NovelToon NovelToon
PASUTRI

PASUTRI

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:436.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: LIDIA KAY

❤️ Demi menuruti permintaan orangtua, Rei bersedia menikah dengan Nisa selama 100 hari. Disisi lain, dalam kurun waktu 100 hari, mampukah Nisa meluluhkan hati Rei..?

Sementara itu..
Pada sebuah malam yang sama, kisah cinta yang lain dari kakak beradik dimulai.

❤️ Sean, pewaris utama keluarga Djenar, terjebak oleh kejadian tak terduga bersama Riri, yang merupakan adik Rei.

❤️ Sedangkan adiknya Seiyna, terpaksa harus rela dinikahi Bima, yang hanya seorang pengawal biasa, jika tidak ingin mencoreng nama besar keluarga Djenar.

Lalu bagaimana ketiga PASUTRI muda ini akan menjalani pernikahan, yang semuanya diawali oleh kesalahan..?

(Ini adalah kisah cinta dari anak-anak "CEO TAMPAN DAN ISTRI RAHASIA", dijamin bisa bikin baper, dan super greget 🤗)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIDIA KAY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana bertemu Sean

"Rei.. maaf.."

Rei membisu mendengar kalimat Sean yang terucap dengan lirih itu.

"Banyak yang ingin aku katakan, tapi sepertinya waktunya masih kurang tepat, karena kelihatannya kamu masih enggan dan aku dengar besok kamu juga akan keluar kota dalam waktu yang lumayan lama.."

Mendengar kalimat Sean yang panjang Rei masih membisu. Namun meskipun demikian Rei juga membenarkan ucapan Sean. Hatinya memang belum bisa diajak berkompromi dengan kehadiran Sean lagi apalagi harus mendengar penjelasan Sean. Rasa kesalnya pada sahabat masa kecilnya itu belum juga terobati, setidaknya untuk saat ini.

"Rei.. sebelum pergi besok, bisa tidak aku menemuimu..?"

"Untuk apa..?' sahut Rei masih dengan nada suara yang dingin.

"Tidak untuk menjelaskan apa-apa.. hanya ingin bertemu saja.."

"Hehh.."

"Rei aku serius."

"Hehh.."

"Rei.. pliss.. demi dua puluh tahun lebih persahabatanku denganmu, aku mohon.. pliss.."

Rei terdiam sejenak. Disisi lain dirinya enggan mengiyakan keinginan Sean karena masih merasa kesal jika harus bertemu Sean, disisi lain ia juga merasa sedikit rindu.

Perjalanannya dengan Nisa untuk mengunjungi dua belas jaringan hotel Mercy di dua belas kota yang berbeda tentu saja bisa menghabiskan waktu yang lumayan lama. Dalam kurun waktu itu ia juga pasti tidak bisa bertemu Sean.

"Baiklah.. dimana..?" akhirnya hati Rei pun luluh.

"Bagaimana kalau tempat biasa..?" pungkas Sean bersemangat begitu mendapatkan angin segar pertanda mulai luluhnya hati Rei.

Sementara 'tempat biasa' yang ia maksudkan adalah tidak lain 'The Red", sebuah tempat hiburan malam terkenal di ibukota, tempat yang memang begitu sering mereka berdua datangi setiap kali hang out.

"Baiklah.." putus Rei akhirnya, sebelum kemudian memutuskan mengakhiri pembicaraan dengan Sean di sore itu.

XXXXX

"Hai bocilku, sayang.. mau kemana kamu..? udah rapi aja.." Rei yang baru saja turun dari tangga dengan penampilan yang sudah rapi, wangi dan menawan langsung mengacak ubun-ubun Riri yang sedang berada di meja makan, sibuk membenahi ranselnya yang berwarna pink dengan motif kartun Hello KItty yang menjadi favoritenya.

"Ish.. kapan sih Kak Rei mau berhenti dengan kebiasaan Kakak yang suka mengacak rambutku..?!" sembur Riri kesal karena menyadari setiap kali Rei melakukan hal itu maka rambutnya yang telah ia tata dengan baik sekalipun pasti akan berantakan dalam sekejap mata.

Rei tertawa. "Nanti.. kalau kamu sudah punya suami, baru aku bisa berhenti mengusilimu.. bocilkuuu sayaaangg... mmmmuah.." Rei malah dengan gemas menarik dua pipi Riri sekaligus, menguyel-uyelnya dengan gemas sebelum akhirnya mendaratkan ciuman didahi Riri yang sontak memukul punggung Rei berkali-kali begitu Rei berbalik.

"Kak Rei.. ishh..! jangan suka cium Riri lagi, Riri kan sudah gede..! ciumin Kak Nisa aja dong.. kan istrinya.." omel Riri sambil menggosok gasak dahinya yang bekas dicium Rei dengan kesal, bertepatan dengan kalimat Riri, Meta muncul dari arah dapur, membawa beberapa peralatan makan untuk makan malam.

"Lagian ditanyain mau kemana gak mau dijawab.."

"Mau belajar buat persiapan UTS minggu depan.." jawab Riri dengan wajah yang masih cemberut.

"Belajar kok malam-malam begini..? modus kamu yah.. mana weekend lagi.." seloroh Rei, kali ini kalimatnya terdengar serius dengan tatapan matanya yang penuh selidik saat menguliti Riri dari ujung kaki sampai ke ubun-ubun.

"Riri sudah ijin, Rei.. mau belajar sekalian nginep dirumah Seiyna.." Meta menengahi sebelum kembali terjadi peperangan antara Rei dan Riri.

"Tuh.. dengarkan apa kata Mommy.." Riri memeletkan lidahnya kearah Rei yang sontak melotot.

"Kamu sendiri mau kemana Rei? rapi banget.." ujar Meta sambil menelisik penampilan Rei yang merupakan perpaduan santai tapi casual namun tetap menggambarkan bahwa lelaki itu berniat keluar rumah.

"Ada janjian dengan Sean, Momm.."

Mendengar itu Meta menatap Rei serius. "Sean? yang benar..?" tanya Meta sedikit sanksi jika Rei akan menemui Sean mengingat bahwa hubungan Rei dan Sean yang memburuk sejak kejadian Liliyana kemarin.

"Iyalah.. masa aku bohong sih, Mom.. coba tanya Riri tuh, kalau Mommy tidak percaya.."

"Iya, Ri.."

Riri mengangguk. "Iya, Momm.. kemarin Kak Sean menelpon Kak Rei lewat ponsel Riri.."

Meta manggut-manggut, kali ini dirinya benar-benar percaya karena Riri telah mendukung Rei tentang hal itu. Tepat disaat yang sama, Nisa muncul dari dapur, membawa nampan dengan beberapa buah gelas kosong keatas meja makan.

"Momm.. Riri pergi sekarang yah.." pamit Riri dengan ceria sambil mengambil punggung tangan Meta dan menciumnya, kemudian melakukan hal yang sama kepada Rei dan juga Nisa yang sudah berada diantara mereka. "Assalamualaikum.." ucap Riri dengan senyum sebelum beranjak dengan langkah ceria.

"Waalaikum salam, sayang.. belajar yang rajin yah, besok dijemput Mang Udin gak..?"

"Gak usah, Momm.. nanti dianter Seiyna..!" jawab Riri setengah berteriak karena tubuhnya tang telah menjauh.

Sepeninggal Riri, fokus Meta kembali kearah Rei yang saat ini juga sedang menatapnya.

"Rei juga pamit sekarang yah, Momm.."

"Tunggu," pungkas Meta cepat, membuat alis Rei bertaut. "Ada apa lagi, Momm..? masih belum percaya juga kalau aku akan menemui Sean..?"

"Mommy percaya, tapi kenapa tidak mengajak Nisa sekalian..?"

"Hah..?"

Raut terkejut jelas mewarnai wajah Rei dan Nisa sekaligus.

"Ahh.. itu.. itu tidak perlu, Momm.. Nisa juga males keluar malam-malam.." pungkas Nisa sambil meringis kearah Meta.

Nisa memang sedang tidak berbohong, meskipun tau bahwa Rei akan menemui Sean malam ini namun ia sama sekali tidak berkeinginan untuk ikut serta. Apalagi jika menyadari bahwa Rei dan Sean tentu membutuhkan waktu untuk bicara.

"Iya, Momm.. Nisa tidak usah ikut. Nanti kalau aku pulangnya malam bagaimana..?"

"Justru karena itu. Justru karena Mommy mengkhawatirkan hal-hal yang tidak diinginkan makanya Mommy mau Nisa ikut." ujar Meta lagi. bukan apa-apa, tapi Meta mengenal betul tabiat anak muda jaman sekarang yang begitu rentan dengan pergaulan.

Meta bukannya tidak mempercayai Rei maupun Sean, namun pada kenyataanya sepak terjang Sean cukup tersohor dikalangan wanita. Putra sulung Tian dan Arini itu benar-benar mewarisi darah casanova Tian semasa muda. Berbahaya, suka bermain-main, namun tidak pernah berniat serius pada wanita manapun. Meta bersyukur Rei sama sekali tidak mewarisi watak Rico dimasa mudanya, Rei justru sangat kalem dalam menghadapi wanita, mungkin itu sebabnya kelembutan hati putranya bisa dengan mudah dimanipulasi oleh ular betina seperti Liliyana.

Tidak. Meta tidak mau mengambil resiko, apalagi mengingat Rei baru saja menikah.

"Nisa.. pergilah bersiap dan ikutlah bersama Rei."

Nisa terlihat bimbang. "Tapi, Momm.."

"Kalau kamu tidak mau, maka Rei tidak boleh pergi.."

"Baiklah.. baiklah.." putus Rei, akhirnya ia juga yang harus mengalah menghadapi sikap keras kepalanya Mommynya.

Detik berikutnya Rei telah menatap Nisa yang masih berdiri salah tingkah diantara Mommy dan dirinya.

"Nisa, pergilah bersiap, aku tunggu didepan.." ucap Rei kemudian, yang disambut anggukan kepala perlahan Nisa, serta senyum sumringah Meta.

.

.

.

Bersambung..

LIKE and SUPPORT REI DAN NISA yah gaiss.. 😀

THX and LOPHYUU all.. 😘

1
Embunembun
Luar biasa
LIDIA KAY: terimakasih🙏
total 1 replies
Eka Elisa
coba...ini di pnjangin maak...
crita nya bgus pdhl maak...
Eka Elisa: yeyy....💃💃💃😘😘😘
total 2 replies
dite
huuuwwwaaaaaaaa 😱😱😱
dite
astaga sean 😑
ya ampun ya ampun
LIDIA KAY: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
LIDIA KAY
🤗🤗🤗🤗🤗
Alya Yuni
Makanya Meta jdi orng tua jngn brlbihan menilai seorng sekrng ankmu kna batunya
jngn trllu menghina orng walau pun kmu kya rya akhirnya ankmu di prkosa
Alya Yuni
Jadi prmpuan jngn trllu serakah
Lili
ku ulangi lagi bab dan tetaaaap nahan nafassss smp rasanya engap .. wkwkwk 🤣🤣🤣❤❤❤❤❤❤
LIDIA KAY: udah tamat lama...😅 skrg lg nerusin yg on going
total 3 replies
Lili
ku tunggu ya thor kelanjutannya 💖💖💖
Lili
nahan nafas bgt di part belah durenny bima seyna .. romantisss poooollll 😍😍😍
LIDIA KAY: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Lili
waaah authoŕnýa fans nya jungkooķ sm iu jg trnytaaa 😍😍😍😍
Lili
part paling menegangkan .. terimkasih kak .. ttp berkarya ya kak , aku suka karya2mu 💖💖💖
Lili
ya ampyuuun bang bima maah ga peka sm kode2 dek seynaa 🤣🤣🤣
Lili
siapa jg yg bs nolak pesona cha en woo 😊😊😊😊😍😍😍
Lili
rei .. reiii sombongmu itu looo kyk daddy rico .. awas melting trs nanti sm nisa 😅😅
Lili
nisa yg di lèpasin resletingnya , aku yg salting 🤣🤣🤣
🌺°•▪︎MaMia Elf °▪︎•°🌈💦🌟
Novelnya bagus² banget ak udah baca 2 novelnya dan ak suka gaya penulisannya bnr² top👍g blibet,,g mendrama,,jelas padat pokoknya bagus lahhh
Lanjutkan dan teruskan berkarya thor..
Tp maaf ak g ngikuti yg masih on going krna ak g suka baca novel atau drama yg masih on going
Dan berharap novel PASUTRI ini ada bonchapnya🙏😍
🌺°•▪︎MaMia Elf °▪︎•°🌈💦🌟: assyyeeekkkk
total 5 replies
Suhita Mami Belin
bang bima, aku padamu
LIDIA KAY: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Siti Masruroh
akhirnyaaa... seiyna jatuh juga dlm pesona Bima..
yg dr awal menolak mentah2 hubungan pernikahan.. sampai membuat perjanjian karena bagi seiyna Bima tetaplah seorang pengawal.. tdk bs masuk dlm daftar kriteria seiyna ...
Siti Masruroh
akh... kebanyakan menghayal....😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!