Ketika usia nya yg masih kecil ia di buang oleh keluarga sendiri demi menyelamatkan kekayaan mereka,, dan karena pitnah sang kakak
setelah pergi dia dibesarkan oleh keluarga yg lebih kaya dari keluarga kandungnya,, dan memiliki kehidupan yg bisa di bilang mewah.
Kita lanjut season 2 yah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuruHikmahOchl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
comeback
Keesokan harinya Audrey berangkat ke negara A terlebih dahulu, dia mengunjungi markasnya ketika siang dan malamnya dia berteleportasi ke bank terbesar dinegara A dan dia berhasil mengosongkan bank tersebut banyak yang dia dapatkan, tentunya uang dengan jumlah yang banyak, emas bahkan ada berlian. Setelah selesai mengosongkan bank dia berteleportasi lagi ke markasnya.
Itu dia lakukan hampir di setiap negara, karena setelah mengosongkan bank yang ada di negara itu keesokan harinya dia akan pindah ke negara lain. Bukan karena takut diketahui tapi dia berencana untuk melakukan itu di beberapa negara yang menurutnya pantas untuk mendapatkan itu(entah apa alasannya).
Skip 2 bulan kemudian, dunia sedang di gemparkan dengan kasus pencurian besar-besaran yang dilakukan seseorang, pemerintahan setiap negara bahkan meminta bantuan dari mafia BLACK DIAMOND untuk menangkap pencurinya tapi jangankan untuk mendapatkan mereka bahkan tak bisa mengetahui siapa pencurinya karena tak meninggalkan jejak sama sekali bahkan tak ada sidik jari di brankas.
Yang lain sedang dihebohkan dengan itu, sedangkan sang pelaku sedang berkeliaran bebas di negara A. Siapa lagi kalau bukan Audrey yang bisa melakukan itu semua, setelah dia selesai menjalankan aksinya dia kembali ke negara A disana dia akan berangkat ke negara I bersama abang-abang nya(Karel, Devon, dan Jerry karena Devin tak mau ikut alasannya ingin membantu sang kakak yaitu Davin dan jika sudah selesai dia akan menyusul bersama Davin).
Dia berencana akan pergi ke negara I hari ini, dia sekarang sedang berada di perjalanan untuk pergi ke bandara. Sebenarnya dia bisa menggunakan jet milik BLACK DIAMOND yang ada di markas tapi dia tak mau karena ya sebenarnya jet akan di pakai besok untuk memenuhi permintaan klien jadi Audrey memilih memakai pesawat pribadi yang dia titipkan di bandara.
Sekarang Audrey sudah sampai di bandara, dia segera naik kemudian masuk ke kamar pribadi karena abang-abang nya sudah duluan ada didalam pesawat jadi dia hanya menyapa kemudian pergi. Hanya membutuhkan waktu sekitar beberapa jam hingga dia sampai di negara I, setelah sampai dia langsung menelpon anggota mafianya untuk membawakan mobil sport kesayangannya. Hanya butuh beberapa menit dan anggota yang mengantarkan mobilnya sudah sampai, dia menyuruh anak buahnya untuk kembali ke markas bersama Jendral nya/abang-abang nya.
Dia mengendarai mobil sport nya untuk pulang ke rumah keluarga Pratama. Setelah sampai di rumah keluarga Pratama Audrey masuk, ketika dia akan memegang handle pintu dia mendapat handphone nya berdering menandakan ada panggilan diapun melihat hp nya ternyata yg menelpon adalah mommy nya
"Halo mom" kata Audrey
"Halo sayang kamu dimana katanya mau pulang tapi udah 2 bulan kamu pending terus temen-temen kamu aja udah pulang tapi kamu kemana sih" kata Mommy Sherly
"Aku didepan pintu mommy" kata Audrey
"Kamu serius" kata mommy senang
"Coba cek deh keluar" kata Audrey, kemudian panggilan telponnya terputus.
Tak lama pintu besar itu terbuka dan menampakkan wanita paruh baya yang masih cantik
"Sayang kau sudah sampai, kenapa kau diam disini bukannya masuk aja langsung" kata mommy Sherly
"Tadi mau masuk tapi keburu ada telpon dari mommy" kata Audrey
"Yaudah sini peluk dulu dong, mommy kangen banget tau" kata mommy Sherly kemudian merentangkan tangannya, Audrey pun memeluk mommynya
"Ooh iya mom daddy sama abang pada kemana" tanya Audrey
"Kamu gimana sih kan sekarang masih pagi, jadi Daddy kamu masih di kantor dan kalo abang kamu itu ya masih di sekolah lah" kata mommy Sherly
"Yaudah mom aku mau ke sekolah abang dulu yah sekalian mau ketemu temen-temen aku" kata Audrey
"Yah ko mom di tinggal sih kan baru ketemu" kata mommy Sherly cemberut
"Kan nanti kalo abang pulang aku juga pulang mommy, lagian aku kan bakalan lanjutin sekolah disini bareng abang" kata Audrey
"Kamu serius lanjutin sekolah disini" kata mommy Sherly senang
"Iya mom, yaudah yah aku mau ke sekolah abang dulu. Bye mommy" kata Audrey kemudian mencium pipi mommynya itu.
Diapun pergi ke sekolah abang, ya sebenarnya sekolah itu punya Audrey yang dulu sebelum abang nya lulus dia beli agar bisa jagain abang nya. Setelah sampai di parkiran mobil nya menjadi pusat perhatian karena mobilnya yang limited edition dan ya sekarang memang sedang jam istirahat jadi semua siswa-siswi sedang istirahat.
Dia turun dari mobilnya membuat semua orang berdecak kagum, bagaimana tidak dia kesana menggunakan celana jeans hitam ketat, kaos putih dengan lengan pendek, sepatu sneaker warna putih, rambut di gerai warna hitam bercampur dengan ada warna biru dan pink membuat rambutnya sangat indah, menggunakan kaca mata hitam di tambah dengan jam tangan cantik yang menghiasi lengan putihnya.
"Bidadari turun dari langit"
"Calon bini gue tuh"
"Siapa sih"
"Cantik parah"
Dan masih banyak lagi ocehan-ocehan yang mereka keluarkan, tapi Audrey memilih berjalan kearah kantin. Saat sampai di kantin kejadian serupa pun terjadi yang membuat kantin sangat ramai, tapi tidak dengan salah satu meja yang berada dipojok yang bahkan tak melihat dirinya (meja Alfa dkk dan sahabat-sahabatnya Audrey). Audrey berjalan mendekati meja tersebut
"Ekhemm gak ada yang kangen gue gituh" kata Audrey, mereka yg duduk di bangku itu menengok ke asal suara
"AUDREY" jawab mereka, kecuali beberapa orang yang gak Audrey kenal. Mereka pun bangkit kemudian memeluk Audrey
"Kamu kapan sampai princess" kata Alfa
"Lo kok gak bilang-bilang sih kalo udah sampai" kata Elin
Dan masih banyak lagi pertanyaan yang dilontarkan oleh orang-orang yang Audrey sayang
"STOP. Gue masih capek jadi jangan bikin gue pusing ok" kata Audrey
"Sorry princess/queen" kata mereka bersama
"Tunggu-tunggu dia siapa Fa, Vi kok lo manggil dia princess" kata salah satu geng Alfa
"Dia adek gue yang waktu itu masa lo lupa sih" kata Alfa
"Yang pindah ke negara S, padahal baru masuk 3 hari itu kan" kata Calvin
"Iye" jawa Alvi
"Buset makin bening aja" kata Richard
"Ooh dia, makin cantik aja" batin Darwin yang dapat di dengar oleh Audrey
"ehh apaan sih, sejak kapan gue terpengaruh sama seseorang" batin Darwin lagi dan masih bisa Audrey dengar
Merekapun duduk bersama
"Ooh iya drey, lo mau sekolah disini kan bareng kita" kata Elin
"Iya" kata Audrey
"Serius princess". Kata Alfa
"Iya bawell"kata Audrey
Merekapun ngobrol, ketika sedang asik mereka harus berhenti karena bel sudah berbunyi menandakan jam pelajaran dimulai.
"Kita ke kelas dulu yah" kata Nana
"kenapa gak bolos aja nemenin gue disini" kata Audrey
"Gila lo, lo gak tau sih kepsek disini tuh galak tau" kata Calvin
"Masa sih" kata Audrey
"Serius, gue aja takut" kata Elin
"Urusan gue itu mah" kata Audrey
"Serius" kata mereka
"Iya" jawab Audrey
Akhirnya mereka bolos dan diam di kantin sambil ngobrol dan makan-makan.
Tak lama datang kepsek, dia mendapat kabar dari penjual di kantin kalo ada anak-anak yg bolos.
"Sedang apa kalian disini" kata kepsek
Mereka melihat keasal suara, kecuali Audrey yg sudah hapal suara siapa itu
"Ehhh ba.. bapak" jawab mereka gugup
"Sedang apa kalian disini" tanya kepsek itu tegas
"Se...sedang du..duk pak" jawab Calvin gugup
"Bukannya kalian sudah mendengar bel dari tadi, Kenapa kalian masih ada disini" kata kepsek
"Aku yang menyuruhnya" kata Audrey dingin
"Siapa kau berani-beraninya menyuruh mereka bolos" tanya kepsek itu tegas
"Aku" kata Audrey, kemudian dia berdiri dan berbalik
"Aku siapa" kata Audrey
"Princess, kapan kau pulang sayang" kata kepsek kemudian memeluk Audrey
"Baru sampe tadi pagi bang" kata Audrey, dia membalas pelukan kepsek tersebut. Ya kepala sekolah A'HS adalah abangnya Audrey Dean Henderson.
"Ya tuhan princess kenapa gak ngabarin abang sih kalo mau pulang, dan kenapa gak pergi langsung ke ruangan abang" kata Dean
"Ayolah bang aku baru sampai dan juga aku mau menemui mereka dulu" kata Audrey
"Baiklah, tapi kamu bakalan sekolah disini kan sayang" kata Dean
"Pasti bang" kata Audrey
"Baiklah, kalo begitu abang balik ke ruangan abang yah masih banyak kerjaan" kata Dean kemudian mencium pipi Audrey
"Iya bang" kata Audrey kemudian mencium pipi Dean
"Bye princess" kata Dean
"Bye" kata Audrey
Setelah Dean pergi Audrey kembali duduk, teman-temannya pun ikut duduk. Mereka bingung kenapa seorang Dean Henderson yang dingin dan galaknya gak ketulungan bisa sangat lembut saat ketemu sama Audrey padahal selama ini mereka gak pernah liat pak Dean senyum.
kok kyk nya makin lma makin nglantur deh alurnya
yg baek2 aja thor biar bisa jd tauladan