Seorang gadis cantik yang terkenal karena aktingnya dalam sebuah drama. Via orang menyebutnya gadis yang sangat cantik dan lemah lembut, tapi itu pandangan orang lain. Tidak ada yang tau bahwa dia adalah ketua mafia black star yang sangat kejam dan ditakuti banyak orang kecuali arsya pacarnya dan bawah bawahannya yang mengetahuinya sedangkan orang tuanya sudah meninggal sejak Via umur 10 tahun.
suatu ketika Via sedang menjalankan misinya bersama Arsya dia tidak sengaja terkena tembak oleh musuhnya dan tepat berada di jantungnya yang membuatnya tidak dapat selamat.
"Sayang bangun jangan tinggalin aku"kata Arsya sambil menepuk nepuk pipinya dengan pelan.
"Ma - af kan aku aku su dah ti dak ku at la gi dan to long jagalah or ga ni sasi black star ki ta" ucapnya terbata bata sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Di sebuah kamar yang tidak terlalu besar baringlah gadis yang sangat lemah....
Kalau penasaran baca ajha dan jangan lupa vote, like, komen, dan share.😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon evi sofiaj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14. Yin Hua Terluka II
Melihat Via pingsan di lantai mereka langsung menghampirinya dan pangeran Yuwen langsung mengangkat Via dan meletakkannya di ranjangnya.
"Tabib cepat periksa dia" ucap raja Qin dengan cemas.
Tabib pun memeriksanya
"Yang mulia tuan putri tertusuk pedang di bagian perutnya tapi untung saja tidak dalam dan tidak mengenai organ vitalnya tapi tuan putri sudah mengeluarkan banyak darah sehingga dia belum sadar sampai sekarang jadi saya akan segera membuatkan obat untuk tuan putri" ucap tabibnya setelah memeriksa sekaligus membalut lukanya.
Mendengar itu pangeran Yuwen sangat marah siapa yang berani beraninya ingin membunuh adiknya itu. Lalu pangeran Yuwen melihat mayat mayat itu dan melihat salah satu dari mereka tidak dipenggal kepalanya jadi dia menyuruh prajurit untuk memeriksanya.
"Prajurit periksa dia" kata pangeran Yuwen dingin sambil menunjuk orang tersebut.
"Baik yang mulia" kata prajuritnya.
Raja Qin hanya melihat Via yang sedang terbaring dengan wajah pucat nya. sebenarnya tadi Via ingin tetap sadar tapi karena dia mengeluarkan banyak darah jadi membuatnya pusing dan akhirnya pingsan.
"Yang mulia di masih hidup" ucap prajuritnya setelah memeriksanya.
"Bawa dia ke penjara kita akan menginterogasinya dan juga bersihkan mayat mayat ini" kata pangeran Yuwen dingin.
" Baik yang mulia" jawabnya.
Tabib itu pun datang sambil membawakan obat utuk Via. Setelah memberikannya tabib itu pun undur diri.
"Ayahanda lebih baik kita kembali biarkan mei mei istirahat" kata pangeran Yuwen.
"Baiklah ayo kita kembali dan untuk kalian jaga kediaman putri Yin Hua" jawabnya sambil juga menyuruh beberapa prajurit untuk menjaga kediaman putri Yin Hua.
Mereka pun pergi dan kamar Via juga sudah bersih. Untuk Jingmi dia juga keluar agar Via dapat istirahat.
Tengah malam pun tiba dan tiba tiba ada yang datang menghampiri Via. Via merasakan kalau ada yang datang tapi entah mengapa dia sangat pusing saat seseorang itu semakin dekat dengannya Via tiba tiba menjadi tenang dia tahu kalau itu adalah arsya yang datang tercium dari baunya yang sangat khas.
Ya yang datang memang Arsya dia sudah mengetahui dari pengawalnya kalau Via terluka dan dia segera datang ketempat nya. pengawal tersebut mengetahui karena dia disuruh mengawasi kediaman via tapi telat saat dia datang Via sudah terluka.
Arsya duduk di ranjang Via dan memasukkan sebuah pil kedalam mulut Via. tidak butuh berapa lama via pun bangun dan sudah tidak pusing dan lukanya juga terasa seperti sedikit membaik.
"Sayang" ucap Via yang hendak duduk tapi langsung ditahan oleh arsya untuk berbaring saja.
"Tidur saja enggak usah bangun" kata Arsya "Kenapa kamu bisa terluka bukannya kamu sangat kuat ketimbang orang orang dari klan darah itu" ucap arsya sedikit marah bagaimana bisa dia sampai terluka seperti itu.
"Oh itu sebenarnya aku yang menusuk perutku sendiri dengan pedang" jawab Via santai.
Mendengar jawaban dari Via membuat Arsya kaget " apa bagaimana kamu bisa melukai dirimu sendiri" kata Arsya marah.
"Sayang kamu marah sama aku" ucap Via sambil bangun dari tidurnya karena melihat Arsya marah.
Arsya hanya diam saja tapi dia membantu Via untuk bangun.
"Sayang kok kamu marah sih sama aku" ucap Via sambil mendekat ke Arsya dan langsung memeluknya dari samping.
"Bukannya aku marah tapi aku khawatir bagaimana bisa kamu melukai dirimu sendiri" ucap Arsya membalas pelukannya.
"Itu adalah rencana ku untuk menyingkirkan selir jahat itu" ucap Via.
" Tapi enggak harus melukai dirimu sendiri kan" katanya.
"Maaf jika aku membuatmu khawatir, tapi bagaimana kamu tahu aku terluka dan orang orang yang mau membunuhku dari klan darah" kata Via.
"Itu aku menyuruh pengawal ku untuk menjagamu tapi kamu malah udah terluka begini saat dia datang dan kebetulan juga dia melihat orang orang yang tergeletak di lantai memiliki tato dari klan darah jadi dia tahu itu" jawab Arsya " Sekarang kamu istirahat" ucapnya lagi.
"Tapi kamu temani aku" ucap Via
"Iya" jawabnya.
Via pun berbaring dan arsya juga ikutan sambil memeluk Via saat tidur.
**Maaf ya kalau ada typo dan jangan lupa vote, like, komen agar author semakin semangat nulisnya😊
Salam dari author 😊 sehat terus guys**
malum ma malum
Uda dicambuk baru minta maaf da gt gampang x dimaafin
ayah dan gege yg mengabaikan.
ayo bangkit via, tunjukkan pada mereka kalo kamu gak sebodoh yg mereka pikirkan.
jungkir balikkan dunia mereka dgn pembalasan pembalasan yg syantik.
hellooo om, bagaimana cerita nya bayi baru lahir udh ngebunuh ibundanya sendiri.
andai bisa milih, dirinya juga gak mau dilahirin kali. kalo hanya untuk di abaikan dan disalahkan oleh anda anda sekalian.
sungguh dramatis kali ayah dan gege nya ini.
padahal via nya sudah bilang klo dia sengaja membuat diri nya terluka👌