NovelToon NovelToon
Sistem Kebohongan Menjadi Kenyataan

Sistem Kebohongan Menjadi Kenyataan

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Rizal, seorang pemuda yatim piatu yang baru saja dipecat dari pekerjaannya dan ditipu habis-habisan oleh mantan kekasihnya, mendapati hidupnya hancur berantakan di sebuah taman kota Jakarta. Namun, takdirnya berbalik seratus delapan puluh derajat ketika sebuah [Sistem Kebohongan menjadi Kenyataan] tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya. Sistem ajaib ini mengubah setiap cacian, kebohongan, dan modus penipuan yang diarahkan padanya menjadi kenyataan yang sesungguhnya. Berawal dari pesan penipuan undian palsu, Rizal mendadak menjadi miliarder yang membuat semua orang yang pernah merendahkannya menyesal, sekaligus menarik perhatian banyak wanita cantik yang terpikat oleh kesuksesan dan pesonanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Vroom.

Raungan mesin V12 dari Lamborghini Aventador SVJ membelah jalanan pagi ibukota yang mulai ramai.

Rizal mengemudikan hypercar hitam pekatnya dengan sangat santai meninggalkan pelataran Hotel Grand Wijaya.

Urusannya dengan Clara pagi ini sudah selesai dan wanita itu butuh waktu untuk beristirahat memulihkan diri.

Rapat pemegang saham tahunan Wijaya Group baru akan dilaksanakan besok lusa.

Rizal memiliki waktu luang hari ini untuk mengurus kebutuhan pribadinya.

"Tinggal di hotel mewah memang nyaman, tapi aku tidak mungkin terus-terusan tidur di sana."

Rizal bergumam pelan sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di setir kemudi.

Seorang miliarder dengan saham lima belas persen di perusahaan konglomerat harus memiliki istananya sendiri.

Rizal langsung mengarahkan mobilnya menuju kawasan Pondok Indah.

Tujuannya adalah Bukit Permata Indah, kompleks perumahan paling eksklusif dan mahal di seluruh Jakarta.

Hanya para konglomerat kelas atas, pejabat tinggi, dan selebriti papan atas yang bisa tinggal di sana.

Ciiiit.

Mobil Rizal berhenti tepat di depan gedung galeri pemasaran Bukit Permata Indah yang didesain layaknya istana Eropa.

Beberapa satpam yang berjaga langsung membungkuk hormat saat melihat mobil seharga dua puluh lima miliar itu datang.

Rizal turun dari mobil dengan setelan jas birunya yang sangat pas di badan.

Penampilannya hari ini benar-benar memancarkan aura seorang tuan muda dari keluarga bangsawan.

Tap... Tap... Tap...

Langkah kaki Rizal bergema saat memasuki lobi galeri pemasaran yang berlapis marmer emas.

Di dalam lobi tersebut, terdapat sebuah maket perumahan berukuran raksasa yang dilindungi kaca tebal.

"Harganya lima puluh miliar itu terlalu mahal, Anton! Kurangi jadi empat puluh miliar dan aku akan mentransfer DP-nya sekarang juga!"

Sebuah suara pemuda yang terdengar sangat arogan dan manja memecah ketenangan lobi.

Rizal menoleh dan melihat seorang pemuda berpakaian mencolok dengan banyak perhiasan emas sedang duduk di sofa VIP.

Di depannya, seorang agen properti berseragam rapi bernama Anton sedang berdiri sambil tersenyum canggung.

"Maafkan saya Tuan Muda Dion, tapi Villa Garuda adalah unit terbesar dan paling premium di kompleks kami."

Anton mencoba menjelaskan dengan nada yang sangat sopan dan berhati-hati.

"Harga lima puluh miliar itu sudah harga pas dari pihak pengembang, saya tidak berhak memberikan diskon sebesar itu."

Pemuda bernama Dion itu langsung mendengus kesal dan melempar majalah properti ke atas meja kaca.

"Kamu tidak tahu siapa aku hah? Aku ini Dion Sanjaya, putra tunggal dari pemilik Sanjaya Corp!"

Dion menyilangkan kakinya dengan angkuh dan menatap Anton dengan tatapan merendahkan.

"Kalau ayahku tahu kalian mempersulitku, dia bisa membeli seluruh perusahaan pengembang kalian ini!"

Anton semakin berkeringat dingin menghadapi ancaman dari klien yang sangat berkuasa itu.

Keluarga Sanjaya memang terkenal sebagai salah satu raksasa properti dan tambang di Indonesia.

Rizal yang mendengarkan percakapan itu dari jauh hanya bisa tersenyum tipis.

Dunia elit Jakarta ternyata dipenuhi oleh anak-anak manja yang hanya bisa berlindung di balik nama besar orang tuanya.

Rizal melangkah santai menghampiri meja maket perumahan dan melihat miniatur Villa Garuda yang sedang diperdebatkan.

Miniatur itu menunjukkan sebuah mansion megah berlantai tiga dengan kolam renang pribadi, taman luas, dan garasi bawah tanah.

Posisinya berada di puncak bukit buatan, memberikan pemandangan terbaik ke seluruh penjuru kota Jakarta.

"Bagus sekali, ini baru tempat tinggal yang pantas untukku."

Rizal bergumam pelan sambil menunjuk miniatur Villa Garuda tersebut.

"Permisi, apakah Villa Garuda ini masih tersedia?"

Suara tenang Rizal langsung menarik perhatian Anton dan Dion yang sedang berdebat di sofa.

Anton menoleh dan matanya langsung berbinar melihat penampilan Rizal yang sangat berkelas.

"Selamat pagi Tuan! Ya, Villa Garuda masih berstatus tersedia karena belum ada pembayaran yang masuk."

Anton segera meninggalkan Dion dan berjalan menghampiri Rizal dengan senyum profesional.

Dion yang merasa diabaikan langsung berdiri dari sofanya dengan wajah merah padam.

"Hei agen bodoh! Aku sedang bernegosiasi denganmu, berani-beraninya kamu melayani orang lain!"

Dion berteriak marah sambil menunjuk wajah Anton.

Anton menelan ludah dan mencoba menenangkan tuan muda yang sedang mengamuk itu.

"M-maaf Tuan Muda Dion, tapi sistem kami menerapkan aturan siapa cepat dia dapat untuk unit eksklusif."

"Karena Anda belum sepakat dengan harganya, maka saya berhak menawarkan unit ini kepada calon pembeli lain."

Dion mendecakkan lidahnya dan berjalan mendekati Rizal dengan tatapan penuh permusuhan.

Dia menatap Rizal dari atas sampai bawah untuk mencari celah kelemahan.

"Siapa kamu? Berani-beraninya kamu mencoba merebut rumah yang sudah aku incar!"

Rizal bahkan tidak memutar kepalanya untuk melihat Dion.

Matanya tetap fokus mengagumi detail miniatur Villa Garuda di depannya.

"Rumah ini belum dibeli oleh siapa pun, jadi siapa saja berhak membelinya."

Rizal menjawab dengan nada datar yang justru membuat darah Dion semakin mendidih.

"Cih, gaya bicaramu sombong sekali! Kamu pikir kamu bisa membeli rumah seharga lima puluh miliar ini?"

Dion tertawa sarkas dan melipat tangannya di dada.

"Paling-paling kamu cuma agen asuransi yang menyewa jas mahal untuk mencari klien kaya di sini!"

Anton yang berdiri di samping Rizal merasa situasi ini mulai tidak terkendali.

"Tuan Muda Dion, mohon jaga ucapan Anda. Beliau ini adalah klien potensial kami."

"Klien potensial apanya?! Coba kamu lihat wajahnya, dia bahkan tidak masuk dalam daftar anak orang kaya di Jakarta!"

Dion memang mengenal hampir semua anak konglomerat di ibukota, dan wajah Rizal sama sekali tidak familiar baginya.

"Hei gembel, berhentilah berkhayal dan keluar dari sini sebelum aku menyuruh pengawalku melemparmu keluar."

Rizal akhirnya memalingkan wajahnya dari maket dan menatap Dion dengan pandangan sedingin es.

"Kalau kamu memang orang kaya, kenapa kamu mengemis diskon sepuluh miliar seperti pengemis jalanan?"

Jleb.

Kata-kata Rizal meluncur mulus bagaikan belati tajam yang menusuk tepat di jantung harga diri Dion.

Wajah Dion seketika berubah warna dari merah menjadi ungu karena saking marahnya.

Anton bahkan sampai harus menutup mulutnya sendiri untuk menahan tawa mendengar sindiran telak tersebut.

"B-berani sekali kamu menghinaku! Aku tidak mengemis diskon, aku hanya melakukan negosiasi bisnis!"

Dion tergagap mencoba membela diri di depan agen properti tersebut.

"Negosiasi bisnis adalah untuk orang yang uangnya pas-pasan."

Rizal merogoh saku jasnya dengan gerakan yang sangat elegan dan tenang.

"Bagi orang yang benar-benar kaya, harga yang tertera hanyalah deretan angka yang tidak ada artinya."

Rizal kemudian menoleh ke arah Anton yang masih terpukau dengan auranya.

"Siapkan kontrak pembeliannya sekarang, aku ambil Villa Garuda ini dengan harga penuh lima puluh miliar secara tunai."

Keheningan seketika menyelimuti seluruh lobi galeri pemasaran tersebut.

1
kinataa⁸
5m nya ksh aku juga/Smile//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!