Masih Ada beberapa typo di novel ini!!
---Dalam Tahap Revisi---
Genre: Action,Adventure,Harem,Ecchi,Fantasy.
Keiji adalah seorang anak No life yang tidak mempunyai teman di kehidupannya akan tetapi kehidupannya berubah ketika ia terpanggil kedalam dunia yang sangat aneh, dimana bangunan rumahnya yang terlihat seperti abad pertengahan dan terdapat manusia setengah hewan disana, Dan di dunia itu juga Terdapat ilmu sihir.
Ketika keiji dipanggil didunia itu keiji disebut sebagai "Player" Oleh sistem yang mirip seperti dalam game, keiji diperintahkan untuk membunuh raja iblis agar dia bisa kembali didunia asalnya. dan saat inilah petualangan keiji dimulai
{Novel ini masih memiliki beberapa kata yang salah!}
{Cover dari novel ini diambil dari anime}
Note:
{Novel ini Asli Milik Fillippo Andreas Dan cerita ini tidak mengambil dari milik orang lain}
~UPDATE~
SETIAP HARI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fillippo andreas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
Suara gemuruh yang ku dengar dari luar,Darah yang menetes membuat warna tanah menjadi merah, Mayat mayat yang berserakan di tanah. itulah keadaan diluar kerajaan saat ini. sementara aku hanya bisa duduk diam dan mengamati dari balik jendela yang ada dilantai teratas kerajaan ini.
"Nee...keiji-kun apakah tidak apa apa kita tidak membantu raja dan hanya menonton dari sini." Pertanyaan dari sayori yang langsung membuatku menoleh kearahnya.
"Huff...aku juga ingin membantunya tetapi apa boleh buat, ini masalah internal kerajaan jika kita ikut campur kita hanya akan terluka" ucapku sambil menoleh kembali ke arah jendela.
"Tapi Keiji -kun...."
"Tenang saja....jika keadaan mulai mendesak baru kita akan turun tangan"
"wuaa....Itu baru keiji-kun yang ku kenal" Sayori tersenyum ke arahku dan itu membuatku malu,aku langsung mengalihkan pandanganku ke jendela lagi agar mukaku yang memerah tidak terlihat olehnya.
---------------------
Duarr!!...Duarr!!...Duarr!!
"Tetap Serang......Jangan biarkan mereka sampai masuk ke kerajaan kita!" Teriak raja menyemangati pasukannya.
"Yang Mulia!.... Pasukan pertahanan kita yang ke satu sudah berhasil dikalahkan." Ucap salah satu prajurit.
"Kalau....Begini Terus kita akan kalah" lanjutnya.
"Kita tidak punya pilihan lain selain menyerah ya" Raja mulai pasrah dan terduduk di tanah dengan tatapan kosongnya.
"Tidak ayah!...Kita belum kalah, sebentar lagi dia akan datang." Ucap pangeran william yang ada di sisi raja.
"Hahaha....Ada apa? apa kalian sudah menyerah,ternyata pasukan kerajaan timur tidak ada apa apanya" Ujar Jendral kerajaan barat yang bernama gilbert yang berada di sisi lain pertempuran.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di kerajaan
"Nee..keiji-kun kelihatannya pasukan pangeran william mulai terdesak." ujar sayori.
"Baiklah...Kalian semua segera bersiap, Kita akan segera bertempur!" Aku berteriak sembari memakai jubahku.
"Baik!" Jawab sayori,haru,Nazuna secara bersamaan.
Aku keluar dari kerajaan, dan mengambil salah satu kuda yang ada di istana, dan dengan cepat aku segera melaju secepat kilat menuju ke tempat pertempuran terjadi.
Bau darah yang sangat pekat,Suara teriakan dari pasukan yang terbunuh pertanda bahwa kami sudah dekat dengan tempat pertempuran terjadi.
Seketika aku langsung memakai skill psykinesis ku untuk terbang setinggi mungkin hingga menembus awan putih yang lalu lalang diatas langit.
selanjutnya aku mengeluarkan pedang goudu ku dan mengarahkannya ke arah tempat pertempuran terjadi. aku mengaliri pedangku dengan mana yang sangat banyak untuk menghasilkan daya ledak yang sangat besar. Setelah itu pedang ku mengeluarkan cahaya keemasan yang sangat terang sekali dan aku langsung mengarahkan ke tempat pertempuran.
Boom!!..Duarr!!
Pedangku Menembakkan semacam laser dan membuat pasukan musuh lenyap tak tersisa.
"A-apa apaan itu? Dari mana asal dari tembakan tadi" Ucap jendral gilbert satu satunya pasukan musuh yang selamat karena dilindungi oleh prajuritnya.
Aku segera turuntrpat dihadapan jenderal gilbert dengan kecepatan tinggi hingga membuat tanah yang kuinjak retak.
"Oi...Sepertinya kau ya dalang dibalik perang ini?" Aku menodongkan pedangku ke arahnya.
"A-ampuni aku....A-aku hanya melaksanakan tugas yang diberikan padaku" Ujarnya dengan wajah ketakutan dan bersujud memohon ampun.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai aku Author dari Novel ini, Di episode 15 ini aku mengubah gaya penulisanku:)
Tolong komentar ya, apakah kalian nyaman dengan gaya penulisan yang lama atau yang baru ini:)
Terima kasih dan jangan lupa kasih like juga ya :D
Tah Kenapa Pas Gw Ngebayanginnya Malah Senyum² Sendiri;)
jangan lupa mampir di dear star