NovelToon NovelToon
My Sexy Enemy

My Sexy Enemy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:187.4k
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Demi menghancurkan orang yang telah membunuh kedua orang tuanya, Varian Castanov (28) menyamar menjadi bodyguard pribadi putri musuhnya, yaitu Chiara Lucrezia (23) seorang gadis yang cantik dan polos.

Keduanya tinggal bersama, dan hal itupun membuat benih-benih cinta di antara keduanya tumbuh begitu saja. Varian mencoba menutupi rasa cinta itu namun tidak dengan Chiara yang tidak tahu siapa Varian, ia terus mengungkapkan cintanya pada Varian hingga Varian luluh. Membuat hati Varian mulai bimbang, di satu sisi ia harus membunuh ayah Chiara demi membalaskan kematian orang tuanya. Namun di sisi lain, ia sangat mencintai Chiara yang polos dan tidak tahu apa-apa.

Akankah misi balas dendam Varian tetap berjalan demi orang tuanya?
Ataukah misi itu terhenti demi cintanya?

IG @Skysal.alfaarr
Fb SkySal Alfaarr

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14 - Nyaman

"Varian, apa kau yakin dia akan tertarik padaku?" Tanya Chiara sebelum turun dari mobil yang terparkir di depan sebuah restaurant.

"Tentu saja, Nona. Malam ini kau sangat memukau," kata Varian dengan jujur, karena malam ini ia memang melihat Chiara sangat memukau, cantik dan tentu sangat seksi.

"Ini pertama kalinya aku berkencan dengan pria, aku gugup bahkan tanganku sampai dingin," ucapnya sembari menarik tangan Varian yang membuat Varian terkesiap. "Dingin, kan?" Tanyanya sambil menatap mata Varian, membuat jantung Varian berdebar.

"I-iya," jawabnya gugup. "Tapi semuanya akan baik-baik saja, pria itu pasti akan menyukaimu, Nona." lanjutnya.

"Baiklah, ayo kita masuk!" Seru Chiara dengan semangat. "Kamu jangan jauh-jauh dariku, ya? Tapi jangan dekat-dekat juga, karena aku tidak mau dia menyadari kalau aku di kawal. Dan aku memakai nama samaran, Lucy, jadi kamu jangan memanggil nama asliku, ya?" Ucapnya kemudian sambil terkekeh.

"Tentu, Nona. Kau tenang saja," tukas Varian meyakinkan.

Varian pun segera turun dari mobil kemudian ia membukakan pintu mobil untuk Chiara. Varian membiarkan Chiara berjalan di depannya dengan jarak sekitar satu meter.

"Hai..." sapa seorang pria yang merupakan teman kencan Chiara.

"Halo," sapa Chiara dengan manis. Pria itu pun mengulurkan tangannya pada Chiara dan Chiara menerimanya dengan gugup, kemudian pria itu mengecup punggung tangan Chiara dengan lembut.

"Aku tidak pernah mengira kau sangat cantik, Lucy," ucap pria itu memuji yang membuat Chiara tersipu. Sementara Varian mengawasinya dari jarak tertentu.

"Kau juga sangat tampan, Nicholas," ucap Chiara kemdian.

Nicholas pun membawa Chiara ke ruang VIP, awalnya Chiara merasa tak nyaman apalagi Nicholas merangkul pinggangnya dengan begitu posesif namun Chiara berusaha bersikap tenang dan tetap menampilkan senyum manis.

Nicholas mempersilahkan Chiara duduk di sofa dekat jendela, yang menampilkan pemandangan kota saat malam hari, ia pun duduk di sisi Chiara dan tanpa di sangka, tiba-tiba Nicholas meraih tangan Chiara dan ia hendak mencium Chiara yang tentu saja membuat Chiara terkejut dan ia langsung mendorong Nicholas menjauh.

"Ada apa?" Tanya Nicholas tampak bingung.

"Apa yang kau lakukan?" Desis Chiara.

"Menciummu, Lucy. Apa ada yang salah?" Tanya Nicholas.

"Tentu saja, kita baru bertemu, bagaimana kau bisa menciumku?" Tanya Chiara dengan nada tinggi.

"Oh, Sweertheart. Kenapa kau terlalu naif?" Ujar Nicholas dan ia kembali mendekati Chiara yang secara spontan membuat Chiara berteriak memanggil Varian sembari mendorong Nicholas menjauh darinya.

"Varian...!"

"Siapa itu Varian?" Geram Nicholas kesal dan bersamaan dengan itu, Varian muncul dari balik pintu dan ia melangkah lebar mendekati Chiara.

"Aku!" Seru Varian kemudian ia mengeluarkan senjatanya dan menodongkannya pada Nicholas yang membuat Nicholas panik dan langsung mengangkat kedua tangannya.

"Dasar mesum!" Seru Chiara kesal kemudian ia menyiram Nicholas dengan wine. "Kalau saja aku tahu ini yang namanya berkencan, lebih baik aku tidak berkencan dengan pria manapun, menjijikan!" Desisnya tajam kemudian ia mendekati Varian, menggandeng tangan Varian dan menagajakya pergi dari sana, meninggalkan Nicholas yang hanya bisa tercengang atas apa yang baru saja terjadi.

.........

"Oh God, aku benar-benar benci kencan!" Chiara masih terus menggerutu sepanjang perjalanan yang membuat Varian hanya bisa terkekeh, apalagi ketika ia melihat raut wajah Chiara yang tampak sangat menggemaskan saat pipinya mengembung karena kesal.

"Dia mencoba menciumku di pertemuan pertama, apa namanya itu bukan mesum?" Gerutunya lagi.

"Ya, dia mesum," jawab Varian.

"Seharusnya kamu tembak saja kepalanya tadi," ujar Chiara kemdian.

"Apa perlu kita putar arah dan kembali ke restaurant untuk menembak kepalanya?" Tanya Varian dengan serius namun Chiara menggeleng sambil berdecak kesal.

"Tidak usah, lebih baik kita cari restaurant lain, aku lapar," rengeknya.

"Baiklah, Nona."

"Ck, aku rasa lebih baik kita makan di rumah, kita delivery saja, bagaimana?" Saran Chiara kemudian.

"Itu terserah anda, Nona."

.........

Sesampainya di apartement, Chiara langsung berganti pakaian, begitu juga dengan Varian. Malam ini Chiara memesan berbagai macam jenis makanan, katanya itu bagus untuk mengembalikan moodnya yang rusak karena teman kencannya yang mesum.

Dan saat makanan datang, seperti biasa Chiara dan Varian makan bersama.

"Varian, kamu belum pernah bercerita tentang keluargamu," ucap Chiara yang membuat Varian terdiam sejenak, teringat kembali dengan apa yang menimpa kedua orang tuanya.

"Mereka sudah meninggal, Nona," jawab Varian kemudian.

"Oh, maafkan aku," lirih Chiara.

"Tidak apa-apa," Varian pun menjawab lirih. Keduanya kembali makan dalam diam, setelah selesai makan, Varian mencuci piring sementara Chiara membereskan meja makan.

Setelah dapur bersih, Chiara mengajak Varian untuk menonton sinetron dan tentu Varian sangat malas namun ia tetap mengikuti kemauan Nonanya itu. Chiara rebahan di sofa panjang sementara Varian duduk di sofa yang bulat.

"Oh Tuhan, aku benar-benar kekenyangan," ujar Chiara sembari mengelus perutnya. "Lihat! Perutku sampai buncit," ucapnya dan ia sedikit melengkungkan punggungnya.

"Tidak, kau tidak buncit, Nona. Kau tetap seksi," ucap Varian yang entah mengapa kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibirnya, Varain hanya bisa merutuki dirinya dalam hati atas ucapannya itu. Sementara Chiara yang mendengar pujian Varian langsung tersipu.

Keduanya pun kembali terdiam, di temani tayangan televisi yang sangat membosankan bagi Varian, bahkan ia sudah mengantuk.

Sementara di sofa yang lain, Chiara yang rebahan di sofa ternyata sudah tertidur akibat kekenyangan.

"Astaga, kenapa dia yang tidur?" Gumam Varian dan seketika ia menahan napas saat melihat baju Chiara yang tersingkap, menampilan perut mulusnya yang putih dan rata.

Varian pun segera menghampiri Chiara untuk menurunkan bajunya, namun tanpa sengaja tangan Varian menyentuh kulit Chiara dan rupanya hal itu menganggu tidur Chiara, perlahan ia membuka matanya yang terasa berat dan tatapannya bertemu dengan tatapan Varian yang tampak Varian.

"Varian..." lirih Chiara dengan mata yang setengah terpejam.

"Ya, Nona?"

"Apa kau bisa menggendongku ke kamar? Aku benar-benar mengantuk, mataku seperti tidak mau terbuka," rengeknya yang membuat Varian merasa salah tingkah.

"Ba-baik, Nona," jawabnya kemdian.

Varian pun menggendong Chiara dan Chiara langsung mengalungkan lengannya di leher Varian, Varian tak bisa mengalihkan tatapannya dari wajah cantik Chiara yang kini terpejam.

Sesampainya di kamar, Varian membaringkan Chiara dengan hati-hati, kemudian ia menyelimutinya.

"Aku benci orang asing, tapi kenapa aku selalu merasa nyaman saat denganmu, Varian." racaunya entah sadar atau tidak, namun apa yang ia ucapkan itu berhasil membuat dada Varian berdebar.

Tbc...

1
Ummi Yatusholiha
lanjutkan lah thor,sayang loh klo gak dilanjut,kisahnya apik.. semangat ya thor 🥰🥰🥰
sania
lanjut kaaak
IrmA Komalasari
di lanjut dong Thor ceritanya bagus
Quen'er
kak sky kok gantung sih ceritanya....
Yatima Mauluddin
lanjut kak
Ummi Khai
kalo baca cerita mafia, tegang dari awal yess. semoga jantung aman nih sampe akhir bab 🤭😁✌️
Andriyani wita
lanjut Thor
Ratna Komala
lanjut ya kak....👍👍👍💪💪💪❤️❤️❤️❤️😍😍😍
Wildana Adil
Lanjut thor...ceritanya seru😍👍
Tina Tambunan
lanjot thor jgn gantung lh...
Rheee
lanjutkkkaaaannn. thorrrrrrr
bebulann² ng cek ad up atau enggk nih novel
Danini Chayang
lanjut doank kak sky ....
Nisa
pliss kakk ayoo lanjut
atoen nyen
lanjutkan thor..
Titin Febriyanti
semangat thour....🌹🌹🌹🌹
Ratna Komala
woooowwww makin seru aja nich kak sky...lanjut ya ❤️❤️❤️💪💪💪👍👍👍😍😍
Titin Febriyanti
ok
Mystera11
please lanjut thor,,, critanya keren loh...jgn sampe ngg lanjut thor😭
Mystera11: kutunggu thor...
total 2 replies
Santi Rahma
semoga lanjut thor
Santi Rahma
woooooiw pkknya bnr2 woooowwww
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!