NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Abnormal

Pembalasan Gadis Abnormal

Status: tamat
Genre:Romantis / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Membalas dendam / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:428.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

Pembalasan Gadis Abnormal.

Seorang Gadis yang sebenarnya cantik, namun karena kelainan di wajahnya, membuat Sheina sedikit aneh di mata teman-temanya.

ia sering di buly oleh teman-temanya yang memandang Sheina aneh.

hingga ia bertemu dengan seorang Guru tampan yang bernama Rianto Putra Hutama.
seorang guru muda yang merupakan guru magang di tempat Sheina belajar.

Rianto adalah guru yang baik. namun, kebaikanya sedikit tercoreng kareba ia sering memandang semua dari Covernya.

hingga suatu ketika, terjadi sesuatu yang mengharuskan Sheina melakukan oprasi pada wajahnya.

sengga wajahnya yang abnormal menjadi cantik. Sheinapun sangat bahagia. ia bertekat akan membalas dendamnya pada semua orang.

terlebih pada guru magang tersebut ia akan membuat perhitungan

hingga guru tampan itu merasa bersalah dan memohon untuk di maafkan.
akankah Sheina membuka hati, ataukah acuh pada Rian,?

kita simak saja ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14

Sheina segera keluar kelas, saat bel istirahat berbunyi.

ia juga menyusuri koridor sekolah menuju kantin seorang diri. karena Anggun entah berada dimana. karena sedari tadi pagi, ia tak melihat gadis cantik itu.

di tengah jalan, seorang siswi menghadang jalanya. membuat gadis itu menghentikan langkahnya, " ada apa,? " tanya Sheina.

"ini, ada titipan dari pak Rian, " jawab gadis itu seraya menyerahkan sebuah kotak kepada Sheina.

Sheina tersenyum sinis seraya memandangi kotak berwarna pink itu.

lalu, ia sedikit membukanya untuk melihat apa isi di dalamnya.

Sheina semakin tersenyum sinis ketika melihat apa isi di dalamnya.

"kita lihat saja, siapa yang akan menyerah terlebih dahulu. " gumamnya. lalu berjalan menuju kantin.

dan ada sepasang mata yang menyaksikan dengan senyum mengembang di wajahnya.

siapa lagi jika bukan Rian. entah setan apa yang merasuki pria itu, hingga mau meluangkan waktunya yang berharga hanya untuk memasak. apalagi untuk dirinya.

dan entah sejak kapan pria muda itu memperhatikan gadis yang bersetatus muridnya.

Sheina segera mendudukan dirinya d meja kantin dan segera memesan makanan. sementara kotak bekal yang berada di hadapanya, ia abaikan begitu saja.

tak lama, Anggun datang menghampiri Nasya yang sedari tadi bermain ponselnya.

"sibuk ya sekarang,? " ucapnya seraya mendudukan dirinya di hadapan Sheina.

sejenak, gadis itu mendongak dan menatap Anggun, " krmana aja loe, kok dari berangkat sekolah gue nggak lihat loe,? " tanya Sheina.

"emm sory gue ada urusan tadi, " ucspnya segera mengambil jus jeruk di depanya.

"eh, itu punya gue tau,, " ucap Sheina.

"enggak papa dikit doang. dan lagi, biar semua orang percaya kalau gue itu temenan saa loe tulus, " ucapnya seraya terenyum.

"hmm iya deh sebahagia loe aja. eh iya kak Kenzo nayain lo tau, " ucap Sheina saat mengingat jika Kenzo menanyakan kabar Anggun.

"hmm biarin lah, gue udh mulai nyerah Sheina sama kak Kenzo dan sepertinya ia suka sama loe." ucap Anggun tersenyum.

uhuk uhuk uhuk

seketilka, Sheina langsung tersedak mendengarkan ocehan ngelantur sahabatnya itu.

"ngaco aja loe kalau ngomong" ucap Sheina seraya mengatur nafasnya.

"ya siapa tau bener kan Kak Kenzo naksier loe," ucap Anggun mencoba tersenyum waupun itu sulit.

"enggak mungkin dan nggak akan mungkin Angun sayang, " ucap Sheina merasa gemas sendiri.

"kenapa loe bisa seyakin ini, " tanya Anggun

"karena feling gue mengatakan, gue sama kak Kenzo gak akan terjadi apa-apa, " ucap Sheina.

Anggun hanya menganggukan kepalanya. menandakan gadis itu mengerti.

setelah malam itu, Anggun memutuskan untuk menceritakan semua pada Sheina. mulai dari perasaanya dulu, sekarang, dan ketakutanya yang berlebihan jika Kenzo akan memilih Sheina.

Sheina merasa terkejut saat mendengarkan semua uneg-uneg Anggun pada dirinya. dan dengan sabar, Sheina meyakinkan Anggun jika dirinya tqk akan memiliki hubungan apapun dengan Kenzo.

tak sengaja, tatapan matanya melihat benda asing di depan Sheina.

"itu bekal siapa,? " tanya Anggun.

sebelum menjawab, Sheina menghirup udara sebanyak mungkin dan menghembuskanya keluar.

"dari pak Rian buat gue, entah apa tujuanya gue nggak tau, "ucap Sheina.

membuat Anggun membulatkan matanya karena merasa terkejut.

"oh, pantesan loe kekeuh bilang kalau loe nggak akan jatuh cinta sama kak Kenzo, ternyata udah punya incaran, " ucap Anggun terkikik geli.

membuat Sheina, seketika membulatkan matanya. lalu menatap tajam gadis di depanya itu.

"enak aja, gue nggak punya rasa ya sama dia, dan nggak akan punya rasa. " ucapnya seraya menggebu-ngeebu.

membuat tawa Anggun pecah seketika. bahkan, sampai mengeluarkan air mata karena saking kerasnya tertawa.

"ia gue cuma bercanda sayang, " ucapnya " eh, tapi kalau dia beneran suka sama loe gimana,? " tanya Anggun kini berucap dengan serius.

"bodoamat gue nggak peduli sayang, " ucsp Sheina seraya melanjutkan makanya.

dan tanpa mereka sadari, Rian mendengarkan semua obrolan yang di lakukan oleh kedua siswanya itu.

Rian tampak murung setelah mendengar kata-kata Sheina yang menurutnya sedikit melukai hatinya.

"apa sesakit itu rasa di hatimu, sehingga kamu membenciku,? " tanya Rian memelas. dan entah berbicara pada siapa.

sementara itu, Sheina berjalan menyusuri koridor menuju kelasnya.

ia berhenti sejenak, saat melihat tong sampah. kemudian, tanganya terulur hendak membuang makanan itu.

namun, sebuah tangan kekar langsung nenarik kotak makanan itu dan membawanya.

"jangan di buang, " ucap seseorang di sampingnya, yang ternyata adalah Rian.

laki-laki itu sejak tadi, mengikuti langkah Sheina yang sepertinya ingin membuang sesuatu.

dan benar saja, ternyata ia ingin membuang kotak makanan yang ia buat dengan susah payah.

Sheina menoleh dan menatap Dingin pria di depanya. " oh, baguslah jika anda mengerti dengan gerak-gerik saya, jika saya merasa tidak nyaman dengan perlakuan anda, " ucap Sheina berlaku dingin pada gurunya tersebut.

membuat Rian seketika sedikit memundurkan tubuhnya karena perkataan Sheina.

setelah mengatakan itu, Sheina kembali melangkahkan kakinya menuju kelas.

setelah sampai kelas, ternyata sudah ada bu Winda yang baru saja tiba.

"maaf bu, saya terlambat, " ucapnya seraya mengetuk pintu.

"oh, tidak apa-apa Sheina, silahkan duduk" ucap bu Winda yang langsung menerangkan materi.

setelah itu, Sheina segera mengerjakan dan mengumpulkan tugasnya, sebagai syarat pulang lebih awal.

Sheina keluar dari kelas, menuju gerbang sekolah. dwn sembari main punsel, Sheina terus berjalan dan tak sengaja menabrak seseorang yqng baru saja lewat.

"eh, maaf pak tidak sengaja," ucap Sheina segera menunduk sebagai rasa hormatnya.

"tidak apa-apa, lain kali jangan main ponsel sambil jalan ya, nggak baik. " tuturnya.

Sheina mendongak menatap siapa yang ia tabrak. karena sedari tadi, ia hanya menunduk saja.

setelah tau ternyata yang di tabrak adalah Rian, Sheina hendak berlalu pergi. namun, di hentikan oleh suara Rian.

"kenapa kamu tak pernah menerima pangilanku dqn membalas chatku, ?" tanya Rian.

Sheina tertegun sesaat. lalu membalikan tubuhnya menatap guru baru tersebut.

"maaf pak, tapi saya tidak ada waktu untuk membalas hal yang tak penting. lagipun, saya tidak ada hubungan dengan anda, jadi saya rasa saya tak berhak membalasnya," ucap Sheina.

sebenarnya ia merasa tak nyaman mendapat chat dari guru barunya tersebut. walaupun hanya sekedar meminta maaf.

karena, sepertinya hatinya terlalu sakit untuk memaafkan perlakuan Rian.

tak lama, ada panggilan dari seseorang dan dengan segera, Sheina mengangkatnya seraya tersenyum senang.

"halo, kak Ken ada apa,? " tanya Sheina seraya berjalan menjauhi tempat semula.

"kamu pulang naik apa,? " tanya Kenzo dari seberang sana.

"emm naik motor kak" ucap Sheina.

"oh kalau begitu, nanti kakak jemput ya, sekalian sama Anggun. karena sudah hampir dua hari ini, anak itu berubah, " ucap Kenzo dari seberang sana. dan tampak Sheina yang tersenyum.

dan pemandangan itu, sulses membuat Rian merasa gusar.

"apa aku jatuh cinta sama muridku sendiri,? ah tapi rasanya tak mungkin ini pasti karena rasa bersalah saja, " gumamnya.

BERSAMBUNG.......

1
Lolita Eva
ending nya ga nyambung
dari awal udah bagus banget ceritanya
Dewi Dewi
lelet pemuatanya
DN
Bagus alur nya bikin greget yg baca. cuman bnyk typo nya. 😁
DN
yg bner mana Thor......dua puluh satu apa dua puluh lima usia Rian ??
Mari Anah
aku udh baca smp tamat cerita y kak,seru bgt cerita y🤗🤗🤗
Mari Anah
thor bnyk bgt typo2 y,klo g teliti bgt kurang d mengerti bhs y🙏🙏pdhl cerita y bgs bgt,d setiap bab psti ada ajah typo y
Mari Anah
Luar biasa
Mari Anah
aku jg dulu wkt msh sekolah SD pernah yg jdi korban bully,itu rasa y sakit bgt thor,sedih bgt klo inget masa itu,bahkan ibu guru yg hrs y melindungi ank yg d bully,, itu mlh ikut2n mengejek😔😢karna hbs d bully pasti aku nangis,itu hmpr tiap hari🙁🙁sedih lah thor klo inget semua y
Iki Gara
mampus lah Rian kau mati kau tanam yg buruk hasilnya juga buruk
icha
untung aq baca endingnya dl,ending bgni bkn mls baca
Yuli aden: sama hahaha...jd nggak mau baca lagi dah,oleh endingnya kaya gitu
total 1 replies
Qillah julyan
sebanrnya lawan sheina tdk seimbang,orang2 dan juga rian bukan lah seorang ceo yg sangat berkuasa yg bisa melindungi shenia..kurang greget bacanya
Qillah julyan
,kan pada mash bocah yg perempuan,napa juga..disuruh nerima lamaran dan juga ortunya sheina gak peka sama sekali akan luka batin anaknya krn bulying si rian..gak itu isi hati sm kpl kmn yak?
Qillah julyan
menjijakan sekali lihat si rian..kata2 yg sdh jahat ngatain orang..tdk semudah itu di maafkan
Margiyanti
Balas dedamnya kok jadi bucin sih
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Pinka 77
Shena kamu harus kuat
Pinka 77
bagus anggun kasih pelajaran buat yg menghina seina
Gede Artha
ku tunggu kau pembalasan lebih Kejam untuk orang-orang yg Membully'mu Sheina
Nur Suci Aeni
kasihan banget
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
g asik terlalu mengecewakan yg baca
Ayu Nuraini Ank Pangkalanbun
hrsnya d pgl Amalia jgn pgl Shady kyk nm cwo aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!