NovelToon NovelToon
WITH YOU

WITH YOU

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mira Indriani

"Lo mau sampai kapan hura-hura seperti ini tanpa tujuan hidup yang jelas?"

"Nanti kalau ada yang serius sama gue. Lo sendiri kapan mau nentuin masa depan lo. Nyari suami kek!"

"Gue masih gini-gini aja, Za. Gue nunggu suami yaitu orang yang tepat bisa bertanggung jawab sama gue dan ada waktu buat keluarga."

"Kalau seandainya lo udah nikah terus suami lo punya masa lalu yang buruk gimana?"

"Gue terima. Karena bukan kuasa kita untuk menghakimi masa lalu orang lain. Setiap orang punya masa lalu yang buruk. Mereka punya potensi untuk jadi lebih baik lagi. Hidup itu bukan dari dilihat dari masa lalunya, akan tetapi dilihat dari masa yang sekarang ketika ia berusaha untuk menjadi lebih baik lagi ."

Reza menatap perempuan yang berdiri dibelakangnya. Di usia yang sudah terbilang dewasa dia justru lebih sering senang-senang dengan beberapa perempuan. Kecuali perempuan yang sedang bersamanya kini. Bukan munafik, ia hanya ingin menjaga adik almarhum sahabatnya itu. Untuk jatuh cinta, rasanya dia tidak akan pernah jatuh cinta pada perempuan itu. Sebab ia akan merasa bahwa Semesta tidak adil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mira Indriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan

Fania melangkah masuk ke dalam rumahnya. Pergi ke kamar mandi dan membersihkan kamarnya. Setelah itu keluar untuk membuat makan malam untuk suaminya.

Ia melihat ke arah jam dinding, tadi pagi mereka berjanji untuk segera pulang. Namun jam sudah menunjukkan pukul delapan malam, Reza belum juga kembali dari kantornya. Fania sendiri memaklumi keadaan tersebut karena Reza memang sering pulang terlambat. Bahkan dirinya tidak pulang sore karena mengerjakan begitu banyak pekerjaan hingga akhirnya pulang malam.

Fania selesai memasak dan mendengar suara mobil masuk ke area rumahnya ia juga sangat mengenali suara mobil itu. Mobil milik Reza. Ia menyambut suaminya dan Reza langsung menghempaskan tubuhnya di atas sofa.

"Mau minum?"

"Enggak usah, aku mandi dulu,"

Fania mendekati sumianya dan membuka dasi serta membantu Reza membuka kancing kemejanya.

"Terima kasih, aku mandi dulu. Nanti turun untuk makan,"

Fania mengangguk. Sebelum pergi, Fania merasakan gemuruh bahagia di jantungnya karena Reza mencium keningnya.

Ia sibuk menata makanan di meja makan.

"Sayang, cariin baju aku!!!"

Fania mendengar itu dan langsung melangkah ke sumber suara.

"Kenapa enggak cari sendiri Mas?"

"Pengin dimanja istri,"

Fania hanya tersenyum dan membuka lemari memilihkan pakaian untuk suaminya yang hanya mengenakan handuk menutupi pinggangnya dan bagian bawah. Tiba-tiba tangan kekar melingkar dipinggul Fania dan kepala bersandar dipundaknya dari belakang.

"Sebentar tetap seperti ini, Mas capek."

Fania terdiam sambil menikmati pelukan suaminya. Meski dengan hati yang berdebar karena sikap Reza yang berubah jadi lebih manis, membuat Fania merasa nyaman. Ketika merasa begitu nyaman, tiba-tiba tangan usil itu lagi-lagi meremas dada Fania dengan lembut.

Tubuhnya di balik dan mereka berciuman. Fania yang tidak biasa dengan ciuman hanya menerima dengan apa yang ia bisa lakukan. Ketika lidah Reza menerobos untuk masuk ia membuka mulutnya denga pelan dan merasakan lidah Reza bermain di sana. Ia memejamkan mata ketika Reza mencecapi lidahnya dengan sangat lembut. Sedangkan tangan kanannya sibuk memperdalam ciuman dengan cara menekan tengkuk Fania dan tangannya yang lain meremas dada Fania.

Fania mendorong tubuh Reza ketika kehabisan napas.

"Mas?"

"Mau nyoba yang lebih?"

Fania merona, tanpa jawaban tubuhnya langsung diangkat oleh Reza menuju ranjang dan diletakkan dengan sangat pelan. Mereka berciuman lagi, namun dengan lembut Reza melepas kaos yang digunakan oleh Fania hingga tersisa bra. Ciuman itu terlepas dan mendarat kembali, mulai dari kening, mata hingga bibir. Sedangkan tangan Reza sibuk mencari pengait bra, Fania yang sudah dibuat pasrah diperlakukan seperti itu oleh Reza hanya menikmat sentuhan-sentuhan itu.

Fania menekan kepala Reza seolah agar suaminya memperdalam cumbuannya pada payudaranya. Fania sesekali mengerang saat Reza memainkan miliknya dengan lidah atau bahkan menggigitnya dengan pelan.

"Sayang?" Ucap Reza saat Fania memegang pengait celananya ketika Reza ingin membukannya.

"Mas, aku takut,"

"Ini memang sedikit sakit sayang, nanti juga terbiasa dan nikmat,"

Dengan tatapan yang mempercayai Reza, Fania membiarkan suaminya melakukan itu. Lagipula ia tidak bisa menolak keinginan Reza karena mereka telah bersuami istri.

Fania merasa malu dan menutup wajahnya ketika Reza membuka kedua pahanya dengan pelan dan mencium dibawah sana. Semakin lama Fania merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Ketika Reza selesai dan membuka handuk yang menutupi dirinya tadi. Fania membuang wajah dan menatap yang lain. Ia malu, karena untuk pertama kalinya melihat itu.

"Sayang, tahan! Sakitnya hanya sebentar."

Fania mulai gugup dan menerima ciuman dari Reza. Namun miliknya terasa sedikit sakit, ketika Reza berusaha memasukinya. Ciumannya semakin dalam.

"Uuuh,"

"Tahan sayang!"

Mereka terus berciuman. Fania berpegangan erat di seprai putih itu dan meneteskan airmata karena menahan rasa sakit yang luar biasa. Ia tidak pernah menyangka bahwa yang menjadi suaminya adalah Reza.

Fania merasakan sesuatu bergerak maju mundur dengan pelan. Ia melihat ke arah bawah dan benar saja bahwa perawannya telah hilang. Jika dahulu teman-temannya banyak melakukan hal itu ketika masih SMA, Fania merasa sangat bangga bisa memberikan hal itu kepada suaminya.

Ia menikmati ketika Reza terus melakukannya bahkan mempercepat gerakannya.

"Mas aku mau pipis,"

"Kita bareng sayang."

Fania memegang kedua lengan kekar Reza yang bertumpu disebelahnya dan merasakan suatu kenikmatan yang pertama kalinya ia rasakan. Fania sadar bahwa ia bukan perempuan pertama bagi Reza, tapi ia bahagia karena menjadikan Reza pertama yang menyentuhnya.

Tubuh mereka menyatu, Reza sudah tidak bergerak lagi, justru masih berdiam diri di atas tubuhnya. Reza mencium keningnya dan bibirnya dengan begitu lembut.

"Terima kasih, telah menjadianku yang pertama,"

Ucapan itu membuat Fania malu dan menarik selimut. Laki-laki itu berbaring di sebelahnya sambil memeluknya. Ia bahkan merasakan deru napas Reza sudah begitu tenang. Makan malam yang sudah ia siapkan sudah dingin dan dilupakan begitu saja.

Fania memeluk suaminya penuh sayang.

*****

Krrrrreeeeek

Perut Fania berbunyi karena sangat lapar.

Fania bangun dari tempat tidurnya dan menyeka tangan Reza dengan sangat hati-hati. Ia sangat lapar, jam sudah menunjukkan pukul dia belas.

"Sayang, mau ke mana?"

"Aku lapar Mas, kamu enggak makan?"

Reza bangun dari tempat tidurnya dan langsung mengambil celananya yang ada di ujung ranjang tadi dipilihkan oleh Fania.

"Kamu ke mana Mas?"

"Kita makan di sini. Tunggu biar aku yang siapin,"

"Aku aja Mas," ucap Fania sambil berusaha bangun. Akan tetapi ia merasakan sakit diorgan kewanitaannya.

Reza tersenyum.

"Tunggu, kita makan di sini. Aku tahu itu sakit,"

Wajah Fania merona seketika dan meringis ketika melihat pakaiannya berserakan di lantai akibat perbuatan Reza tadi.

Fania benar-benar merasakan perih di bagian organ intimnya. Bagaimana tidak, tadi percintaan dengan suaminya begitu panas. Bahkan mengingat hal itu membuat Fania malu berhadapan dengan Reza.

"Ayo makan!!!"

Fania bergidik ngeri ketika berbalik Reza sudah berada di belakangnya. Ia segera menutup dirinya.

"Hahaha, aku sudah melihat semuanya. Lalu apa yang kamu sembunyikan?"

"Aku malu,"

"Nanti lagi ya, aku masih pengin lho,"

"Enggak, sakit banget."

"Kalau sakit kamu enggak mungkin mendesah sayang, apalagi sampai suara kamu kayak gitu,"

Fania menatap Reza dan membuang wajah. Ia menyantap makanannya dengan duduk di lantai. Karena ia merasa tidak sanggup berjalan ke sofa untuk duduk.

"Fan?"

"Hmmm?"

"Terima kasih, kita pacaran ya."

"Kita kan udah nikah?"

"Tapi kita enggak pernah pacaran. Jadi harus romantis terus, kalau aku pengin itu, kamu harus mau. Bahkan sampai besok pagi aku akan terus minta dan buat kamu begadang malam ini,"

Fania lagi-lagi melotot ke arah Reza.

"Itu sudah wajar. Jadi jangan gitu dong. Ngeri banget,"

"Mas, aku pengin punya bayi,"

Tiba-tiba ucapan itu terlontar dari mulut Fania.

"Dengan senang hati, berarti kita harus rajin bikn,

"

"Maaaaassss. Ngeselin."

"Kamu yang bilang kok, enggak apa-apa. Sayang Mas juga pengin kok, kita berusaha ya,"

Fania mengangguk dan melanjutkan menyantap makan malamnya.

1
Meiliani Pelangi
gombal banget ngomong Cinta
Meiliani Pelangi
Reza yang menciptakan masalah di rumah tangga mereka!
Meiliani Pelangi
sebenarnya Reza itu lembut dan sayang pada Fania, tetap mengakui fFania itu istrinya tapi mengapa Reza belum bisa mencintai fania thor?
Meiliani Pelangi
semangat upnya thor!
Marshanda Pratama
anja7
Salma Cheng
fania udah tau Reza punya wanita lain ngapen juga masih ttp mau terima pernikahan ....berlapang dada jha fan ...itu resiko kamu harus terima
Salma Cheng: insysAllah siap
total 2 replies
Salma Cheng
jjr bukan GK rela Reza nikah sama fania , namun apa fania G'akan sakit ato menderita hidupnya setelah nikah ,,, kasian fania
aku cuman ingin Reza sadar Thor
Riska syah widya
numpang lewat..
Megantara H: Boleh mampir di ceritaku kakak💜💜
"Aku memilihmu"
Klik langsung profileku ya... 😉
total 1 replies
Yusneli Usman
kalian akan mendapatkan balasan atas apa yg telah kalian lakukan berbahagia di atas derita seorang istri yg sangat baik hati dan penurut...
Megantara H: Boleh mampir di ceritaku kakak💜💜
"Aku memilihmu"
Klik langsung profileku ya... 😉
total 1 replies
Yusneli Usman
Emang enak hidup kayak gitu.....dulu fania menjadi istri yg baik dan penurut ..baru nikah tak sampai 1 thn dah ngotot punya anak...hello broooo...bangun dr dunia khayal yg lu ciptakan sendiri....sebel kali aku liat jantan beginian...🙄🙄😏😏😏😏😏😏😏
Megantara H: Boleh mampir di ceritaku kakak💜💜
"Aku memilihmu"
Klik langsung profileku ya... 😉
total 1 replies
Gahara Rara
begitu berat beban mu fania
Megantara H: Boleh mampir di ceritaku kakak💜💜
"Aku memilihmu"
Klik langsung profileku ya... 😉
total 1 replies
Syuhidah Ida
kereeen..suka deh ama devan..
Megantara H: Boleh mampir di ceritaku kakak💜💜
"Aku memilihmu"
Klik langsung profileku ya... 😉
total 1 replies
Kemal Chandra
thor ini cerita hiatus atw mo d lanjut udah lama g up udah hampir setaun y..
Nurul Hidayati
adelina egois ky bpk aslinya
Megantara H: Boleh mampir di ceritaku kakak💜💜
"Aku memilihmu"
Klik langsung profileku ya... 😉
total 1 replies
Ica Snow Kim
BAGUS DEH FANIA & RAKA AKHIRNYA NIKAH JUGA 🙂,

FANIA LAGI HAMIL ANAKNYA RAKA 🙂,


FANIA & RAKA SEMOGA BAHAGIA TERUS 🙂
Ica Snow Kim
REZA GILA, DORONG FANIA YG LAGI HAMIL, BERDARAH BUKANNYA DI TOLONGIN MALAH DI TINGGALKAN PERGI 😡🤬😡🤬😡🤬,

SEMOGA REZA CEPAT DAPAT KARMA 🤬🤬🤬🤬🤬
Ica Snow Kim
FANIA HAMIL, TAPI DI CERAI REZA 😓
Ica Snow Kim
REZA & FANIA BELAH DUREN JUGA ☺️
Ica Snow Kim
REZA BERENGSEK, NESYA DI TIDURI, INGIN FANIA JUGA 🤬😡
Ica Snow Kim
UNTUNG REZA MABUK JADI DEH CERITA SAMA FANIA YG DI SANGKA FANDI, SOAL KEBENARAN RAKA YG MENGHAMILI NABILA PACAR FANDI 😓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!