Kisah seorang gadis cantik berumur 22 tahun,anak tunggal dari keluarga Atmajaya yang baru pulang dari Luar Negri.
Dalam perjalanan pulang mobil yang mereka tumpangi mengalami rem blong dan terbakar,untung dia bisa menyelematkan diri.
Tapi naas kedua orang tuanya terjebak dalam mobil tersebut.
Andi adalah dokter muda di Kotanya,selain berwajah ganteng andi juga seorang dokter ahli bedah yang terkenal.Dia juga di idolakan para suster dan perawat tp sikapnya dingin tp jg ramah terhadap pasiennya.
Akankan andi dan anissa berjodoh,lanjut ke cerita saja ya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tak pulang 1
Andi yang sedang di dalam ruangannya di kagetkan oleh suara suster bella,suster itu terlihat sangat mencemaskan pasien yang harus segera di tangani.
Tokk.. Tokk..
Pintu langsung di buka andi yang sedang membaca laporan kesehatan salah satu pasiennya itu pun terkejut.
" Dokter tolong anda segera datang ke UGD pasien laki-laki yang bernama Bapak Hartono keadaannya memburuk ". suster bella menyampaikan keadaan pasien sambil berharap cemas.
" Ayo sus kita pergi ke sana " kata andi sambil segera berlari kencang supaya cepat sampai di ruangan UGD,karna memang letak UGD dan ruangan pribadinya agak jauh.
Setelah sampai dari ruangan itu dokter andi memeriksa keadaan hartono,dan andi tidak sendiri di sana ada juga dokter Amel dan 1 lagi suster asistennya.
" Dokter Amel tolong katakan apa yang terjadi sebelum pasien drop kembali ". tanya andi dengan seksama sambil memeriksa ulang keadaan pasien. Dia tidak mau sampai keadaannya makin memburuk.
" Menurut penuturan keluarga yang menunggunya pak hartono mengalami sesak nafas dok,karna dia syok anaknya di DO dari kampus karna melakukan suatu kesalahan ". mengatakan hal yang sama dengan penuturan istrinya.
" Dokter tolong kamu periksa jantung pasien karna sepertinya dia mengalami serangan jantung mendadak " kata andi.
" Baik dok,tapi bagaimana dengan kanker yang ada di otaknya " tanya dokter amel yang mulai panik.
" Sebentar lagi kita adakan rapat untuk membahas tindakan apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan nyawa pasien,karna kalau kita sampai telat melakukannya kemungkinan nyawanya tidak akan tertolong. Tapi saya butuh pemeriksaan yang menyeluruh,tolong segera kamu cek lagi dan saya tunggu laporan secepatnya di meja ruangan saya " . ucap andi yang keluar dari ruang UGD karna dia harus memeriksa pasien yang lain.
" Baik dokter saya akan melakukan yang terbaik " . ucap bella.
Saat di luar ruangan andi bertemu dengan istri pak hartono,dia menanyakan keadaan suaminya.
" Bagaimana keadaan suami saya dokter andi ?". tanya istri hartono
" Ibu yang kuat ya,tolong bantu doa karna pak hartono mengalami serangan jantung mendadak dan dengan keadaannya tersebut akan membahayakan nyawanya ". jawab andi dengan ramah dan lembut,agar istri pak hartono memahami keadaan suaminya.
" Tolong selamatkan suami saya dokter " pinta istri pak hartono.
" Sudah menjadi tugas saya sebagai dokter bu,kalau begitu saya permisi dulu " andi meninggalkan istri pak hartono yang kelihatan begitu cemas.
4 jam kemudian pas saat jam makan siang andi mendapatkan laporan kesehatan pak hartono dari dokter Amel.
" Dokter ini laporan pemeriksaan jantung pasien hartono " sambil memberikan sebuah map kepada andi.
" Trimakasih dokter saya akan membacanya dan menentukan kapan kita akan mengadakan rapat dadakan guna membahas tindakan apa yang harus di lakukan terhadap pasien " andi menjelaskan perkataannya.
" Baik dok saya akan tunggu kapan rapat akan di adakan " kata dokter amel,dan pergi meninggalkan ruangan andi serta tak lupa menutup kembali pintunya.
Sambil memeriksa laporan itu andi menghubungi istrinya lewat sms.
Andi : Sayang,kamu sedang apa ?
Sudah makan siang ?
Anis : Belum sayang sebentar lagi,kamu sendiri sudah makan ?
Andi : Belum juga sayang,mungkin sebentar lagi.
Oiya mungkin nanti malam aku gak pulang karna ada pasien yang keadaannya menghawatirkan,jadi perlu di pantau terus keadaannya.
Anis : Benarkah sayang, ya sudah gak papa hati-hati ya,jaga kesehatan kamu,istirahat kalau capek,jangan terlalu di forsir tenaganya.
Andi : Iya sayang aku akan jaga diri,kamu hati-hati di rumah dan kalaupun aku sakit kan ada suster pribadiku yang menjaga dan merawatku.
Anis : Iya suamiku,bye..
Andi : Bye sayang.
👍👍👍