NovelToon NovelToon
As Long As I Got You

As Long As I Got You

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:117.1k
Nilai: 5
Nama Author: HyunaAra Yasmine

Aldrich Callisthenes
Siapa yang tak kenal pembisnis muda sukses ini, namanya sudah tersebar keseluruh penjuru dunia. Kesuksesan, Ketampanan, Kekayaan membuatnya dijadikan sebagai Most Wanted Boy in The Year. Sikapnya yang dingin membuat orang takut terhadapnya tapi tidak dengan kedua adik kembarnya beserta sahabatnya, Tak perlu ditanya lagi semua kalangan didunia underground mengenalnya Ya dia adalah Mafia

Airene Laura Candelle
Nama yang sangat sulit diucapkan dan memiliki arti yang sangat bagus, yah itulah Airene. Seorang yatim piatu yang dibesarkan dipanti asuhan tak memungkiri dirinya untuk bersaing dengan yang lain, diusianya yang masih muda dia menjadi lulusan akademik terbaik di kampusnya. Tak hanya itu sesuai namanya ia memiliki paras yang cantik mendekati sempurna, kulit putih pucat dan bola mata kecoklatan cerah yang membuatnya imut. Tujuannya kali ini hanya memperbaiki hidupnya dengan bekerja itu saja

Bagaimana jika Aldrich bertemu dengan Airene?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HyunaAra Yasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Know it

Setelah melihat reaksi dari cucunya, kedua orang tua Aldrich tak bertanya tentang apa yang terjadi lebih lanjut. Keduanya tak ingin jika nanti cucu tersayang, cucu satu satunya menghindari mereka

" Granpa.. ini Felixnya mommy, jadi jangan granpa ambil "

Aldrich menatap anaknya banggga, terkadang anaknya itu bisa diandalkan disituasi situasi tertentu seperti ini. Mungkin ibunya tak akan banyak bertanya mengenai ia menjalani hubungan dengan siapa, berasal dari keluarga bagaimana, karirnya bagaimana. Namun berbeda jauh dengan ayahnya, ia adalah salah satu orang yang paling protektif kedua setelah Aldrich

Ketika Al pulang dan memberi tahukan bahwa wanita itu sedang mengandung anaknya, kedua orangtuanya sangat senang sampai menghadiahi begitu banyak barang dan kebutuhan wanita itu. Dan saat sikecil lahir lalu baru berumur 2 minggu, Aldrich kembali kerumahnya beserta bayi yang masih erah di gendongannya

Dia berkata kepada kedua orang tuanya bahwa wanita itu pergi bersama pria lain dan meninggalkan Felix sendirian dirumah ketika Aldrich baru saja pulang dari kantor. Mengetahui hal itu pun kedua orang tuanya murka dan mencari cari dimana posisi wanita yang tega meninggalkan anaknya sendiri yang masih berusia 2 minggu

Sebelum mereka melangkah lebih jauh, ada Dave yang datang dengan menyarankan untuk mengubah semua dokumen kelahiran milik sikecil. Alan sebagai kakek dari sikecil pun mengurus semuanya sendiri, ia mengubah semua dokumen kelahiran terkait cucunya. Surat kelahira cucunya ia ganti, disebutkan bahwa sebelumnya tercantum nama dari ibu anak tersebut. Namun sekarang berganti menjadi anak itu hanya mempunyai seorang ayah dan tak mempunyai ibu

Menurut Dave jika kelak, wanita itu kembali dan ingin mengklaim Felix sebagai miliknya agar mendapatkan warisan dari Aldrich maupun Alan. Alan pun berfikir sama dengan teman anaknya itu, ia tak mau membuat sedikitpun kesalahan dan tidak akan membuat sedikit celah pun yang bisa dimasuki oleh wanita itu

Walaupun mengajukan test dna, jika dokumen kelahiran sudah tercatat secara resmi dan diakui negara itu. Seseorang tidak bisa mengklaimnya lagi karna dokumen resmi adalah acuan utama

Sedikit banyak orang tua Aldrich tak melarang anaknya itu untuk menjalin hubungan dengan wanita diluar sana, mereka hanya menginginkan kali ini anak dan cucunya mendapat kebahagian

Semoga dengan hadirnya Airene, mereka menemukannya

Airene yang mendengar ucapan sianak pun menunduk malu, bukannya dia mau diambil oleh granpa anak itu. " sttt felix " ujarnya pelan untuk mengahalu hal hal aneh yang akan dilontar kan sikecil

Martha ibu dari Aldrich tersenyum senang melihat betapa lengket cucunya menempel pada Airene " Kalau boleh tahu, siapa namamu nak? " bertanya dengan nada khas keibuan

" Airene, miss. Airene Laura Candelle "

Ibu Aldrich menyodorkan secangkir teh yang sudah ia siapkan "  Wah nama yang indah seperti orangnya |"

Menurut Airene ibu dari Aldrich ini adalah tipe orang yang ramah pada siapapun

" Ahh.. tidak,miss "

Martha menggenggam tangan suaminya " Perkenalkan aku Martha dan ini Alan suamiku, maaf jika dia banyak bertanya yah "

" sayangg " Alan tak terima dikatakan seperti itu

Airene yang bingung dan guguppun hanya menjawab " ahh.. tidak apa miss "

" Terimakasih sudah mau mengurus cucu kami yang manja itu, pasti kau kerepotan yah mengurusnya sendiri "

Sikecil memang tidak mudah ditaklukan, namun Airene punya beberapa cara untuk membujuknya " Tidak miss, Felix anak baik. Sekarang dia sedang gemar mewarnai "

" Aduhh cucu granny bisa mewarnai sekarang? boleh granny liat? " martha bertanya dengan semangat

Sebelum terun dari pangkuan Airene, Felix menatap kakeknya " Tapi granpa jangan ambil mommy felix, nanti felix sendiran lagi "

Alan yang mendengar itupun menyerah kalah sebelum berperang, ia tak bisa melawan jika cucunya sudah berkata seperti itu " Kan Felix punya daddy, granpa sama granny "

Sianak menggeleng keras " Tapi gaada mommy, sekarang felix punya mommy jadi granpa jangan ambil "

" kalau granpa ambil felix bakal bawa mommy pergi "

" daddy, granpa sama granny gaakan diajak "

Rasa takut kehilangan kembali memenuhi perasaan anak itu, dia tak ingin sosok yang selama ini dia inginkan sosok yang selama ini dia tunggu menghilang lagi dari kehidupannya

Aldrich dan Airene terkejut sampai mereka saling membalas pandang, dari mana anak itu tahu kata kata seperti ini " Felix, ga boleh ngomong gitu sayang "

Rasa takut kehilangan felix lebih besar dari pada rasa takut dimarahi oleh mommy dan daddnya " Tapi, nanti mommy diambil.. felix gamau mommy diambil sama granpa "

Aldrich menggendong anaknya itu, menaruhnya ditengah tengah kedua orang tuanya

" Granpa gaakan ambil mommynya Felix, jadi jangan menangis lagi yah "

Kedua kakek dan nenek itu memeluk cucu kesayangan mereka, tak ada hal yang lebih membahagiakan ketika sikecil menjadi ceria dan sehat. Mereka hanya ingin yang terbaik untuk cucunya dan itu wajar wajar saja bagi Airene

Airene menatap anaknya yang berada di pelukan kakek dan neneknya " Ayo, felix harus ngomong apa? " mencoba membujuk anaknya

Felix memeluk leher kakeknya dan berkata " Maaf tadi Felix ga sopan sama granpa "

Sikakek pun dengan senang membalas pelukan kecil cucunya " Iya, granpa juga minta maaf yah"

Aldrich melihat senang pada apa yang sedang terjadi, walaupun dulu ia hampir menyerah untuk mengurus dan membesarkan sikecil Felix namun kedua orang tua dan teman teman yang dia punya selalu mendukungnya. Dan lihat sekarang, sikecil itu bahkan bisa meredamkan emosi ayahnya yang biasanya tak bisa dikontrol oleh siapapun termasuk ibunya

" Maaf nyonya, tuan besar dan tuan muda. Makan siang sudah siap " Kepala pelayan menghampiri mereka semua

Jam menunjukkan hampir waktunya makan siang, namun karna Aldrich dan sikecil Felix tak sarapan sebelum datang kemari. Membuat mereka segera menuju meja makan

Aldrich menuntun Airene dengan menggenggam tangannya, mumpung tidak ada sikecil yang biasanya hadir ditengah tengah mereka.

" si.. sir " cicit Airene yang hanya bisa didengar oleh Aldrich

Sudah diberitahu bahwa gadisnya itu harus memanggil namanya tapi ia sama sekali tak ada niat seprtinya " Namaku sayaang "

Tentu saja Airene ingin menolak, tetapi mendapat paksaan dari atasannya itu mau tak mau ia menuruti itu " Al.... "

" katakan lagi "

Senang sekali memang Aldrich menggoda nya " Al... Aldrich "

Dan untuk pertama kalinya, akhirnya gadisnya itu memangil namanya

" Mhh.. kenapa? " tanya yang penasaran

Airene sebenarnya merasa tak enak, ia datang tanpa membawa apapun lalu sekarang dia ikut dalam acara makan siang keluarga itu

" Apa tak apa? " Tanyanya sebelum mereka memasuki ruang makan

Merasa aneh dengan pertanyaan yang terlontar pun Aldrich meliriknya " Tentang? "

" Aku tak memabwa apapun, apa tak apa ikut makan bersama kalian? "

Semakin Aldrich bingung dengan pertanyaan gadisnya, memang ada aturannya untuk mengikuti acara makan siang ini. Acara makan siang ini kan disiapkan untuk menyambut dirinya

Ibunya menyiapkan semua kepala koki yang ada dirumah ini untuk menyambut felix dan Airene, mungkin gadisnya itu tak menyadari maksud dari perintah ayahnya

Mereka memasuki ruang makan yang sangat megah, berjejer beberapa kursi saling berhadapan dengan ukuran meja yang tak bisa dibilang kecil itu. Jangan lupakan, sudah tersedia berbagai jenis makanan yang beberapa diantaranya Airene baru melihatnya

Alan duduk dikursi depan sebagai kepala rumah ini, disisi kanannya ada Martha disisi kiri ada Aldrich dan sejajar dengan Aldrich, Airene duduk dengan rasa gugup yang luar biasa

Seperti biasa sikecil duduk dipangkuannya, jadi kebiasaan sikecil setiap makan harus selalu Airene yang menyuapi

" Maaf, aku tak tahu apa kesukaan mu. Jadi aku menyuruh koki untuk menyiapkan beberapa makanan "

Beberapa? bahkan beberapa yang disebutkan itu terlihat sangat banyak berbanding terbalik dengan apa yang ibu Aldrich ucapkan

" Ayo kita mulai makan siangnya "

Dimulai dengan Martha yang mengambil beberapa lauk untuk suaminya, Airen yang bingung harus melakukan apa pun diam sebentar

" Ayo nak, pilih saja makanan kesukaanmu " Ibu Aldrich menatap lembut pada anak anaknya

Dengan memberanikan diri setelah diam beberapa saat, dia mulai mengambil beberapa lauk untuk atasannya dulu. Tak banyak, dia hanya mengambil makanan yang sekiranya atsannya itu suka. Lalu berlanjut dengan mengambil beberapa lauk untuk sikecil

" Cucu granny masih disuapin " Melihat gadis yang dibawa anaknya lebih dulu menyuapi cucunya dibanding dirinya

Sikecil tampak acuh mendengar neneknya itu " Kan mommynya Felix "

Tak ada yang salah memang, neneknya hanya ingin menyuapi cucunya itu karna sudah lama sekali mereka tak datang berkunjung. Namun melihat keduanya begitu akrab, dia pun mengurungkan niatnya

Aldrich dan Alan memakan makanan yang sudah disiapkan dengan tenang sembari melihat anak dan cucu mereka yang lahap disuapi Airene

" Mommy bawa pudding "

Ahh.. bagaimana ia bisa lupa membawa pudding yang sangat amat berharga bagi anaknya itu

Dengan perasaan bersalah dan wajah kikuknya Airene menjawab jujur " Maaf, tadi lupa ga dibawa "

duarrr

Terlihat wajah sikecil mengerucut menahan tangisnya " Kenapa mommy ga bawa pudding felix "

" Karna felix lari lari waktu mau dipakaikan baju, makannya mommy lupa "

Memang benar ia melupakan hal itu karna terlalu sibuk menangkap felix yang berlarian

Martha hanya tersenyum melihat interaksi keduanya

Alan sedikit memperhatikan namun rasa curiganya masih belum hilang akibat kejadian masa lampau

Dan Aldrich yang memandang senang, ia senang bahwa kedua orang tuanya bisa melihat bagaimana sosok Airene yang saat ini sangat penting baginya

1
Asmainiati Pelis
nikahkan aja terus Thor,jgn seperti kejadian dgn ibu kandung Felix kumpul kebo
Asmainiati Pelis
masih penasaran status aldrick
Asmainiati Pelis
duda atau gimana
Arsy La
ih sebel Bener sih lama banget Al sama yang lain nya sampe,keburu mati tuh ibu sama bayi nya 😤😤😤😤😡😡😡😡😡😡😡😡
AGR
🙂🙂🙂🙂
AGR
👍👍👍👍👍
moon struck traveller
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Hulk
Baca cerita ini rasanya asekkk banget! Pengen ikut masuk ke dalam ceritanya muehehehe
infinite soul
Thor, aku kepo lanjutannya!
AGR
👍👍👍👍👍
Atas Untuk Diikuti
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
SnuggleKitty
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Cinta Insta
Jangan lupa makan thooooor! Habis itu ketik bab-bab baruuuu
antie
ah aku jd penasaran😂😂
floufrouu
yg liat update langsung baca + coment like dong!!!
margo and me
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
AingSha?
semangat trus ya😊
NewJerseyJack
Tuh kan bersambung :( aku nungguinnya kaya nunggu doi yang turun dari langit #Ea sehari berasa seribu tahun‾
Erna Nurhasanah
wanita bodoh
yana
lanjut thorr,cerita nya bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!