*Peringatan,Ambil sisi baiknya aja dari nih novel,Anggap semua momen romantis disini sebagai khayalan saja,Karna kalo asli takut dosa:)*
Selamat membaca ini adalah cerita lanjutan dari novel- aku sang badgirl.
Menceritakan seorang pria tampan bernama davin adnan safir yang mempunyai julukan badboy, bersama dengan kedua temannya yang juga seorang badboy, yaitu anan candra galen dan raka ali saputra,mereka sangat terkenal dengan kenakalannya.
Ia juga mempunyai adik bernama alexa adnan safir,Adiknya memiliki sifat dingin yang menuruni papahnya , tetapi juga penuh perhatian dan sangat berbakat.
Bagaimana kelanjutan ceritanya?, dan apakah ada yang bisa merubah sifat mereka berdua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
season 2 - latihan
davin pulang dengan senyum lebar diwajahnya.
" assalamualaikum aku pulang...".teriak davin memasuki rumahnya itu.
" walaikumsalam...ini kenapa?".kaget aubrey melihat luka anaknya.
" oh...aku abis tawuran dan terluka sedikit". ucap davin tersenyum.
" davin kamu kenapa?". kaget arion baru datang melihat baju putih putranya terdapat bercak darah.
"ah...mamah papa lebay amat,ini gpp kok ,santuy".ucap davin duduk disofa mengangkat kakinya.
" davin mending sekarang kita pergi kerumah sakit, kayanya lukanya dalam deh".ucap arion khawatir
"gpp kok pah". ucap davin mengganti chanel pada tv lebar itu menggunakan remote.
"davin dengerin mamah,sekarang kita kerumah sakit,atau kamu mamah gak biarin tawuran lagi". ucap aubrey marah,davin pun menatap ibunya itu dengan tatapan sendu.
" iya mah".ucap davin menurut,akhirnya davin pun dibawa kerumah sakit oleh aubrey dan arion.
rumah sakit albar.
"gimana keadaan anak saya?". tanya aubrey pada dokter yang menangani davin.
" anak ibu dan bapak tidak apa-apa,hanya saja luka sobeknya sangat lebar,tetapi yang saya herankan , mengapa tuan muda davin tidak merasakan kesakitan sama sekali,saya yang memeriksanya pun menjadi heran".ucap dokter itu.
" maksud dokter?". tanya arion heran.
"yah...dia minta ,lukanya dijahit tanpa memakai bius, saat dijahit pun dia hanya diam, tanpa meringis maupun beraut kesakitan".ucap dokter itu tak percaya. aubrey dan arion pun saling pandang memandang.
mereka berdua pun langsung masuk menemui anaknya yang sedang duduk ditempat tidur.
" mah...aku uda diobatin , sekarang mending kita pulang,aku uda gpp kok".ucap davin tersenyum turun dari tempat tidur itu,namun dihentikan oleh aubrey.
"kamu akan dirawat untuk beberapa hari,jangan pulang dulu".ucap aubrey tegas.davin pun melotot.
" mah aku gpp,aku gk suka disini". rengek davin.
" davin mending kamu dengerin apa kata mamah kamu".ucap arion serius.
"pah...bujuk mamah dong,aku males nih dirumah sakit".rengek davin seperti anak kecil.
"enggak ada alasan,awas kamu kabur,ayo mas kita pulang". ucap aubrey menggandeng lengan arion.davin pun menatap kepergian kedua orang tuanya dengan bete.
"males banget gw disini,ah...". teriak davin kesal memukul bantal disampingnya.
\*
KEESOKAN PAGINYA.
alexa turun dari kamarnya menuju meja makan , disana ia tidak melihat abangnya yang seklek itu.
"mah..pah abang mana?".tanya alexa bingung.
"oh...abang kamu dirumah sakit, kemarin terluka karna tawuran". ucap aubrey,alexa pun mengangguk dan langsung berjalan keluar.
"alexa kamu gk sarapan?". tanya arion melihat putrinya hanya berjalan menuju keluar.
" disekolah ".ucap alexa datar.
ia pun berjalan menuju keluar rumah,ia mengendarai mobilnya menuju sekolahnya.
SMA BAKTI PURNAMA.
alexa turun dari mobilnya dengan cool, banyak pria menatap kagum dirinya , namun ia hanya cuek dan berjalan menuju kelasnya.saat ia sedang diperjalanan ia bertemu dengan bu rani.
" alexa kamu hari ini tidak masuk kelas dulu yah". ucap bu rani tersenyum.
" kenapa ?". heran alexa.
"kamu harus latihan melukis diruang musik". ucap bu rani, ruang musik dan melukis memang telah digabung.
"oh...saya taro tas dulu".ucap alexa datar dan langsung mencium tangan gurunya itu.
ia pun pergi menuju kelasnya,setelah sampai ia langsung meletakkan tasnya,caca pun menjadi heran.
"alexa mau kemana?". tanya caca bingung.
" gw mau latihan melukis diruang musik". ucap alexa datar, dan langsung berjalan pergi.
saat sampai ia langsung masuk,ia melihat berbagai alat musik,seperti biola, gitar ,piano serta drum.
ia pun duduk disofa menatap kanvas untuk melukis,ia bingung mau melukis apa. dari pada pusing,ia pun mengambil gitar yang menggantung diruangan itu,ia memang sedikit bisa memainkan gitar.
ia memetik gitar itu dengan perlahan,tanpa menyadari ada seseorang mengintip dari arah pintu.
*~*~*~*.
Memenangkan hatiku bukanlah
Satu hal yang mudah
Kau berhasil membuat
'Ku tak bisa hidup tanpamu
Menjaga cinta itu bukanlah
Satu hal yang mudah
Namun sedetik pun tak pernah kau
Berpaling dariku
Beruntungnya aku
Dimiliki kamu
seseorang yang mendengar suara indah dari alexa cukup terkesan,dibalik pintu ia mengintip dengan kagum.alexa yang merasa diperhatikan pun menengok kearah belakang.orang itu langsung mengumpat namun ia tak sengaja terpeleset hingga jatuh menabrak pintu, ia pun jatuh tengkurap didepan pintu,alexa menatap datar orang itu,orang itu adalah sandi.
sandi segera bangun dan berdehem cool,agar tidak merasa malu.
"khemm...ngapain lu disini".ucap sandi dengan menghilangkan rasa malunya.
" lu yang ngapain disini". ucap alexa kesal,mengapa ia bertemu oleh pria gila ini terus.
" yah...gw mau ikut lomba alat musik".ucap sandi ,alexa pun berfikir, jadi teman yang dibilang bu rani dari kelas lain adalah pria gila ini.
" oh..".sahut alexa meletakan gitar itu,ia pun berjalan menuju kanvas yang tadi ia tinggalkan.ia berfikir untuk menggambar tetapi menggambar apa, sedangkan sandi ia sibuk memetik gitar untuk mencoba salah atau tidaknya, alexa pun menatap sandi dan memulai melukis,ia menjadikan sandi sebagai objeknya.
sandi yang merasa diperhatikan pun langsung bangkit melihat apa yang di lakukan oleh alexa.
"loh..".kaget sandi.
jangan lupa like dan komen yah kalo suka sama ceritanya.
tim solace