Sebuah Pertemuan begitu singkat dengan seorang Putri kecil dan Seorang Pria
Membuat kehidupannya berubah drastis...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanuwawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lihat Mah, Malaikat Jagoan!
Pagi hari menyambut mentari pagi, Alia yang sudah siap dengan pakaian olahraganya, ingin olahraga di halaman sebentar dan di perbolehkan oleh Dina asal tidak kecapean.
"Mbak kita berangkat dulu Yah, Mbak di rumah saja ", sambil mencium tangan Alia Rita berpamitan.
" Iya kamu di rumah saja, nikmatin Libur sehari lagi oke , dan jangan kecapean olahraganya sambil tersenyum Teh Dina menyodorkan tangannya untuk di salami, alia langsung menerimanya.
" Iya teh siap, paling olahraga dan keluar beli cemilan " ucap Alia
" Ya, sudah teteh pergi dulu, Ayo rit Assalamualaikum, ucap Dina
walaikumsalam, Alia menjawab salam mereka pun pergi.
"Dah mbak Alia " Rita melambaikan tangannya dibalas senyuman oleh Alia.
Jam 09.00 Alia melirik jam di depannya.
" kok belum datang ya, mungkin belum Bangun kali Amira nya . setelah teh Dina dan Rita pergi Oma menelepon akan ke sini.
"Assalamualaikum" diluar mengetok pintu
Alia langsung membuka pintu karena hafal suara yang mengucapkan salam.
" walaikumsalam " Alia membuka pintu lalu mencium tangan Oma.
"Halo sayang kau mau bermain dengan aunty sekarang ? "sambil mengambil alih gendongan karena dari tadi dia merentangkan tangannya.
" Ia aunty, aku mau main cama aunty lihat aku bawa ainan ( mainan ) "menunjuk ke tentengan besar yang mang Asep bawa.
"Ya udah ayo masuk, dari tadi diluar saja belum disuruh masuk ni Oma, ayo mang Asep masuk " kata Alia
" Oma, Alia dan Amira sudah berada diruang tamu sambil ditemani teh dan cemilan yang Alia buat tadi, dan kopi untuk mang Asep diluar, katanya tunggu diluar saja biar segar. Alia yang mengendong Amira sambil mengobrol dengan Oma "
" Gimana luka nya udah nggak sakit lagi "? sambil melihat tangan Alia
" Udah Oma tapi belum dibuka perbannya, nanti besok baru bisa dibuka. ucap Alia
" Perlu ke Rumah Sakit lagi? biar Oma antar saja"?
"nggak perlu Oma" ucap Alia menolak ,sambil memberikan biskuit ke Amira, Ini tinggal dilepas doang dan pake perban lagi yang kecil biar nggak kena debu"
"Oma hanya manggut-manggut mengerti"
" Oh ya Oma, makasih makanannya kemarin sampai habis Oma, sama kita bertiga. Alia berterimakasih.
" Ah makanan yang kemarin, dikirim bukan Oma yang kasih " Sambil tersenyum Oma
" Loh tapi kemarin, Kata Rita Oma yang kasih ? " Alia heran bukannya kemarin teh Dina dan Rita bilang itu Oma yang kasih.
" Ia mungkin yang kirim bilangnya dari Oma, Itu omnya Amira yang beli buat kamu " Mungkin kemarin Yang nerima Rita kali yah ? tanya Oma karena Alia mungkin belum ketemu dengan Rendi kemarin Oma cerita tentang Alia yang sakit, tapi tetap mau jagain Amira. Rendi yang mau mengucapkan terimakasih pun Oma saranin beliin makanan aja buatnya dia jarang makan kata dokter nya rumah nya juga dekat ko ngga terlalu jauh 10 menit dari sini juga sampai. Rendi pun mengangguk mengerti lalu pergi membeli makanan dan minta alamat nya dari bunda.
" Sama saja Oma, kata Alia . karena Oma juga yang menyarankan pikir Alia . " Titip bilangin terimakasih atas makanan nya, Ya Oma udah repot-repot kesini sama om nya Amira .
" Iya nanti Oma bilangin " sambil mengelus kepala Alia. Alia melihat baju Amira kotor terkena biskuit.
" Oh baju kamu kotor sayang, ayo kita ganti udah selesai makan biskuitnya kan ? tanya Alia
Amira mengangguk , langsung saja Alia mengendong Amira untuk ganti baju nya .
Setelah selesai Mengganti baju dan juga popok yang sudah penuh. Oma menghampiri Alia
" Alia bagaimana kalau kita pergi ke supermarket , Oma ada keperluan yang harus dibeli" ajak Oma
" Boleh Oma ayo, Alia mengiyakan
SUPERMARKET
Amira lari lari mencari mainan, Oma dan Bi Ami yang tadi kita jemput dulu, pergi ketempat belanja dan Alia sedang di toko mainan bersama Amira.Alia terus mengikuti Amira lalu duduk di kursi karena kelelahan sambil tetap mengawasi Amira yang senang dengan mainan bola dari pada Barbie tapi Amira tetap suka boneka Teddy bear.
Tiba tiba anak laki-laki memeluk kaki Alia, saat Alia akan menghampiri Amira.
"Malaikat Jagoan " katanya. Amira yang melihat pun langsung minta digendong oleh Alia seperti tak mau ada yang memeluk Alia. Alia lalu mengajak kedua nya duduk.
" Helo kak jagoan, Kakak lupa padaku ? matanya menatap Alia rambut yang ikal dan wajah yang lucu terlihat tampan.
" Oh kau, Aku Mengenalmu yang waktu kakak keluar kan dari jendela itu kan ? memastikan sambil membelai rambut Amira yang terus mempererat pelukannya.
" Ia kak, ku pikir kau tak mengenalku " ucap anak itu
" Tidak kakak mengenalmu, kemari duduk disini Alia meraih tangannya agar duduk didekat Alia.
" Amira lihat aunty kenapa kau memeluk aunty begitu erat "
" Kalena dia memeluk aunty tadi " tunjuk tangan mungilnya kepada anak laki-laki.
" oh Amira dia mengenal aunty sayang, ayo kita tanya siapa namanya, aunty belum sempat bertanya dengannya ! "
" Siapa namamu ? tanya Alia, anak itu langsung menjawab
" Saputra Arya Wiguna " dengan lantang. sampai Amira tergelonjak kaget Alia langsung mengusap dada Amira mencoba menenangkan nya.
" Oh kau lantang sekali mengatakan namamu, Amira sampai terkejut, ucap Alia sambil tersenyum mengelus kepala putra, ayo Amira berkenalan dengan Abang Putra nya,
Amira mengulurkan tangannya
" Amila " dengan suara imut dan pipi gembul nya membuat Alia dan putra gemas.
" Putra " lalu mencubit pipi Amira.
" Mau bermain bersamaku di sana, tunjuknya pada permainan mandi bola dan Amira menyetujui nya, lalu Alia membawa keduanya untuk bermain, akhirnya Amira dan putra menjadi Akrab ketiganya bermain bola dan tertawa bersama.
Tiba-tiba seorang ibu menghampiri kami setelah selesai bermain.
" Nak mamah mencari mu dari tadi ! mamah pikir kau hilang " sambil memeluk putra, " mamah sangat khawatir kau tau" ? ucap mamah putra
" Maaf ma , Lihat Mah malaikat Jagoan sambil ,menunjuk ke arah Alia, Alia melihatnya tersenyum lalu menghampiri mamah putra
Mamah nya putra melihat Alia lalu memeluknya, lalu melepaskan pelukannya
" Terimakasih dek sudah menolong putra ku, dia terus saja mengatakan tentang dirimu dan pak polisi yang menolong nya pas kejadian itu, ucap mamah putra berterimakasih.
" Ah sama- sama Bu, itu keharusan saling menolong, ucap Alia
" Kau anak yang hebat dan berani bisa melawan mereka, terimakasih ya sudah menolong kami semua, saya sangat khawatir dan ketakutan waktu itu mereka membius semua orang, hanya saya dan beberapa orang yang diikat, saya juga cemas karena meninggalkan putra saya di atas sendirian, tapi mendengar dari seorang polisi bahwa anak saya sudah diamankan saya merasa lega. Semua orang yang Disana pasti sangat berterimakasih padamu, kami juga mendengar kau terkena pisau ? tanya mamah putra.
"Alhamdulillah saya baik - baik saja, saya hanya masuk rumah sakit karena kelelahan kerja saja dan jarang makan, "ucap Alia memberitahu.
"Alhamdullilah, kalau begitu terimakasih ya, entah apa yang akan terjadi jika kau tak menolong kami semua,ucap mamah putra lagi.
" tidak apa saya juga, ada Disana bagaimana saya akan melarikan diri sendiri, sementara Disana begitu banyak orang yang harus ditolong. Alia menjelaskan dan mamah putra yang tersenyum sambil memegang tangan Alia.
Oma datang
" Alia sudah selesai ? Oma menunggumu dari tadi ", bertanya heran karena Alia tak turun-turun
" Maaf Oma tadi aku bertemu dengan mbak Amel dulu kenalin Oma ", kata Alia memperkenalkan, mereka pun saling berkenalan dan bercerita kita pun berpamitan karena sudah jam 5 sore. Amira yang baru punya teman baru tak mau pulang ingin bermain terus tapi dengan lucunya Putra mengatakan
" Kakak janji akan menemui mu nanti oke, sambil menepuk kepala Amira kakak akan bawakan mainan bola kecil yang banyak oke" lalu Amira memeluk Putra
" baik lah " sambil memintaku menggendong nya
Putra memeluk ku sebelum pergi dan bersalaman kepada Oma.
" Dah sampai ketemu nanti " kata Alia berlalu pergi dengan Oma . dan Amira yang melambaikan tangannya melihat kebelakang terlihat putra tersenyum Disana.
Malam Minggu
" Aduh Rita dimana sih " , waktu menunjukkan jam 9 malam mondar-mandir sambil memegang handphone nya dengan raut wajah cemas. Teh Dina ada dinas keluar kantor bersama Pak bos jadi Alia sendirian di rumah tadi Rita telepon akan pulang telat mungkin jam setengah 9 baru pulang karena belum beres proyeknya dia berada di kafe dekat alun- alun Bandung katanya.
hp berdering terlihat dilayar Rita Is calling
" Halo, assalamualaikum mbak bisa jemput nggak " ?
" Walaikumsalam, dimana kamu " ? tanya Alia
" kafe mbak, kesini ya mbak sambil main dari pada mbak bosen, aku udah selesai tugasnya. Ada yang perform Lo mbak yang suka ada di YouTube itu lagi nyanyi-nyanyi disini. "
" oh, oke mbak ke sana biar bareng pulangnya kita, nggak baik muat kamu nanti kalau pulang sendiri " ucap Alia
" Siap Mba Aku Tunggu " ucap Rita mengakhiri panggilan.
Alia buru-buru berganti pakaian mengunci pintu, langsung menyalakan motor lalu menutup pagar.
Dijalan Cukup ramai karena malam Minggu (ialah ramai kan banyak yang pacaran dan kumpul keluarga).
Tiba-tiba motor Alia oleng dan di arah belakang seperti banyak sekali motor ada yang berteriak "minggir Teh Minggir " katanya
Ah motor Alia kenapa ini, tiba-tiba oleng langsung saja Alia mencoba mengendalikan motornya karena gugup dan dibelakang banyak segerombolan orang dan juga berteriak tanpa kulihat mereka berpakaian dinas Polisi karena gelap dan mereka juga berbaju hitam.
Sampai Alia bisa mengendalikan motor nya
" oh mereka polisi Alia pikir begal, karena tadi jalanan gelap dan jalanan ini cukup terang baru Alia bisa melihat seragam mereka.
Sampai Alia akan berhenti mendengar panggilan dari belakang Alia malah terjatuh dari motor karena jalanan licin dan ban Alia kempes karena paku sepertinya.
sreeeeeet................brag brag Alia terjatuh menyamping dengan kakinya terjepit motor, banyak orang Disana melihat Alia.
Alia buru buru bangun dan mendirikan motornya,sebelum mereka datang menolong.
Polisi itu langsung menemui Alia " Kamu baik-baik saja " tanyanya Alia memandang wajah yang bertanya
Rendi
Deg.... dia, dia lagi yang kulihat ..........
Astaga katanya..
cepet ya lanjutnya
🙏🙏ya...saran aja tlg dirapiin lagi tulisannya... aq jg tau klo nulis novel, cerpen dll itu susah tp kn sayang bnget karyamu klo dah bagus2 tp kurang peminatnya cuma krna tulisannya kurang rapi...semangaaaatt terus buat brkarya..