Apa pun tak bisa melukiskan perasaan seorang wanita pengantar bunga yang bernama Emely.
Dilamar dan di ajak menikah dengan pria yang ia cap sebagai laki - laki pembawa sial,karena setiap mereka bertemu selalu saja ada kecelakaan kecil yang terjadi.
Tapi siapa sangka ikatan pernikahan terjadi di antara mereka.
Setelah menikah berbagai kesedihan harus Emely alami dan rasakan,hingga sebuah pengakuan dari suami nya,membuat ia benar - benar terluka dan memutus kan untuk berpisah.
Akankah kisah ini berakhir bahagia?.Yuk Disimak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13 - Bertemu Lagi
Di tempat lain.
Kevin sedang bersantai di rumah nya bersama Bobi.
Tiba - tiba Jesica datang menghampiri Kakak dan sahabat nya itu yang sedang duduk diruang tamu.
"Kak Kevin,Kak Bobi yuk keluar cari makan." Ajak Jessica.
"Semalam ini?" tanya Bobi.
"Dulu kan kita sering jam segini keluar cari makan,Yuk kak,aku lapar nih." Ajak Jesica.
"Minta Bibi saja memasakan untuk mu,ini sudah malam." Tutur Kevin
"Kakak,aku sedang ingin makan diluar,kalau kakak tidak mau,aku keluar sendiri saja,kalau aku kenapa - kenapa,nanti Papa akan memarahi Kakak." Kata Jesica cemberut dan juga mengancam.
"Kau ini,bisa nya hanya memaksa dan mengancam saja." Kata Kevin sembari berjalan mendekati adik kesayangan nya itu dan menarik pipi Jesica.
Jesica pun tersenyum karena kakak nya tidak menolak ke inginan nya.
"Ayo Bobi,kita keluar." Ajak Kevin dan Bobi pun tersenyum mengiyakan ajakan kedua sahabat nya itu.
Didalam perjalanan.
Saat sampai di sebuah persimpangan,Bobi yang menyetir melihat Emely sedang berboncengan keluar dari sebuah Gang.
"Itu kan Emely,sedang apa dia di luar malam -malam." Gumam Bobi.
Bobi lalu terus menjalan kan mobil nya mengikuti motor Emely dan berfikir Kevin dan Jesica tidak akan sadar.
"Kak Kevin?,sekarang pacar nya Kak Kevin siapa?" Tanya Jesica.
"Tidak ada." Jawab Kevin.
"Bagaimana dengan kak Oliv?,Apa kakak sudah putus dengan nya?" Tanya Jesica.membuat Bobi tertawa.
"Kak Bobi kok ketawak sih."Tutur Jesica.
"Kakak mu ini sudah di gantung Oleh Oliv beberapa bulan ini." Kata Bobi mewakili Kevin yang terdiam.
"Di gantung?,apa Kak Oliv tidak ada kabar?" Tanya Jesica lagi dan Bobi mengangguk tanda mengiyakan.
"Diam saja kau,tidak usah banyak bicara."Ketus Kevin dan membuat jesica dan Bobi kembali tertawa kecil.
Saat motor Emely berhenti di sebuah warung Tepi jalan,Bobi pun ikut menghentikan mobil nya disana membuat Kevin dan Jesica melihat sekeliling.
"Apa kita akan makan disini?" Tanya Jesica sebelum turun dari mobil,karena ini bukan tempat mereka biasa membeli makan.
"Tentu saja,sama saja kan,makanan tepi jalan,hanya beda tempat saja,sekali - sekali kita mencoba tempat lain nya." Jawab Bobi.
Jesica dan Kevin pun turun lebih dulu dari mobil,saat turun Jesica seperti melihat Emely dam segera menghampiri nya.
"Emely." Sapa Jesica senang.
"Eh Mba Jesica ada disini?" saut Emely.
"Panggil saja Jesica.iya,aku sedang mencari makan malam" Kata Jesica lagi.
"Kenapa harus ketemu laki - laki ini lagi sih,hufhhhh." Gumam Emely dan membuang nafas dengan berat saat melihat Kevin,cowok yang ia anggap pembawa sial untuk nya.
"Oh,Kenal kan ini sahabat ku." Kata Emely memperkenal kan Chelsea.
"Hallo Aku Chelsea." Sapa Chelsea lebih dulu dan mengulurkan tangan bersalaman dengan Jesica.
"Aku Jessica,kenal kan ini kakak ku Kevin." kata Jesica menarik Kevin mendekati nya.
"Kevin." Kata Kevin mengulurkan tangan.
"Chelsea."
"Emely." Saut Emely dan sejenak mereka bertatapan sebentar,Kevin menatap Emely tampak berkedip membuat Jesica dan chelsea yang melihat nya tersenyum - senyum sendiri,hingga Emely lebih dulu mengakhiri tatapan nya dengan memandang ke sembarangan arah.
"Ternyata ini kakak nya,aku pikir ini suami nya." Gumam Emely.
Tiba - tiba Bobi datang menghampiri mereka.
"Hai,kamu gadis pengantar bunga kan?" Tanya Bobi.
"Iya Mas" Jawab Emely tersenyum.
"Kita belum kenalan,nama ku Bobi." Kata Bobi mengulurkan tangan ingin berkenalan dengan wanita cantik di hadapan nya.
"Saya Emely mas,ini sahabat ku Chelsea." jawab Emely.
"Hallo saya Chelsea."
"Kenapa hati ku merasa sangat kesal,Bobi berkenalan dengan Gadis ini,aku sangat tegang,sampai jantung ku juga berdetak kencang." Batin Kevin.
"Emely,Chelsea ,bagaimana kalau kita makan bareng saja?" Ajak Jesica.
"Iya Boleh." jawab emely dan Chelsea bersamaan.
Saat sedang duduk di kursi dengan tangan di atas meja makan,Kevin terus sesekali mencuri pandang melihat Emely.
Sementara Emely yang tahu Kevin sedang memandangi nya,mencoba tidak terlalu perduli dan mengobrol dengan Jesica dan Chelsea sembari menikmati makanan mereka.
.
.
.
.
.
Bersambung