NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Dunia Lain

Transmigrasi Ke Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Fantasi Isekai / Fantasi / Light Novel
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ryn_Frankenstein

Menceritakan seorang remaja yang bertekad untuk bertahan hidup apapun caranya. Kenapa harus begitu ? Karena dirinya telah berpindah ke dunia lain.

Cerita ini masih berlatar Multiverse dari cerita 'Pindah Dimensi Lain'.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryn_Frankenstein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 : Kerasnya Dunia Lain.

Jujur saja, entah dulu waktu masih di bumi hingga tinggal di dunia ini, Dika tidak pernah membunuh. Remaja itu memang jago berkelahi dan menguasai beberapa teknik bela diri, tapi di tak pernah membunuh lawan atau musuhnya. Paling parah ia pernah membuat musuhnya waktu di bumi masuk ke rumah sakit, setidaknya ia menjatuhkan musuh, bukan membunuh.

Dan sekarang, dirinya beserta rombongannya dihadang banyak bandit, remaja itu bermaksud membantu, entah karena tak sengaja atau tidak, ia memanah salah satu bandit. Memang anak panahnya berhasil mengenai targetnya, sayangnya bagian yang dikenalnya bagian yang terpenting untuk semua orang pria. Ya, anak panahnya menusuk alat berharga milik bandit itu.

Dan sekarang bandit itu tengah menangis karena kesakitan, bahkan mereka semua merasa kasihan dan ngilu melihatnya. Dia ingin sekali melepas anak panah yang menusuk alat berharganya, tapi jelas tak mungkin karena akan tambah rasa sakit yang luar biasa.

Perasaan bingung, panik, amarah, sedih, sakit, takut, semuanya menjadi satu tercampur aduk. Semua kesembilan bandit, dan para kelima mantan petualang masih diam tak melanjutkan pertarungan karena perhatian mereka terfokus melihat sosok bandit yang mengenaskan.

"Nak, kau tidak sengaja memanah barang berharganya, 'kan ?" tanya si kusir kepada Dika yang masih terdiam kaku ditempatnya.

Dengan sedikit ragu Dika menganggukkan kepalanya. Si kusir berkata. "Habis sudah masa depannya."

Dika segera turun dari kereta kuda, ia berlari cepat ke arah bandit itu dan tak lupa ia juga membawa busur dan anak panahnya. Remaja ini merasa bersalah, karena tindakannya akan membuat seorang bandit ini akan menderita karena rasa sakit yang amat luar biasa.

"Paman, kau tidak apa-apa 'kan ?" ucap remaja itu yang berjongkok di dekat bandit yang dibuat kasihan olehnya.

Sambil meringis kesakitan, sosok yang ditanya Dika menoleh ke arahnya. "Jadi kau yang memanah barangku."

"Maaf paman, aku gak sengaja." ucap Dika panik.

Tentu saja panik, karena selama hidupnya tak pernah membuat seseorang mendapat luka darinya tak separah ini. Meski jago berkelahi, itu pun karena ada yang berani mengganggunya atau mencari masalah dengannya. Tapi untuk yang ini, entahlah, Dika bingung harus berbuat apa.

Dirinya juga tidak bisa menggunakan sihir penyembuhan. Di dunia ini jelas tidak ada rumah sakit, kalau pun ada dokter atau tabib, apa merela bisa menyembuhkannya. Dan semisal beneran ada rumah sakit, jelas sekali dia harus ganti rugi, tapi jelas tidak ada, apa lagi sekarang lokasinya masih di tengah hutan.

"Kemari kau, akan kubunuh kau..!!" teriaknya dan akan meraih remaja itu. Dan itu berhasil membuat Dika terjatuh duduk di tanah.

"Aaaghhhh...!!" belum juga bergerak banyak, rasa sakitnya semakin menjadi sehingga membuatnya berteriak lagi.

Karena melihat remaja itu ceroboh dan banyak celah, salah satu bandit datang padanya. Tentu saja Dika kaget ketakutan karena sosok bandit lainnya datang sambil melayangkan pedang ke arahnya. Slash...!!

Berniat menahan serangan pedang dengan menggunakan busur panahnya, malahan terbelah dua. Habis sudah, busur panahnya tak bisa digunakan lagi, Dika segera merangkak secepat mungkin dan menjauhi dari tempatnya. Tentu saja melihat remaja itu ingin kabur, seorang bandit lainya datang dan tidak akan membiarkannya begitu saja.

"Mau pergi kemana kalian hah ?!"

Salah satu mantan petualang datang, dia takkan membuat bandit menyerang remaja itu. Mereka pun kembali bertarung, meski disisi para bandit bertarung dengan perasaan gelisah karena salah satu temannya tumbang dengan cara yang menyedihkan, lebih tepatnya karena tindakan pengecut dari sosok remaja tadi.

Sedangkan Dika, ia berjongkok di dekat kereta kuda. Ia bersembunyi, dan ia hanya memperhatikan semua para mantan petualang itu bertarung dengan gagah. Sungguh iri sekali, ingin sekali bisa beraksi seperti mereka, tapi mau bagaimana lagi, dirinya hanyalah pemula yang tak tau apa-apa tentang kerasnya dunia lain.

.....

Waktu terus berlalu, hingga akhirnya kelima petualang itu berhasil mengalahkan semua bandit, meski mereka kena luka yang ringan. Dan semua bandit, terluka parah, mereka segera mundur, sudah jelas sekali keberuntungan tak memihak pada mereka. Sungguh hari yang lelah, karena harus berhadapan rintangan yang membuat mereka menunda perjalanan.

Sedangkan nasib bandit yang dibuat menderita oleh Dika, sudah entah bagaimana nasibnya setelah kejadian ini, dia mundur setelah dipapah oleh kawan-kawannya. Atas kejadian ini, mungkin mereka akan membuat perisai yang dibuat khusus untuk melindungi barang mereka, tentu saja mereka tak ingin bernasib sial seperti salah satu kawannya.

Dan untuk Dika, ia tengah duduk saja di dalam kereta kuda. Dirinya terlihat murung, karena merasa tidak berguna. Dan busur panah yang diberikan Arc pun sudah hancur dan tersisa yang utuh hanya anak panahnya saja, jadi ia sudah tak memiliki senjata lagi, kecuali belati yang tersimpan di pinggangnya.

Kejadian hari ini telah membuat Dika sadar, bahwa dunia ini cukup lebih keras dengan keadaan di bumi. Karena selama dirinya tak bisa tumbuh menjadi kuat, habis sudah hidupnya. Ternyata berburu hewan dan melawan bandit sungguh berbeda, karena pernah menghadapi bandit sebelumnya ia jadi merasakan sedikit percaya diri.

Bila mengingat dirinya bisa selamat dari keempat bandit yang pertama ia temui, mungkin itu karena beruntung. Remaja ini jadi bingung, ia harus ikut melanjutkan perjalanan atau memilih pergi kembali ke desa Kio. Mungkin kalau ia kembali, pasti Arc akan menertawainya.

Selain Dika yang berada di kereta kuda, terlihat 2 sosok mantan petualang. Mereka segera mendekati remaja itu untuk menghiburnya dengan memberi kata-kata semangat dan candaan. Mereka mewajarkan sikap Dika, karena mereka pernah di posisinya.

.....

Beberapa hari kemudian, tepat hari kelima dalam perjalanan dan di pagi hari. Kini rombongan kereta kuda akan sampai di kota kerajaan yang mungkin akan memakan satu jam lagi. Dan kini kondisi Dika telah membaik, perlahan mentalnya mulai bangkit kembali setelah dihibur orang-orang.

Selama perjalanan, para mantan petualang menceritakan pengalaman selama menjadi petualang, serta memberikan arahan dan saran bila suatu saat nanti Dika menjadi petualang. Mereka menjelaskan semuanya dengan sangat detail, karena mereka tak ingin remaja ini aka kesusahan suatu saat nanti bila terjadi.

Dan sekarang, mereka telah sampai, mereka pun masuk ke wilayah kota kerajaan setelah melewati pintu gerbang kota yang dijaga oleh beberapa pengawal kerajaan. Beberapa lama kemudian, rombongan kereta kuda dari desa Kio berhenti di tempat yang sangat ramai, yaitu tempat dimana para berkumpulnya pedagang dari berbagai macam desa.

"Aku langsung saja ya." ucap Dika setelah keluar dari kereta kuda.

"Kau yakin ?"

Dika menganggukkan kepalanya. "Ya, maaf ya selama perjalanan kalau aku merepotkan kalian."

Orang-orang yang mengantarnya tersenyum, lalu salah satu dari mereka berkata. "Santai saja. Kau tak merepotkan siapapun selama perjalanan, justru kami senang karena punya teman mengobrol."

Setelah sama-sama saling berpamitan, remaja itu mulai memisahkan diri. Dia berjalan menuju tempat tujuannya setelah diberi arahan oleh orang-orang yang datang bersamanya tadi. Sungguh asing sekali tempatnya, benar apa yang diceritakan Arc, tempat ini tak hanya dihuni Ras manusia, tapi juga ada berbagai macam Ras Demihuman, Elf, dan Dwarf.

1
sunny heart
hai mampir jg di karya ku yah
teguh andriyanto
MC bodohnya kayak author
abyman😊😊😊
Rumahnya ditinggalin/Slight//Slight//Slight/
Rizky Arifin
Kapan update
ADYER 07
semangat thor
Ibrahim Rusli
semakin hari lama kau update nya Thor ..
I am Atomic
jir namanya aneh bener. Arec Arek Arek
I am Atomic
iya terus harus gimana si dika, apa dia harus salto?
Ibrahim Rusli
lanjut dong 😁
kaka author, kok di ganti semua bab, cerita, dan judulnya, seingat ku dulu pas yang bab 13, itu baru sampai si pemeran nya lagi baca buku sejarah, saya jadi bingung,,
OWNER STOCKIST NASA A.3159 PASARKEMIS TANGERANG
semangat semangat anda luar biasa kakak
Lily air
orang indonesia gak ada nasi berarti belum makan kek
Lily air
bisa-bisanya di isekai gak tertarik dengan sihir. Padahal itu ciri khasnya
Lily air
aku kalo jadi dika mah enggak mau kalo disuruh ke sekolah lagi. Lebih enak keliling dunia aja.. hehe
OWNER STOCKIST NASA A.3159 PASARKEMIS TANGERANG
karya yang luar biasa
lanjutkan
Wanderer Story
Gila keren banget novel nih
teguh andriyanto
heleh.. dasar telor onta..
teguh andriyanto
masih terpantau tolol so MC.
teguh andriyanto
kok udah sampe sini, masih aja tolol sih si MC?
Ilham Arif Wicaksono
keren/CoolGuy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!