NovelToon NovelToon
Tak Terkalahkan Sejak Awal

Tak Terkalahkan Sejak Awal

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Chu Xuan menjadi orang pertama dalam sejarah yang menolak reinkarnasi.

Karena murka, utusan akhirat mengutuknya untuk menjalani delapan belas tahun kehidupan yang penuh penderitaan di dunia kultivasi tanpa bakat, tanpa kekayaan, dan tanpa harapan.

Setelah kehilangan satu-satunya keluarga yang membesarkannya dan hidup sendirian selama tiga tahun di sebuah kuil tua yang hampir roboh, Chu Xuan akhirnya disambar petir pada usia delapan belas tahun.

Hari itu, seluruh dunia kultivasi tidak mengetahui satu hal:

Orang paling malas di dua dunia akhirnya memperoleh kekuatan untuk menjadi tak terkalahkan.

Namun, Chu Xuan hanya memiliki satu tujuan.

Memperbaiki atap Kuil Qingfeng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 — Kembali ke Kuil Qingfeng

Matahari mulai condong ke barat.

Cahaya keemasan menyelimuti pegunungan Tianyun.

Di atas lautan awan...

Dua sosok melesat tanpa tergesa.

Di depan, Avatar Chu Xuan memimpin perjalanan.

Jubah putihnya berkibar lembut.

Rambut putih panjangnya menari mengikuti embusan angin.

Sepasang mata emasnya menatap lurus ke arah sebuah puncak gunung yang semakin lama semakin jelas.

Kuil Qingfeng.

Rumahnya.

Di belakangnya...

Qin Xueyao mengikuti dalam diam.

Sesekali matanya tertuju pada punggung gurunya.

Entah mengapa...

Setelah menyaksikan kehancuran Keluarga Han, sosok di depannya justru terasa semakin jauh untuk dikejar.

Bukan karena Guru menjauh.

Melainkan karena ia baru menyadari...

Betapa luas langit yang sedang ia kejar.

"Aku harus berlatih lebih keras..."

"Kalau tidak..."

"Aku tidak akan pernah bisa berdiri di samping Guru."

Angin gunung bertiup semakin sejuk.

Tak lama kemudian...

Sebuah kuil tua muncul di balik pepohonan.

Bangunannya sederhana.

Tidak megah.

Tidak pula dipenuhi aura mewah seperti sekte-sekte besar.

Namun...

Ada ketenangan yang sulit dijelaskan.

Avatar Chu Xuan perlahan mendarat di halaman.

Kakinya baru saja menyentuh tanah...

Pintu aula utama terbuka.

"Guru!"

Seorang gadis berambut hitam berlari kecil keluar.

Wajahnya yang cantik dipenuhi kegembiraan.

"Itu benar-benar Guru!"

Luo Ning berhenti tepat di hadapan Chu Xuan.

Tanpa ragu ia membungkukkan badan.

"Selamat datang kembali, Guru."

Melihat murid pertamanya...

Tatapan Chu Xuan sedikit melembut.

"Aku sudah kembali."

Luo Ning tersenyum lega.

Beberapa hari terakhir...

Ia menjaga Kuil Qingfeng seorang diri.

Meskipun tahu gurunya sangat kuat...

Ia tetap merasa khawatir.

Barulah sekarang beban di hatinya menghilang.

Namun...

Saat mengangkat kepala...

Ia baru menyadari ada seorang gadis lain berdiri di belakang Guru.

Kedua gadis itu saling memandang.

Qin Xueyao sedikit terkejut.

"Jadi..."

"Guru sudah memiliki murid lebih dulu..."

Sementara Luo Ning juga berpikir hal yang sama.

"Guru pergi sebentar..."

"Lalu pulang membawa adik seperguruan?"

Suasana mendadak menjadi canggung.

Chu Xuan yang melihat itu berdeham pelan.

"Luo Ning."

"Ya, Guru."

"Mulai hari ini."

"Dia adalah adik seperguruanmu."

Lalu ia menoleh kepada Qin Xueyao.

"Qin Xueyao."

"Dia adalah Luo Ning."

"Murid pertamaku."

Qin Xueyao segera memberi salam.

"Kakak Luo."

"Aku Qin Xueyao."

Luo Ning tersenyum hangat.

"Selamat datang."

"Mulai sekarang..."

"Kita sama-sama belajar di bawah bimbingan Guru."

Mendengar sambutan itu...

Qin Xueyao yang sempat gugup akhirnya tersenyum.

"Terima kasih, Kakak."

Melihat keduanya dapat berkenalan dengan baik...

Chu Xuan diam-diam merasa lega.

Setidaknya...

Murid-muridnya tidak saling memusuhi sejak awal.

"Ikutlah."

"Ada satu tempat yang harus kalian ketahui."

Tanpa menunggu jawaban...

Chu Xuan berjalan menuju bagian belakang kuil.

Luo Ning dan Qin Xueyao saling berpandangan.

Lalu segera mengikuti.

Tak lama kemudian...

Mereka tiba di bawah sebuah pohon tua yang menjulang tinggi.

Di bawahnya...

Berdiri sebuah makam batu sederhana.

Tidak megah.

Tidak dihiasi batu giok.

Hanya sebuah nisan tua yang selalu tampak bersih.

Chu Xuan berdiri diam di depannya.

Untuk beberapa saat...

Tak ada seorang pun berbicara.

Angin gunung bertiup perlahan.

Daun-daun berguguran mengelilingi makam itu.

Tatapan Chu Xuan perlahan melembut.

"Beliau..."

"...adalah Pertapa Qingfeng."

"Orang yang membesarkanku."

"Orang yang memberiku rumah."

"Dan..."

"...pendiri Kuil Qingfeng."

Luo Ning langsung membungkukkan badan dengan hormat.

Baginya...

Pertapa Qingfeng adalah kakek guru yang sangat berjasa.

Sementara Qin Xueyao ikut menundukkan kepala.

Ia baru mengerti...

Mengapa Guru begitu mencintai kuil tua ini.

Bukan karena bangunannya.

Melainkan...

Karena seluruh kenangan hidupnya berada di tempat ini.

Chu Xuan meletakkan kendi teh yang dibawanya di depan makam.

Lalu berkata pelan,

"Kakek..."

"Aku pulang."

"Hari ini..."

"Kuil Qingfeng bertambah satu murid lagi."

Ia menoleh kepada kedua muridnya.

"Mulai hari ini."

"Setiap pagi."

"Sebelum berkultivasi."

"Kalian akan memberi hormat kepada beliau."

"Tanpa beliau..."

"Tidak akan ada Kuil Qingfeng."

"Dan..."

"Tidak akan ada aku."

Luo Ning dan Qin Xueyao saling berpandangan.

Kemudian...

Mereka berdua berlutut bersamaan.

"Salam hormat kepada Pendiri Kuil Qingfeng."

Di bawah pohon tua itu...

Tiga generasi Kuil Qingfeng akhirnya terhubung dalam satu momen.

Seorang guru.

Dua murid.

Dan seorang pertapa tua...

Yang meski telah lama tiada...

Ajarannya masih terus ada.

Angin gunung berembus pelan.

Di bawah pohon tua...

Chu Xuan masih berdiri di depan makam Pertapa Qingfeng.

Luo Ning dan Qin Xueyao berdiri beberapa langkah di belakangnya.

Suasana begitu tenang.

Tiba-tiba...

Sebuah panel hitam muncul di hadapan Avatar Chu Xuan.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Sisa Durasi Avatar】

3...

2...

1...

0.

【Avatar Akan Ditarik Kembali】

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Qin Xueyao sedikit terkejut.

"Guru..."

Sementara Luo Ning sudah mengenali pemandangan itu.

Ia segera berkata,

"Adik Qin."

"Jangan panik."

"Itu adalah teknik rahasia Guru."

Qin Xueyao menoleh.

"Kakak Luo... sudah pernah melihatnya?"

Luo Ning mengangguk.

"Waktu Guru menerimaku sebagai murid."

"Beliau juga menggunakan Tubuh Dharma ini."

Belum sempat Qin Xueyao bertanya lagi...

Tubuh Avatar mulai berubah menjadi butiran cahaya keemasan.

Jubah putihnya perlahan memudar.

Rambut putih panjangnya berubah menjadi cahaya.

Sepasang mata emas itu perlahan menutup.

Seluruh cahaya kemudian melesat menuju aula utama.

Wuussh—

Qin Xueyao membelalakkan mata.

"Itu..."

Luo Ning tersenyum kecil.

"Ayo."

"Kita masuk."

Mereka berdua segera mengikuti cahaya itu.

Di dalam aula...

Tubuh asli Chu Xuan masih duduk bersila dengan tenang.

Cahaya keemasan langsung memasuki tubuhnya.

Sesaat kemudian...

Jari Chu Xuan bergerak.

Perlahan...

Ia membuka kedua matanya.

Kini yang terlihat adalah pemuda berambut hitam dengan mata hitam pekat.

Qin Xueyao masih sulit mempercayainya.

Qin Xueyao masih sulit mempercayai apa yang baru saja dilihatnya.

Tatapannya bergantian antara Chu Xuan dan sosok yang baru saja menghilang menjadi cahaya.

"Jadi..."

"Itu benar-benar..."

"...Tubuh Dharma Guru?"

Chu Xuan mengangguk pelan.

"Itu adalah salah satu kemampuan yang kumiliki."

"Mulai hari ini."

"Rahasia ini hanya diketahui oleh kalian berdua."

Tatapannya berubah sedikit serius.

"Jangan pernah menceritakannya kepada siapa pun."

Luo Ning segera membungkukkan badan.

"Murid mengerti."

Qin Xueyao ikut memberi hormat.

"Murid bersumpah akan menjaga rahasia Guru."

Melihat sikap kedua muridnya...

Chu Xuan merasa cukup tenang.

Setidaknya...

Ia telah memilih murid yang dapat dipercaya.

Saat itulah...

Panel hitam yang berbeda perlahan muncul.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Misi Selesai】

Ancaman Keluarga Han berhasil diselesaikan.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Hadiah Misi】

• 20.000 Poin Tak Terkalahkan

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Hadiah Eliminasi】

• Tetua Agung Han : 8.000 poin

• Han Zhentian : 10.000 poin

• Dua Belas Tetua Han : 12.000 poin

• Pasukan Elit Han : 9.500 poin

• Kultivator Inti Han : 13.500 poin

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Total Poin Diperoleh】

73.000 Poin Tak Terkalahkan

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Total Poin Saat Ini】

101.760 Poin Tak Terkalahkan

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Chu Xuan memandang angka itu beberapa saat.

Lalu...

Senyum tipis muncul di wajahnya.

"Kerja keras kali ini..."

"Tidak sia-sia."

Panel kembali berubah.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

【Poin Tuan Rumah telah melebihi 100.000.】

Fitur baru dapat dibuka.

Silakan memilih:

• Upgrade Avatar

• Perluas Domain Tak Terkalahkan

• Renovasi Kuil Qingfeng

• Membuka kategori baru Toko Sistem

━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Chu Xuan tidak langsung memilih.

Sebaliknya...

Ia berjalan keluar aula.

Tatapannya menyapu seluruh Kuil Qingfeng.

Halaman yang sederhana.

Pohon tua di belakang aula.

Serta makam Pertapa Qingfeng yang masih diterpa cahaya senja.

Ia bergumam pelan,

"Kakek..."

"Dulu kita bahkan kesulitan membeli beras."

"Sekarang..."

"Kuil ini akhirnya mulai berkembang."

Angin gunung kembali berembus.

Daun-daun pohon tua berguguran perlahan.

Entah mengapa...

Chu Xuan merasa seolah-olah mendengar suara tawa pelan dari lelaki tua yang pernah membesarkannya.

Ia tersenyum.

Lalu menoleh kepada Luo Ning dan Qin Xueyao.

"Besok."

"Kita mulai memperbaiki Kuil Qingfeng."

Kedua murid itu saling berpandangan.

Mereka tersenyum bersamaan.

"Baik, Guru."

Di bawah langit senja...

Guru dan kedua muridnya berdiri berdampingan.

Tidak ada kemewahan.

Tidak ada istana megah.

Hanya sebuah kuil tua di puncak gunung.

Namun...

Dari tempat sederhana itulah...

Legenda Kuil Qingfeng baru saja dimulai.

Bersambung...

1
obeng min
tambah banyak up-nya tambah jos pula ketua mantap👍👍👍👍👍
obeng min
selalu top
obeng min
top👍👍👍
Hadi Hadi
is good💪
Hadi Hadi
sikat😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
obeng min
selalu dedepan mantap🤣🤣🤣👍
obeng min
upnya kurg banyak ketua👍👍👍👍👍
andi widya
kerennn
obeng min
mantao ketua 💪💪💪💪💪
Hadi Hadi
bantai
Hadi Hadi
semangat🤭🤭
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
is good💪
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
obeng min
👍👍👍👍👍👍
obeng min
💪💪💪
obeng min
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!