NovelToon NovelToon
Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Wanita / Harem
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.

Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.

Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.

"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.

"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.

"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"

'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Kereta kuda itu sampai di sebuah istana yang tampaknya baru saja dibersihkan, masih banyak para pelayan yang keluar masuk mengganti tirai dan membawa sapu, juga barang-barang yang usang.

"Nyonya, bukankah ini istana selir paling belakang. Apa maksudnya kaisar meminta nyonya tinggal di tempat ini? nyonya adalah istri pertama kaisar..."

Tangan Bai Ningyuan terangkat. Sebuah isyarat yang dia tunjukkan pada Lin'er. Agar pelayannya yang setia itu diam.

Dia bukan lagi gadis berusia 17 tahun yang begitu naif. Sekarang dia sudah 20 tahun, sudah menjadi seorang ibu, dan sudah kehilangan seluruh anggota pria di keluarganya. Tiga tahun berada di lingkungan istana, cukup membuatnya memahami intrik dan tipu daya orang-orang yang berebut kekuasaan di istana.

Sayangnya, dulu dia hanya diam dan menyaksikan. Dukungan dan usahanya semuanya tertuju pafa Xuan Pingyan. Tak perduli orang lain terluka, atau kesulitan, yang penting suaminya tidak terluka dan tidak kesulitan. Rupanya suaminya sendiri yang sekarang membuka matanya. Tak ada yang namanya kasih sayang tulus di istana. Semua hanya intrik untuk mendapatkan kekuasaan.

"Jangan bicara buruk tentang Kaisar di tempat umum Lin'er. Bahkan tembok bisa mendengar di istana ini!" kata Bai Ningyuan memperingatkan Lin'er.

"Maafkan aku nyonya"

Bai Ningyuan turun dari kereta, setelah penjaga di depan gerbang membuka pintu gerbang itu dengan lebar. Dan membantu kusir menurunkan peti barang milik Bai Ningyuan dan Lin'er.

"Ohooo, lihat siapa yang baru datang!"

Langkah Bai Ningyuan dan Lin'er yang tadinya mau masuk ke dalam istana Hanzi. Terhenti, ketika mendengar suara seorang wanita dan beberapa langkah di belakang mereka.

Bai Ningyuan semakin menghela nafas. Di depannya sudah ada tiga wanita dengan pakaian mewah dan tiga pelayan mereka di belakangnya. Serta seorang wanita yang berjalan di belakang mereka, membuat mereka bertiga membuka jalan untuk wanita berpakaian sutra emas itu.

"Yang mulia permaisuri!" sapa ketiga wanita itu dengan penuh hormat.

Wanita berpakaian sutra emas itu adalah Su Qingyue. Anak sulung perdana menteri Su yang diangkat menjadi permaisuri bersamaan dengan pengangkatan putra mahkota menjadi kaisar. Bahkan disaat yang sama, Bai Ningyuan mendengar ada 4 orang selir lain yang juga di angkat menjadi selir dengan berbagai gelar mereka. Anak pada pejabat, perdana menteri dan para penasehat. Anehnya, tak ada sama sekali anak jenderal sepertinya yang menjadi selir.

"Selir Bai" ucap Su Qingyue dengan kekehan meremehkan di ujung katanya.

"Yang mulia permaisuri sedang bicara padamu. Kenapa tidak memberi hormat?" Putri penasehat kiri Song Wanqing tampak terang-terangan menjilatt permaisuri Su.

Lin'er mengepalkan tangannya di belakang punggung. Dia bahkan ingin menangis karena marah melihat nyonya nya yang dulu sangat baik pada semua putri bangsawan itu, diperlakukan seperti itu.

Namun berbeda dengan Bai Ningyuan. Dia tidak terlihat marah. Tidak terlihat emosi, ekspresi wajahnya sangat datar. Bahkan dia meletakkan kedua tangannya di pinggang sebelah kiri, dan memberi hormat pada permaisuri Su.

"Salam hormat yang mulia permaisuri!" kata Bai Ningyuan dengan lantang.

Su Qingyue merasa sangat puas. Senyum lebar penuh kemenangan tersungging di bibirnya yang merah merona itu.

"Aku terima hormat mu, selir Bai. Sayangnya kamu datang belakangan, jadi hanya istana ini yang bisa aku berikan padamu. Pangkatmu bahkan tidak seperti empat selir yang lain yang jelas diumumkan oleh yang mulia Kaisar. Sayang sekali, hubungan kalian yang katanya begitu dalam itu..." permaisuri Su menjeda ucapannya, namun terkekeh pelan di bagian akhir kalimatnya.

Seolah menertawakan betapa tak berharganya dia di mata Kaisar saat ini. Namun alih-alih merasa marah atau sedih, Bai Ningyuan malah tersenyum.

"Siapa yang mengatakan hubunganku dan kaisar begitu dalam? kami menikah atas titah Kaisar sebelumnya, tak ada perasaan semacam itu di antara kami. 3 tahun, sudah cukup untuk aku mendapatkan perhatian dan tempat di sisi putra mahkota. Istana belakang juga baik, tempat ini sepi, udaranya bersih, dan karena jarak yang begitu jauh, aku bahkan harus menggunakan kereta menuju ke istana Permaisuri untuk memberi salam pagi. Itu benar-benar menghemat tenaga!"

Tangan permaisuri Su mengepal. Kalau dia bilang tidak boleh menggunakan kereta. Bukankah artinya sama saja dengan sengaja menyulitkannya. Di depan, Mash banyak istana kosong.

Permaisuri mengangkat dagunya.

"Bagus kalau selir Bai suka tempat ini. Maka selamanya silahkan tinggal disini!"

Setelah mengatakan itu, permaisuri Su segara berbalik dan pergi. Para pelayannya yang jumlahnya sangat banyak itu segera mengikutinya. Sudah jelas, kalau dia datang memang hanya untuk sombong pada Bai Ningyuan. Ingin menunjukkan pelayannya yang banyak, pengawalnya yang tak terhitung. Dan kekuasaannya yang bisa menentukan tempat tinggal selir yang dia inginkan.

Tiga selir lainnya, mendengus kasar. Selir song bahkan maju melangkah mendekati Bai Ningyuan.

"Tahu tempatmu sekarang kan! dulu begitu angkuh, semua orang harus menunduk hormat padamu. Bagaimana sekarang rasanya menunduk hormat pada orang lain?" tanya Song Wanqing dengan sombongnya.

Bai Ningyuan menatap wanita di depannya itu dengan tegas. Dia adalah putri sulung jenderal Bai. Satu-satunya wanita kaisar yang pernah mengangkat pedang di medan perang. Hanya sekumpulan wanita-wanita manja yang tahunya menangis dan merengek. Sudah mau membuatnya kecil hati? itu tidak mungkin!

Bai Ningyuan melangkah dua langkah. Memangkas jarak antara dirinya dengan Song Wanqing. Tatapannya yang tajam, membuat selir Song gugup dan malah mundur dengan spontan.

"Mau apa kamu...?"

"Kamu tanya bagaimana rasanya menundukkan kepala pada seseorang dan memberi hormat? kamu tanya seperti itu padaku? bukankah kamu juga melakukannya. Dan yang sudah pasti adalah, kamu bahkan pernah melakukan itu, menundukkan kepala mu sangat rendah padaku. Sedangkan aku, tidak! aku tidak pernah dan tidak akan pernah menundukkan kepala padamu!"

"Kau..."

"Aku sangat lelah, jika memang mau mencari keributan, aku malas meladeni main kalian dengan hanya bicara. Bagaimana kalau aku memberikan mu pedang, dan kamu lawan aku! siapa yang pertama kali berdarahh, dia yang harus berlutut..."

"Apa yang kamu katakan? siapa yang mau bermain pedang denganmu. Mana ada selir kaisar main pedang...!"

"Kalau begitu pergi!!" pekik Bai Ningyuan menyela, yang membuat ketiga selir itu terjingkat kaget dan saling mendekat.

Tatapan ramah itu, berubah menjadi sangat tajam dan penuh emosi.

Ketiga selir manja itu segera pergi meninggalkan tempat itu dengan kalang kabut.

Bai Ningyuan kembali berjalan ke gerbang istana Hanzi. Tapi tangannya masih terkepal kuat.

'Xuan Pingyan! penghinaan ini, harus kau juga yang membayarnya. Tunggu saja!' batin Bai Ningyuan yang begitu emosi, tapi tidak menunjukkannya pada siapapun.

***

Bersambung...

1
kaylla salsabella
hayooo ada apa
vj'z tri
baja /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ aserehaha rehaha hahahahahha
vj'z tri
pemirsa selanjutan mari kita saksikan bersama sama bagaimana rupa wajah dari permaisuri aaaaaaSu/Facepalm/
vj'z tri
manis di bibir memutar kataaaa malah kau tuduh aku lah segala penyebab nyaaaa oooo siapa terlena pasti nya terpanah bujuk nya rayu nya suara nya yang memikat simpatiii dann harapaa 💃💃💃💃
Kedan Bawel 🍒
Genk Permaisuri & selir² munafik saling menyalahkan & saling membela diri.. 🤭
Kalau Bai Ningyuan mah santuy, untuk apa cari perhatian kaisar lagi..
Toh cinta nya saat ini udah mati..
Yg ada di hati nya hanya balas dendam atas keluarga nya yg telah mati & gak dihargai.. 🤭
Kedan Bawel 🍒: Kadang terlihat santun..
Kadang terlihat baik hati..
Kadang terlihat lugu..
Kadang pula terlihat menarik perhatian bagi yg tak memahami..
Sayang nya banyak tertipu dengan tampilan begini..
Karena mereka tak tahu apa yang ada di otak & hati nya dari manusia tipe begini..
Bisa jadi emang baik, bisa juga ular, atau mungkin saja tipe manusia bunglon yg bisa berubah penampilan sewaktu-waktu untuk bisa mengelabui.. 🤭
total 1 replies
Muft Smoker
selir Bai mulai mengeluarkan taring ny lagii ,,
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
yula
💪💪💪💪💪thor
Dewi Habibah
lagi donk
Noer Row_ling: yok lanjut, semangat
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
kok kalah ...mang lagiblomba apa k Noer /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer Row_ling: kacau balau ya kak, ya ampun hayati lelah kayaknya
total 1 replies
vj'z tri
bapak e sopo meneh Iki lah /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ sakit nya tuh disini di dalam hati ku sakit nya tuh disini tahu kau tak datang
vj'z tri
beredam air dari Mbah dukun /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
aud ????/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
separuh ??? hufh ya ya ya aku mengerti k Noer /Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
tenang ada waktu nya untuk menghina dan membalas mereka /Joyful//Joyful/
vj'z tri
kaisar masa gitu
vj'z tri
situ???? situ dua tiga dkk /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!