NovelToon NovelToon
Prince Bodyguard

Prince Bodyguard

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: pera

Letizia Philip dari kecil hingga dewasa mendapat perlakuan buruk terhadap Ibu tirinya, karena tidak mau membuat cemas dan khwatir Ayahnya di tutupinya semua dan menerima semua perlakuan ibunya. Hari-harinya di jalani seperti biasa senyumnya yang indah menjadi obat baginya mengurangi tekanan hidupnya yang begitu pahit, mungkin sebagian orang-orang melihatnya dia wanita yang beruntung justru kebalikannya, Letizia sesekali mengunjungi tempat favoritnya yaitu Panti Asuhan di sana Letizia menghabiskan masa kecilnya bersama anak-anak Panti dan menemukan seorang sahabat yang baik Yana Rich, keluarga Letizia tidak ada yang tahu selama ini Letizia bermain di Panti Asuhan bahkan disana dia sesekali mengajari anak-anak Panti. Para pekerja panti sangat senang melihat Letizia yang begitu baik dan tidak mau mamandang status bahkan Letizia sesekali membawa makanan lebih dari restoran Ayahnya untuk dibawanya. Tidak terasa kebiasaan Letizia tercium oleh ibunya dan melarangnya untuk kembali Panti......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Bi.susi jelas sekali mengingat Amanat Paul philip 3 Tahun lalu di mana ketika Letizia sedang tidur siang.

Flash back off

"Bi...!"

"Iya Tuan besar", sambil duduk di lihatnya Paul philip meletakkan Kotak berukuran sedang di atas meja.

"Mungkin...aku akan tidak bisa lagi melihat Letizia?", ucap Paul philip pelan, Bi.susi tersentak kaget.

"Tuan besar...?"

"Aku merasa bersalah kepada anakku Letizia dari kecil hingga sekarang dia tidak pernah mendapat kebahagiaan"

"Maaf kan saya Tuan besar"

"Ini bukan salah anda Bi, saya ingin minta tolong kepada Bibi berikan Tabungan ini kepada Letizia dan Mark, berikan dia kunci Apartement, ini adalah pemberian terakhirku, karena aku Ayah yang tidak bertanggung jawab", ucap Paul sambil mengusap wajahnya.

"Tuan...", ucap Bi.susi khawatir

"Letizia dan Mark itu anak yang baik, aku bersyukur mempunyai Putri dan Putra yang begitu baik", ucapnya sambil terisak.

Flash back on

"Bi...terimakasih", ucap Mark dan Letizia bersamaan, setelah kejadian tersebut Letizia hanya banyak berdiam diri di dalam kamar sedangkan Mark pergi menuju ke tempat Paman Riko.

###

Di tempat lain wajah yang terlihat kesal dan perasaan yang bercampur aduk menyelimuti hati William, mondar mandir di pinggiran kolam sambil sesekali mengutak katik ponsel.

Dert... dert... dert...

"Hallo Tina"

"Hallo Will, maaf gue baru bisa hubungin lho sekarang?", suara Tina terdengar bergetar.

"Iya ngak apa-apa Tina"

"Alamatnya sudah gue kirim Will?"

"Ok Tina Thanks", ucap William sambil tersenyum, William bisa saja menyuruh Rayan mencari tahu alamat Letizia tapi karena sudah Tina mengatakan William hanya pasrah saja.

Kembali ke Mark

Mark berjalan menyusuri trotoar senyum kecil terlihat dari sudut bibir merahnya setelah sampai di halte Mark menaiki angkutan umum tanpa di sadari angkutan yang di naiki berhenti di perumahan mewah yang tidak lain tempat tinggalnya dulu, Mark turun dan melengkah demi melangkah hingga akhirnya berhenti di gerbang pintu mewah. Seorang pelayan rumah keluar dan melihat Mark.

"Tuan muda?"

"Pak. Nu, apa kabar?"

"Baik, Tuan dimana sekarang tinggal dan Nona Letizia bagaimana kabarnya?"

"Pak. Nu kami baik-baik saja, aku datang kemari karena mau mengambil sisa barang ku"

"Tapi Tuan di dalam..."

"Kenapa Pak. Nu?, ada apa di dalam, apa sesuatu terjadi?", ucap Mark, Pak. Nu hanya terdiam takut tanpa berpikir panjang Mark masuk ke dalam dan melihat adegan tak pantas, mata elang Mark keluar melihat Maya dan seorang Pria, tanpa berpikir panjang Mark mendekati mereka.

"Brukkk....", sebuah pukulan mendarat ke wajah Pria tersebut dan tersungkur jatuh dan Maya terkena tamparan keras.

"Plaakk...."

"Laki-laki ba***ngan,,,"

"Brukkk...", Pukulan kembali mendarat ke wajah Pria tersebut.

"Mark...", ucap Maya sambil berdiri

"Plakkkk", tamparan keras mendarat ke pipi kanan Mark dan mengeluarkan darah segar dari sudut bibir tipisnya, tidak terima Pria yang di pukul Mark berdiri dan menghajar Mark hingga babak belur. Pria itu tidak perduli dan langsung pergi keluar meninggalkan Maria, Maya dan Mark.

"Dasar anak Sialan, Pelayan.... ", teriak Maria dan para pelayan berlari menuju ke ruang tengah dan terkejut melihat Mark sudah berdarah.

"Tuan Muda"

"Bawa keluar anak sialan itu", ucap Maria dan Maya hanya terdiam dan tersenyum penuh kemenangan.

"Dasar bocah sialan"

1
©heezyyy ®ich
/Chuckle/
Lynz Alarick
thor.. william kan tau kalo mark itu adiknya letizia.. knp william ga nanya ama mark yah 🙄
Lynz Alarick
bagus koq
ummah ahmarla
🤣🤣🤣🤣sama kayak suamiq anti pizza
🇲🇾WatiAsahi
author...aku tak paham dengan Zia..Zia bila dengan William sangat kasar...sangat garang...tapi bila dengan ibu tiri dan Maya sangat lemah sampai pingsan..adakah Zia seorang pengecut..???
Murni Ulina Boru Aritonang
salah paham dah ini
Igusti Nyoman Nadi
tambah seru lo ceritanya
Igusti Nyoman Nadi
awal baru baca ceritanya bagus lo. semangat ya bikin nulis novel saya sangat suka membaca terimakasih
SuNenti TeRsana
$
Dona
baru lihat profil langsung link semoga sukses Thor 👌👌👌
pera: Sukses juga buat mu kak 😘
total 1 replies
Kenzi Kenzi
calon bini
Kenzi Kenzi
ikatan bathin sama papi nya
Sri Utami
kartunya.... kartunya Thor kok blm kasih ya William ke letizia
💥Meg🔥
ceitanya membingungkan. alurnya gak jelas...
Amrih Ledjaringtyas
gitu dong sedikit gebrakan💪💪
Amrih Ledjaringtyas
oon bangeeetttt🤣🤣🤣
Amrih Ledjaringtyas
letizia ama william bar" bnget,to giliran ama maya& mak tiri kaga berani lawan. payahh
Amrih Ledjaringtyas
bar"nyaaa
Amrih Ledjaringtyas
hahaha
Amrih Ledjaringtyas
muter" y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!