Yu masih diam memperhatikan mereka.
"Ada sekitar 36 orang kak. 12 orang anak-anak yang sudah beranjak remaja, 14 orang anak-anak yang berumur 5-10 tahun, dan 8 orang balita."
"Ah begitu. Bagaimana master? Apakah jadi yang akan kita rencanakan itu?"
Xiao Yu menoleh pada Xia Yu yang sudah menarik sudut-sudut bibirnya dengan sekilas.
"Tentu saja. Hei nak! Sekarang juga bawa kami ke tempat anak-anak lain berada. Dan kumpulkan mereka semua dalam satu ruangan. Aku memiliki penawaran bagus untuk kalian. Ah ngomong-ngomong ini uang untuk kalian memberi makanan nanti. Sekarang makanlah ini dulu yang ada."
Xia Yu menunjuk anak yang berbicara tadi dan menyuruhnya.
Setelah itu ia mengeluarkan beberapa makanan yang memang sempat dibelinya tadi dan ditaruh di kantong doraemonnya.
Ia menyerahkan beberapa makanan yang bisa langsung dimakan itu pada anak-anak di depannya yang langsung berbinar matanya.
Mereka yang jumlahnya tak sampai 8 orang dengan berbagai umur itu terlihat sangat senang melihat makanan yang ada di hadapannya.
Mereka tidak langsung memakannya tapi, kembali menolehkan kepala dan menatap Xia Yu seraya bertanya 'benarkah kami bisa memakan ini semua?'
Ketika mendapat anggukan kepala dari Xia Yu tanpa menunggu apapun lagi, mereka langsung melahap habis setiap makanan yang ada.
Di sela-sela makan, anak yang tadi berbicara bertanya pada Xia Yu apakah ia bisa membawa makanan ini untuk yang lainnya?
Tentu saja Xia Yu menjawab "Tenang saja. Itu masalah gampang. Sekarang ini lebih baik kalian memakan makanan kalian itu dulu. Hari sudah mulai beranjak sore dan matahari pun sudah mulai turun dari peraduannya."
Setelah itu, ia kembali makan dengan lahapnya.
...----------------...
Di sebuah gubuk yang hampir roboh tak jauh dari tempat Xia Yu dan yang lainnya memberi makan anak-anak itu tadi.
"Heii, Kak Alfa dan yang lainnya sudah datang semuanya. Ayo kita sambut."
Teriak seorang anak kecil yang mungkin masih berumur sekitar 10 tahunan namun sudah berperawakan seperti orang dewasa karena tinggi dan besar sebagaimana orang dewasa.
Hanya saja yang membuat anda yakin dia masih 10 tahun adalah wajahnya.
Wajahnya masih imut layaknya anak umur 10 tahun lainnya.
Selain itu juga sikap dan sifatnya masih suka berlari-lari dan bermain-main itu sungguh masih mencerminkan umurnya yang masih 10 tahun.
Ia sendiri sudah berlari menyambut seseorang yang dipanggil kak Alfa itu.
Namun langkahnya terhenti melihat ada 3 orang dewasa yang masuk mengikuti Kak Alfa di belakangnya.
"Kakak, siapa mereka?" tanyanya.
"Kamu panggil semua orang untuk berkumpul di halaman belakang ya, Niu-er sayang."
Bukannya menjawab Kak Alfa malah memerintahkan anak yang ternyata bernama Niu-er itu untuk memanggil yang lainnya.
Walaupun begitu, Niu-er tetap melaksanakan apa yang disuruh kakaknya.
Ia mulai mendatangi tempat-tempat yang biasa dipakai beberapa anak untuk berkumpul dan bermain bersama.
Ia mengajak mereka berkumpul di halaman belakang sesuai permintaan Kak Alfa tadi.
Setelah menunggu sekitar satu jam, akhirnya seluruh anak pun berkumpul di sana.
Mereka saling berbisik melihat Kak Alfa yang sedang mengobrol dengan 3 orang yang mereka kenal di sana.
Tapi mereka tak ada yang berani untuk bertanya lebih memilih untuk diam dan menunggu saja.
Karena mereka yakin Kak Alfa pasti akan memberitahu mereka nanti.
Setelah yakin semua terkumpul, Niu-er maju dan mengatakan pada Kak Alfa bahwa semuanya sudah berada di sana.
Kak Alfa akhirnya menoleh dan memperhatikan mereka yang memang sudah berkumpul dengan kepala serta wajah yang diliputi rasa penasaran.
Kak Alfa membuka suara.
"Ehm, jadi teman-teman perkenalkan ini adalah Kak Xia Yu, Kak Xiao San dan Kak Xiao Yu." ujarnya seraya memperkenalkan Xia Yu, Xiao San dan Xiao Yu satu per satu.
"Mereka adalah kakak-kakak dermawan yang akan memberikan kita makanan. Tapi sepertinya mereka juga memiliki permintaan. Apakah kalian mau mendengarkannya?"
Lanjutnya lagi yang diiringi dengan anggukan kepala setiap anak.
Melihat itu, Xia Yu mengambil inisiatif membuka suara, "Saya Xia Yu. Ingin menanyakan kesediaan kalian untuk mengikutiku dalam setiap keadaan dan apapun yang terjadi ke depannya. Jika kalian bersedia saya akan selalu berusaha memenuhi setiap hal yang kalian butuhkan termasuk membuat kalian bisa berkultivasi. Jika kalian tidak bersedia tak apa, kalian boleh pergi dan melanjutkan hidup seperti sebelumnya dan anggap aku tak pernah datang menemui kalian. Bagaimana?"
"Kak, apa kami akan mendapatkan makanan yang cukup jika kami mengikuti kakak?"
Tanya salah seorang balita.
"Tentu saja, selain itu kalian juga akan diberikan pakaian yang lebih baik lagi dari sekarang. Bagaimana?"
Xia Yu kembali melanjutkan penawarannya.
"Apa kami bebas memilih?"
"Tentu saja, itu tergantung pada pilihan kalian sendiri bukan orang lain."
Melihat keraguan teman-temannya, Kak Alfa dan Niu-er serta balita yang bertanya tadi langsung mengangkat tangannya dan berteriak mereka akan mengikuti Xia Yu apapun yang terjadi ke depannya.
Membuat setiap anak yang ada di sana menjadi yakin dan berjanji siap mengikuti Xia Yu kapanpun dan dimanapun itu.
"Kami bersedia mengikuti kakak tanpa paksaan, karena kakak baik sekali memberi kami makanan dan tidak merasa jijik sama sekali melihat keadaan kami yang seperti ini. Kakak malah menawarkan kami juga apa yang akam menjadi jaminan kebutuhan kami ke depannya. Jadi alasan apa yang bisa kami pakai untuk menolak kakak? Kami juga sudah lelah hidup seperti ini. Setidaknya makan kami akan terpenuhi jika bersama kakak."
Xia Yu tersenyum dan mulai memeluk beberapa anak di dekatnya.
Tentu saja yang lainnya tidak ketinggalan.
Mereka mendekati Xia Yu dan saling berpelukan dengan Xia Yu di tengah-tengahnya.
Sore itu mereka menghabiskan waktu bersama-sama.
Xia Yu berjanji akan menjemlut mereka seminggu lagi dan memberikan beberapa uang untuk memenuhi kebutuhan mereka selama seminggu ke depan kepada anak yang dipanggil Kak Alfa.
Setelah itu Xia Yu, Xiao San dan Xiao Yu meninggalkan mereka untuk pergi ke batas hutan kota.
Tempat ia menaruh janji pada penjual budak tadi pagi ah tidak mungkin sudah masuk siang sepertinya saat dia membuat kesepakatan tadi.
Ya begitulah pokoknya.
Mereka menuju tempat janjian itu untuk melihat para budak dari ras lain itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
A/N :
Hai. Hai. Ketemu lagi sama saya. Bagaimana penampilan Xia Yu saat ini menurut kalian?
Maaf semalam ga jadi double update.
Ok, see you~~~
*P.S : Umur Niu'er aku ralat jadi sekitar 10 tahunan dengan perawakan tinggi besar