NovelToon NovelToon
Kau Berkhianat, Aku Membalas!

Kau Berkhianat, Aku Membalas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami
Popularitas:19.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Velicia, seorang wanita yang sedang hamil delapan bulan, dipermalukan dan disiksa oleh suaminya sendiri. Michael adalah Bos Mafia yang lebih mempercayai wanita lain bernama Sania, dibanding istrinya sendiri.

Dituduh tanpa bukti dan dipaksa berlutut di depan wanita yang membencinya, Velicia akhirnya menyadari bahwa cinta yang ia perjuangkan selama dua tahun hanyalah ilusi.

Namun Michael tidak tahu satu hal, Velicia bukan wanita biasa. Di balik diam dan lukanya, ia menyimpan identitas tersembunyi sebagai bagian dari dunia mafia yang jauh lebih gelap dari keluarga Kensington.

Saat Michael akhirnya menyesal, akankah Velicia memaafkannya dan kembali padanya? Atau memilih pria lain yang datang di waktu yang tepat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 14.

Tiga hari setelah pesta keluarga Romanov. Michael baru saja menyelesaikan rapat darurat mengenai dua jalur distribusi senjata yang kembali diserang kelompok tak dikenal. Situasi organisasi Kensington semakin buruk, wilayah timur kehilangan pemasok. Dua gudang dirampok, dan empat anak buah kepercayaannya tewas dalam baku tembak. Dan yang paling mengkhawatirkan... beberapa organisasi yang dulu setia mulai menjaga jarak.

Michael baru saja masuk ke ruang kerjanya ketika Aaron menyerahkan sebuah amplop hitam. "Tuan, ini datang satu jam lalu."

Michael menerimanya, begitu dia melihat lambang pengirimnya, jantungnya langsung berdegup lebih keras. Lambang keluarga Romanov, seketika perasaan buruk langsung muncul.

Michael membuka amplop tersebut, beberapa lembar dokumen jatuh ke meja. Matanya langsung membeku, SURAT GUGATAN CERAI.

Aaron berdiri diam, tangan kanan Michael itu tidak berani bicara. Karena wajah bosnya berubah sangat buruk.

Michael membaca setiap halaman perlahan. Ada permohonan perceraian, dan hak asuh penuh Vincenzo. Juga pemisahan seluruh hubungan hukum, semuanya tertulis jelas disana. Velicia benar-benar ingin menghapus dirinya dari hidup wanita itu, selamanya.

Michael menatap kosong dokumen tersebut, pikirannya kembali pada malam pesta. Saat Velicia menatapnya seperti orang asing, dan anaknya berada dalam pelukan Lorenzo. Dan ketika Lorenzo mengalah hanya karena Velicia memintanya, semua itu kembali berputar di kepalanya berulang-ulang seperti pisau yang terus menusuk.

"Tuan..." Aaron akhirnya membuka suara.

Michael memejamkan matanya, wajahnya sangat pucat. "Apa menurutmu Velicia bisa berubah pikiran?"

Aaron terdiam, karena ia tahu jawabannya. Dan Michael juga tahu, namun pria itu tetap bertanya seolah berharap ada keajaiban. Karena kini mereka berdua paham, Velicia bukan wanita yang mudah mengambil keputusan. Jika wanita itu mengajukan gugatan cerai... artinya semuanya sudah selesai.

Tak lama kemudian, pintu kantor Kensington kembali terbuka. Seseorang melangkah masuk tanpa menunggu izin—Dante Moretti.

Pria itu adalah sosok yang selalu membuat orang lain merasa tidak nyaman hanya dengan kehadirannya. Berusia tiga puluhan, dengan wajah tampan yang tajam dan senyum yang jarang mencapai matanya. Rambut hitamnya tersisir rapi ke belakang, sementara setelan jas mahal yang dikenakannya semakin mempertegas status dan kekuasaannya.

Di dunia bisnis, nama Dante Moretti tidak kalah menakutkan dari keluarga Romanov. Ia dikenal sebagai pria ambisius yang tidak pernah bergerak tanpa tujuan. Di balik sikap santai dan senyum ramahnya, tersembunyi kecerdasan serta kelicikan yang membuat banyak lawan bisnis memilih mundur daripada berhadapan langsung dengannya. Ia juga memiliki satu kebiasaan yang terkenal di kalangan elit, Dante menyukai kekacauan. Bukan karena ia impulsif, melainkan karena ia tahu bagaimana memanfaatkan kekacauan untuk meraih keuntungan terbesar.

Dengan langkah tenang, pria itu memasuki ruangan sambil menyelipkan kedua tangannya ke dalam saku celana. Senyum tipis terukir di bibirnya, seolah ia sudah mengetahui apa yang baru saja terjadi.

"Akhirnya kita bertemu, dan aku dengar... kau baru saja menerima sesuatu yang tidak menyenangkan. Istrimu akhirnya menggugat cerai."

Michael menatapnya dingin. "Aku tidak suka basa-basi."

"Itu bagus." Dante tersenyum, tatapannya berubah tajam. "Aku juga tidak."

Dante meletakkan sebuah map di atas meja, Michael membukanya. Isinya foto-foto. Dia dalamnya ada Foto Lorenzo, foto Velicia dan foto keluarga Romanov.

"Apa maksudmu?" Michael menutup map tersebut, tatapannya lebih dingin.

Dante duduk disini seberang Michael, lalu menyandarkan tubuhnya ke kursi. "Aku ingin menghancurkan Lorenzo Sullivan."

Michael tidak menjawab, dia menajamkan tatapannya.

"Aku juga ingin melemahkan Romanov." Lanjut Dante.

Michael masih diam, namun wajahnya terlihat sangat buruk. Melihat itu, Dante malah tersenyum tipis.

"Dan kau pikir... kita memiliki musuh yang sama?" Michael menatap pria itu tanpa ekspresi. "Aku tidak punya musuh di sana."

"Tidak?" Dante tertawa kecil.

Dante mengambil sebuah foto dari dalam map. Foto itu memperlihatkan Lorenzo dan Velicia sedang berbincang di balkon Romanov Estate. Diambil dari sudut yang tepat, keduanya tampak begitu dekat. Tatapan dan posisi mereka menciptakan kesan seolah sepasang kekasih yang sedang menikmati momen berdua.

"Istrimu sekarang mempunyai pria lain di sisinya."

Ruangan mendadak terasa lebih dingin, namun Dante tetap melanjutkan. "Lorenzo bukan pria yang biasa mendekati wanita. Jadi jika dia mulai tertarik pada Velicia, itu berarti dia serius."

Rahang Michael mengeras. "Apa tujuanmu sebenarnya?"

"Aku ingin kerja sama."

"Kerjasama seperti apa?"

Tatapan Dante menyipit tajam. "Romanov dan Sullivan sedang membangun aliansi. Kalau mereka berhasil, keseimbangan dunia bawah tanah akan berubah."

Michael tetap diam, Dante melanjutkan. "Kalau kita bergerak sekarang, kita bisa menghancurkan mereka sebelum terlambat."

Tatapan mereka bertemu, Dante melanjutkan dengan tenang. "Romanov dan Lorenzo menguasai terlalu banyak wilayah, aku ingin mengambil sebagian milik mereka. Bayangkan... jika Romanov kehilangan kekuatannya. Jika Lorenzo kehilangan wilayahnya, dan mereka sibuk bertahan hidup. Apa menurutmu Velicia masih akan setenang sekarang, dan ada waktu untuk bercerai darimu?"

Michael terdiam, namun pikirannya mulai bergerak. Karena jauh di dalam dirinya, masih ada bagian yang belum bisa menerima kenyataan dan dia berharap Velicia bisa kembali padanya. Dan bagian itu, jauh lebih berbahaya daripada kemarahan.

"Aku tidak mau menyakiti Velicia." Suara Michael terdengar dingin.

Dante tersenyum. "Tentu saja tidak. Kau hanya menyerang organisasi. Dan saat semuanya berakhir... siapa tahu Velicia akan menyadari bahwa satu-satunya tempat aman baginya adalah di sisimu."

Kalimat itu terdengar masuk akal, dan itulah bahayanya. Michael tidak menyadari, bahwa dia sedang dimanipulasi. Karena Dante tidak sedang menjual kerja sama, dia sedang menjual harapan palsu.

Beberapa saat kemudian, Michael akhirnya berdiri. Berjalan menuju jendela besar di belakang ruang kerja. Kota terlihat sibuk di bawah sana, namun pikirannya hanya dipenuhi satu orang—Velicia.

Jika Romanov runtuh...

Jika Lorenzo tersingkir...

Jika semua penghalang menghilang...

Mungkin masih ada kesempatan untuk dirinya bersama Velicia.

Lima menit kemudian, Michael berbalik. Tatapannya masih tampak sangat dingin, aura dari sosok Bos Mafia Kensington kembali muncul. "Baiklah, aku akan bekerja sama denganmu."

Senyuman Dante perlahan melebar, akhirnya ikan terbesar berhasil masuk ke perangkap.

...*****...

Di tempat lain, Romanov Estate.

Velicia sedang duduk di ruang kerja pribadinya sambil membaca laporan. Leon Romanov masuk tanpa mengetuk, wajah pria itu terlihat serius.

"Michael dan Dante mulai bergerak."

Velicia mengangkat kepala, tatapannya langsung berubah tajam. "Mereka bersekutu?"

"Sepertinya begitu." Jawab sang ayah.

Velicia menutup dokumen di tangannya dengan ketenangan yang membuat orang lain merinding. Tak ada kepanikan dalam wajah wanita itu, apalagi rasa takut.

"Kalau begitu... sudah waktunya mengingatkan mereka." Wanita itu berdiri perlahan, aura dingin Romanov kembali terlihat. Tatapannya beralih ke jendela besar di belakangnya, menatap hamparan kota yang tenang di bawah sana. “Bahwa keluarga Romanov tidak dibangun dengan belas kasihan, keluarga ini berdiri di atas darah orang-orang yang cukup bodoh untuk menantang kita!“

Velicia mengatupkan rahangnya, lalu tersenyum dingin. “Lagipula, Dante sudah pernah mencoba membunuhku dua tahun lalu. Sayangnya, dia tampaknya belum jera. Dan Michael sepertinya tidak pernah tahu bahwa orang yang kini berada di sisinya... pernah mengincar nyawaku. Aku penasaran, apakah Michael masih bisa tetap berdiri saat seluruh kebenaran terungkap nanti.”

Sementara di tempatnya, Lorenzo Sullivan menerima kabar yang sama. Dan pria itu hanya mengucapkan satu kalimat, tatapannya berubah dingin.

"Kalau mereka menginginkan perang, aku akan memberi mereka kuburan."

Perang mafia besar akhirnya dimulai. Dan kali ini, bukan lagi tentang cinta, melainkan darah, kekuasaan, pengkhianatan, dan kehancuran.

*

*

*

Pliss, komen positif apapun gaess biar gak sepi. Kayak kuburan banget ini cerita, wkwkw 🤣

1
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
wow keren thor... makin seru aja, semangat terus yaaaaaa
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
(perasaan itu masih bisa tumbuh kembali pada orang lain)

apa g nyesek tuh Michael 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rere🌠: Nyesssss 🤣🤣🤣
total 1 replies
ρυтяσ kang'typo✨
Lorenzo... u. harus lebih percaya diri lagi dan jangan pernah menyerah untuk mendapatkan Velicia
ρυтяσ kang'typo✨
ok trimakasih ka....terus semangat yaaaa
Ariany Sudjana
Sania kenapa kamu harus marah sama velicia? velicia itu putri konglomerat, dan kelasnya jauh di atas kamu, yang hanya pelacur murahan 🤣🤣😂😂 dan tempat yang pantas buat kamu ya di tempat sampah 🤣🤣😂😂
Rere🌠: Udah bener di tempat sampah, skrg malah mau gaul sm kubangan darah. ampun dah ah🤣
total 1 replies
MataPanda?_
semangat trus kak lanjut terus 😅💪
gina altira
Sania ga ada kapoknya
Rere🌠: Mau jadi ratu kyk Velicia, ngimpi kali ah😬😬😬
total 1 replies
gina altira
lanjutt
gina altira
Michael bodoh
gina altira
Michael terlalu percaya diri
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Diana Dwiari
pemain catur yang sangat handal....
ρυтяσ kang'typo✨
Sania mau main" sama Velicia🤣🤣🤣salah pilih lawan oooyyy
ρυтяσ kang'typo✨
hayo loh.... siapa kah yang menyerang di balik kekacauan yang sedang terjadi saat ini🤔🤔🤔
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
tuti raniati
Seru Thor... 👍🏻👍🏻👍🏻
iyas
ayo berdamai lah kalian karena musuh sebenarnya sudah mulai memperlihatkan hilalnya😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!