🌹Silver Queen Atmadja - Grey Axton Hoult🌹
"Grey, aku menyukaimu!" ucap Silver dengan memberikan pria itu ikan kerapu ditangannya.
"What?" pekik Grey tidak percaya ada seorang gadis yang menyatakan cintanya dengan memberinya ikan kerapu.
*****
Silver hasil perbuatan cabul orangtuanya di toilet memiliki kekurangan yaitu mengeluarkan aroma menyengat saat berkeringat. Dan itu menjadi titik balik kehidupan keluarganya. Arse sang Daddy memutuskan untuk mengarungi samudera dan menjadi bajak laut di Jerman karena ingin mencari Lotus laut yang bisa menyembuhkan Silver dan membawa sang putri bersamanya.
Grey pria realistis dan perfectsionis menurun sifat Daddy Nick harus menggantikan posisi sang Daddy karena Nick memutuskan untuk pensiun. Kehidupan sempurna yang Grey miliki bertambah lengkap karena dirinya yang akan segera menikah.
Tapi hidupnya menjadi berubah saat pertemuannya dengan Silver. Apa yang terjadi dengan mereka?
Akankah Silver ditakdirkan untuk Grey?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misteri ilahi
🌹🌹🌹
Grey membawa barang-barang Silver masuk dalam kamar gadis itu, lalu dia keluar untuk mengambil obat alergi yang dibeli Scott sebelumnya dan mengambil segelas air minum.
Sementara Silver yang sudah masuk dalam kamarnya dengan rasa malu karena lagi-lagi dia bertindak bodoh. Karena dia baru sadar jika yang menonjol itu adalah sistem reproduksi pria.
"Bodoh kau Silver! Bagaimana jika Grey illfeel padamu," gumamnya dengan berguling-guling diatas ranjang.
Grey yang masuk ke kamar Silver lagi-lagi dibuat geleng kepala melihat Silver yang berguling-guling tidak jelas.
Lalu dia berdehem. "Minum obatmu dulu sebelum tidur!" ucapnya.
Sontak Silver langsung menegakkan badannya dan menerima obat itu.
"Thanks Grey," ucap Silver malu.
"Tidurlah!" Grey berkata dengan berlalu meninggalkan Silver tapi tangannya dicekal oleh gadis itu membuatnya berbalik lagi.
"Bisa ucapkan selamat tidur untukku!" pinta Silver.
Grey mengernyit. "Selamat tidur!" ucapnya singkat.
"Bukan begitu! seperti yang biasa orangtua lakukan pada anaknya, please!" pinta Silver dengan membungkus dirinya dengan selimut.
"Apa orangtuamu tidak pernah melakukannya?" tanya Grey heran.
"Mereka selalu ingin melakukannya tapi aku yang menghindari mereka sekarang bisakah kau yang menggantikan itu?"
Grey akhirnya mengalah mendekati Silver dan membetulkan selimutnya lalu dengan ragu dia mengecup kening gadis itu. "Good night! Sleep tight, Silver!" ucapnya dengan lembut.
Silver memejamkan matanya merasakan bibir Grey yang mengecup keningnya dengan debaran jantungnya yang berpacu cepat dan aroma tubuhnya yang menguar dengan harumnya.
"Aku benar-benar menyukaimu, Grey," ucap Silver kemudian dengan menatap mata abu-abu pria itu.
Grey yang terbawa suasana memiringkan wajahnya aroma Silver benar-benar membuatnya mabuk. Dia memagut bibir Silver dan menciumnya dengan lembut, Silver yang merasakan ciuman untuk pertama kalinya dibuat kaget dia hanya bisa merasakan benda kenyal itu bergerak dimulutnya lalu dengan ragu dia membuka mulutnya menyambut ciuman Grey yang semakin panas sampai...
PLETAK!
Grey menyentil jidat Silver karena gadis itu memejamkan mata sambil senyum-senyum sendiri membuat Silver langsung tersentak.
"Astaga, ternyata aku hanya berkhayal," gumam Silver dalam hati sambil memegang jidatnya yang terkena sentilan.
"Ck, kau semakin aneh Silver! Sepertinya besok aku harus membawamu ke dunia luar! Kau itu terlalu lama di lautan!" decak Grey kesal karena semakin kesini dia semakin direpotkan dengan Silver yang tidak mengerti apa-apa.
"Benarkah? kita akan kencan?" tanya Silver dengan kegirangan.
"Aku akan menyelesaikan pekerjaanku dengan cepat lalu menjemputmu besok," sahut Grey lagi. "Mana ponselmu?"
Silver meraih ponselnya diatas nakas lalu memberikannya pada Grey dan pria itu mengetik nomornya agar Silver menyimpan nomor ponselnya.
"Tulis official BF!" ucap Silver saat melihat Grey ingin menyimpan nomornya.
"Kenapa harus BF? pakai namaku saja!"
Silver menggeleng. "BF artinya boyfriend!"
"Tapi jika mommyku yang melihatnya dia akan mengira itu situs video wik wik!" protes Grey yang mengerti sifat mesum Kate.
"Wik wik itu hal cabul kan?" tanya Silver dengan mode polosnya.
"Ya begitulah," jawab Grey malas menjelaskan hal begituan.
"Mommy dan Daddy-ku sering berbuat hal cabul Grey bahkan akhir-akhir ini mereka melakukan gaya Jack dan Rose!"
"Astaga! Apa kau pernah melihat orangtuamu melakukannya?" tanya Grey kaget.
"Tidak pernah sih cuma mereka sering membicarakan masalah gaya-gaya begitu, Aunty Kate juga akan mengajariku berbagai gaya. Dan itu membuatku bertanya-tanya!"
Grey sudah mulai merinding pasti Silver akan mengeluarkan jurus savagenya lagi.
"Kenapa mereka melakukan itu, Grey?"
Tentu saja Grey langsung berdehem kuat. "Silver, jika mereka tidak melakukan itu kau tidak akan tercipta!"
"Apa membuatnya harus di toilet?"
"Jangan menyamakan proses pembuatanmu, Silver!"
"Aku tidak mau melakukannya, aku takut hamil dan anakku akan jadi sepertiku! Memang siapa yang mau melakukan hal cabul dengan gadis bau sepertiku! Setelah kau menikah nanti aku pasti akan kembali dengan kehidupan perompakku," ucap Silver lirih.
Mendengar itu entah kenapa Grey tidak menyukainya. "Jangan membicarakan hal yang belum pasti, Silver!"
Yang mana membuat Silver menatap Grey dengan lekat. "Apa aku punya kesempatan untuk menjadi istrimu, Grey? Kata Aunty Kate jika aku memakai baju seksi kau akan cepat menikahiku!"
"Jangan terhasut dengan mommyku Silver! Kita jalani saja seperti air mengalir selanjutnya itu adalah misteri ilahi!"
🌹🌹🌹
si othor kocak abis...
apalagi bagian arse sakit perut w
finally happy ending for all of them..
akhirnya ingatan Bee bisa balik lg yaa.. 🥰🥰🥰
punya banyak anak dan cucu yg kelakuan luar biasa semua..
luar biasa deh tingkat kehaluan kakak othor..
basicnya tetep komedi, jadi tetap kocak di segala suasana..
oke deh lanjut berikutnya..
semoga sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🤩🥰
energi listrik di tu uh sada.
kayak Naku harus membuat Riset lagi neh...giman listrik yg ada di tu uh sasa menghilang