NovelToon NovelToon
KAISAR 100.000 DUNIA

KAISAR 100.000 DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Kaisar Tertinggi sang Kaisar Xuan Wu penguasa 100.000 Dunia. Perang Terakhir itu menyebabkan Jiwa nya bereinkarnasi ke tubuh lemah seorang pemuda berna Lin Fan. Lin Fan pemuda dari keluarga Lin cabang. hidup keseharian nya selalu mendapat penyiksaan dari sepupu nya Lin Hao. Lin Fan dulu sudah mati yang ada sekarang adalah Lin Fan dengan jiwa Kaisar Xuan Wu. dengan pengetahuan masa lalu sebagai Kaisar dia mulai merangkak dari Bocah Sampah mejadi kultivator hebat di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33: Hukum Kekerasan Murni

Arena Akademi Langit Biru hening mencekam. Angin seolah berhenti bertiup. Di tengah lapangan pasir putih, Lin Fan berdiri sendirian, napasnya masih belum sepenuhnya pulih dari duel melawan Su Qingxue.

Di hadapannya, sosok itu melangkah masuk. DUG. DUG. DUG. Setiap langkah kakinya yang berbobot ratusan kilogram membuat tanah bergetar halus.

Itu bukan siswa baru. dia adalah Lei Gang, senior tahun ketiga dari Kelas Pertarungan Berat. Tingginya mencapai dua meter, tubuhnya dibungkus oleh armor besi hitam pekat yang dipenuhi goresan bekas pertarungan mematikan. Helm besinya menutupi seluruh wajah, hanya menyisakan celah sempit tempat sepasang mata merah menyala terlihat. Di punggungnya, terikat palu raksasa seberat satu ton bernama Penghancur Gunung.

Penonton bergumam ngeri.

"Lei Gang? Kenapa dia ada di sini?"

"Dia sudah lulus ujian kelulusan tahun lalu! Dia seharusnya sudah menjadi instruktur!"

"Ini tidak adil! Lin Fan masih Level 4, sedangkan Lei Gang sudah di ambang Tahap Pil Emas!"

Di tribun VIP, Tetua Wang tersenyum licik, bersandar santai di kursinya. Ia menoleh pada Direktur Feng.

"Direktur, untuk menguji potensi sejati seorang jenius, kita perlu tekanan ekstrem, bukan? Lei Gang setuju untuk menjadi 'batu uji' ini. Jika Lin Fan bisa bertahan lima menit, dia layak mendapat gelar Juara."

Direktur Feng menatap Tetua Wang dengan tatapan dingin, tapi ia tidak membatalkannya. Ia tahu ini risiko besar, tapi ia juga ingin melihat batas kemampuan Lin Fan.

"Lima menit. Jika Lei Gang melampaui batas dan membahayakan nyawa Lin Fan secara sengaja, aku akan menghukummu pribadi, Wang."

Tetua Wang tertawa kecil. "Tentu saja. Saya hanya ingin melihat ketahanan anak itu."

Di arena, wasit tampak gugup.

"Pertandingan Final"

"Lin Fan vs Lei Gang."

"Aturan... uh... bertahan hidup selama lima menit."

"MULAI"

Sebelum kata "mulai" selesai, Lei Gang sudah bergerak. Kecepatannya bertolak belakang dengan ukuran tubuhnya. Ia melesat seperti rudal, palu raksasa di tangannya diayunkan ke arah kepala Lin Fan dengan kekuatan yang bisa meratakan bangunan.

Lin Fan tidak punya waktu untuk berpikir.

 Insting Kaisarnya berteriak: MENGHINDAR!

Ia menggunakan Langkah Awan Hening untuk bergeser ke samping. Angin tekanan dari ayunan palu itu begitu kuat hingga merobek jubah biru mudanya dan melemparkannya sepuluh meter ke belakang. Lin Fan jatuh berguling, batuk darah karena guncangan internal.

Hanya angin tekanannya saja sudah membuatku cedera, pikir Lin Fan, wajahnya pucat. Jika terkena langsung, tulang-tulangku akan hancur menjadi debu.

Lei Gang tidak memberi kesempatan istirahat. Ia menarik palunya kembali dan menerjang lagi. Kali ini, ia menginjak tanah, menciptakan retakan yang merambat menuju kaki Lin Fan.

Lin Fan melompat tinggi, menghindari retakan tanah. Tapi Lei Gang sudah menunggu di udara. Tinju besi besarnya meninju dada Lin Fan.

BAM!

Lin Fan terpental seperti boneka kain, menghantam dinding pembatas arena. Dinding batu retak. Darah menyembur dari mulutnya.

Sorakan penonton terhenti. Banyak yang menutup mata, tidak tega melihat. Bao Da dan Zhang Wei berdiri gemetar, tangan mereka mengepal erat sampai berdarah.

"Lin Fan..." bisik Mei Ling, air matanya menetes.

Di dalam debu reruntuhan, Lin Fan terdiam. Rasa sakit menjalar ke seluruh tubuhnya. Tulang rusuknya retak. Dantiannya berguncang hebat.

Kekuatan absolut, pikir Lin Fan. Di hadapan kekuatan absolut, trik kecil dan racun tidak berguna. Lei Gang adalah tembok baja. Aku tidak bisa menembusnya dengan serangan fisik.

Tapi sebagai Kaisar, Lin Fan tahu satu hal: Setiap benda keras memiliki titik getar alami. Jika kau menemukan frekuensi itu, kau bisa menghancurkan berlian dengan suara.

Lin Fan bangkit perlahan. Tubuhnya gemetar, tapi matanya bersinar dingin. Ia tidak menyerang Lei Gang. Ia mengamati cara Lei Gang bernapas, cara Qi mengalir di dalam armor besinya, dan ritme langkah kakinya.

Ada celah, pikir Lin Fan. Armor itu berat. Setiap kali Lei Gang mengangkat palunya, ada jeda 0,5 detik di mana keseimbangan pusat gravitasinya bergeser ke kiri. Dan di saat itu, pelindung ketiak kirinya sedikit terbuka.

Lei Gang tertawa di balik helmnya, suaranya bergema seperti guntur.

"Masih hidup? Bagus. Aku suka mainan yang tahan banting seperti mu"

Ia mengangkat palunya lagi untuk serangan finishing.

Lin Fan tidak menghindar. Ia justru berlari menuju Lei Gang.

Penonton terkejut.

"Apa yng coba di lakukan Lin fan"

"Apa dia bunuh diri?!"

Saat Lei Gang mengayunkan palunya ke bawah, Lin Fan meluncur di antara kedua kaki Lei Gang. Dengan sisa tenaga terakhirnya, ia meninjak tumit kiri Lei Gang dengan teknik Gema Bumi yang telah diajarkannya pada Bao Da, namun dimodifikasi dengan frekuensi resonansi tinggi.

KRACK!

Sendi pergelangan kaki Lei Gang berderak. Keseimbangannya goyah sesaat. Palu raksasa itu meleset, menghantam tanah di sebelah Lin Fan, menciptakan kawah besar.

Dalam kekacauan debu itu, Lin Fan muncul di sisi kiri Lei Gang. Ia tidak memukul tubuh Lei Gang. Ia memukul pelindung ketiak yang terbuka dengan jari-jarinya yang diperkeras oleh Qi terkonsentrasi, tepat di titik saraf utama yang menghubungkan lengan dengan tubuh.

Tusukan Naga Sunyi!

"AAAARRRG"

Lei Gang meraung kesakitan. Lengan kirinya mati rasa seketika. Palu raksasa itu terlepas dari genggamannya dan jatuh dengan suara dentuman keras.

Tapi Lei Gang masih berdiri. Dengan lengan kanannya, ia mencoba menampar Lin Fan.

Lin Fan tahu ini kesempatan terakhirnya. Energinya hampir habis. Ia mengumpulkan semua sisa Qi di Dantiannya, bukan untuk serangan, tapi untuk memperkuat tulangnya sendiri.

Ia menangkap lengan kanan Lei Gang yang sebesar paha orang dewasa.

"Apa...?" Lei Gang terkejut.

'Anak ini masih punya kekuatan?' Fikir nya

Lin Fan tidak mencoba menjatuhkannya. Ia menggunakan momentum ayunan Lei Gang sendiri, menarik tubuhnya lebih dekat, lalu menggunakan kepala sebagai senjata, menghantam helm besi Lei Gang dengan dahi yang diperkeras.

DUG!

Suara benturan logam dan tulang terdengar mengerikan. Lei Gang terhuyung mundur, pusing oleh guncangan internal di kepalanya. Visornya retak.

Lin Fan jatuh berlutut, napasnya tersengal-sengal, darah mengalir dari dahinya. Tapi ia tetap sadar.

Lei Gang mencoba bangkit, tapi kakinya yang cidera dan lengan yang mati rasa membuatnya kehilangan keseimbangan. Ia jatuh berlutut, satu lutut menyentuh tanah.

Wasit, yang sudah siap menghentikan pertandingan, melihat situasi ini. Lei Gang belum pingsan, tapi ia tidak bisa berdiri lagi dengan stabil. Lin Fan juga tidak bisa bergerak.

"Waktu... habis!" teriak wasit.

Suasana menjadi Hening.

Siapa pemenangnya? Tanya orang orang kebingungan

Tetua Wang berdiri, wajahnya marah.

"Lei Gang masih sadar! Lin Fan hampir mati! Ini harus dianggap seri atau kemenangan Lei Gang karena daya tahan!"

Direktur Feng mengangkat tangan. "Cukup."

Ia turun ke arena, berjalan mendekati kedua peserta yang terluka parah itu. Ia menatap Lei Gang yang berlutut, lalu menatap Lin Fan yang terbaring tapi masih menatapnya dengan mata tajam.

"Lei Gang gagal menjatuhkan Lawannya dalam lima menit."

"Menurut aturan yang ditetapkan, Lin Fan adalah pemenang nya," kata Direktur Feng tegas.

Sorakan meledak. Kali ini, sorakan itu penuh dengan rasa hormat dan kekaguman yang mendalam. Lin Fan, siswa yang hanya Qi Condensation tingkat 4, telah bertahan dan bahkan melukai monster Qi Fondation tingkat 6.

Tetua Wang duduk kembali, wajahnya hitam legam. Rencana penghinaannya berbalik menjadi panggung kemuliaan bagi Lin Fan.

Lin Fan tersenyum tipis, lalu akhirnya kehilangan kesadaran. Tubuhnya menyerah pada kelelahan total.

Saat ia dibawa keluar arena oleh tim medis, ia mendengar suara Gu Yichen di kerumunan.

"Dia menemukan frekuensi kehancuran," gumam Gu Yichen.

"Naga Chaos benar-benar memakan segalanya, bahkan hukum fisika."

Lin Fan tidak mendengarnya. Ia tenggelam dalam kegelapan, tapi di dalam hatinya, ia tahu: ia telah membuktikan dirinya. Bukan hanya sebagai siswa, tapi sebagai calon penguasa.

1
Ihya Ilmi
Ayo thor cepat update
Ihya Ilmi
Jenius apanya🤣🤣dibandingkan dgn Lin Fan gak ada apa-apa nya mereka itu🤣🤣
Ihya Ilmi
Ceritanya terlalu janggal, kuda masih ada setelah kena amukan naga dicelah sempit, kereta juga masih ada(celah sempit bisa kah lewat kereta?), terus Pengawas Chen ngapain ngebiarin Lin Hao ada padahal tau bapaknya yg ngirim penjahat?
Kartini Aniya: jangan kan kereta kuda bisa lewat celah sempit, Terpedo rudal Scud aja bisa masuk ke celah sempit 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!