NovelToon NovelToon
Dilema

Dilema

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:647.1k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Persahabatan yang sudah terjalin selama 20 tahun antara Moetia dan Manda diambang kehancuran karena kehadiran seorang pria bernama Bagas.

Manda yang sudah mencintai Bagas sejak kuliah tidak mengetahui jika Bagas adalah atasan Moetia di kantor nya.

Dan saat Moetia mulai jatuh hati pada Bagas, dia baru tahu bahwa sahabatnya juga mencintainya

Lalu siapakah yang dicintai Bagas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memberi Waktu

Setelah Austin keluar, Bagas terus memandang Moetia, tapi Moetia memilih memalingkan wajahnya dan melihat ke arah lain.

" Duduklah, aku ingin bicara dengan mu ? " pinta Bagas tegas

Moetia memilih duduk di kursi yang jarak nya paling jauh dari Bagas, dan tanpa menoleh ke arah Bagas sekali pun.

" Apa kamu marah ? " tanya Bagas

Moetia tidak menjawab nya, dia hanya ingin segera keluar dari ruangan itu.

Reaksi yang ditunjukan Bagas tadi membuat perasaan nya terluka.

Bagas berdiri dan menghampiri Moetia, Bagas berdiri dihadapannya dan meraih dagu Moetia agar Moetia memperhatikan nya.

" Maaf kan aku atas sikap ku tadi " tutur nya lembut.

Moetia berdiri dan menjauhi Bagas

" Tidak apa, kamu berhak melakukan itu. Aku yang seharus nya minta maaf pada mu karena lancang bertanya tentang masa lalu mu, harusnya aku sadar siapa aku ! " kesal Moetia

Bagas terkejut Moetia bereaksi seperti itu, Bagas benar-benar merasa bersalah, sepertinya Moetia sangat sakit hati.

Bagas mencoba menyentuh Moetia tapi Moetia kembali menghindar.

" Jika tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, aku akan keluar " seru Moetia

Saat Moetia berbalik dan berjalan menuju pintu, Bagas menghadang nya

" Jangan seperti ini, kita bukan lagi anak kecil atau remaja yang akan membiarkan suatu masalah dalam hubungan kita berlarut-larut kan ? " tanya Bagas lembut

Bagas mengusap lembut rambut panjang Moetia yang terurai.

" Sayang aku sungguh menyesal atas sikap ku tadi padamu, aku akan menceritakan segalanya padamu, kita bisa bicara baik-baik kan ? " tanya Bagas sambil menatap mata Moetia dengan lembut

Moetia bingung harus menjawab apa, Bagas menuntunnya agar duduk terlebih dahulu.

Kemudian Bagas duduk di sebelah nya

" Apa kamu mau mendengar kan penjelasan ku ? tanya Bagas

Moetia melihat Bagas sekilas

" Jika itu akan menyakitimu, maka jangan lakukan ! " seru Moetia

Bagas menghela nafas lega, ternyata Moetia masih memikirkan perasaan nya.

" Tapi jika aku tidak menceritakan masa lalu ku, bagaimana kita bisa membuka lembaran kita yang baru ? " jelas Bagas

" Masalah nya adalah kamu masih menyimpan nya di hatimu karena itu kamu masih terluka ! " balas Moetia

Bagas mengepalkan tangannya menahan kesedihan yang seperti Moetia katakan masih tersimpan di hatinya.

Moetia memperhatikan reaksi Bagas, dia pun tersenyum getir

" Lihatlah, kamu begitu emosional ! maka jangan memaksakan dirimu lagi Bagas " seru Moetia

" Jika begitu sulit mengeluarkan nya dari hatimu maka simpan saja dia disana " ucap Moetia lalu berdiri dan berlari meninggalkan ruangan Austin

Bagas hanya diam melihat kepergian Moetia, tangan nya mengepal dan meninju ke udara.

Di luar ruangan Austin melihat Moetia keluar ruangan dengan langkah cepat.

Austin menghentikan Moetia

" Moetia " panggil Austin lalu menghampiri Moetia

Moetia menghela nafasnya lalu tersenyum menyapa Austin

" Iya pak Austin " jawab nya ramah

" Sepertinya terlalu cepat untuk menceritakan sebuah kisah yang panjang ? " tanya Austin

Moetia kembali tersenyum

" Anda mengetahui nya ? " tanya Moetia

" Tentu saja, Bagas sahabat ku sejak kecil, kami tumbuh besar, sekolah dan bergaul bersama tentu saja aku tahu kisah masa lalu nya, tapi Moetia itu hanya masa lalu dan masa depan Bagas adalah bersama mu " jelas Austin

Moetia mengangguk paham

" Kalau begitu bolehkah saya bertanya pak Austin " tanya Moetia

Austin tersenyum

" Tentu saja, dan jangan memanggil ku pak lagi Moetia, kamu adalah kekasih sahabat ku " kata Austin tanpa ragu

" Baiklah Austin, bolehkah saya mengundurkan diri dari proyek bersama Wiguna grup ? " tanya Moetia serius

Austin terkejut

" Moetia dengar, jangan begini ! " Austin mulai panik

" Baiklah, kamu bisa mengambil cuti lalu menenangkan dirimu dulu, kita bicarakan lagi hal ini setelah kamu cuti ya " ucap Austin hati-hati

Moetia menggeleng kan kepalanya berkali-kali

lalu menghela nafas perlahan

" Saya hanya merasa pekerjaan yang sudah melibatkan perasaan seperti ini tidak akan berakhir baik dan... "

Austin menyela Moetia

" Moetia dengarkan aku, jangan membuat keputusan karena rasa kesal, kerja sama ini terjalin karena kerja keras kamu bahkan sebelum kamu mengenal Bagas, aku akan mengurus cuti untuk mu selama dua hari, dan ketika kamu kembali nanti kita baru akan bicarakan masalah ini lagi ya ! " bujuk Austin

Moetia hanya bisa mengalah

" Baiklah " jawab Moetia

" Aku akan mengantar mu ! " seru Austin

Moetia menggeleng

" Tidak perlu, jangan khawatir aku mendapatkan SIM ku dengan jujur ! " ucap Moetia lalu meninggalkan Austin

Austin menghembuskan nafas nya panjang lalu berjalan masuk ke ruangan nya.

Austin melihat Bagas berdiri menghadap keluar dinding kaca kantor.

" Kamu belum menjelaskan pada Moetia ? " tanya Austin

Bagas berbalik dan menghadap ke Austin

" Dia tidak memberi ku kesempatan itu, dia sangat kecewa padaku ! apa yang harus kulakukan sekarang ? " Bagas terlihat sangat kacau

Bagas menjatuhkan dirinya di sofa.

Austin duduk di sebelah nya

" Aku mengajukan cuti selama dua hari untuk Moetia ! " jelas Austin

Bagas membenarkan posisi duduk nya

" Cuti dua hari ? apa yang kamu lakukan ? " protes Bagas

Austin malah memasang wajah tak bersahabat pada Bagas

" Kamu tahu? dia ingin mundur dari proyek bersama kita, aku mengenal wanita itu ! dia selalu melakukan apa yang dia katakan ! " tegas Austin

Bagas mengacak rambut nya, pikiran nya sangat kacau.

Austin yang melihat sahabat nya seperti itu pun sangat sedih, baru saja kemarin dia datang dan menceritakan betapa bahagianya dirinya karena sudah menemukan cinta yang dapat mengobati masa lalu nya.

Dan hari ini dia datang dengan keadaan yang kacau.

Austin menepuk pundak Bagas

" Berilah Moetia waktu untuk memenangkan dirinya, tapi bagaimana dia bisa tahu tentang Calista ? " tanya Austin

Bagas berfikir sejenak, benar juga apa yang dikatakan Austin, bagaimana Moetia begitu penasaran dan bertanya pada Bagas tentang orang lain yang di sayangi nya ?

Bagas teringat sesuatu

" Apakah mungkin Moetia melihat fhoto itu ? " tanya Bagas melihat ke Austin

Austin berdecak kesal

" Bukan kah aku sudah menyuruh mu untuk membakar saja fhoto yang ada di kantor mu itu ! " kesal Austin

Bagas buru-buru mengambil jas dan kunci mobilnya.

" Thanks buat bantuan nya, aku pergi dulu " ucap Bagas sambil berlalu

Austin melihat Bagas dengan tatapan sedih.

" Aku harap semua akan kembali baik " gumam nya

Sementara itu Moetia masih sangat kesal, dia juga tidak ingin menunjukkan wajah sedih nya ini di depan orang tua atau sahabat nya.

Moetia memilih menemui Gio di cafe, Moetia masuk ke ruang ganti yang juga adalah ruang istirahat Gio.

" Hai " sapa Moetia langsung duduk di sofa panjang satu satunya di ruangan itu

Gio menoleh dan tersenyum senang

" Tumben, awal banget datang nya, biasanya aku sudah hampir kelar perform baru nongol " sindir Gio

" Jadi gak suka nih, ya udah aku balik lagi " ucap Moetia lalu berdiri dan berjalan keluar

Gio lekas mengejar Moetia dan menahan nya agar tidak keluar

" Bercanda doang lho ! kamu kenapa sensi banget ! " goda Gio

Gio menggandeng Moetia dan mengajak nya duduk kembali

" Gak kenapa-napa cuma pengen lihat kamu kalau lagi siap-siap aja ! " ucap Moetia mengelak

Gio mengangguk paham

" Oke kalau gitu, sekalian kamu bikin live streaming ya " ujar nya

" Aku gak ada begituan ! " jawab Moetia singkat

" Hari gini Moetia, kamu gak up-to-date banget sih " keluh Gio

" Terserah deh, aku laper nih pesanin makanan dong " pinta Moetia

" Biasanya pesan sendiri ? " tanya Gio

" Hp aku mati, lowbat ! " alasan Moetia yang dari keluar kantor Austin tadi sudah mematikan ponsel nya.

" Siap nyonya " jawab Gio menuruti Moetia

Moetia terkekeh pelan mendengar candaan Gio menyebut nya nyonya.

1
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
eh iya ternyata, tapi aq kok gak ingat pernah disini🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya kak
total 6 replies
Popi Noviani
orang kaya mah beda ya....klo aku cukup nyewa ban aja lalu berenang pulang
🌺°•▪︎MaMia Elf °▪︎•°🌈💦🌟
Lanjut baca yg ini
Smga jg bagus sprti ke 3 novel yg sdh ak baca 😊
Sahiroh
bagus ceritanya
Puja Kesuma
aq bingung manda. kenapa dia yg lancar jelasin percintaan tia, tanpa mau dengerin penjelasan kebenarannya
Puja Kesuma
ada yg bilang sikap manda egois maksakan ke inginan sendiri. terus pas tia selalu deket dibilang gitu juga. lah terus kudu pie.
Puja Kesuma
virus CINTA bahaya ya....
Puja Kesuma
kasihan manda. tapi kan perasaan gak bisa dipaksa. inilah resikonya. tapi nanti pas kebongkar manda akan berteriak sebagai korban
Irawan Hadi MM
semangat terus ya thor
Irawan Hadi MM
semangat
Faizal Ronaldo
lanjutkan Thor
SyaSyi
kisah Aluna dan My Kids My Hero mampir membawa like
lina
baguuuus
lina
manteeeep💣👍
♥️
⭐⭐⭐⭐⭐
Nona Kos Anjani
suka😍
Anyelir@Love
suka
Anyelir@Love
Semangat
Anyelir@Love
Like
🦄BabyZuby🦄
like
Cherry Blossom
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!