Sebuah kisah menarik....☺☺👍👍
Rajab Ambarawa tidak bisa melupakan masa lalu yang ia cintai yaitu Sofia yang sudah tiada meninggalkan nya. dua tahun berlalu kehidupan Rajab harus berjalan lanjut yaitu menikah dengan Luna seorang model terkenal di kotanya. Keinginan Oma yang harus Rajab turuti.
Kemudian sang adik Sofia kembali ke keluarga nya dimana dirinya akan membalas kan dendam kematian kakaknya yang sudah tiada. tindakan Vendra mendekati Luna Calon istri Rajab untuk mencari tahu kebenaran yang ada untuk minta keadilan.
Pertemuan mereka akan memulai hal menarik saling selisih antara saudara dan pertemanan saling salah paham terutama pada Vendra, Elisa dan Kasih tiga wanita memiliki sifat Antagonis merebutkan keinginan dari Rajab dan Luna...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 1 SOFIA BOYCE CINDY
Tap
Tap
Tap
Di sewaktu malam yang gelap Seorang wanita bergegas berlari melarikan diri dari kejaran orang jahat.
"HEI!! JANGAN LARI!! ". Teriak seorang pria bergegas mengejar, Terlihat ada tiga pria mencoba untuk mengejar wanita itu. Wanita yang berpakaian gaun pengantin itu dia adalah Sofia Boyce Cindy. ia terlihat ketakutan dan panik yang harus berlari sejauh mungkin agar bisa lepas dari kejaran orang jahat itu.
" HEI!!! BERHENTI!! ". Teriaknya lagi bergegas mengejar Sofia yang masih mengenakan gaun pengantin.
Tiga pria yang mengenakan baju jas hitam terus bergerak berlari mengejar wanita bergaun pengantin itu
Tap
Tap
Tap
" AH. AH! AAH!, TOLONG!!! AAARRGGHH!! ". Sofia terus berlari sekuat tenaga dirinya tidak ingin ka tangkap oleh mereka. Sofia pun membelok ke arah gang jalan kecil di wilayah perumahan warga.
" CEPAT!! KEJAR WANITA ITU!! ". Suruhnya pada dua pria itu sambil berlari mengejar Sofia
Ketegangan dan kepanikan yang di rasakan Sofia, rasa takut itu terasa semakin besar, dengan pakaian gaun pengantin yang masih ia pakai terus berlari lorong gang jalan kecil melewati setiap perumahan. Tampaknya tidak ada seseorang yang berada di luar rumah terlihat sepi dan hening, dirinya kebingungan yang harus berlari melarikan diri dari kejaran orang jahat itu.
"TOLONG!! SIAPA PUN!! TOLONG AKU!! AH!! AAARGGHH!!". Sesak di dadanya sudah mulai sulit bernafas, ia lelah dan capek. Sofia tidak tahu harus meminta tolong pada siapa, ia bingung harus lari kemana lagi. Di depan gang jalan kecil itu ada tiga lorong gang, ia berhenti sejenak melihat ke kiri dan ke kanan kemana ia harus lari.
"HEI!! JANGAN LARI!! ". Teriak pria itu di belakang dirinya.
Seketika Sofia tidak berfikir panjang ia pun langsung berlari ke arah kiri.
Mereka bertiga pun berhenti mengejar, lalu dia memberikan intruksi pada mereka berdua, yang satu teman nya pergi ke gang kiri, satu teman nya lagi ke gang kanan sedang kan dirinya akan pergi ke tengah gang jalan. mereka bertiga pun berpencar lanjut mengejar wanita itu.
Tap
Tap
Tap
Ketegangan yang ia rasakan semakin takut harus berlari sejauh mungkin mencari pertolongan. Sofia kini sudah batas nya lelah dan capek. bingung harus berlari kemana lagi. Dirinya sudah mulai tidak bisa lari lagi ia hanya melangkah jalan dengan lemas dan kedua kakinya tak mampu bergerak karena kecapean dari tadi hanya terus berlari tanpa henti dari kejaran orang jahat itu. ia sejenak terdiam menyenderkan tubuh punggungnya untuk beristirahat sebentar
Saat beristirahat sebentar ______
"Ha!! mau kemana kamu!! ". Tiba-tiba saja seorang pria muncul di depan nya
seketika Sofia pun terkejut, saat hendak menghindar dan melangkah balik____
"mau kemana?? ". seketika pria itu muncul menghadangnya
kini Sofia terjebak di dua sisi, tidak ada ruang untuk bisa kabur dari lingkaran mereka berdua. berlahan dua penjahat melangkah mendekat seperti menangkap ayam yang lepas. tidak ada celah untuk bisa kabur bingung harus bagaimana.
"KALIAN MAU APA!?? ". Tanya Sofia tegas dan ketakutan panik pada mereka berdua." AAAARRGGGHHHH! LEPASKAN AKU!! ". Minta nya melawan dengan memberontak
karena saat ini kedua pergelangan tangan nya di cekram kuat oleh kedua pria penjahat di dua sisi.
" DIAM!! ". tegas pria itu.
Kini Sofia yang masih mengenakan gaun pengantin di bawa oleh mereka berdua menyeret dengan kasar.
" AYO!! CEPAT JALAN!! ". Perintah nya kasar.
" TOLONG!! LEPAS KAN AKU!! ". Minta Sofia dengan berlinang air mata.
DOR....
Seketika teman satu mereka langsung menembak tepat di dada Sofia, Gaun pengantin yang ia mengenakan sudah ternodai oleh darah nya sendiri.
Bruk
Sofia pun langsung Bergeletak jatuh tidak bernyawa dengan simpahan darah di bagian dadanya mengalir
mereka berdua yang sedang pegang pergelangan tanganya Sofia terkejut karena di tembak begitu saja hingga tidak bernyawa.
seketika mereka berdua hanya terdiam terkejut.
"CEPAT BAWA TUBUH NYA!! ". Perintah nya menyuruh mereka berdua yang lagi berdiri terkejut.
mereka pun bergegas mengotong tubuh wanita itu memasukkan ke dalam mobil dengan bergegas masuk kedalam mobil. mobil mereka pun melaju pergi meninggalkan tempat kejadian.
Tidak lama kemudian tubuh Sofia langsung di lempar (buang) ke bawah curang yang dalam dan gelap oleh mereka berdua. setelah selesai membuang tubuh wanita itu, mereka berdua berbalik melangkah jalan pergi begitu saja, lalu menghampiri mobil yang terparkir di sisi jalan itu, di dalam mobil itu ada satu teman nya, lagi menunggu sambil menelepon seseorang.
"Hallo, bos!! semua sudah saya bereskan". Ucap pria itu yang sedang memberikan info pada seseorang di dalam telepon nya.
mereka berdua pun masuk kedalam mobil, lalu langsung gas pergi meninggalkan hutan yang gelap itu.
Di suatu malam yang sama Tampaknya Rajab Ambarawa terlihat bahagia dengan senyuman manis di balik cermin kaca melihat tampilan kemeja putih bersiap untuk menikah dengan seorang wanita yang ia cintai yaitu Sofia Boyce Cindy
Sudah sekian lama menjalani hubungan pacaran sekitar lima tahun akhirnya kini dirinya bisa menikahi Sofia. Rajab tidak menyangka akan menjadi suami istri membangun rumah tangga yang mereka inginkan. Hari ini adalah hari kebahagiaan bagi Rajab sebuah pernikahan yang Rajab tunggu sekian lamanya.
Terlihat sempurna dan rapi yang dikenakan pakaian baju kemeja putih pengantin, Rajab tidak sabar menunggu kedatangan calon istri nya yaitu Sofia.
"Rajab!! ". Panggil Oma melangkah mendekat di belakang Rajab yang sedang berdiri depan cermin kaca.
Oma nya Rajab sudah lanjut usia dia berusia 66 tahun memiliki pola pikir tegas dan prinsip yang memiliki pendirian teguh pada cucunya sendiri yaitu Rajab
" iya.. oma!! ". jawab Rajab berbalik sambil tersenyum pada oma nya
" Ini sudah satu jam, para tamu undangan sudah terlalu lama menunggu, kemana calon istri mu??, jangan sampai semuanya jadi berantakan!! ". Ujar oma tegas pada Rajab yang juga heran sampai sekarang calon istri nya yaitu Sofia tak kunjung datang.
" Tenang, oma!! semua nya akan baik-baik saja! ok! tolong bersabar ". Minta Rajab mencoba meyakinkan oma nya yang sudah mulai kesel melihat situasi yang tidak enak.
"RAJAB!! ". Sahut teman lamanya yaitu Zurich seorang pria tampan dengan pakaian jas hitam berekspresi wajah panik dan gelisah menghampiri Rajab.
" ada apa!! kenapa terlihat panik?? ". Tanya Rajab bingung.
" ini... Rajab.. kamu harus tetap tambah, ok!! ". Minta Zurich pegang pundak Rajab menatap mata sedih.
" maksudnya apa?? katakan!! ada apa?? ". Rajab merasa gelisah bingung melihat Zurich panik seperti itu, Rajab merasa tidak enak hati ia mulai ada rasa takut akan terjadi.
" Sofia!! dia!! ". Sulit bagi Zurich menjelaskan pada Rajab bingung harus mulai berkata apa.
" KENAPA DENGAN SOFIA!!.?". Bertanya itu mulai panik kedua tangan Rajab pegang pundak Zurich dengan cekram kuat menggoyang tubuh Zurich. "HEI!! KENAPA DENGAN SOFIA!! KATAKAN PADAKU!! ADA APA!?? ". Rajab terus menggoyang tubuh Zurich yang hanya terdiam bingung.