NovelToon NovelToon
My Pilot My Husband

My Pilot My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:307.5k
Nilai: 5
Nama Author: naya siswanto

Harap bijak dalam membaca dan sopan dalam komentar.

Berhubungan jarak jauh,bukanlah impian setiap perempuan yang menyandang gelar istri.Tapi,dia harus merelakan suaminya pergi demi pekerjaan.Rasa gundah,resah,dan gelisah selalui menghantui.

Akankah sang suami setia? Menjadikannya sebagai satu-satunya bidadari yang ada dalam hatinya.

Ataukah ada dia dan dia yang menemani suaminya di sana?

Pernikahan yang terjadi karena suatu peristiwa yang memalukan dan menuntut lelaki itu untuk menikahinya.Menikah secara paksa demi menutupi aibnya.

Ikuti kisahnya ya,
Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon naya siswanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Pak Geri dan Bu Mala sedang duduk santai di halaman belakang. Segelas teh dan beberapa cemilan menjadi teman ngobrol mereka. Banyak hal yang mereka bahas, salah satunya adalah soal Zira. Mantan Keenan yang dikabarkan sudah meninggal beberapa tahun lalu, dan kini kembali muncul.

"Pa, bukannya dulu Zira dikabarkan sudah meninggal karena kecelakaan. Kok sekarang bisa hidup lagi dan muncul untuk mengganggu Keenan." Bu Mala masih bingung perkara Zira yang dulu gagal nikah dengan Keenan karena meninggal dalam sebuah kecelakaan.

"Papa juga nggak tau, mungkin itu hanya siasat Zira untuk mengelabui Keenan." Pak Geri menanggapi.

"Maksud papa?" tanya bu Mala.

"Mungkin ada masalah di antara mereka berdua, dan Zira melakukan itu agar Keenan menganggapnya sudah tiada." Jawab pak Geri.

"Maksud papa, Zira melakukan sebuah kesalahan dan lari dengan cara itu." Bu Mala belum juga mengerti apa maksud Zira melakukan hal konyol tersebut.

"Yah bisa dibilang seperti itu," ujar pak Geri.

Beberapa tahun lalu, Keenan pulang ke rumah bersama seorang wanita cantik. Gadis itu bernama Zira, kekasih Keenan dan juga seorang pramugari.

Keenan sangat mencintainya, dan mereka sudah sepakat untuk menikah. Beberapa bulan kemudian, Keenan pulang membawa kabar duka pada kedua orang tuanya. Zira kecelakaan dan nyawanya tidak tertolong.

"Atau Zira yang sekarang adalah kembaran Zira yang meninggal?" Bu Mala mencoba menerka-nerka.

"Nanti papa coba cari tahu, papa tidak mau terjadi sesuatu pada pernikahan Keenan dan Salwa." Ujar Pak Geri.

"Papa juga harus hati-hati pada Risma, anak itu tidak bisa dianggap remeh."

Pak Geri menyeruput tehnya yang masih mengepulkan asap. Duduk santai, ditemani oleh istri tercinta sungguh sangat romantis dan indah.

Di rumah Keenan,

"Katakan, apa yang tadi Risma bicarakan." Keenan mendesak Salwa agar bercerita tentang sikap adiknya selama ini.

"Risma nggak bicara apa-apa kok, Mas. Dia hanya datang berkunjung untuk melihat Angkasa." Salwa tetap menutupi perlakuan Risma selama ini padanya.

"Jika ada yang menyakitimu, bilang sama Mas ya." Salwa pun mengangguk.

Keenan merebahkan tubuhnya di kasur, tepat di samping Angkasa.

"Cepatlah besar, agar kamu dan mama bisa ikut papa terbang," ujar Keenan pada Angkasa.

"Mas," sebut Salwa.

Keenan yang sedang fokus pada Angkasa pun menoleh ke arah Salwa. Dia mengkerutkan keningnya saat melihat wajah Salwa yang terlihat sangat gelisah.

"Ada hal yang ingin kamu katakan?" tanya Keenan lalu duduk menghadap Salwa.

"Emm anu mas, duh gimana ya ngomongnya." Salwa malah seperti orang yang sedang kebingungan.

Keenan mencondongkan tubuhnya ke arah Salwa, menggenggam tangan istrinya dengan erat.

"Katakan saja, jangan takut." Keenan memandang wajah Salwa yang juga sedang melihat ke wajahnya.

"Salwa dengar, Zira sudah meninggal. Lalu, yang bertemu dengan kita di mall waktu itu, siapa?" tanya Salwa.

"Dia Zira, kecelakaan dan kematian tentangnya hanyalah berita palsu." Keenan menjawab singkat pertanyaan istrinya.

Salwa ingin bertanya lebih dalam, tapi takut menyinggung perasaan Keenan.

Keenan dapat membaca pikiran istrinya, dia menggeser posisi duduknya dan kini duduk tepat di samping Salwa.

Sambil merangkul pundak Salwa serta membelai rambut istrinya, Keenan pun mulai bercerita.

"Aku dan Zira menjalin hubungan cukup lama, bertahun-tahun. Hingga akhirnya kami sepakat untuk bertunangan dan menikah. Aku sudah menyematkan cincin di jari manisnya, sebagai tanda keseriusanku. Awalnya, hubungan kami baik-baik saja, tidak ada hal yang mencurigakan. Hingga suatu hari, aku memergokinya sedang berdua dengan teman sepropesiku, sejak saat itu dia mulai jaga jarak. Aku masih berpikir positif, mungkin mereka sedang mengobrol biasa dan Zira pun sedang sibuk." Keenan menarik nafasnya dalam-dalam, lalu mengeluarkannya dengan perlahan.

"Suatu hari, penerbangan kami ditunda karena sesuatu hal. Kami menginap di sebuah hotel, hotel tempat kita pertama bertemu. Malam itu, aku hendak mengajaknya makan malam, dan berniat memberinya kejutan. Aku akan melamarnya di depan umum. Tapi, malah sebaliknya, aku yang terkejut saat melihat dia sedang bercinta dengan lelaki lain di kamar hotelnya. Sejak kejadian itu, kami pun berpisah dengan cara tidak baik dan menyakitkan bagiku. Aku pindah tugas untuk menghidar darinya." Keenan pun mengakhiri ceritanya.

"Lalu, kecelakaan itu?" Salwa pun semakin penasaran.

"Itu hanya permainan yang dia buat. Pria yang bersamanya telah beristri dan dia ketahuan oleh istri lelaki itu. Karena malu, akhirnya dia mengundurkan diri secara diam-diam dan membuat berita tentang kecelakaan itu, lalu menghilang." Akhirnya Salwa pun mengerti, mengapa Zira yang katanya sudah meninggal dunia itu bisa hidup lagi.

"Risma adalah teman Zira, mereka sangat dekat. Ke mana pun kita sembunyi, selagi Risma mengetahui tempat kita, Zira juga pasti akan tahu." Perkataan Keenan seolah memberitahu pada Salwa, agar lebih berhati-hati lagi pada Risma.

"Bukankah Zira satu angkatan sama Mas?"

"Iya, tapi dia sangat akrab dengan Risma." Keenan melepas rangkulannya karena Angkasa tiba-tiba menangis.

"Angkasa haus, mas." Salwa mendekati Angkasa.

"Tidak, popoknya basah. Dia risih, makanya nangis." Keenan dengan cekatan mengganti popok Angkasa.

Salwa memperhatikan Keenan yang terlihat santai dan luwes mengganti popok anaknya. Dia tidak terlihat jijik ataupun geli sedikit pun. Selama ada Keenan di rumah, semua urusan Angkasa, dia yang menangani. Kecuali urusan susu dan mandi, Keenan belum berani memandikan anaknya dengan alasan takut tulang Angkasa patah semua dibuatnya.

"Mulai besok mas sudah bekerja di sini dan mengambil rute dalam negeri saja. Jadi, mas bisa sering pulang dan berkumpul dengan kalian." Dengan perlahan Keenan meletakkan Angkasa di pangkuan Salwa, agar Salwa bisa memberi putranya ASI.

"Serius mas?" Salwa tidak percaya.

"Iya sayang, mas tidak bisa meninggalkan kalian berdua. Apalagi sekarang ada Zira, dia bisa saja membahayakan kalian." Jawab Keenan.

"Ada mang Ateng dan bi Lilis yang menjaga kami, juga ada satpam di gerbang depan." Salwa meyakinkan suaminya bahwa dia akan baik-baik saja.

"Risma saja mas tidak percaya, apalagi sekarang ada Zira. Mereka bisa bekerja sama untuk melukai kalian." Perkataan Keenan membuat Salwa bingung dan terkejut.

"Nggak mungkin Risma tega mencelakai kami, mas." Salwa sungguh bingung, mana mungkin adik iparnya tega berbuat macam-macam.

"Apa yang tidak mungkin, Risma bisa melakukan apa saja." Keenan rebahan dan menjadikan Salwa sebagai bantalan kepalanya.

"Jangan bilang siapa-siapa kalau sekarang mas tugas di sini, mas ingin melihat seberapa jauh Risma bisa berbuat jahat terhadapmu." Salwa pun mengangguk.

"Termasuk papa dan mama," tambah Keenan.

"Baik, mas." Salwa mengangguk lagi.

Entah apa yang direncanakan oleh Keenan, Salwa hanya bisa mengikuti apa yang dipinta oleh suaminya. Dia yakin, Keenan melakukan itu semua demi kenaikannya dan Angkasa.

Tanpa sepengetahuan Salwa, Keenan mengutus orang yang mengikuti ke mana pun Risma pergi dan orang khusus untuk menjaga Salwa dan putranya. Dengan begitu, Keenan bisa tahu apa yang direncanakan oleh Risma terhadap dirinya dan keluarganya.

1
Anita Juwita
/Good/
Isna mansur
keren...keren...seru bgt ceritanya.../Good//Good//Good/
🌹Mariana 🌹
loh bukannya di awal klo calon istrinya Keenan itu sudh meninggal krna kecelakaan ya apa aku yg salpok 😓
Yus Ys
Luar biasa
Budhiarty Sayekti
aku suka cerita nya bagus
nie_@
ceritanya menarik
zulida
hebat ceritax jelas.👍
naya siswanto: terima kasih🙏
total 1 replies
Jue
Jihan mungkin adik kandung Keenan Risma mungkin anak angkat
Patrick Khan
..makasi cerita nya kak..q suka ceritanya meskipun singkat tp penuh pelajaran hidup☺😊
naya siswanto: terima kasih juga krna sudah hadir🥰🙏
total 1 replies
Sri Wulandari
akhir nya kelar juga baca nya
naya siswanto: terima kasih🥰, semoga suka dengan jln ceritanya🙏
total 1 replies
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Mahdivikia Zayyan faiza
Keenan begitu cuma takut gak bisa kontrol...takut kelepasan....kan sebelum anaknya lahir gak boleh berhubungan badan
enkan familla
kerem thor laryamu love banget
naya siswanto: terima kasih,
untuk cerita yg lain bisa baca di paijo, joy,dll.
🥰
total 1 replies
Sunarti Narti12
penasarn
Aba Bidol
Wahhh dah tamat aja thor...., keren thor karyamu...., no ribet2 dan konfliknya nggak panjang....bikin bacanya rileks...., tetap semangat berkarya yah thor....cayooooo 🔥🎉😍
Aba Bidol
Akhirnya Angkasa punya dedek cantip..., thor nanti bikin kisah mereka dong....kisahnya Angkasa atau Mentari..., sehat selalu thor dan tetap semangat 🔥🎉😍
Aba Bidol
Akhirnya Risma bisa berubah jadi lebih baik...., keren thor karyamu ini..., alurnya selalu bikin penisirin...🔥🎉👍😁
Aba Bidol
Apa ini jebakan betmen buat Risma yah...?., hhhmmm tambah seru neh 🔥🎉
Aba Bidol
Duhhhh...manis bangets seh, kalian yamg saling cinta tapi aku yang bacanya ikutan baper...., keren thor ceritanya...😱😍🎉
naya siswanto: terima kasih😁🥰
total 1 replies
Aba Bidol
Nahh lohhh...., ini apa lagi yahh...?, penisirin lagi aku...😂
naya siswanto: Alhamdulillah🤲
terima kasih kak🥰
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!