NovelToon NovelToon
MERESET TAKDIR SUAMIKU

MERESET TAKDIR SUAMIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Time Travel / Diam-Diam Cinta
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: Ramanda

Tepat di hari perceraian mereka, Kirana Zhafira menyaksikan Damar Rafardhan tewas mengenaskan akibat tertabrak truk demi menyelamatkan cincin pernikahan mereka yang terjatuh. Kirana keliru menilai pernikahan dingin mereka selama dua tahun sebagai tanda ketidakpedulian. Namun, rahasia pilu membubung saat ibu mertuanya menyerahkan dompet Damar yang berisi foto pernikahan mereka dan cincin berlumuran darah kering.

Penyesalan terdalam menghantam Kirana begitu menyadari betapa sang suami sangat mencintainya dalam diam. Di tengah keputusasaan dan rasa sepi yang mencekam, keajaiban waktu terjadi. Kirana terbangun dan mendapati dirinya terlempar ke masa dua minggu sebelum tragedi maut itu merenggut Damar.

Berbekal kesempatan kedua dari semesta, Kirana bertekad meruntuhkan dinding es di antara mereka. Ia bersumpah akan mengejar cinta Damar, mengubah takdir tragis yang mengintai, dan memperjuangkan akhir bahagia yang tertunda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERCINTA DI TANGGAL LIMA BELAS.

Dua hari berturut-turut di Kepulauan Seribu berlalu bagai mimpi yang dipenuhi oleh rangkaian keromantisan tanpa jeda. Damar benar-benar mendedikasikan seluruh waktu dan energinya untuk memanjakan Kirana, menciptakan dunia kecil yang hanya berporos pada kebahagiaan mereka berdua. Namun, keindahan itu tidak serta-merta melenyapkan fakta bahwa hari ini kalender telah menginjak tanggal 15 April, hari yang paling ditakuti oleh Kirana di sepanjang hidupnya.

Sejak fajar menyingsing, Kirana sudah memasang barikade proteksi yang luar biasa ketat. Dengan guratan kecemasan yang tak mampu disembunyikan, ia melarang keras Damar untuk menginjakkan kaki keluar dari area vila, bahkan sekadar untuk berjalan-jalan di tepi pantai. Baginya, bahaya maut bisa datang lewat perantara apa saja.

Damar, yang sebenarnya merasa bahwa situasi di luar sana sudah sepenuhnya aman di bawah kendali Ricko, terpaksa menuruti keinginan posesif sang istri. Namun, sang CEO tentu tidak akan melewatkan kesempatan ini begitu saja.

"Baiklah, aku akan tetap berada di dalam vila seharian penuh bersamamu, Sayang," bisik Damar sembari melingkarkan lengannya di pinggang Kirana yang sedang berdiri tegang di dekat pintu masuk villa. "Tapi dengan satu syarat. Hari ini kamu harus melayaniku sebagai suamimu dengan penuh cinta."

Jika biasanya Kirana akan langsung memprotes keras, mendengus kesal, atau melayangkan cubitan jika Damar mulai memberikan kode-kode intim di siang hari dengan alasan malu karena suasana yang terang benderang, kali ini sikapnya berubah total. Ketakutan akan kehilangan Damar jauh lebih besar daripada rasa malunya. Tanpa berpikir panjang, Kirana membalikkan tubuhnya dan dengan berani langsung meraih tengkuk Damar, menyatukan bibir mereka dalam sebuah ciuman yang menuntut.

Damar sempat membulatkan matanya dengan sempurna, terkejut bukan main menyaksikan inisiatif dan keberanian yang tidak biasa dari istri kecilnya. Namun, keterkejutan itu hanya bertahan beberapa detik. Damar langsung mendominasi, membalas ciuman itu dengan sentuhan lembut yang lama-kelamaan berubah menjadi semakin mendalam dan panas.

Hasrat yang membuncah membuat Damar langsung mengangkat dan menggendong tubuh kecil Kirana. Secara spontan, Kirana melingkarkan kedua kaki indahnya di pinggang kokoh Damar, sama sekali tidak berniat memutuskan tautan bibir mereka yang kian memabukkan. Tanpa melepaskan ciuman, Damar melangkah perlahan menuju ranjang besar di tengah kamar, lalu merebahkan tubuh Kirana di atas kasur dengan penuh kelembutan.

Suasana di dalam kamar seketika memanas, berpadu dengan suara desahan halus yang meluncur pasrah dari bibir keduanya. Gairah Damar semakin dibakar setiap kali mendengar lenguhan lirih keluar dari sela bibir Kirana. Dengan jemari yang gemetar oleh desakan gairah, Damar melucuti satu demi satu helai kain yang menempel di tubuh istrinya. Sementara itu, tangan Kirana juga telah berhasil menanggalkan kemeja yang dikenakan sang suami.

Kirana benar-benar telah terhanyut dalam samudera gairah yang membara. Ia tidak lagi memedulikan suasana kamar yang terang benderang oleh cahaya matahari siang yang menembus kaca jendela. Tubuhnya kini terekspos sepenuhnya di bawah tatapan memuja milik Damar.

"Tubuhmu selalu terlihat begitu indah, Sayang," bisik Damar dengan suara serak yang seksi, sebelum menunduk untuk memberikan kecupan manis di setiap sudut kulit mulus dan putih milik istrinya, meninggalkan jejak kepemilikan yang hangat.

Mereka berdua terhanyut, menyatukan cinta dan raga dalam ritme yang penuh gelora hingga akhirnya sama-sama mencapai puncak pelepasan yang melegakan.

Setelah badai gairah itu perlahan mereda dan napas mereka kembali normal, Damar menarik selimut tebal untuk menutupi tubuh polos istrinya. Ia mengecup puncak kepala Kirana dengan sayang, lalu menyandarkan punggungnya pada kepala tempat tidur sembari mengusap lembut sisa keringat yang membasahi dahi istrinya.

Kirana menyandarkan kepalanya di dada bidang Damar, mendengarkan detak jantung suaminya yang perlahan kembali teratur. Keheningan yang menenangkan itu berlangsung beberapa saat sebelum Damar kembali membuka suara.

"Sayang," panggil Damar lembut sembari meraih jemari tangan istrinya. "Boleh aku meminta cincin pernikahanku dikembalikan sekarang?"

Kirana mendongak, menatap suaminya dengan tatapan bimbang.

"Rasanya benar-benar tidak enak, Sayang. Aku selalu merasa sedih setiap kali melihat jari manisku yang berbekas putih tanpa ada cincin di sana," tutur Damar dengan raut wajah yang sengaja dibuat memelas. "Cincin itu adalah simbol sakral dari pernikahan kita yang seharusnya dijaga dan dipakai ke mana pun kita pergi."

Melihat Kirana yang masih tampak ragu, Damar memutuskan untuk mengeluarkan jurus gertakan andalannya. Ia menunduk, menatap Kirana dengan senyuman jahil yang mengoda.

"Lagi pula, kalau aku tidak memakai cincin ini, wanita-wanita di luar sana pasti akan mengira kalau suami tampanmu ini masih lajang. Kamu tidak takut, hm, kalau suamimu yang rupawan ini mendadak digoda dan diambil orang lain?"

Cubit!

"Aww!" Damar memekik pelan saat sebuah cubitan mendarat di perutnya.

"Jangan bicara yang aneh-aneh, ya!" seru Kirana dengan wajah merona merah, antara kesal dan cemburu.

Namun, mendengar penjelasan Damar tentang makna mendalam dari simbol cincin pernikahan, ego Kirana akhirnya luluh juga. Ia beranjak sedikit, meraih tas ranselnya yang diletakkan di dekat nakas, lalu mengeluarkan cincin emas putih milik Damar dari sana.

"Aku kembalikan. Tapi dengan satu syarat mutlak," ucap Kirana sembari memasangkan kembali cincin itu ke jari manis suaminya yang pas. "Setelah tanggal lima belas April ini lewat, Kak Damar... maksudku Suamiku, tidak boleh membuka-buka cincin ini lagi untuk alasan apa pun. Mengerti?"

Damar tersenyum lebar melihat cincinnya telah kembali ke tempat yang semestinya. "Terima kasih banyak, Istriku tercinta. Aku berjanji tidak akan pernah melepaskannya lagi."

Sebagai ungkapan rasa terima kasihnya, Damar langsung menunduk dan memberikan kecupan hangat di dahi Kirana, yang kemudian perlahan turun kembali menuju bibir ranum istrinya. Merasa ciuman itu mulai berubah arah menjadi sentuhan yang menuntut, Kirana dengan cepat mendorong pelan dada Damar dengan wajah panik yang menggemaskan.

"Ih, stop, Suamiku! Jangan cium-cium di bibir lagi," protes Kirana sembari menutup mulutnya sendiri dengan kedua tangan. "Aku takut... aku takut adiknya Kak Damar malah berdiri lagi kalau kita terus-terusan ciuman!"

Mendengar kepolosan dan ketakutan tidak berdasar dari istrinya yang begitu menggemaskan, tawa Damar seketika pecah. Ia tertawa terbahak-bahak, memeluk tubuh Kirana dengan sangat erat ke dalam dekapannya, melupakan seluruh ketegangan takdir maut yang semula membayangi hari mereka.

1
Aidil Kenzie Zie
akhirnya gol juga
Nanik Arifin
si robot es unboxingnya masih tahun depan Thor ?
Aidil Kenzie Zie
🤣🤣🤣apa Ricko nggak paham tentang Operasi Bulan Madunya 🤭🤭🤭
Indri Almaidar
hummm
Indri Almaidar
aneh benar
Indriani Kartini
malu2tapi mau 🤣🤣🤣
Radya Arynda
akhirnya,,,bebas dari mimpi buruk
Lia siti marlia
semoga kebahagiaan kalian di berkahi tuhan 🤗🤗🤗
Radya Arynda
👍👍👍👍👍mantap,,,kalau bisa dekutu2 nya juga damar...
Radya Arynda
semangaaat💪💪💪💪💪hancur kan semua manusia jahat💪💪💪💪
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
drama LG 🤭🤣
Elina thea
emang dasarnya Kirana masih bocil kali yah...makanya kekanakan dan ceroboh,dah tau jalan tapi gak liat kanan kiri...kalo dah kejadian baru DECH nyesel.
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
kirana mm bodoh tabrak saja, damar cari lagi
Lia siti marlia
aku pun kalau punya mertua sebaik mamah yenita pasti manut manut aja 🥰🥰🥰
Lia siti marlia
selamat yah kiran damar kalian akan jadi orang tua 🤗🤗🤗🤗
Pujiastuti
hamil ni kirana kan kak Author, kalau benar selamat buat kiran dan damar
Lia siti marlia
semoga kirana hamil 🥰🥰🥰
Radya Arynda
semangaaat semogah hamidun👍👍👍👍
Lia siti marlia
semoga saja kirana hamil🤭🤗🤗
Lia siti marlia
semangat kirana damar hempaskan badai yang menghantam dengan cinta kalian 🤗🤗🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!